• Tidak ada hasil yang ditemukan

PP 25 1947 perubahan PP 17 1947 rumah negeri u menteri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PP 25 1947 perubahan PP 17 1947 rumah negeri u menteri"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 1947

TENTANG

PERATURAN MENGADAKAN PERUBAHAN DALAM PERATURAN PEMERINTAH 1947 NOMOR 17, DARI HAL PENYELENGGARAAN RUMAH NEGERI UNTUK MENTERI

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Mengingat:

akan Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 1947. Menimbang:

bahwa Peraturan tersebut untuk menghilangkan keragu-raguan tentang berlakunya terhadap semua Menteri, perlu diubah;

Setelah membaca surat Menteri Keuangan tanggal 23 September 1947, No. O.O. 22-1-23;

Memutuskan:

Mengubah Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 1947 seperti dibawah ini:

I. Anak-kalimat dalam pasal 1 yang berbunyi : I "seperti tersebut dalam daftar terlampir" dihapuskan dan diganti dengan anak-kalimat baru yang berbunyi: "kecuali yang termaksud dalam pasal 3 Peraturan ini".

II. Daftar nama-nama Menteri yang terlampir pada Peraturan tersebut, dihapuskan.

Kedua:

Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juni 1947. Ditetapkan di Yogyakarta

pada tanggal 30 September 1947. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

(2)

SOEKARNO

Menteri Keuangan, A.A. MARAMIS. Diumumkan

pada tanggal 30 September 1947. Sekretaris Negara,

A.G. PRINGGODIGDO.

Berita Negara Republik Indonesia 1947 No. 57.

Referensi

Dokumen terkait

Presiden Nomor 54 Tahun 2O1O Pasal 42 ayal 3 yang berbunyi : "Daftar pendek dalam seleksi umum berjumlah 5 (lima) sampai 7 (tujuh) penyedia jasa

(1) Daftar merek RBD Palm Olein dalam kemasan bermerek dengan berat bersih/netto ≤ 20 kg sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf c adalah yang

(1) Kecuali dalam hal-hal yang dimaksudkan dalam ayat 3 dan 4 pasal ini, maka besarnya Uang Pemasukan untuk pemberian tanah Negara dengan Hak Guna-Bangunan yang berjangka waktu 30

Ketentuan Pasal 4 ayat (3) huruf d diubah sehingga berbunyi:"d.penggantian atau imbalan berkenaan dcngan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperoleh dalam

Daftar pelamar yang dinyatakan lulus ujian penyaringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil disampaikan oleh Pejabat

(1) Penanganan pengaduan yang dilimpahkan kepada unit kerja di lingkungan Departemen Dalam Negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) huruf a, berkaitan

(2) Pengelolaan database kependudukan oleh satuan kerja perangkat daerah provinsi yang membidangi urusan kependudukan dan pencatatan sipil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40

Ketentuan Pasal 5 diubah, sehingga Pasal 5 berbunyi sebagai berikut: Pasal 5 1 TPP berdasarkan beban kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf a, diberikan kepada PNS yang