• Tidak ada hasil yang ditemukan

S TM 0905583 Bibliography

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S TM 0905583 Bibliography"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Muharom Jamaludin, 2016

PENERAPAN BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIKDALAM PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 91

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, A dan Supriyono, W. (2013). Psikologi Belajar. Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Cetakan Keempatbelas. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Edisi Kedua. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Arikunto, S., Suhardjono., dan Supardi. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Cetakan kesepuluh. Jakarta: PT Bumi Aksara

Bahri Djamarah, S. (2011). Psikologi Belajar. Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Darmawan, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Cetakan Pertama. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Materi Sosialisasi dan Pelatihan

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMK. Jakarta: Depdiknas

Dimyati dan Mudjiono. (2010). Belajar dan Pembelajaran. Cetakan Keempat. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Gintings, A. (2012). Esensi Praktis Belajar dan Pembelajaran. Edisi revisi cetakan kelima. Bandung: Humaniora

Hadi Pratiwi, P. (2013). Evaluasi Kualitas Pembelajaran. [Online]. Diakses dari http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Poerwanti%20Hadi%20 Pratiwi,%20S.Pd.,%20M.Si./KETUNTASAN%20BELAJAR.ppt

Joyce, B., Weil, M., Calhoun, E. (2009). Models of Teaching Model-Model Pengajaran. Edisi kedelapan. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Madya, S. (2011). Penelitian Tindakan Teori dan Praktik. Cetakan keempat. Bandung: CV Alfabeta.

Majid, A. (2013). Strategi Pembelajaran. Cetakan kedua. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Makhmud Sueb, W., Yogaswara, E., Darso. (2004). Menggambar Bagian Mesin

Secara Terperinci. Bandung: SMKN 2 Bandung.

(2)

Muharom Jamaludin, 2016

PENERAPAN BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIKDALAM PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 92

Mulyadi, Y. (2010). Penerapan Metode Pembelajaran Pemecahan Masalah (Problem Solving) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Belajar Peserta Didik pada Standar Kompetensi Memprogram Mesin

NC/CNC (Dasar). (Skripsi). DPTM, UPI Bandung.

Mulyasa, H.E. (2012). Praktik Penelitian Tindakan Kelas Menciptakan

Perbaikan Berkesinambungan. Cetakan kelima. Bandung: PT Remaja

Rosda Karya.

Nasution. (2011). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Cetakan kelimabelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Pebianto, A. (2011). Efektifitas Penggunaan Video Tutorial untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik (Penelitian Tindakan Kelas pada Kompetensi

Menggambar 2 Dimensi dengan Sistem CAD di SMKN 12 Bandung).

(Skripsi). DPTM, UPI Bandung.

Riadi, M. (2014). Pengertian dan Jenis Aktivitas Belajar. [Online]. Diakses dari http://www.kajianpustaka.com/2014/06/pengertian-dan-jenis-aktivitas-belajar.html

Riduwan. (2013). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti

Pemula. Cetakan Kesembilan. Bandung: CV Alfabeta.

Sato, G.T dan Hartanto, N.S. (2005). Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Cetakan kesebelas. Jakarta: PT Paradnya Paramita.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Cetakan Kelima. Jakarta: PT Rineka Cipta.

SMKN 2 Bandung. (2012). Kurikulum SMK Negeri 2 Kota Bandung Kompetensi

Keahlian Teknik Pemesinan. Bandung: SMKN 2 Bandung.

Sudjana, N. (2013). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Cetakan ketujuhbelas. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan Keenambelas. Bandung: CV Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Statistika untuk Penelitian. Cetakan Keduapuluhtiga. Bandung: CV Alfabeta.

Suherman A. (2013). Perencanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Produktif. Bandung: tidak diterbitkan

(3)

Muharom Jamaludin, 2016

PENERAPAN BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIKDALAM PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 93

Takari, R.E. (2008). Penelitian Tindakan Kelas Pada Kegiatan Pengembangan Profesi Guru IPA. Bandung: PT Genesindo

Tanireja, T., Pujiati, I., dan Nyata. (2010). Penelitian Tindakan Kelas untuk Pengembangan Profesi Guru Praktik, Praktis, dan Mudah. Cetakan ketiga. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Tanpa Nama. (2013). Kamus Besar Bahasa Indonesia. [Online]. Diakses dari http://kbbi-offline.googlecode.com/files/kbbi-offline-1.5.zip

Tjipto Subroto, W dan Putri Utami, L.H. (2013). Penerapan Pendekatan Mastery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran

IPS Kelas IV SDN Gresik. [Online]. Diakses dari

ejournal.unesa.ac.id/article/5202/18/article.pdf

Universitas Pendidikan Indonesia. (2015). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2015. Bandung: UPI Press.

Victor Heryanto, S. (2014). Studi Pencapaian Kompetensi Membaca Gambar Teknik (Dasar) di SMK Negeri 2 Bandung. (Skripsi). DPTM, UPI Bandung.

Wiriaatmadja, R. (2012). Metode Penelitian Tindakan Kelas untuk Meningkatkan

Kinerja Guru dan Dosen. Cetakan kesepuluh. Bandung PT Remaja Rosda

Referensi

Dokumen terkait

Bagi peserta yang merasa keberatan atas hasil Pengumuman Pemenang Pelelangan ini, diberi kesempatan untuk mengajukan sanggahan lewat Aplikasi LPSE pada paket

Walgito,Bimo .2006 .Psikologi Kelompok.Yogyakarta: penerbit Andi. Pengembangan Gaya Hidup dan

administratif, jumlah penduduk, mata pencaharian dan pendidikan Sumber sumber skunder,penga matan dan wawancara Datab ase kantor desa Keberadaan lembaga keuangan.

Jumlah pinjaman IKP meningkat pada kadar tahunan sebanyak 10.5% atau RM3.1 bilion (2002: 20.2% atau RM5 bilion) kepada RM32.5 bilion pada akhir tahun 2003, didorong oleh pinjaman

(http://www.columbia.edu/cu/csis) Peranan hukum dalam persaingan usaha adalah untuk terselenggaranya suatu persaingan yang sehat dan adil (fair competition) ,

K esalahan pengukuran dalam teori tes klasik m erupakan kesalahan yang tidak sistem atis atau acak.. K esalahan pengukuran m erupakan

“ANALISIS YURIDIS LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT OLEH TEMASEK HOLDINGS ATAS KEPEMILIKAN SAHAM SILANG (CROSS OWNERSHIP)

teori yang digunakan dalam evaluasi kurikulum lemah, intervensi pendidikan.. yang dilakukan tidak memungkinkan dilakukan blinded , kesulitan dalam melakukan