• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERANGKA ACUAN KERJA DED AIR LIMBAH KAWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KERANGKA ACUAN KERJA DED AIR LIMBAH KAWA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

KERANGKA ACUAN KERJA

DED AI R LI MBAH KAWASAN RSH

KABUPATEN KUBU RAYA

KEMENTERI AN NEGARA/ LEMBAGA

:

Kementerian Pekerjaan Umum UNI T ORGANI SASI

:

Direktorat Jenderal Cipta Karya

PROGRAM

:

Program Pembinaan dan Pengembangan

I nfrastruktur Permukiman OUTPUT

:

I nfrastruktur Air Limbah

SUB OUTPUT

:

I nfrastruktur Air Limbah Setempat & Skala Komunal

DETAI L KEGI ATAN

:

DED Air Limbah Kaw asan RSH Kabupaten Kubu Raya

TAHUN ANGGARAN

:

2013

1. LATAR BELAKANG

a. Dasar Hukum

1).Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

2).Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air

3).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 37 tahun 2003 tentang Metoda Analisis Kualitas Air Permukaan dan Pengambilan Contoh Air Permukaan

4).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 110 tahun 2003 tentang Pedoman Penetapan Daya Tampung Beban Pencemar Air Pada Sumber Air 5).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 111 tahun 2003 tentang

Pedoman Mengenai Syarat dan Tata Cara Perizinan serta Pedoman Kajian Pembuangan Air Limbah ke Air atau Sumber Air

6).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 112 tahun 2003 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik

7).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 52 tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Hotel

8).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 58 tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Rumah Sakit

9).Peraturan Pemerintah Republik I ndonesia nomor 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

(2)

11).Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup

12).Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 16/ PRT/ M/ 2008 tentang Kebijakan Strategis Air Limbah

b. Gambaran Umum Singkat

Kabupaten Kubu Raya merupakan kawasan yang telah mengalami pertumbuhan dalam segala bidang, baik permukiman maupun pertumbuhan penduduk. Akibat peningkatan tersebut menimbulkan dampak yaitu tingkat pencemaran air limbah cukup tinggi khususnya dari air limbah domestik. Sehingga beban pencemaran sungai, pantai dan air tanah yang diakibatkan pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas pariwisata tersebut, menyebabkan semakin menurunnya kualitas sanitasi lingkungan. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan air limbah.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan

Untuk mewujudkan lingkungan Kawasan RSH Kubu Raya menjadi kawasan yang layak, bersih, aman dan serasi dengan lingkungan sekitarnya dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hdup. .

2. KEGI ATAN YANG DI LAKSANAKAN

a. Uraian Kegiatan

Wilayah Kawasan RSH Kubu Raya yang belum mendapatkan pelayanan jaringan pipa air limbah dan I PAL Komunal air limbah perlu segera dilayani untuk itu maka sebelum pelaksanaan diperlukan pembuatan DED Jaringan Pipa Air Limbah RSH pada wilayah Kawasan Kubu Raya.

b. Batasan Kegiatan

- Tersedianya dokumen perencanaan teknis DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya yang akan disambungakan ke pipa induk menuju I nstalasi Pengolahan Air Limbah.

- Tersedianya perencanaan teknis/ DED sambungan pelanggan ± 200 Sambungan Pelanggan (SP).

3. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud Kegiatan

(3)

b. Tujuan Kegiatan

Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan perencanaan rinci DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya yang dilaksanakan di wilayah Kubu Raya.

4. I NDI KATOR KELUARAN DAN KELUARAN a. I ndikator Keluaran ( Kualitatif)

Tersedianya dokumen perencanaan berupa DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya.

b. Keluaran ( Kuantitatif)

Keluaran dari kegiatan ini dituangkan dalam bentuk laporan, yaitu 1 (satu) set Laporan DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya lengkap dengan gambar perencanaan, spesifikasi teknis serta rencana anggaran biaya, yang harus diserahkan secara bertahap meliputi :

LAPORAN PENDAHULUAN

Laporan ini laporan pertama yang berisikan tahapan persiapan dan kegiatan yang menentukan kerangka berpikir secara keseluruhan dalam penanganan kegiatan studi. Laporan ini disampaikan sebanyak 5 (lima) eksemplar, dan diserahkan selambat-lambatnya 21 hari terhitung sejak ditetapkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Laporan ini antara lain mengenai :

•I nterpretasi dan apresiasi Penyedia Jasa dalam menangani pekerjaan;

•Metodologi dan pendekatan yang akan dilaksanakan;

•Rencana Kerja Penyedia Jasa (konsultan) secara menyeluruh;

•Jadual Pelaksanaan Pekerjaan;

•Rencana Mobilisasi Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung (termasuk Struktur Organisasi pelaksanaan pekerjaan dan Komposisi dan jumlah tenaga ahli yang dipakai).

•Hasil Pengumpulan data sementara (study literatur dan data lapangan)

LAPORAN ANTARA

Laporan ini merupakan laporan kedua yang berupa deskripsi dan analisis dari kompilasi dan klasifikasi data lapangan yang masih merupakan bahan diskusi antara pihak pemberi tugas dengan tim pelaksana. Laporan ini diserahkan sebanyak 5 (lima) eksemplar, dan diserahkan selambat-lambatnya 120 hari, terhitung sejak ditetapkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Laporan ini antara lain mengenai :

• Laporan hasil survei dan pengumpulan data serta analisa data,

(4)

• I dentifikasi dan inventarisasi data kondisi eksisting dan arah pengembangannya.

• Hasil sementara I dentifikasi data luasan wilayah studi

• Hasil sementara I dentifikasi dan Pemetaaan lokasi pemanfaatan lahan dan yang berpotensi menjadi daerah pengembangan,

• Laporan Skenario Penyelesaian pekerjaan ini,termasuk laporan yang akan di sampaikan pada laporan akhir sementara.

• Laporan sementara hasil rapat koordinasi dan sosialisasi.

• Alternatif alternatif pilihan Sistem,

• Peta Wilayah, Jalan, Jaringan Utilitas (PLN,PDAM, Telkom dll) Peta Sungai/ Drainase

• Pemilihan Lokasi I PAL (Lahan milik Pemda/ Lahan yang di bebaskan Pemda

• Hasil Pengukuran dan Penggambaran Topografi

• Hasil I nvestasi Geologi

• Hasil Sementara Desain Sistem Jaringan,Elevasi Jaringan, Diameter Pipa, Kedalaman Galian Pipa pada elevasi permukaan tanah tertentu, Manhole dan bangunan pendukung lainnya

• Hasil sementara desain I nstalasi Pengolahan Air Limbah

• Dan lain-lain.

KONSEP LAPORAN AKHI R

Laporan ini merupakan konsep laporan akhir yang berupa hasil kajian, konsep dan DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya. Laporan ini disampaikan sebanyak 5 (lima) eksemplar, dan diserahkan selambat-lambatnya 150 hari sejak ditetapkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

LAPORAN AKHI R

Laporan ini merupakan akhir dari kegiatan perencanaan teknis rinci (DED) dan juga merupakan laporan penyempurnaan dari konsep laporan akhir. Laporan ini disampaikan sebanyak 5 (lima) eksemplar, Data Hasil I dentifikasi dan Data pendukung lainnya, diserahkan selambat-lambatnya hari ke 180 hari sejak ditetapkannya Surat Perintah Mulai Kerja(SPMK). Selain Laporan Akhir, juga disampaikan kelengkapan dokumen lainnya meliputi :

• Buku 1 : Spesifikasi Teknis sebanyak 5 (lima) eksemplar.

• Buku 2 : Engineering Estimate (EE), Daftar Kuantitas Harga Upah & Bahan dan Analisa sebanyak 5 (lima) eksemplar.

(5)

• Buku 4 : Memo Disain dan Kriteria Disain sebanyak 5 (lima) eksemplar.

LAPORAN RI NGKASAN EKSEKUTI F

Laporan ini merupakan ringkasan laporan final dari pekerjaan yang disiapkan untuk para pejabat pengambil keputusan yang berisikan hasil studi, peta lokasi dan skala prioritas pelaksanaannya dan dibuat sebanyak 5 (lima) buku laporan dan diserahkan bersamaan penyampaian Laporan Akhir.

Menyerahkan SOFT FI LE seluruh laporan/ produk baik berupa file word, excel, dan autocad. Khusus spesifikasi teknis dan gambar selain dalam bentuk file word, excel, dan autocad, juga dalam bentuk PDF yang telah ditandatangani. Seluruh laporan/ produk, file PDF, dokumentasi dan dokumen lainnya dicopy ke dalam Flash Disk minimal 4 GB dan Compack Disk (CD).

DOKUMENTASI

Selama pelaksanaan kegiatan diperlukan dokumentasi terutama pada peristiwa penting yang terjadi. Dokumentasi ini sangat penting sebagai dokumen dan proses pelaksanaan yang telah dilaksanakan. Hal ini sangat bermanfaat saat kita memerlukan informasi di kemudian hari. Dokumentasi dilampirkan pada laporan akhir pelaksanaan pekerjaan.

5. CARA PELAKSANAAN KEGI ATAN a. Metoda Pelaksanaan

Kegiatan penyusunan DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya dilakukan dalam bentuk survey, pengumpulan data, analisis, perhitungan dan perencanaan, pembuatan gambar rencana, rapat koordinasi, rapat pembahasan/ konsinyasi, sosialisasi ke masyarakat, dan mengikutsertakan masyarakat dalam perencanaan untuk menyerap aspirasi kebutuhan masyarakat dalam perencanaan teknis rinci (DED).

Penyedia Jasa wajib menjelaskan metode kerja dan disertakan dalam dokumen penawaran untuk pekerjaan :

1. I nvestigasi Geologi 1. Survey Lapangan

(6)

b. Tahapan Kegiatan

1) Persiapan meliputi, antara lain

a. Mengumpulkan data, informasi dan studi pustaka untuk pemahaman serta dokumen perencanaan teknis rinci (DED) dan as built drawing di Kawasan Kubu Raya yang sudah dikerjakan,

b. Mempelajari kondisi jaringan pipa induk eksisting dan rencana sambungan dari sistem yang direncanakan,

c. Menyusun pola pikir dan rencana kerja, d. Kriteria Desain;

e. Penyedia jasa perlu menyiapkan dan menentukan kriteria disain dan standar-standar yang akan dibuat dan dapat diterima oleh Pemerintah dan memenuhi teknis.

2) Sosialisasi

Sosialisasi dilaksanakan sebagai langkah awal dari penyampaian rencana pelaksanaan pekerjaan di lokasi perencanaan sehingga masyarakat mendapat informasi yang benar tentang pelaksanaan pekerjaan DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya, sehingga masyarakat yang nantinya akan menikmati pelayanaan ini mendukung secara aktif pelaksanaan pekerjaan ini sehingga seluruh daerah/ wilayah perencanaan dapat terlayani dengan sistem pelayanan air limbah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengundang instansi terkait, perangkap desa dan masyarakat setempat.

3) Survey

Melakukan survey lapangan untuk mengetahui kondisi yang ada, meliputi antara lain :

a. Survey lapangan untuk identifikasi dan inventarisasi data dan informasi fasilitas yang telah ada (terbangun/ eksisting) di Wilayah Studi, termasuk identifikasi dan inventarisasi data SP dan pipa tersier dari DED/ Perencanaan yang ada sebelumnya agar tidak terjadi overlap,

b. Survey Lapangan untuk melakukan identifikasi dan inventory daerah yang akan dilayani jaringan pipa,

(7)

listrik, parit/ saluran drainase dan utilitas lainnya. Pengukuran ini meliputi ; pengukuran memanjang dan melintang.

d. Melaksanakan survey dan membuat sketsa layout jaringan pipa air limbah di rumah rumah yang akan mendapat pelayanan.

e. Melaksanakan survey dan perencanaan unit sambungan pelanggan f. Peta/ gambar hasil survey topografi rinci dibuat dengan skala, peta

digitasi area pelayanan (skala 1 : 1000), Penampang memanjang (skala 1 : 1000, horisontal dan 1 : 100, vertikal).

4) Pelaksanaan

a. Menyusun dan menyiapkan data teknis dalam rangka penyusunan DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya,

b. Menyusun DED / Perencanan Teknis jaringan pipa air limbah yang meliputi pipa induk, sekunder dan tersier serta pipa lateral, House I nlet (HI ), Sambungan Rakyat (SR) dan termasuk bangunan pelengkapnya.

c. Menyusun DED/ Perencanaan Teknis 200 unit SR.

d. Menghitung biaya berdasarkan pekerjaan konstruksi di area perencanaan,

e. Menyusun RAB dengan memperhitungkan biaya untuk pengalihan lalu lintas (a.l : jembatan sementara dll) dan pengamanan dengan pagar pengaman pada saat pelaksanaan kontruksi, serta menerapkan sistem clean construction.

f. Merekomendasikan jenis peralatan dan tenaga ahli yang memadai dalam pelaksanaan kontruksi.

g. Melaksanakan investasi geologi di lokasi rencana I PAL/ Bangunan yang memerlukan meliputi antara lain:

− I nvestasi lapangan dengan pemboran di borrow area 2 lubang/ test (total kedalaman 10 m) (sumur uji 2 titik, sampling 2 sampel agregat)

− Pemboran di area I PAL (pemboran inti, uji permeabilitas, uji penetrasi standar (SPT) dll 3 lubang/ test (total kedalaman 20 m)

− Pengujian laboratorium (3 test) untuk physical test meliputi antara lain Specific Gravity, Moisture content, gradation, consistency dan mekanikal test antara lain compaction test,permeabilitas test,triaxial compression test (CU), consolidation test

(8)

Lingkup perencanaan teknik ini meliputi antara lain :

• Perencanaan harus menghasilkan perencanaan teknis rinci yang dituangkan ke dalam Peta/ Gambar Pengukuran dan Perencanaan antara lain :

- Peta area pelayanan

- Denah dan potongan memanjang (skala 1 : 1000 dan 1 : 100)

- Penampang melintang , Gambar Detail

- Sistem jaringan air limbah Kawasan Kubu Raya

- Dll,

• Dalam peta jaringan pipa air limbah harus menggambarkan jaringan pipa utama (induk), pipa sekunder/ tersier, dan bangunan pelengkap lainnya seperti manhole, pipa lateral, house inlet, sambungan pelanggan (SP), bangunan pompa, bangunan perlintasan dan sebagainya. Termasuk jaringan pipa dan fasilitas yang sudah dibangun maupun yang direncanakan terkait dengan sistem yang direncanakan

• Penyedia jasa harus menyiapkan perencanaan teknis rinci, laporan-laporan serta dokumen yang diperlukan.

Tugas-tugas harus termasuk di bawah ini:

• Pemeriksaan/ pengukuran ketinggian acuan survey dan titik ikat acuan ketinggian dengan kondisi lokal; dan atau digunakan titik/ BM;

• Penyiapan survey;

• Perhitungan hidrolika, struktur, serta mekanikal (terkait dengan sistem pemompaan yang ada) untuk menentukan tipe dan dimensi bangunan konstruksi serta peralatan/ perlengkapan yang akan dipasang;

• Penyiapan DED dan gambar-gambar pada skala standar, untuk potongan memanjang 1: 1000, potongan melintang skala 1 : 100 dan untuk gambar detail 1 : 10;

Survey topografi dan geodesi harus lengkap sesuai ketentuan umum dengan minimal memenuhi hal-hal sebagai berikut :

• Ketelitian sampai tiga angka dibelakang koma

(9)

• Detail fisik yang ditentukan termasuk jalan, perkerasan dan bahu jalan, jalan setapak, saluran samping dan drainase, gorong-gorong dan jembatan, tiang telepon/ listrik, PDAM, jaringan TELKOM, penutup manhole, kotak klep (valve), sudut bangunan,pagar, dll

• Ketinggian memanjang ditentukan pada interval 100 meter sepanjang jalan, jalan setapak, dan pada lokasi tanjakan dan bangunan seperti saluran.

• Titik elevasi harus digambar pada sernua peta.

Gambar Teknik

1. Gambar Teknik harus dibuat pada skala yang sesuai dan detail yang cukup mewakili lokasi secara utuh, tipologi, cakupan dan skala dari pekerjaan yang diusulkan, termasuk batas konstruksi yang akan dikerjakan oleh Kontraktor

2. Bila diperlukan, gambar-gambar harus sesuai dengan usulan yang berlaku pada kondisi lapangan, termasuk topografi, prasarana saat ini dan hal lain yang dikerjakan sesuai ciri-ciri alami. Gambar harus menyajikan rencana ketinggian, penampang melintang, penampang memanjang dan detail konstruksi yang lengkap. Detail tipikal yang ada harus dibuat lengkap dan sesuai standar, dan semua bagian yang tidak standar harus ditampilkan khusus secara detail. Gambar harus menampilkan dengan jelas dimensi ketinggian, dan materi/ bahan yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi.

3. Gambar harus sesuai dengan skala berikut:

• Peta lokasi dengan skala yang cocok untuk pembangunan 1 : 5.000 ; 1 : 10.000 ; 1 : 20.000

• Peta situasi 1 : 1.000

• Gambar kontur untuk daerah survey yang sesuai 1 : 500; 1 : 200

• Potongan memanjang (H) 1 : 1.000; (V) 1 : 100

• Potongan melintang, yang sesuai dengan skala 1 : 50; 1 : 100; 1 : 200

Perhitungan

(10)

Spesifikasi

1. Detail Spesifikasi harus disiapkan untuk tiap jenis pekerjaan. Sejauh memungkinkan spesifikasi standar yang disetujui oleh instansi terkait harus digunakan. Spesifikasi tiap jenis pekerjaan harus mencakup tidak kurang dari hal-hal sebagai berikut:

ƒ Diskripsi jenis pekerjaan ƒ Material yang digunakan

ƒ Metode kerja dan teknik khusus konstruksi ƒ Standar dan metode pengukuran

ƒ Pengetesan dan kontrol kualitas

2. Sebuah form standar dari spesifikasi untuk tiap tipe pekerjaan lebih disukai/ diutamakan. Bagaimanapun, Penyedia Jasa bertanggung jawab untuk menjamin spesifikasi yang lengkap ringkas dan tidak mempunyai dua arti.

3. Spesifikasi harus mewajibkan kontraktor, apakah pemasok material, pemasangan lengkap/ bangunan, menyiapkan perhitungan khusus, spesifikasi dan gambar-gambar tambahan yang diperlukan untuk operasi, pemeliharaan, modifikasi dan pekerjaan yang tidak sesuai.

Volume Pekerjaan

Volume pekerjaan untuk tiap jenis pekerjaan harus disiapkan dari perhitungan desain gambar-gambar dan spesifikasi dalam format dan pada sebuah tingkatan rinci. Hal itu harus ditinjau seteliti mungkin dan jumlah atau volume dari pekerjaan yang diperlukan untuk masing-masing jenis pekerjaan, spesifikasi mengacu pada standar spesifikasi yang berlaku pada perencanaan.

Perkiraan Biaya

Sebuah perkiraan biaya yang rinci untuk setiap proyek yang akan dilelang, termasuk yang diperlukan untuk pelaksanaan guna mengurangi gangguan dari pelayanan perkotaan dan kegiatan umum, harus disediakan. Perkiraan biaya harus mengindikasikan persentase kandungan nilai lokal dan non lokal.

(11)

Jadwal Pelaksanaan

Pelaksanaan proyek dan tahapan jadwal harus disiapkan untuk tiap-tiap komponen. Jadwal akan menunjukan pelaksanaan khusus yang diperlukan untuk dikoordinasikan dengan prasarana proyek lain dan untuk meminimalkan gangguan pada pelayanan perkotaan dan kegiatan umum

5) Konsultasi, Progres , Produk Kegiatan / Laporan

a. Menyiapkan laporan dan melakukan pembahasan sesuai penjelasan dalam Produk Kegiatan.

b. Melaksanakan diskusi / konsultasi setiap progres kegiatan dengan bagian perencanaan Pengguna Jasa minimum sekali dalam dua minggu

c. Mengadakan rapat pembahasan terhadap setiap laporan yang diserahkan dihadapan pihak terkait di Pontianak dan atau di lokasi kegiatan.

d. Mengikuti kegiatan konsinyasi regional yang diadakan oleh Direktorat Pengembangan PLP, Kementerian PU.

e. Menyelesaikan seluruh laporan yang harus disusun dan diserahkan kepada Pengguna Jasa .

f. Menyerahkan peralatan yang dibeli dalam kegiatan ini kepada pengguna jasa pada akhir pelaksanaan tugas

g. Menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan baik dan memenuhi persyaratan administrasi

6) Pembahasan Laporan

Pembahasan Laporan dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali, dengan peserta dari instansi terkait sesuai petunjuk Pemberi Tugas. Adapun laporan yang dilakukan pembahasan adalah :

a. Laporan Pendahuluan b. Laporan Antara c. Konsep Laporan Akhir

(12)

6. TEMPAT PELAKSANAAN KEGI ATAN

Lokasi kegiatan DED Jaringan Pipa Air Limbah dan I PAL Komunal di Kawasan Kubu Raya berada di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

7. PELAKSANA DAN PENANGGUNGJAWAB KEGI ATAN a. Pelaksana Kegiatan

Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah yang terdiri dari sebagai berikut :

1. Satu (1) orang Ketua Tim (Team Leader) yang merangkap sebagai Ahli Lingkungan, Ahli Perencanaan dan Kontruksi, Managemen kontruksi untuk proyek Penanganan Air Limbah /Sanitasi , Ahli Penanganan Air Limbah dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana (S1) Teknik Sipil / Lingkungan / Penyehatan yang mempunyai sertifikat tentang pengelolaan lingkungan dengan pengalaman profesional selama 5 Tahun dibidang perencanaan dan kontruksi serta penanganan air limbah / sanitasi ; dan melaksanakan tugas selama 6 (enam) bulan

2. Satu (1) orang Tenaga Ahli Struktur / Bangunan dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana (S1) Bidang Teknik Sipil dengan pengalaman profesional selama 3 tahun pada Perencanaan dan Pelaksanaan kontruksi serta Struktur Bangunan dan / atau dibidang sejenis khususnya Sarana Bangunan Air Limbah; dan melaksanakan tugas selama 2,5 (dua setengah) bulan

3. Satu (1) orang Tenaga Ahli Lingkungan dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana (S1) Bidang Teknik Lingkungan dengan pengalaman profesional selama 3 tahun pada Perencanaan dan Pelaksanaan dan / atau dibidang sejenis khususnya Sarana Bangunan Air Limbah; dan melaksanakan tugas selama 2,5 (dua setengah) bulan

4. Satu (1) orang Tenaga Ahli Mekanika Tanah / Geologi Teknik dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana (S1) Teknik Sipil yang mempunyai pengalaman profesional selama 3 Tahun di bidang perencanaan / pelaksanaan kontruksi dalam hal analisis sifat –sifat mekanik tanah, struktur tanah dan geologi mapping ; dan melaksanakan tugas selama 2 (dua) bulan

5. Satu (1) orang Tenaga Ahli Estimasi Biaya dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana (S1) Teknik Sipil/Arsitektur dan pengalaman profesional selama 3 tahun dibidang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan , menguasai perhitungan Rencana Anggaran Biaya Kontruksi ; dan melaksanakan tugas selama 1,5 (satu setengah) bulan

 

(13)

A. Asisten Tenaga Ahli / Sub Professional Staff

1. Satu (1) orang Tenaga Juru Bor dengan latar belakang pendidikan minimal D1 Teknik Sipil dengan pengalaman profesional selama 1 Tahun di bidangnya; dan melaksanakan tugas selama 1 (satu) bulan

2. Satu (1 ) orang Tenaga Assisten Ahli Muda Gambar (Autu CAD Drafter) dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana Muda (D3) Teknik Sipil / Pengairan dengan pengalaman profesional selama 1 tahun di bidangnya ; dan bertugas selama 2 (dua) bulan.

3. Satu (1) orang Tenaga Assisten Ahli Muda Surveyor Topografi dengan latar belakang pendidikan minimal Sarjana Muda (D3) Teknik Sipil dengan pengalaman profesional selama 1 Tahun di bidangnya; dan melaksanakan tugas selama 1,5 (satu setengah) bulan

B. Tenaga Pendukung / Supporting Staff

Selain beberapa kebutuhan tenaga diatas, pelaksanaan pekerjaan akan didukung beberapa tenaga penunjang seperti : Tenaga Operator Komputer / Administrasi & Keuangan, pelayan kantor, serta tenaga bantu lapangan.

b. Penanggungjaw ab Kegiatan

Sebagai penanggung jawab kegiatan adalah Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Kalimantan Barat.

c. Penerima Manfaat Kegiatan

Sasaran yang akan menerima manfaat dari kegiatan ini adalah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dan Masyarakat di Kawasan Kubu Raya.

8. JADWAL KEGI ATAN

a. Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Jangka waktu pelaksananan kegiatan ini rencanakan selama 6 (enam) bulan kalender atau 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

b. Matrik Pelaksanaan Kegiatan, sebagai berikut :

No Uraian Pekerjaan Keterangan

1 Pekerjaan Pendahuluan dan Persiapan

2 I dentifikasi Permasalahan dan Analisa Masalah 3 Pekerjaan survey topografi dan penyelidikan tanah 4 Pekerjaan perencanaan, perhitungan dan

(14)

7 Rapat Koordinasi dan Sosialisasi

8 Rapat Pembahasan 9 Penyusunan Laporan :

- Laporan Pendahuluan - Konsep Laporan Akhir - Laporan Akhir

- Laporan – Laporan Pendukung Lainnya 10 Penyerahan Laporan

9. BI AYA

Sumber dana kegiatan ini dari dana APBN Tahun Anggaran 2013 sesuai nilai PAGU sebesar Rp. 250.000.000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah), melalui DI PA Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Kalimantan Barat.

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian lain adalah sebagai teknik penyajian yang dikuasai guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di dalam kelas, agar pelajaran

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi inokulum asosiasi mikroba, waktu fermentasi dan penentuan kadar etanol dalam produksi bioetanol

dilakukannya penelitian ini adalah untuk menciptakan sebuah sistem informasi berbasis web yang bisa digunakan oleh anggota untuk berkomunikasi langsung dengan

Perintah untuk pemberian ukuran pada garis yang berbentuk lingkaran dan akan Perintah untuk pemberian ukuran pada garis yang berbentuk lingkaran dan akan tampak symbol diameter..

2436 serta Wahyudi dan Pawestri (2006:77) dalam penelitiannya menemukan bahwa nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh keputusan investasi. ahaan yang melak. estasi dengan membe.

Penelitian yang dilakukan ini yang menggunakan Metode Aras dalam hal Pemberian keputusan berdasarkan kriteria yang di tentukan dengan menggunakan rumus yang

Energi gelombang mikro dapat memperlemah ikatan antara molekul hidrokarbon dengan molekul air sehingga dengan pancaran gelombang mikro yang sesuai dapat menyebabkan

Ada hubungan antara kepekaan dan ketanggapan pengasuhan ibu dengan hasil pra skrining perkembangan anak prasekolah, kepekaan dan ketanggapan pengasuhan ibu lebih tinggi pada anak