• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI MERAH BESAR Capsicum annuum L. DI KELURAHAN MANGALLI, KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI MERAH BESAR Capsicum annuum L. DI KELURAHAN MANGALLI, KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perlakuan Media Tanaman dengan Vermikompos
Gambar 1. Grafik Pertumbuhan Tinggi Tanaman Cabai Merah Besar dari 1 – 12 Minggu.  Pertambahan  Jumlah  Daun  Tanaman
Gambar 2. Grafik Pertambahan Jumlah Daun dari 1 – 12 Minggu.  Pertambahan  Luas  Daun  Tanaman
Gambar 4. Grafik Diameter Batang pada Tanaman  Cabai Merah Besar  dari 1 – 12 Minggu.  Pertambahan  Cabang  Tanaman  Cabai
+2

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik vermikompos berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 4-14 MST, diameter batang 4-14 MST, total luas daun, bobot basah

Parameter pengamatan meliputi luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, tinggi tanaman, panjang akar, jumlah akar, kadar klorofil, volume akar, nisbah akar

Pemberian pupuk vermikompos dengan dosis yang tepat pada tanaman sawi dapat memperbaiki struktur tanah menjadi lebih baik sehingga daya ikat air menjadi tinggi, daya ikat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik vermikompos berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 4-14 MST, diameter batang 4-14 MST, total luas

Pupuk daun Plant Catalyst 2006 adalah pupuk daun yang diformulasikan memiliki kandungan unsur hara (makanan tanaman) yang lengkap, baik unsur hara makro maupun mikro. Plant

Tidak berpengaruh nyatanya perlakuan pemberian pupuk Bioboost terhadap tinggi tanaman cabai karena dosis pupuk yang diberikan intervalnya masih rendah sehingga

Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa interaksi pemberian pupuk NPK dan nano pestsida tidak berpengaruh nyata, secara tunggal pemberian 150 kg/ha pupuk

Perlakuan Biostimulan Plus pada benih dengan konsentrasi 100 ppm dan disiram pada tanah sebanyak 2 mL per tanaman yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik sesuai dosis anjuran