• Tidak ada hasil yang ditemukan

Spesifikasi Peralatan Tegangan Tinggi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Spesifikasi Peralatan Tegangan Tinggi"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Com pa n y Logo

Cont ent s

Jenis Peralatan Tegangan Tinggi

1

Spesifikasi Peralatan Tegangan Tinggi

(3)

Com pa n y Logo

Jenis Peralat an Tegangan Tinggi

Peralatan Pengaman (Proteksi)

- Circuit Breaker

- Surge Protector (Arrester)

Isolator

Transformator

- Transformator Tenaga

- Instrument Transformer (CT dan PT)

Konduktor Tegangan Tinggi

(4)

Com pa n y Logo

(5)

Com pa n y Logo

I ndoor vs Out door

Indoor circuit breaker adalah CB yang terpasang didalam ruangan.

Medium isolasinya untuk

tegangan tinggi biasanya berupa gas misalnya pada GIS.

(6)

Dead Tank vs Live Tank

Com pa n y Logo

Pada dead tank CB, peralatan switching terdapat didalam kontainer metalik yang dipenuhi bahan isolator. Konduktor terhubung ke peralatan switching melalui bushing yang dilengkapi dengan CT tegangan rendah

(7)

Com pa n y Logo

Air Blast Circuit Breaker ( ABCB)

(8)

Com pa n y Logo

Oil Circuit Breaker

Bulk Oil

Interupter unit ditempatkan pada tangki berisi minyak yang berfungsi mengisolasi kontak sekaligus memadamkan busur arus yang terbentuk. Kemampuan interupsi ditentukan oleh kecepatan pemisahan kontak dan kemampuan minyak isolasi dalam mendinginkan gas hidrogen yang terbentuk ketika interupsi terjadi. Untuk itu CB ini dilengkapi nozzle yang akan mengalirkan gas keluar tangki minyak.

Minimum Oil

(9)

Com pa n y Logo

(10)

Minim um Oil Circuit Breaker

Com pa n y Logo

One pole of a 12 kV minimum-oil circuit breaker.

1.vent; 2.air chamber; 3.upper main terminal; 4.tulip contact; 5.arc control chamber; 6.contact rod; 7. contact roller; 8.lower main terminal; 9.crank housing; 10.oil level observation glass.

(11)

Vakum Circuit Breaker

Com pa n y Logo

Vakum circuit breaker memanfaatkan ruangan vakum untuk memadamkan busur arus yang terbentuk. Busur arus yang terbentuk tidak akan dapat bertahan lama dalam ruang vakum sehingga bisa hilang dengan sendirinya. Pemutusan dilakukan dengan memisahkan kontak dalam ruang vakum, sehingga busur arus yang terbentuk mengecil dan hilang. Ionisasi tidak akan terjadi dalam ruang vakum karena tidak terdapat udara.

Ketika pemisahan kontak terjadi maka panas arus busur akan sedikit mengionisasi permukaan logam kontak, sehingga mekanisme pemisahan dibantu dengan menggunakan gaya magnet axial pada permukaan kontak yang dihasilkan segmen spiral pada permukaan kontak ketika busur arus terjadi. Dinding ruang vakum dibuat dari bahan isolator sebagian atau seluruhnya dan diberi shield untuk menghindari efek panas yang dapat merusak isolasi dinding vakum ketika uap logam yang terionisasi menempel pada dinding vakum.

(12)

Vacuum Circuit Breaker

(13)

SF6 Circuit Breaker

Com pa n y Logo

SF6 merupakan gas elektronegatif yang memiliki kemampuan isolasi, dielektrik dan peredaman busur arus yang sangat baik sehingga banyak digunakan pada peralatan tegangan tinggi seperti pada GIS (Gas Insulated Switchgear), kapasitor tegangan tinggi dan isolasi kabel tegangan tinggi.

Pada SF6 CB, gas SF6 ditempatkan sebagai medium interupsi dalam ruangan interupter. Gas SF6 yang memadamkan busur arus pada suhu 1000 kemudian terdekomposisi menjadi gas SF4, SF2, S2, F2, S dan F yang bersifat racun dan dapat merusak logam pada kontak dan dinding ruang interupter pada CB. Untuk menghindari hal ini maka sisa dekomposisi SF6 harus dikeringkan dengan menggunakan campuran kalsium soda (NaOH + CaO) dengan alumina aktif pada ruang interupter.

Gas SF6 juga mengalami kondensasi pada suhu dibawah 00 C

(14)

Double Pressure SF6 CB

(15)

Self Ext inguisher SF6 CB

(16)

Puffer Type SF6 CB

Com pa n y Logo

(17)

Surge Prot ect or ( Arrest er)

Com pa n y Logo

Surge Arrester merupakan peralatan tegangan tinggi yang berfungsi membatasi high transient voltage ( tegangan tinggi transient) yang muncul ketika sistem mengalami gangguan tegangan lebih (surja dan petir) dengan cara mengalirkan tegangan lebih ke terminal pembumian dan mengurangi amplitudo tegangan lebih yang mengalir di sistem ke level yang diperbolehkan dan aman bagi sistem yang dilindungi (lebih kecil dari tegangan impulse yang dapat ditahan peralatan). Tingkat kenaikan amplitudo tegangan (rrrv) lebih dalam selang waktu tertentu akan sama jika arrester digunakan sehingga:

(18)

Surge Prot ect or ( Arrest er)

(19)

Jenis Surge Arrest er

Com pa n y Logo

Arrester atau diverter umumnya terbagi atas dua jenis yang dapat dipilih sesuai dengan karakteristik surja tegangan lebih, sistem

pentanahan dan power frekswensi tegangan sistem. Kedua jenis arrester tersebut adalah:

• Arrester dengan celah udara (Gapped Arrester / Conventional)

 Jenis Ekspulsi

Jenis Spark Gap

 Jenis Katup ( Non Linear Resistor )

(20)

Arrest er Jenis Ekspulsi

Com pa n y Logo

Jenis ini menginterupsi arus yang mengalir dengan aksi ekspulsi dan membatasi amplitudo tegangan surja ke level yang diinginkan. Tegangan residu (Vrcs) yang dihasilkan sangat rendah. Celah arrester ditempatkan pada ruang semburan gas yang mengeluarkan gas ketika terjadi percikan.

Busur arus yang terbentuk disela celah kemudian

dipadamkan oleh tekanan gas yang terbentuk. Selubungnya dirancang agar ketika busur dipadamkan, tekanan gas

dilepaskan ke atmosfer. Pelepasan gas mempegaruhi

peralatan yang ada disekitar arrester. Selubung penyembur

gas mengalami degradasi ketika beroperasi, sehingga

(21)

Arrest er Jenis Celah Percikan

Com pa n y Logo

(22)

Arrest er Jenis Kat up ( Non Linear Resist or)

Com pa n y Logo

(23)

Karakt erist ik Tahanan Non Linear

(24)

Arrest er Tanpa Celah

Com pa n y Logo

Arrester jenis ini menggunakan ZnO sebagai alternatif tahanan

non linear. ZnO merupakan

bahan semikonduktor berupa

resistor keramik yang terdiri atas ZnO dan oksida logam lain seperti bismuth, kobalt, antimoni dan mangan atau disebut juga metal oksida. Arrester jenis ini

tidak memiliki celah dan

mempunyai kapabilitas

(25)

Arrest er Tanpa Celah

(26)
(27)

Referensi

Dokumen terkait

Berfungsi sebagai alat isolasi dari gangguan tegangan lebih yang diakibatkan oleh sambaran petir atau tegangan transient yang tinggi dari suatu penyambungan

Pengujian rangkaian alat proteksi terhadap gangguan tegangan lebih (over voltage) pada instalasi berbeban bertujuan untuk mengetahui alat proteksi yang dibuat

Tegangan lebih yang terjadi pada peralatan akibat arus surja petir nilainya semakin besar bila jarak peletakan lightning arrester dari peralatan tersebut semakin besar yakni, untuk

Pengujian tegangan tinggi impuls dilakukan pada recloser yang memegang peranan dalam mengamankan sistem tenaga listrik terhadap gangguan dengan cara memberikan perintah pada

Sistem Perlindungan Electronic Transient Over Voltage, surge atau lonjakan tegangan tinggi meskipun terjadi sesaat bahkan tidak lebih dari 1/20 detik cukup dapat merusak

Pengujian rangkaian alat proteksi terhadap gangguan tegangan lebih (over voltage) pada instalasi berbeban bertujuan untuk mengetahui alat proteksi yang dibuat

Pada perangkat scintigrafi untuk tiroid SC-12, modul catu daya tegangan tinggi berfungsi untuk memasok tegangan tinggi sebagai tegangan operasional dari sistem

Hasil simulasi menunjukkan bahwa penutupan secara serempak akan menghasilkan tegangan transient dan arus transient yang tinggi terutama ketika penutupan kontak pemutus tenaga