• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Pembangunan Daerah dan Renca

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perencanaan Pembangunan Daerah dan Renca"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

Mekanisme

Perencanaan dan Penganggaran

Daerah dalam

Program Prioritas Nasional

“Penyediaan Akses Air Minum dan Sanitasi”

yang

Terintegrasi

dalam Dokumen Perencanaan

Daerah

Tiar Pandapotan Purba, ST, IAP

Tenaga Ahli Perencanaan dan Anggaran, Ditjen Bina Pembangunan Daerah

Kementerian Dalam Negeri

(2)

Tujuan Pekerjaan

1. Menyusun

konsep

dan strategi RAD AMPL secara teknis dalam

Perencanaan dan Penganggaran yang sesuai dengan peraturan dan

perundang undangan (UU, PP, PMK, Perdirjen, dll) yang berlaku;

2. Menyusun

mekanisme sinkronisasi

dan

koordinasi

pusat dan

daerah dalam perencanaan dan penganggaran, sehingga rencana

kerja dan pembiayaan yang disusun ada sinergitas antara pelaksana

pusat dan daerah (provinsi, kabupaten/ kota);

3. Melakukan

analisis alokasi

dan

realisasi

APBD Bidang Air

Minum

dan

Penyehatan Lingkungan

serta

rumusan

rekomendasi perbaikan

tahap

perencanaan

dan

penganggaranan

pada pemerintah provinsi/kabupaten/kota

(3)

Sasaran Pekerjaan

1. Review

dan

sinkronisasi arah kebijakan, strategi, sasaran, program

dan

kegiatan

dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMD Provinsi/Kabupaten/Kota

Penerima Program PAMSIMAS III;

2. Penyusunan

evaluasi alokasi

dan

realisasi APBD Bidang Air Minum

dan

Penyehatan Lingkungan Provinsi/Kabupaten Penerima Program

PAMSIMAS

;

3. Penyusunan

analisa kebutuhan, permasalahan, dan rekomendasi tindak

lanjut

hasil kajian mendalam bidang perencanaan dan penganggaran di

daerah Tahun 2017 berupa usulan program dan kegiatan yang dapat

diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah;

4. Melakukan pertemuan internal (Internal Coordination Meeting);

5. Menyiapkan bahan koordinasi lintas KL pelaksana program PAMSIMAS III

(Implementing Agency);

6. Menyiapkan bahan koordinasi pengintegrasian RAD-AMPL dalam dokumen

perencanaan daerah Program dengan stakeholder di tingkat provinsi/kabupaten/

kota; dan

(4)

Keluaran Pekerjaan

1.Hasil analisis dan rekomendasi sinkronisasi arah

kebijakan, strategi, sasaran, program dan kegiatan

dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMD

Provinsi/Kabupaten/Kota Penerima Program

PAMSIMAS III;

2.Hasil evaluasi alokasi dan realisasi APBD Bidang Air

Minum dan Penyehatan Lingkungan

Provinsi/Kabupaten/Kota Penerima Program

PAMSIMAS;

3.Hasil analisa kebutuhan, permasalahan, dan

(5)

FAQ – TUJUAN PEKERJAAN

Pertanyaan

Analisi

s

Masuka

n

Perbaik

an

Seperti apa

mekanisme

perencanaan dan

penganggaran

pembangunan saat

ini ?

Seperti apa

sinergitas rencana

kerja dan

pembiayaan pusat,

provinsi dan kab/kota

?

Bagaimana konsep

dan mekanisme

integrasi RAD AMPL

ke dalam dokumen

perencanaan dan

anggaran

pembangunan

1

2

(6)
(7)

Perencanaan Pembangunan Daerah

Perencanaan Pembangunan Daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan

berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada

dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.

Psl 2 Prinsip

1

2

3

4

Psl 4 Rencana Pembangunan

1

(8)

Perencanaan Pembangunan Daerah

Perencanaan Pembangunan Daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan

didalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan

wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.

RPJPD

RPJPD

RPJMD

RPJMD

RKPD

RKPD

Psl 4 Rencana Pembangunan

1

2

3

(9)
(10)

Proses Perencanaan dan Penganggaran

Daerah

Musrenbang Desa/Kelurahan (Januari)

Musrenbang Kecamatan (Februari)

Forum SKPD Penyusunan

Renja SKPD Kab/Kota

(Februari)

Musrenbang Kab/Kota

(Maret)

Penetapan RKPD (Mei)

Pembahasan & Kesepakatan

KUA antara KDH dgn DPRD

(Juni)

Pembahasan & Kesepakatan

PPAS antara KDH dgn DPRD

(Juli)

Penyusunan RKA-SKPD &

RAPBD (Agustus-Oktober)

Pembahasan dan Persetujuan

RAPBD dgn DPRD

(Oktober-November)

Evaluasi Rancangan Perda

APBD (Desember)

Evaluasi Perda APBD

(Desember)

Penetapan Perda APBD

(Desember)

(11)

Alur Keterkaitan Perencanaan dan Penganggaran Daerah

(12)

SIKLUS PENYUSUNAN APBD

(13)
(14)

HUBUNGAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PUSAT

DAERAH

(15)

PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

DAN SIKLUS PENYUSUNAN DAN PENGESAHAN RAD AMPL

1

Musrenbang Desa/Kelurahan (Januari)

Musrenbang Kecamatan (Februari)

Forum SKPD

Penyusunan Renja

SKPD Kab/Kota

(Februari)

Musrenbang

Kab/Kota (Maret)

Penetapan RKPD (Mei)

Pembahasan & Kesepakatan

KUA antara KDH dgn DPRD

(Juni)

Pembahasan & Kesepakatan PPAS

antara KDH dgn DPRD (Juli)

Penyusunan RKA-SKPD & RAPBD

(Agustus-Oktober)

Pembahasan dan Persetujuan RAPBD

dgn DPRD (Oktober-November)

Evaluasi Rancangan

Perda APBD (Desember)

Evaluasi Perda APBD

(Desember)

Pelaksanaan APBD Januari Tahun

Berikutnya

5. Tahap Pengesahan

RAD AMPL

4. Tahap Rancangan Akhir

RAD AMPL

2. Tahap Perumusan Substansi RAD

AMPL

3. Tahap Rancangan

RAD AMPL

1. Tahap Persiapan

(16)

PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

DAN LANGKAH INTEGRASI RAD AMPL DALAM RKPD DAN APBD

1

Musrenbang Desa/Kelurahan (Januari)

Musrenbang Kecamatan (Februari)

Forum SKPD

Penyusunan Renja

SKPD Kab/Kota

(Februari)

Musrenbang

Kab/Kota (Maret)

Penetapan RKPD

(Mei)

Pembahasan & Kesepakatan

KUA antara KDH dgn DPRD

(Juni)

Pembahasan & Kesepakatan PPAS

antara KDH dgn DPRD (Juli)

Penyusunan RKA-SKPD & RAPBD

(Agustus-Oktober)

Pembahasan dan Persetujuan RAPBD

dgn DPRD (Oktober-November)

Evaluasi Rancangan

Perda APBD (Desember)

Evaluasi Perda APBD

(Desember)

Penetapan Perda APBD (Desember)

Pelaksanaan APBD Januari Tahun

Berikutnya

2. Mengikuti Musrenbang Kecamatan

5. Mengikuti Musrenbang

SKPD

1. Menyampaikan daftar

program/kegiatan prioritas

RAD AMPL

3. Mereview BA Musrenbang

Kecamatan

4. Mengikuti Forum SKPD

Pelaksana Kegiatan

6. Mengikuti Proses

Rancangan Akhir RKPD Kab

7. Mengikuti

Pembahasan KUA PPAS

8. Akses Nota

KUA PPAS

10. Mengikuti

Pembahasan

RAPBD

9. Penyusunan,

Pembahasan

dan

(17)
(18)
(19)

Program Prioritas Nasional “Penyediaan Akses Air Minum dan Sanitasi”

Nama Program

PPSP

PAMSIMAS

SANIMAS & TPS 3R

Uraian

Percepatan Pembangunan

Sanitasi Permukiman (PPSP)

Penyediaan Air Minum dan

Sanitasi Berbasis Masyarakat

(PAMSIMAS)

Sanitasi Berbasis Masyarakat dan

Tempat Pengolahan Sementara-3R

(SANIMAS & TPS 3R)

Fokus

Percepatan kelembagaan pusat

dan daerah

Software dan Hardware

(Perencanaan dan

Pembangunan)

Software dan Hardware (Perencanaan

dan Pembangunan)

Pendanaan

APBN

World Bank, APBN, APBD,

APBDes, CSR, Masyarakat

APBN, APBD, CSR

Stakeholder

Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Masy

Pusat, Provinsi, Kab, Desa, Masy

Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Masy

Software

1.

Pokja Sanitasi

Provinsi/Kab/Kota

2.

Buku Putih Sanitasi

(BPS)/Strategi Sanitasi Kota

(SSK)

1.

Pokja Sanitasi

Provinsi/Kab/Kota

2.

Rencana Aksi Daerah (RAD)

Air Minum & Penyehatan

Lingkungan

1.

Pokja Sanitasi Provinsi/Kab/Kota

2.

Buku Putih Sanitasi (BPS)/Strategi

Sanitasi Kota (SSK)

Lokasi

465 Kab/Kota (2015)

14.999 desa (baru dan lama)

753 lokasi (2016)

Komitmen Daerah

Pembentukan Pokja

Pernyataan Minat dan Komitmen

Pernyataan minat

Dukungan Kebijakan

1.

Perpres 2/2015 ttg RPJMN

2.

Perpres 185/2014

3.

SE Mendagri No.

660//4919/SJ/2012

(20)

DOKUMEN PERENCANAAN DAERAH

Ps 4 didalam Peraturan Pemerintah No 8/2008 menyebutkan, Rencana Pembangunan Daerah

meliputi:

Penetapan

melalui Perda

Penetapan

melalui Perda

(21)

DOKUMEN PERENCANAAN SANITASI

Penetapan

melalui

Perkada

Perwakot

Penetapan

melalui

Perkada

Perbup

Penetapan

(22)

RAD AMPL

Merupakan dokumen

kebijakan bidang air

minum dan penyehatan lingkugan

yang

terstruktur, terukur, dan implementatif yang

mengandung muatan

penetapan target

(23)

Keterkaitan RAD AMPL dengan Berbagai Dokumen

Sektor AMPL dan Kedudukannya dalam Sistem

(24)

Integrasi Dokumen Perencanaan RAD AMPL/BPS/SSK

RKPD

Kab/Kota

RKPD

(25)

DOKREN PEMBANGUNAN-RPJMD

No

Sistematika RPJMD

I

Pendahuluan

II

Gambaran Umum Kondisi Daerah

III

Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah serta

Kerangka Pendanaan

IV

Analisis Isu-Isu Srategis

V

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

VI

Strategi dan Arah Kebijakan

VII

Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah

VIII

Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan

Pendanaan

IX

Penetapan Indikator Kinerja Daerah

No

Sistematika RAD AMPL

I

Pendahuluan

II

Kondisi Umum Pencapaian, Permasalahan dan

Tantangan

III

Issue Strategis, Arah Kebijakan dan Strategi

IV

Program dan Kegiatan

V

Kebutuhan Investasi

VI

Pemantauan dan Evaluasi

VII

Penutup

DOK-TEKNIS RAD AMPL

DOKREN PEMBANGUNAN-RKPD

No

Sistematika RKPD

I

Pendahuluan

II

Evaluasi Hasil Pelaksanaan RKPD Tahun Lalu dan

Capaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan

III

Rancangan Kerangka Ekonomi Daerah dan Kebijakan

Keuangan Daerah

IV

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah

V

Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah

VI

Penutup

(26)

PROGRAM KUNCI RAD AMPL YANG TERCANTUM DALAM LAMPIRAN VII PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NO.

13/2006 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

No

Program terkait

Jumlah

program

Jumlah

kegiatan

1

Program yang berhubungan dengan program

peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan air

minum

5 Program

11 Kegiatan

2

Program yang berhubungan dengan program

peningkatan akses penggunaan sanitasi yang

layak

6 Program

8 Kegiatan

3

Program yang berhubungan dengan program

pemicuan perubahan perilaku (PHBS)

3 Program

5 Kegiatan

4

Program yang berhubungan dengan program

pengelolaan lingkungan

1 Program

4 Kegiatan

5

Program yang berhubungan dengan program

penguatan kelembagaan pengelolaan pelayanan

air minum dan sanitasi di tingkat masyarakat

2 Program

4 Kegiatan

Catatan:

1. Bidang terkait: Pekerjaan Umum/Perumahan dan Permukiman, Pendidikan, dan

Kesehatan

2. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah yang merupakan

program yang paling dominan diadobsi dalam dokumen perencanaan dan anggaran

(27)

FAQ – RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Pertanyaan

Analisis

Masukan

Perbaikan

Bagaimana hasil review dan

sinkronisasi arah kebijakan,

strategi, sasaran, program dan

kegiatan dalam RPJMN

2015-2019 dan RPJMD

Provinsi/Kabupaten/Kota

Penerima Program PAMSIMAS

III ?

Bagaimana evaluasi alokasi dan

realisasi APBD Bidang Air

Minum dan Penyehatan

Lingkungan Provinsi/Kabupaten

Penerima Program PAMSIMAS ?

Bagaimana hasil analisa

kebutuhan, permasalahan, dan

rekomendasi tindak lanjut hasil

kajian mendalam bidang

perencanaan dan

penganggaran di daerah Tahun

2017 berupa usulan program

dan kegiatan yang dapat

diintegrasikan ke dalam

dokumen perencanaan daerah ?

1

2

(28)

FAQ 1-RL: Bagaimana hasil review dan sinkronisasi arah kebijakan, strategi, sasaran, program dan

kegiatan dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMD Provinsi/Kabupaten/Kota Penerima Program

(29)

Formulasi Review dan Sinkronisasi

Hasil review dan analisis sinkronisasi perencanaan (RPJMD) terhadap provinsi dan

nasional

If a_kab/kota

(memperhatikan)

b dan

(memperhatikan)

c, maka a dinyatakan sinkron

a

b

c

If a_kab/kota

(belum memperhatikan)

b dan

(memperhatikan)

c, maka a dinyatakan belum

sinkron

If a_kab/kota

(memperhatikan)

b dan

(belum memperhatikan)

c, maka a dinyatakan belum

sinkron

(……1)

(……2)

(30)

Formulasi Review dan Sinkronisasi

1. Disebut Sinkron, apabila:

1. Arah dan Kebijakan (a), Strategi (b), Sasaran (c), Program (d) dan Kegiatan (e) RPJMD

(Provinsi) telah memperhatikan RPJMN;

2. Arah dan Kebijakan (a), Strategi (b), Sasaran (c), Program (d) dan Kegiatan (e) RPJMD

(Kab/Kota Pamsimas III) telah memperhatikan RPJMN;

2. Benchmark:

1. If (kebijakan pembangunan nasional)

telah diperhatikan

(kebijakan umum daerah) 

Visi, Misi dan Nawacita = Kepala Daerah.

2. If (kebijakan pembangunan nasional)

telah diperhatikan

(tujuan pembangunan daerah)

 terkait infrastruktur/kualitas kawasan permukiman/kapasitas air bersih/minum dan

sanitasi/PSD permukiman.

(31)

REVIEW DAN SINKRONISASI

Sesuai dengan RPJMN (PN); 63%

Belum sesuai dengan RPJMN (PN); 11%

Belum ada dokumen; 26%

Hasil Analisis Sinkronisasi RPJMD Provinsi Terhadap RPJMN

No Hasil Analisis RPJMD Provinsi :

Amanat AMS (PN-UA)

Jumlah

%

1 Sinkron dengan RPJMN (PN)

22

63%

2 Belum sinkron dengan RPJMN

(PN)

4

11%

3 Belum ada dokumen

9

26%

  Total

35

100

Temuan pada angka 11%:

1. Nama program belum sinkron

2. Belum men-tera-kan dan atau

kesesuaian nomenklatur capaian

kinerja

Temuan pada angka 11%:

1. Nama program belum sinkron

2. Belum men-tera-kan dan atau

(32)
(33)

FAQ 3-RL: Bagaimana hasil analisa kebutuhan, permasalahan, dan rekomendasi tindak lanjut hasil

kajian mendalam bidang perencanaan dan penganggaran di daerah Tahun 2017 berupa usulan

(34)

STATUS KPI 4 | PERKADA RAD AMPL KABUPATEN PAMSIMAS

(35)

Status Peraturan Kepala Daerah RAD AMPL Kabupaten Pamsimas

Tahap Pengesahan

Pamsimas II

Tahap Menyusun

Baru Pamsimas III

Perkada RAD AMPL

146

65

164

Tahap Penyusunan

Pamsimas II

214

(36)

Daftar Perkada (PERBUP) RAD AMPL

1. Provinsi Aceh (3):

1. Kab. Aceh Besar. Perbup No 44 Tahun 2015 2. Kab. Bireuen, Perbup No. 23 Tahun 2015 3. Kab. Pidie, Perbup No. 10 tahun 2016 2. Provinsi Sumatera Utara (2):

1. Kab. Padang Lawas Utara, Perbup No. 45 Tahun 2015 2. Kab. Dairi, Perbup No. 29 Tahun 2015 3. Provinsi Bengkulu (4):

1. Kab. Bengkulu Selatan, Perbup No. 15 Tahun 2015 2. Kab. Rejang Lebong, Perbup No. 10 Tahun 2015 3. Kab. Kaur, Perbup No. 60 Tahun 2016 4. Kab. Kepahiang, Perbup No. 02 Tahun 2016 4. Provinsi Kepulauan Riau (1):

1. Kab. Natuna, Perbup No. 51 Tahun 2015 5. Provinsi Riau (3):

1. Kab. Kuantan, Perbup No. 19 Tahun 2016 2. Kab. Rokan Hulu, Perbup No. 26 Tahun 2016 3. Kab. Kampar, Perbup No. 15 Tahun 2016 6. Provinsi Bangka Belitung (2):

1. Kab. Bangka, Perbup No. 19A Tahun 2015 2. Kab. Bangka Tengah, Perbup No. 44 Tahun 2015 7. Provinsi Lampung (2):

1. Kab. Lampung Selatan, Perbup No. 1 Tahun 2016 2. Kab. Tanggamus, Perbup No. 36 Tahun 2015 8. Provinsi Sumatera Selatan (10):

1. Kab. Ogan Komering Ulu, Perbup No. 25 Tahun 2015 2. Kab. Ogan Komering Ilir, Perbup No. 341 Tahun 2015 3. Kab. Muara Enim, Perbup No. 19 Tahun 2016 4. Kab. Lahat, Perbup 18 Tahun 2015 5. Kab. Musi Rawas, Perbup No. 23 Tahun 2015 6. Kab. Musi Banyuasin, Perbup No. 43 Tahun 2015 7. Kab. Ogan Komering Ulu Selatan, Perbup No. 2 Tahun 2015 8. Kab. Ogan Komering Ulu Timur, Perbup No. 28 Tahun 2015 9. Kab. Ogan Ilir, Perbup No. 38 Tahun 2015 10. Kab. Empat Lawang, Perbup No. 44 Tahun 2015 9. Provinsi Jawa Tengah (12):

1. Kab. Blora, Perbup No. 19 Tahun 2016 2. Kab. Boyolali, Perbup No. 46 Tahun 2016 3. Kab. Jepara, Perbup No. 36 Tahun 2015 4. Kab. Magelang, Perbup No. 73 Tahun 2016 5. Kab. Pati No. 63 Tahun 2015 6. Kab. Purworejo, Perbup No. 32 Tahun 2015 7. Kab. Sukoharjo, Perbup No. 32 Tahun 2015 8. Kab. Tegal, Perbup No. 58 Tahun 2016 9. Kab. Temanggung, Perbup No. 36 Tahun 2016 10. Kab. Klaten, Perbup No. 25 Tahun 2015 11. Kab. Karanganyar, Perbup No. 60 Tahun 2015 12. Kab. Cilacap, Perbup No. 60 Tahun 2016 10. Provinsi Jawa Timur (1):

1. Kab. Lumajang, Perbup No. 14 Tahun 2016 11. Provinsi Kalimantan Tengah (2):

1. Kab. Kotawaringin Barat, Perbup No. 39 Tahun 2015 2. Kab. Seruyan, Perbup No. 65 Tahun 2016 12. Provinsi Kalimantan Selatan (7):

1. Kab. Banjar, Perbup No. 26 Tahun 2015 2. Kab. Barito Kuala, Perbup No. 6 Tahun 2015 3. Kab. Tapin, Perbup No. 2 Tahun 2015 4. Kab. Balangan, Perbup No. 6 Tahun 2015 5. Kab. Hulu Sungai Selatan, Perbup No. 29 Tahun 2015 6. Kab. Tanah Laut, Perbup No. 86 Tahun 2015 7. Kab. Kota Baru, Perbup No. 13. Provinsi Gorontalo (3):

1. Kab. Gorontalo, Perbup No. 27 Tahun 2015 2. Kab. Boalemo, Perbup No. 63 Tahun 2012 3. Kab. Pohuwato, Perbup No. 31 Tahun 2012 14. Provinsi Sulawesi Tengah (3):

1. Kab. Donggala, Perbup No. 116 Tahun 2016 2. Kab. Toli-Toli, Perbup No. 07 Tahun 2016 3. Kab. Parigi Moutong, Perbu No. 19 Tahun 2016 15. Provinsi Sulawesi Tenggara (2):

1. Kab. Kolaka, Perbup No. 29 Tahun 2015 2. Kab. Wakatobi, Perbup o. 21 Tahun 2016 16. Provinsi Maluku (2):

1. Kab. Maluku Tengah, Perbup No. 46 Tahun 2015 2. Kab. Buru Selatan, Perbup No. 16 tahun 2015 17. Provinsi Nusa Tenggara Barat (5):

1. Kab. Lombok Timur, Perbup No. 27 Tahun 2015 2. Kab. Lombok Utara, Perbup No. 38 Tahun 2015 3. Kab. Bima, Perbup No. 01 Tahun 2015 4. Kab. Dompu, Perbup No. 25 Tahun 2015 5. Kab. Sumbawa, Perbup No. 28 Tahun 2016 18. Provinsi Papua Barat (2):

1. Kab. Manokwari, Perbup No. 36 Tahun 2011 2. Kab. Sorong Selatan, Perbup No. 4 Tahun 2016

(37)

STATUS KPI 5 | REALISASI BELANJA RAD AMPL KABUPATEN

PAMSIMAS

(38)

Grafik Status Pengisian Modul 6 | Realisasi Belanja

16

10

7

Provinsi Pamsimas

(39)

Status Pengisian Database Modul 6. | Tahun 2015

100%.

Sbb:

1. Prov Aceh

2. Prov Sumbar

3. Prov Riau

4. Prov Kepri

5. Prov Jambi

6. Prov Sumsel

7. Prov Bengkulu

8. Prov Lampung

9. Prov Babel

10.Prov Banten

11.Prov Bali

12.Prov NTB

13.Prov NTT

14.Prov Sulbar

15.Prov Papua Barat

16.Prov Papua

> 70%

sbb:

17.Prov Sumut (75%)

18.Prov Sulteng (70%)

19.Prov Sultra (75%)

20.Prov Sulsel (93%)

21.< 50% sbb:

22.Prov Jabar (10%)

23.Prov Jateng (17%)

24.Prov Jatim (25%)

25.Prov Gorontalo (33%)

26.Prov Sulut (50%)

0%

sbb:

(40)

Status Pengisian Database Modul 6. | Tahun 2016

Baru mencapai 17% yaitu 62 Kab dari 363 Kabupaten. Sbb:

1. Prov Sumut

13%

2. Prov Jambi

66%

3. Prov Sumsel

7%

4. Prov Bengkulu

55%

5. Prov Kepri

50%

6. Prov Jabar

13%

7. Prov Jawa Tengah

20%

8. Prov Jatim

51%

9. Prov Banten

100%

10.Prov Kalbar

8%

11.Prov Kalsel

8%

12.Prov Kaltim

75%

13.Prov Sulteng

58%

14.Prov Gorontalo

80%

15.Prov Maluku

22%

16.Prov Maluku Utara

16%

(41)

Status Realisasi Belanja AMPL Kabupaten Pamsimas

Realisasi dibawah 0

s/d 1%

Realisasi 1 s/d 2,5%

Realisasi >2,5%

xxx

xxx

(42)

STATUS KPI 6 | KOMITMEN REPLIKASI PROGRAM AMPL

KABUPATEN PAMSIMAS

(43)

Status Komitmen Replikasi/Program Kabupaten Pamsimas

New Commitment

APBD at 20% APBN

Realisasi 1 s/d 2,5%

Committed APBD at

20% APBN

xxx

xxx

(44)

MEKANISME SINKRONISASI DAN KOORDINASI PUSAT DAN

DAERAH DALAM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN

(45)

DASAR PENTINGNYA SINKRONISASI

Kementerian atau lembaga pemerintah

nonkementerian berdasarkan pemetaan

Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak

berkaitan dengan Pelayanan Dasar dan

Urusan Pemerintahan Pilihan melakukan

sinkronisasi dan harmonisasi dengan Daerah

untuk mencapai target pembangunan

nasional

Kementerian atau lembaga pemerintah

nonkementerian berdasarkan pemetaan

Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak

berkaitan dengan Pelayanan Dasar dan

Urusan Pemerintahan Pilihan melakukan

sinkronisasi dan harmonisasi dengan Daerah

untuk mencapai target pembangunan

nasional

Identifikasi Kebijakan Nasional Yang

Berdampak Pada Daerah

Psl 10………….sehingga tercipta

sinkronisasi dan sinergi pencapaian

sasaran rencana pembangunan

(46)
(47)

Flat Interface PowerPoint Infographic

ON

OFF

ON

This is a sample text.

Insert your desired text here.

Sample text

This is a sample text.

Insert your desired text here.

Sample text

(48)

Flat Interface PowerPoint Infographic

This is a sample text.

Idea

This is a sample text.

Presentation

This is a sample text.

Production

Test

Project

Concept

Research

Distribution

This is a sample text.

Insert your desired

text here.

64%

53%

14%

32%

This is a sample text.

Insert your desired text here.

Sample text

(49)

Flat Interface PowerPoint Infographic

Sample text

This is a sample text.

Insert your desired text here.

Sample text

This is a sample text.

Insert your desired text here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

Insert your

desired text

here.

1

2

3

4

(50)

SUBSCRIBE NOW

Apply this coupon code during sign up

Visit slidemodel.com

Easy to use

Fully customizable

Cutting edge designs

Download PowerPoint templates and save hours

of work.

Coupon Code:

FREEBUNDLE1

5

Get

15% discount

from regular price

This is a sample text.

Insert your desired text here.

(51)

Gambar

Grafik Status Pengisian Modul 6 | Realisasi Belanja

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan,

Setelah mempelajari materi pada pembelajaran 1 tentang iklim tropis, kita harus banyak bersyukur bahwa wilayah Indonesia memiliki iklim tropis, dengan iklim tropis kita kaya

Limbah bahan berbahaya dan beracun, antara lain timbul akibat adanya kegiatan pertanian berupa obat-obatan pembasmi hama penyakit (pestisida misalnya insektisida) dan

• Pembangunan tidak hanya sebatas pada pengembangan potensi daerah, namun dalam perencanaan juga mempertimbangkan seberapa cepat suatu pembangunan dapat dilaksanakan

Usaha pemotongan Ayam yang berada di wilayah Kabupaten Bogor secara umum masih dapat meningkatkan produktivitas yang ada, yaitu (1) RPA “X” perluasan pasar akan sangat

mempengaruhi kehidupan wilayah itu sendiri dan wilayah lain disekitarnya. Untuk daerah kepulauan moda transpotasi darat hanya untuk pergerakan dalam pulau dan moda

Rangkaian pelaksanaan tidak ada kendala yang berarti sama sekali,Para peserta terlihat sangat antusias dan penuh perhatian serta aktif bertanya sampai dengan acara pelatihan

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan