RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL (RAT)
KEKUATAN SOSIAL POLITIK INDONESIA/IPEM4437
Mata Kuliah
: KEKUATAN SOSIAL POLITIK INDONESIA
Kode/SKS
: IPEM4437 / 3 sks
Nama Pengembang : Mani Festati Broto
Deskripsi Singkat
: Matakuliah ini akan membahas tentang kekuatan sosial politik di Indonesia dari masa kebangkitan nasional, kemerdekaan Indonesia sampai dengan era reformasi.
Pembahasan mencakup penjelasan konsep dasar kekuatan sosial politik Indonesia sebagai landasan untuk menjelaskan peran infrastruktur politik di masa Orde Baru,
peran kelompok2 fungsional kekuatan sosial politik dalam sistem politik Indonesia, dan peran kelompok pemuda dan mahasiswa dalam kehidupan sosial politik Indonesia,
sehingga dapat memetakan kekuatan sosial politik Indonesia.
Kompetensi Umum : Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar kekuatan sosial politik dan mengaplikasikan konsep kekuatan sosial politik dalam sistem politik Indonesia sebelum
kemerdekaan, awal kemerdekaan, masa Orde Baru dan memetakan kekuatan sosial politik di era Reformasi.
No. KompetensiKhusus Pokok Bahasan Pokok BahasanSub Model Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka Tutorial ke
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar kekuatan sosial politik
Pengertian dan konsep dasar kekuatan sosial politik di Indonesia
1. Konsep dasar kekuatan sosial politik
1.1. Konsep politik 1.2. Konsep sosial 1.3. Sosiologi politik 2. Konsep kekuasaan
2.1. Hubungan kekuasaan dengan struktur masyarakat 2.2. Konsep sosial dengan
masyarakat
2.3. Unsur2 dalam masyarakat 2.4. Unusr2 yang terkandung
dalam penegertian politik
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
1
2 Mahasiswa dapat menjelaskan arti gerakan sosial dan fungsi organisasi kekuatan sosial politik
Fungsi organisasi kekuatan
sosial politik 1. Arti gerakan sosial2. Fungsi organisasi kekuatan sosial politik
2.1 Pendidikan politik 2.2 Sosialisasi politik;
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
2
No. KompetensiKhusus Pokok Bahasan Pokok BahasanSub Model Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka Tutorial ke
1 2 3 4 5 6 7 8
2.3 Seleksi politik;
2.4 Artikulasi dan agregasi kepentingan
2.5 Komunikasi politik; 2.6 Pengawasan politik. 3 Mahasiswa dapat menjelaskan
proses komunikasi politik dan organisasi sosial politik
Proses komunikasi politik
dan organisasi sosial politik 1. Fungsi komunikasi politik2. Proses komunikasi politik 2.1. Pesan2 komunikasi politik 2.2. Media komunikasi politik 2.3. Komunikan politik
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
Mahasiswa diminta untuk membahas pemikiran Max Weber tentang kekuasaan. Sumber referensi diperoleh pada jaringan internet dan atau referensi lainnya.. Mahasiswa membuat makalah tentang pemikiran Max Weber dan dikaitkan dengan fenomena sistem politik di Indonesia.
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
3
4 Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi politik dalam sistem politik
Fungsi input dan output 1. Proses input dan output 1.1.Proses input
1.2.Proses output
2. Fungsi politik kekuatan sos-pol 2.1. Fungsi input dalam kekuatan
sosial-politik
2.2. Siapa yang menjalankan fungsi input dalam proses politik
2.3. Fungsi output dalam kekuatan sosial politik 2.4. Siapa yang melaksanakan
fungsi output dalam proses politik
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
4
No. KompetensiKhusus Pokok Bahasan Pokok BahasanSub Model Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka Tutorial ke
1 2 3 4 5 6 7 8
5 Mahasiswa dapat menjelaskan
peran infrastruktur politik Peran partai politik , peran media massa dan peran warganegara dalam struktur politik
1. Partai politik
1.1. Definisi/pengertian partai politik
1.2. Tujuan partai politik 1.3. Jenis sistem kepartaian 1.4. Sejarah partai politik di
Indonesia
1.5. Klasifikasi partai politik 2. Peran media massa sebagai pilar
ke 4 dalam struktur politik 2.1. Information is power 2.2. Proses penguasaan media
massa dalam struktur politik 2.3. Prose pendidikan politik
melalui media massa (komunikasi politik) 3. Peran warganegara
3.1 Bidang ideologi 3.2. Bidang Politik 3.3. Bidang ekonomi 3.4. Bidang sosial budaya
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
Mahasiswa menyusun makalah berdasarkan 1 (satu) kasus terkait dengan fungsi input khusus fungsi
komunikasi politik yang dijalankan oleh partai politik. Lakukan
browsing internet untuk mencari kasus tersebut; kasus harus dari sumber referensi terkini.
Dalam makalah tersebut mahasiswa diminta untuk menjelaskan kasus tersebut dengan menggunakan konsep fungsi komunikasi politik. Dan,
mMenyimpulkan dan memberikan argumentasi berdasarkan hasil pembahasan.
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
5
6 Mahasiswa dapat menjelaskan
jenis2 kelompok fungsional Jenis2 kelompok fungsional: Peran cendekiawan 1. Peran cendekiawana. Pengertian cendekiawan dan intelektual
b. Konsep menurut pakar; c. Pengaruh cendekiawan dan
lingkungan sosial d. Cendekiawan sebagai
pressure group;
e. Pengertian cendekiawan dan konsep civil society;
f. Peran Cendekiawan di
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
6
No. KompetensiKhusus Pokok Bahasan Pokok BahasanSub Model Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka Tutorial ke
1 2 3 4 5 6 7 8
Indonesia
7 Mahasiswa dapat menjelaskan elemen civil society sebagai kekuatan sosial politik dan peran militer
Kekuatan sosial politik dan kelompok2 keagamaan perempuan dan kelompok profesi, pemuda/mahasiswa sebagai elemen civil society dan peran militer
1. Peran kelompok keagamaan 1.1. Nahdlatul Ulama 1.2. Muhammadiyah 2. Peran perempuan
2.1. Sejarah gerakan perempuan 2.2. Peran perempuan di masa
Orde Baru
3. Kelompok pekerja/profesi 3.1. Peran kaum pekerja 3.2. Peran profesi 4. Peran militer
5. Peran Pemuda sebagai kontrol sosial
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus.
Membuat tabel dan memetakan fokus kepedulian 5 LSM. LSM sebagai kekuatan sosial politik yang berperan sebagai agen
pembaharuan dan agen perubahan
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
7
8 Mahasiswa dapat menjelaskan
peran LSM dan Pers Peran pendamping dan pendidikan politik kritis: LSM dan Pers bebas
1. Peran LSM sebagai agen perubahan
1.1. LSM transformatif;
1.2. Agenda peran masa depan LSM
2. Peran Pers
2.1.Perkembangan Pers 2.2.Pers dan kebebasan pers 2.3. Ancaman politik kebebasan
pers
Konstruktivisme: melalui penyajian, diskusi dan bahasan kasus
M. Tahir Kasnawi dan Rasyid Thaha. (2009). BMPKekuatan Sosial Politik Indonesia, Jakarta: Universitas Terbuka.
8