Mekanisme
Perencanaan dan Penganggaran
Daerah dalam
Program Prioritas Nasional
“Penyediaan Akses Air Minum dan Sanitasi”
yang
Terintegrasi
dalam Dokumen Perencanaan
Daerah
Tiar Pandapotan Purba, ST, IAP
Tenaga Ahli Perencanaan dan Anggaran, Ditjen Bina Pembangunan Daerah
Kementerian Dalam Negeri
Tujuan Pekerjaan
1. Menyusun
konsep
dan strategi RAD AMPL secara teknis dalam
Perencanaan dan Penganggaran yang sesuai dengan peraturan dan
perundang undangan (UU, PP, PMK, Perdirjen, dll) yang berlaku;
2. Menyusun
mekanisme sinkronisasi
dan
koordinasi
pusat dan
daerah dalam perencanaan dan penganggaran, sehingga rencana
kerja dan pembiayaan yang disusun ada sinergitas antara pelaksana
pusat dan daerah (provinsi, kabupaten/ kota);
3. Melakukan
analisis alokasi
dan
realisasi
APBD Bidang Air
Minum
dan
Penyehatan Lingkungan
serta
rumusan
rekomendasi perbaikan
tahap
perencanaan
dan
penganggaranan
pada pemerintah provinsi/kabupaten/kota
Sasaran Pekerjaan
1. Review
dan
sinkronisasi arah kebijakan, strategi, sasaran, program
dan
kegiatan
dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMD Provinsi/Kabupaten/Kota
Penerima Program PAMSIMAS III;
2. Penyusunan
evaluasi alokasi
dan
realisasi APBD Bidang Air Minum
dan
Penyehatan Lingkungan Provinsi/Kabupaten Penerima Program
PAMSIMAS
;
3. Penyusunan
analisa kebutuhan, permasalahan, dan rekomendasi tindak
lanjut
hasil kajian mendalam bidang perencanaan dan penganggaran di
daerah Tahun 2017 berupa usulan program dan kegiatan yang dapat
diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah;
4. Melakukan pertemuan internal (Internal Coordination Meeting);
5. Menyiapkan bahan koordinasi lintas KL pelaksana program PAMSIMAS III
(Implementing Agency);
6. Menyiapkan bahan koordinasi pengintegrasian RAD-AMPL dalam dokumen
perencanaan daerah Program dengan stakeholder di tingkat provinsi/kabupaten/
kota; dan
Keluaran Pekerjaan
1.Hasil analisis dan rekomendasi sinkronisasi arah
kebijakan, strategi, sasaran, program dan kegiatan
dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMD
Provinsi/Kabupaten/Kota Penerima Program
PAMSIMAS III;
2.Hasil evaluasi alokasi dan realisasi APBD Bidang Air
Minum dan Penyehatan Lingkungan
Provinsi/Kabupaten/Kota Penerima Program
PAMSIMAS;
3.Hasil analisa kebutuhan, permasalahan, dan
FAQ – TUJUAN PEKERJAAN
Pertanyaan
Analisi
s
Masuka
n
Perbaik
an
Seperti apa
mekanisme
perencanaan dan
penganggaran
pembangunan saat
ini ?
Seperti apa
sinergitas rencana
kerja dan
pembiayaan pusat,
provinsi dan kab/kota
?
Bagaimana konsep
dan mekanisme
integrasi RAD AMPL
ke dalam dokumen
perencanaan dan
anggaran
pembangunan
1
2
Perencanaan Pembangunan Daerah
Perencanaan Pembangunan Daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan
berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada
dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.
Psl 2 Prinsip
1
2
3
4
Psl 4 Rencana Pembangunan
1
Perencanaan Pembangunan Daerah
Perencanaan Pembangunan Daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan
didalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan
wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.
RPJPD
RPJPD
RPJMD
RPJMD
RKPD
RKPD
Psl 4 Rencana Pembangunan
1
2
3
Proses Perencanaan dan Penganggaran
Daerah
Musrenbang Desa/Kelurahan (Januari)
Musrenbang Kecamatan (Februari)
Forum SKPD Penyusunan
Renja SKPD Kab/Kota
(Februari)
Musrenbang Kab/Kota
(Maret)
Penetapan RKPD (Mei)
Pembahasan & Kesepakatan
KUA antara KDH dgn DPRD
(Juni)
Pembahasan & Kesepakatan
PPAS antara KDH dgn DPRD
(Juli)
Penyusunan RKA-SKPD &
RAPBD (Agustus-Oktober)
Pembahasan dan Persetujuan
RAPBD dgn DPRD
(Oktober-November)
Evaluasi Rancangan Perda
APBD (Desember)
Evaluasi Perda APBD
(Desember)
Penetapan Perda APBD
(Desember)
Alur Keterkaitan Perencanaan dan Penganggaran Daerah
SIKLUS PENYUSUNAN APBD
HUBUNGAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PUSAT
DAERAH
PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
DAN SIKLUS PENYUSUNAN DAN PENGESAHAN RAD AMPL
1
Musrenbang Desa/Kelurahan (Januari)
Musrenbang Kecamatan (Februari)
Forum SKPD
Penyusunan Renja
SKPD Kab/Kota
(Februari)
Musrenbang
Kab/Kota (Maret)
Penetapan RKPD (Mei)
Pembahasan & Kesepakatan
KUA antara KDH dgn DPRD
(Juni)
Pembahasan & Kesepakatan PPAS
antara KDH dgn DPRD (Juli)
Penyusunan RKA-SKPD & RAPBD
(Agustus-Oktober)
Pembahasan dan Persetujuan RAPBD
dgn DPRD (Oktober-November)
Evaluasi Rancangan
Perda APBD (Desember)
Evaluasi Perda APBD
(Desember)
Pelaksanaan APBD Januari Tahun
Berikutnya
5. Tahap Pengesahan
RAD AMPL
4. Tahap Rancangan Akhir
RAD AMPL
2. Tahap Perumusan Substansi RAD
AMPL
3. Tahap Rancangan
RAD AMPL
1. Tahap Persiapan
PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
DAN LANGKAH INTEGRASI RAD AMPL DALAM RKPD DAN APBD
1
Musrenbang Desa/Kelurahan (Januari)
Musrenbang Kecamatan (Februari)
Forum SKPD
Penyusunan Renja
SKPD Kab/Kota
(Februari)
Musrenbang
Kab/Kota (Maret)
Penetapan RKPD
(Mei)
Pembahasan & Kesepakatan
KUA antara KDH dgn DPRD
(Juni)
Pembahasan & Kesepakatan PPAS
antara KDH dgn DPRD (Juli)
Penyusunan RKA-SKPD & RAPBD
(Agustus-Oktober)
Pembahasan dan Persetujuan RAPBD
dgn DPRD (Oktober-November)
Evaluasi Rancangan
Perda APBD (Desember)
Evaluasi Perda APBD
(Desember)
Penetapan Perda APBD (Desember)
Pelaksanaan APBD Januari Tahun
Berikutnya
2. Mengikuti Musrenbang Kecamatan
5. Mengikuti Musrenbang
SKPD
1. Menyampaikan daftar
program/kegiatan prioritas
RAD AMPL
3. Mereview BA Musrenbang
Kecamatan
4. Mengikuti Forum SKPD
Pelaksana Kegiatan
6. Mengikuti Proses
Rancangan Akhir RKPD Kab
7. Mengikuti
Pembahasan KUA PPAS
8. Akses Nota
KUA PPAS
10. Mengikuti
Pembahasan
RAPBD
9. Penyusunan,
Pembahasan
dan
Program Prioritas Nasional “Penyediaan Akses Air Minum dan Sanitasi”
Nama Program
PPSP
PAMSIMAS
SANIMAS & TPS 3R
Uraian
Percepatan Pembangunan
Sanitasi Permukiman (PPSP)
Penyediaan Air Minum dan
Sanitasi Berbasis Masyarakat
(PAMSIMAS)
Sanitasi Berbasis Masyarakat dan
Tempat Pengolahan Sementara-3R
(SANIMAS & TPS 3R)
Fokus
Percepatan kelembagaan pusat
dan daerah
Software dan Hardware
(Perencanaan dan
Pembangunan)
Software dan Hardware (Perencanaan
dan Pembangunan)
Pendanaan
APBN
World Bank, APBN, APBD,
APBDes, CSR, Masyarakat
APBN, APBD, CSR
Stakeholder
Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Masy
Pusat, Provinsi, Kab, Desa, Masy
Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Masy
Software
1.
Pokja Sanitasi
Provinsi/Kab/Kota
2.
Buku Putih Sanitasi
(BPS)/Strategi Sanitasi Kota
(SSK)
1.
Pokja Sanitasi
Provinsi/Kab/Kota
2.
Rencana Aksi Daerah (RAD)
Air Minum & Penyehatan
Lingkungan
1.
Pokja Sanitasi Provinsi/Kab/Kota
2.
Buku Putih Sanitasi (BPS)/Strategi
Sanitasi Kota (SSK)
Lokasi
465 Kab/Kota (2015)
14.999 desa (baru dan lama)
753 lokasi (2016)
Komitmen Daerah
Pembentukan Pokja
Pernyataan Minat dan Komitmen
Pernyataan minat
Dukungan Kebijakan
1.
Perpres 2/2015 ttg RPJMN
2.
Perpres 185/2014
3.
SE Mendagri No.
660//4919/SJ/2012
DOKUMEN PERENCANAAN DAERAH
Ps 4 didalam Peraturan Pemerintah No 8/2008 menyebutkan, Rencana Pembangunan Daerah
meliputi:
Penetapan
melalui Perda
Penetapan
melalui Perda
DOKUMEN PERENCANAAN SANITASI
Penetapan
melalui
Perkada
Perwakot
Penetapan
melalui
Perkada
Perbup
Penetapan
RAD AMPL
Merupakan dokumen
kebijakan bidang air
minum dan penyehatan lingkugan
yang
terstruktur, terukur, dan implementatif yang
mengandung muatan
penetapan target
Keterkaitan RAD AMPL dengan Berbagai Dokumen
Sektor AMPL dan Kedudukannya dalam Sistem
Integrasi Dokumen Perencanaan RAD AMPL/BPS/SSK
RKPD
Kab/Kota
RKPD
DOKREN PEMBANGUNAN-RPJMD
No
Sistematika RPJMD
I
Pendahuluan
II
Gambaran Umum Kondisi Daerah
III
Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah serta
Kerangka Pendanaan
IV
Analisis Isu-Isu Srategis
V
Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran
VI
Strategi dan Arah Kebijakan
VII
Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah
VIII
Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan
Pendanaan
IX
Penetapan Indikator Kinerja Daerah
No
Sistematika RAD AMPL
I
Pendahuluan
II
Kondisi Umum Pencapaian, Permasalahan dan
Tantangan
III
Issue Strategis, Arah Kebijakan dan Strategi
IV
Program dan Kegiatan
V
Kebutuhan Investasi
VI
Pemantauan dan Evaluasi
VII
Penutup
DOK-TEKNIS RAD AMPL
DOKREN PEMBANGUNAN-RKPD
No
Sistematika RKPD
I
Pendahuluan
II
Evaluasi Hasil Pelaksanaan RKPD Tahun Lalu dan
Capaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan
III
Rancangan Kerangka Ekonomi Daerah dan Kebijakan
Keuangan Daerah
IV
Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah
V
Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah
VI
Penutup
PROGRAM KUNCI RAD AMPL YANG TERCANTUM DALAM LAMPIRAN VII PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NO.
13/2006 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
No
Program terkait
Jumlah
program
Jumlah
kegiatan
1
Program yang berhubungan dengan program
peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan air
minum
5 Program
11 Kegiatan
2
Program yang berhubungan dengan program
peningkatan akses penggunaan sanitasi yang
layak
6 Program
8 Kegiatan
3
Program yang berhubungan dengan program
pemicuan perubahan perilaku (PHBS)
3 Program
5 Kegiatan
4
Program yang berhubungan dengan program
pengelolaan lingkungan
1 Program
4 Kegiatan
5
Program yang berhubungan dengan program
penguatan kelembagaan pengelolaan pelayanan
air minum dan sanitasi di tingkat masyarakat
2 Program
4 Kegiatan
Catatan:
1. Bidang terkait: Pekerjaan Umum/Perumahan dan Permukiman, Pendidikan, dan
Kesehatan
2. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah yang merupakan
program yang paling dominan diadobsi dalam dokumen perencanaan dan anggaran
FAQ – RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Pertanyaan
Analisis
Masukan
Perbaikan
Bagaimana hasil review dan
sinkronisasi arah kebijakan,
strategi, sasaran, program dan
kegiatan dalam RPJMN
2015-2019 dan RPJMD
Provinsi/Kabupaten/Kota
Penerima Program PAMSIMAS
III ?
Bagaimana evaluasi alokasi dan
realisasi APBD Bidang Air
Minum dan Penyehatan
Lingkungan Provinsi/Kabupaten
Penerima Program PAMSIMAS ?
Bagaimana hasil analisa
kebutuhan, permasalahan, dan
rekomendasi tindak lanjut hasil
kajian mendalam bidang
perencanaan dan
penganggaran di daerah Tahun
2017 berupa usulan program
dan kegiatan yang dapat
diintegrasikan ke dalam
dokumen perencanaan daerah ?
1
2
FAQ 1-RL: Bagaimana hasil review dan sinkronisasi arah kebijakan, strategi, sasaran, program dan
kegiatan dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMD Provinsi/Kabupaten/Kota Penerima Program
Formulasi Review dan Sinkronisasi
Hasil review dan analisis sinkronisasi perencanaan (RPJMD) terhadap provinsi dan
nasional
If a_kab/kota
(memperhatikan)
b dan
(memperhatikan)
c, maka a dinyatakan sinkron
a
b
c
If a_kab/kota
(belum memperhatikan)
b dan
(memperhatikan)
c, maka a dinyatakan belum
sinkron
If a_kab/kota
(memperhatikan)
b dan
(belum memperhatikan)
c, maka a dinyatakan belum
sinkron
(……1)
(……2)
Formulasi Review dan Sinkronisasi
1. Disebut Sinkron, apabila:
1. Arah dan Kebijakan (a), Strategi (b), Sasaran (c), Program (d) dan Kegiatan (e) RPJMD
(Provinsi) telah memperhatikan RPJMN;
2. Arah dan Kebijakan (a), Strategi (b), Sasaran (c), Program (d) dan Kegiatan (e) RPJMD
(Kab/Kota Pamsimas III) telah memperhatikan RPJMN;
2. Benchmark:
1. If (kebijakan pembangunan nasional)
telah diperhatikan
(kebijakan umum daerah)
Visi, Misi dan Nawacita = Kepala Daerah.
2. If (kebijakan pembangunan nasional)
telah diperhatikan
(tujuan pembangunan daerah)
terkait infrastruktur/kualitas kawasan permukiman/kapasitas air bersih/minum dan
sanitasi/PSD permukiman.
REVIEW DAN SINKRONISASI
Sesuai dengan RPJMN (PN); 63%
Belum sesuai dengan RPJMN (PN); 11%
Belum ada dokumen; 26%
Hasil Analisis Sinkronisasi RPJMD Provinsi Terhadap RPJMN
No Hasil Analisis RPJMD Provinsi :
Amanat AMS (PN-UA)
Jumlah
%
1 Sinkron dengan RPJMN (PN)
22
63%
2 Belum sinkron dengan RPJMN
(PN)
4
11%
3 Belum ada dokumen
9
26%
Total
35
100
Temuan pada angka 11%:
1. Nama program belum sinkron
2. Belum men-tera-kan dan atau
kesesuaian nomenklatur capaian
kinerja
Temuan pada angka 11%:
1. Nama program belum sinkron
2. Belum men-tera-kan dan atau
FAQ 3-RL: Bagaimana hasil analisa kebutuhan, permasalahan, dan rekomendasi tindak lanjut hasil
kajian mendalam bidang perencanaan dan penganggaran di daerah Tahun 2017 berupa usulan
STATUS KPI 4 | PERKADA RAD AMPL KABUPATEN PAMSIMAS
Status Peraturan Kepala Daerah RAD AMPL Kabupaten Pamsimas
Tahap Pengesahan
Pamsimas II
Tahap Menyusun
Baru Pamsimas III
Perkada RAD AMPL
146
65
164
Tahap Penyusunan
Pamsimas II
214
Daftar Perkada (PERBUP) RAD AMPL
1. Provinsi Aceh (3):
1. Kab. Aceh Besar. Perbup No 44 Tahun 2015 2. Kab. Bireuen, Perbup No. 23 Tahun 2015 3. Kab. Pidie, Perbup No. 10 tahun 2016 2. Provinsi Sumatera Utara (2):
1. Kab. Padang Lawas Utara, Perbup No. 45 Tahun 2015 2. Kab. Dairi, Perbup No. 29 Tahun 2015 3. Provinsi Bengkulu (4):
1. Kab. Bengkulu Selatan, Perbup No. 15 Tahun 2015 2. Kab. Rejang Lebong, Perbup No. 10 Tahun 2015 3. Kab. Kaur, Perbup No. 60 Tahun 2016 4. Kab. Kepahiang, Perbup No. 02 Tahun 2016 4. Provinsi Kepulauan Riau (1):
1. Kab. Natuna, Perbup No. 51 Tahun 2015 5. Provinsi Riau (3):
1. Kab. Kuantan, Perbup No. 19 Tahun 2016 2. Kab. Rokan Hulu, Perbup No. 26 Tahun 2016 3. Kab. Kampar, Perbup No. 15 Tahun 2016 6. Provinsi Bangka Belitung (2):
1. Kab. Bangka, Perbup No. 19A Tahun 2015 2. Kab. Bangka Tengah, Perbup No. 44 Tahun 2015 7. Provinsi Lampung (2):
1. Kab. Lampung Selatan, Perbup No. 1 Tahun 2016 2. Kab. Tanggamus, Perbup No. 36 Tahun 2015 8. Provinsi Sumatera Selatan (10):
1. Kab. Ogan Komering Ulu, Perbup No. 25 Tahun 2015 2. Kab. Ogan Komering Ilir, Perbup No. 341 Tahun 2015 3. Kab. Muara Enim, Perbup No. 19 Tahun 2016 4. Kab. Lahat, Perbup 18 Tahun 2015 5. Kab. Musi Rawas, Perbup No. 23 Tahun 2015 6. Kab. Musi Banyuasin, Perbup No. 43 Tahun 2015 7. Kab. Ogan Komering Ulu Selatan, Perbup No. 2 Tahun 2015 8. Kab. Ogan Komering Ulu Timur, Perbup No. 28 Tahun 2015 9. Kab. Ogan Ilir, Perbup No. 38 Tahun 2015 10. Kab. Empat Lawang, Perbup No. 44 Tahun 2015 9. Provinsi Jawa Tengah (12):
1. Kab. Blora, Perbup No. 19 Tahun 2016 2. Kab. Boyolali, Perbup No. 46 Tahun 2016 3. Kab. Jepara, Perbup No. 36 Tahun 2015 4. Kab. Magelang, Perbup No. 73 Tahun 2016 5. Kab. Pati No. 63 Tahun 2015 6. Kab. Purworejo, Perbup No. 32 Tahun 2015 7. Kab. Sukoharjo, Perbup No. 32 Tahun 2015 8. Kab. Tegal, Perbup No. 58 Tahun 2016 9. Kab. Temanggung, Perbup No. 36 Tahun 2016 10. Kab. Klaten, Perbup No. 25 Tahun 2015 11. Kab. Karanganyar, Perbup No. 60 Tahun 2015 12. Kab. Cilacap, Perbup No. 60 Tahun 2016 10. Provinsi Jawa Timur (1):
1. Kab. Lumajang, Perbup No. 14 Tahun 2016 11. Provinsi Kalimantan Tengah (2):
1. Kab. Kotawaringin Barat, Perbup No. 39 Tahun 2015 2. Kab. Seruyan, Perbup No. 65 Tahun 2016 12. Provinsi Kalimantan Selatan (7):
1. Kab. Banjar, Perbup No. 26 Tahun 2015 2. Kab. Barito Kuala, Perbup No. 6 Tahun 2015 3. Kab. Tapin, Perbup No. 2 Tahun 2015 4. Kab. Balangan, Perbup No. 6 Tahun 2015 5. Kab. Hulu Sungai Selatan, Perbup No. 29 Tahun 2015 6. Kab. Tanah Laut, Perbup No. 86 Tahun 2015 7. Kab. Kota Baru, Perbup No. 13. Provinsi Gorontalo (3):
1. Kab. Gorontalo, Perbup No. 27 Tahun 2015 2. Kab. Boalemo, Perbup No. 63 Tahun 2012 3. Kab. Pohuwato, Perbup No. 31 Tahun 2012 14. Provinsi Sulawesi Tengah (3):
1. Kab. Donggala, Perbup No. 116 Tahun 2016 2. Kab. Toli-Toli, Perbup No. 07 Tahun 2016 3. Kab. Parigi Moutong, Perbu No. 19 Tahun 2016 15. Provinsi Sulawesi Tenggara (2):
1. Kab. Kolaka, Perbup No. 29 Tahun 2015 2. Kab. Wakatobi, Perbup o. 21 Tahun 2016 16. Provinsi Maluku (2):
1. Kab. Maluku Tengah, Perbup No. 46 Tahun 2015 2. Kab. Buru Selatan, Perbup No. 16 tahun 2015 17. Provinsi Nusa Tenggara Barat (5):
1. Kab. Lombok Timur, Perbup No. 27 Tahun 2015 2. Kab. Lombok Utara, Perbup No. 38 Tahun 2015 3. Kab. Bima, Perbup No. 01 Tahun 2015 4. Kab. Dompu, Perbup No. 25 Tahun 2015 5. Kab. Sumbawa, Perbup No. 28 Tahun 2016 18. Provinsi Papua Barat (2):
1. Kab. Manokwari, Perbup No. 36 Tahun 2011 2. Kab. Sorong Selatan, Perbup No. 4 Tahun 2016