• Tidak ada hasil yang ditemukan

10 Artikel Tentang Pelanggaran HAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "10 Artikel Tentang Pelanggaran HAM"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

10 Artikel

Tentang

Pelanggaran

HAM

Naura Najela

(2)

PEMBUNUHAN MUNIR SALIB THALIB

PENYEBAB

Delapan tahun silam, tepatnya pada 2004, Indonesia dikejutkan oleh meninggalnya seorang aktivis HAM, Munir Saib Thalib. Kematianya menimbulkan kegaduhan politik yang menyeret Badan Intelijen Negara (BIN) dan instituti militer negeri ini. Berdasarkan hasil autopsi, diketahui bahwa penyebab kematian sang aktivis yang terkesan mendadak adalah karena adanya kandungan arsenik yang berlebihan di dalam tubuhnya. Munir meninggal ketika melakukan perjalanan menuju Belanda. Ia berencana melanjutkan studi S2 Hukum di Universitas Utrecht, Belanda, pada 7 September 2004. Dia menghembuskan nafas terakhirnya ketika pesawat sedang mengudara di langi Rumania.

HAK YANG DI LANGGAR

(3)

oleh agen intelijen senior. Dan pada akhirnya, 20 Desember 2005 Pollycarpus BP dijatuhi vonis 20 tahun hukuman penjara. Meskipun sampai saat ini, Pollycarpus tidak mengakui dirinya sebagai pembunuh Munir, berbagai alat bukti dan skenario pemalsuan surat tugas dan hal-hal yang janggal. Namun, timbul pertanyaan, untuk apa Pollycarpus membunuh Munir. Apakah dia bermusuhan atau bertengkar dengan Munir. Tidak ada historis yang menggambarkan hubungan mereka berdua. Selidik demi selidik, akhirnya terungkap nomor yang pernah menghubungi Pollycarpus dari agen Intelinjen Senior adalah seorang mantan petinggi TNI, yakni Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. Mayjen (Purn) Muchdi PR pernah menduduki jabatan sebagai Komandan Koppassus TNI Angkatan Darat yang ditinggali Prabowo Subianto (pendiri Partai Gerindra). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Badan Intelijen Indonesia

PENYELESAIAN

Kasus Munir merupakan contoh lemahnya penegakan HAM di Indonesia. Kasus Munir juga merupakan hasil dari sisa-sisa pemerintahan orde baru yang saat itu lebih bersifat otoriter. Seharusnya kasus Munir ini dijadikan suatu pelajaran untuk bangsa ini agar meninggalkan cara-cara yang bersifat otoriter k arena setiap manusia atau warga Negara memiliki hak untuk memperoleh kebenaran, hak hidup, hak memperoleh keadilan, dan hak atas rasa aman. Sedangkan bangsa Indonesia saat ini memiliki sistem pemerintahan demokrasi yang seharusnya menjunjung tinggi HAM seluruh masyarakat Indonesia.

[http://rakaraperz.blogspot.com ]

PETRUS 1982-1985

(4)

tertangkap, dan tak pernah diadili. Hasil dari operasi clurit ini, sebanyak 532 orang tewas pada tahun 1983. Dari jumlah itu, 367 orang di antaranya tewas akibat luka tembakan. Kemudian pada tahun 1984, tercatat 107 orang tewas, di antaranya 15 orang tewas ditembak. Setahun kemudian, pada 1985, tercatat 74 orang tewas, 28 di antaranya tewas ditembak.

[http://www.rappler.com/ ]

PEMBANTAIAN SANTA CRUZ

Insiden Santa Cruz (juga dikenal sebagai Pembantaian Santa Cruz atau Peristiwa 12 November) adalah penembakan pemrotes Timor Timur di kuburan Santa Cruz di ibu kota Dili pada 12November 1991. Kasus ini masuk dalam catatan kasus pelanggaran HAM di Indonesia, yaitu pembantaian yang dilakukan oleh militer atau anggota TNI dengan menembak warga sipil di Pemakaman Santa Cruz, Dili, Timor-Timur pada tanggal 12 November 1991. Kebanyakan warga sipil yang sedang menghadiri pemakaman rekannya di Pemakaman Santa Cruz ditembak oleh anggota militer Indonesia. Puluhan demonstran yang kebanyakkan mahasiswa dan warga sipil mengalami luka-luka dan bahkan ada yang meninggal. Banyak orang menilai bahwa kasus ini murni pembunuhan yang dilakukan oleh anggota TNI dengan melakukan agresi ke Dili, dan merupakan aksi untuk menyatakan Timor-Timur ingin keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan membentuk negara sendiri

[http://mdimasekop.blogspot.com/]

Kasus Pembantaian di Mesuji (April 2011)

(5)

pelanggaran HAM Berat. Perih, luka, pedih dan miris rasanya kalau kita lihat video kasus pembantaian di mesuji banyak tubuh tanpa kepala, anggota badan kehilangan tubuhnya, kepala yang kehilangan tubuh dan kenapa kasus kayak gini masih saja terjadi di jaman yang semodern ini.

pengeboman pertama yang kemudian disusul oleh pengeboman dalam skala yang jauh lebih kecil yang juga bertempat di Bali pada tahun 2005.

Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera, kebanyakan korban merupakan wisatawan asing yang sedang berkunjung ke lokasi yang merupakan tempat wisata tersebut. Peristiwa ini dianggap sebagai peristiwa terorisme terparah dalam sejarah Indonesia.

(6)

Tim Investigasi Gabungan Polri dan kepolisian luar negeri yang telah dibentuk untuk menangani kasus ini menyimpulkan, bom yang digunakan berjenis TNT seberat 1 kilogram dan di depan Sari Club, merupakan bom RDX berbobot antara 50-150 kg.

Sementara bom di dekat konsulat Amerika Serikat menggunakan jenis TNT berbobot kecil yakni 0,5 kg.

Pemerintah yang saat itu dipegang oleh Megawati Soekarnoputri terus mendesak polisi untuk menuntaskan kasus yang mencoreng nama Indonesia itu. Putri Soekarno itu memberideadline, kasus harus tuntas pada November 2002.

Pada 5 November 2002, salah satu tersangka kunci ditangkap. Amrozi bin Nurhasyim ditangkap di rumahnya di di Desa

Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur. Sedangkan, 10 orang yang diduga ikut terkait juga ditangkap di sejumlah tempat di Pulau Jawa. Hari itu juga, Amrozi diterbangkan ke Bali dan pukul 20.52 WIB, Amrozy tiba di Bandara Ngurah Rai.

Lalu, lima hari kemudian, Amrozi membeberkan lima orang yang menjadi tim inti peledakan. Ali Imron, Ali Fauzi, Qomaruddin

adalah eksekutor di Sari Club dan Paddy's. Sementara M Gufron dan Mubarok menjadi orang yang membantu mempersiapkan peledakan. Polisi pun memburu Muhammad Gufron (kakak

Amrozi), Ali Imron (adik Amrozi), dan Ari Fauzi (saudara lain dari ibu kandung Amrozi). Kakak tiri Amrozi, Tafsir. Tafsir dianggap tahu seluk-beluk mobil Mitsubishi L-300 dan meminjamkan rumahnya untuk dipakai Amrozi sebagai bengkel.

Saat namanya disebut-sebut ikut terlibat dalam peristiwa berdarah itu, Abu Bakar Baasyir membantah. Ba'asyir menilai pengakuan Amrozi saat diperiksa di Polda Jatim merupakan rekayasa pemerintah dan Mabes Polri yang mendapat tekanan dari Amerika Serikat.

Imam Samudra, Idris dan Dulmatin diduga merupakan perajik bom Bali I. Bersama Ali Imron, Umar alias Wayan, dan Umar alias Patek, mereka pun ditetapkan sebagai tersangka.

(7)

mengungkap mastermind bom Bali yang jumlahnya empat orang, satu di antaranya anggota Jamaah Islamiah (JI).

Ali Gufron alias Muklas (kakak Amrozi) menyusul ditangkap di Klaten, Jawa Tengah. Selanjutnya, sejumlah tersangka satu per satu ditangkap, termasuk sejumlah wanita yang diduga

merupakan istri para tersangka.

[ http://nasional.news.viva.co.id/ ]

Sekeluarga Dibantai Pria Misterius

Pembunuh sadis membantai sekeluarga merenggut 3 nyawa sekaligus, terdiri ibu, jabang bayi dan putri sulung. Korban Ny Sri Roswati, 35, Amelia, 10 dan jabang bayi yang tengah dalam kandungan Ny Sri berusia 4 bulan, meregang nyawa ditusuk pria misterius yang menyatroni rumah korban yang terletak dipinggir Jalan Terusan Kapten Halim, Purwakarta.

Peristiwa itu terjadi Minggu (15/2) sekira pukul 02.00 dinihari. Saat itu, korban yang tinggal bersama dua orang anaknya Amelia, 10 dan Alfin, 5, tengah tertidur lelap.

Tiba tiba terdengar suara mengetuk pintu depan rumahnya yang dikira sang suami yang baru pulang kerja di PT Dunlop. Tak

disangka, saat pintu dibuka seorang pria misterius menyerang dan menusuk Ny Sri secara bertubi-tubi. Mendengar teriak

kesakitan, putri sulung Amelia terbangun lalu menangis histeris mendapati ibunya sudah ambruk bersimbah darah.

Pelaku makin bringas. Amelia pun ditusuk pada bagian pinggang hingga tewas. Begitupun Alfin, sibungsu, menangis dan menjerit histeris membuat si pelaku makin gelap mata. Alfin pun ditusuk, namun nyawanya masih tertolong.

Peristiwa pembantaian sadis sontak menyedot perhatian

(8)

“Biasanya, saya nonton di tv kalau ada pembunuhan sadis ini. Eh, sekarang malah di kota sendiri terjadi aksi pembunuhan. Ngeri banget,” ucap Didi, pengguna jalan yang menyempatkan diri turun dari motor dan menyaksikan rumah korban yang di police line.

Diperoleh keterangan,sejumlah warga Pasirkihiang sempat menangkap dan menggebuki pelaku yang mengendarai motor seorang diri, namun pelaku berhasil meloloskan diri. “Kosentrasi warga terbagi untuk menyelamatkan korban, sehingga pelaku terabaikan,” ujar warga yang enggan identitasnya diwartakan. Sementara itu, Mimin, 48, bibi korban menuturkan,masih ingat dipikirannya,saat sehari lalu keponakannya Sri meminta

mengumpulkan seluruh keluarga dan tetangganya untuk syukuran 4 bulan kehamilan dirumahnya.

“Bi, 24 Februari nanti kita kumpul ya seluruh keluarga

disini,sekalian syukuran 4 bulanan” ucap Mimin sedih, menirukan permintaan keponakannya itu.

Setelah peristiwa tragis ini, Mimin baru sadar bisa saja

permintaan tersebut sebuah isyarat bahwa keponakannya akan pergi untuk selama-lamanya menghadap Sang Kholik.”Permintaan terakhir Sri begitu. Ya, dengan peristiwa ini seluruh keluarga

berkumpul,” imbuhnya.

Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP Tri Suhartanto menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki motif pembantaian sadis sekeluarga di Pasirkihiang. “Kasusnya masih kita dalami,” ujar Tri dihubungi Pos Kota, Minggu (15/2) siang.

[ http://postkotanews.com/ ]

Pembunuhan Sadis Wanita Cantik di

Batuceper

(9)

7 Februari tersebut dilakukan oleh tetangga korban, Royani (24). Motif pembunuhan itu ternyata dilatari pencurian. Wanita berusia 29 tahun tersebut memergoki Royani sedang mencuri di rumahnya, Kelurahan Kebon besar, RT 2/3, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Royani langsung membunuh korban saat

terpergok melakukan pencurian.

“Setelah korban terkapar, pelaku langsung mengambil ponsel, anting emas dan dompet berisi uang Rp1,2 juta milik korban. Kemudian dia kabur lewat atap dengan menjebol plafon rumah,” kata Kanit Reskrim Polsek Batuceper Iptu Nurjaya, Minggu (15/2/2015).

Penangkapan pelaku sendiri berawal dari penemuan barang bukti pisau dapur yang dipakai untuk membunuh korban. Polisi menemukan sidik jari pelaku di pisau tersebut. Dalam pengembangan kasus, pelaku diketahui berada di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten. “Saat kami sergap di tempat persembunyiannya, Royani sempat mencoba kabur. Akhirnya pelaku terpaksa ditembak di bagian

kaki kiri,” jelas Nurjaya.

Seperti diketahui, Tri Nursamsiah, ditemukan tewas dengan luka sayat pada leher dan lengan kiri oleh Ibunya Sri Wahyu, usai pulang belanja di pasar. Tri tewas tergeletak bersimbah darah. Karena terkejut, Sri langsung berteriak kencang, sehingga membuat warga setempat berdatangan ke lokasi kejadian.

[ http://metro.sindonews.com/ ]

Dalang Pembunuhan Buruh PTPN 7 Ternyata

Isterinya Sendiri

Di luar dugaan. Perampokan disertai pembunuhan yang menimpa Bambang Saputra bin Sarusin (33), warga Kompleks PTPN 7

(10)

Fakta ini terungkap setelah jajaran Polsek Lubukraja dipimpin oleh Kapolsek Lubukraja Iptu M Roy Zulisrin SH berhasil menangkap dua tersangkanya.

Pelaku yang berhasil dibekuk polisi pada Rabu (11/2/2015) atas nama Maryam yang tak lain istri korban Bambang.

Tersangka Maryam yang juga buruh di PTPN 7 beralamat di Blok J Batumarta unit 4 Kecamatan Lubukraja Kabupaten Ogan

Komering Ulu.

Kemudian tersangka kedua Dwi Apriansyah (25) buruh PTPN 7 beralamat di Blok I Batumarta Unit 4 Kecamatan Lubukraja. Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK MH didampingi Kapolsek

(11)

Craig Stephen Hicks, tetangga mereka yang berumur 46 tahun, telah didakwa melakukan pembunuhan berencana sehubungan dengan pembunuhan tersebut.

Polisi berpendapat perselisihan yang telah berlangsung lama mengenai tempat parkir di kompleks itu memicu aksi penembakan tersebut, tetapi Mohammad Abu-Salha, ayah kedua perempuan tersebut, mengatakan hari Rabu (11/2), dia yakin penembakan itu adalah kejahatan karena rasa benci.

Hicks telah mengonfrontasi puteri dan suaminya itu beberapa kali dengan membawa sepucuk pistol di pinggangnya. Sebuah kampanye Twitter berslogan “Muslim Lives Matter" atau “Nyawa Muslim Berharga” telah diluncurkan untuk menarik perhatian media masa di seluruh dunia.

Banyak yang dengan marah mengklaim tragedi itu diabaikan karena korbannya adalah Muslim. Sebuah poster di Twitter berbunyi "Muslim hanya menjadi berita bila di belakang senjata, bukan di depan."

(12)

Pembunuh Bantai Dua Warga Saat Jam Salat

Jumat

Peristiwa pembunuhan sadis menggegerkan warga Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jumat siang, 30 Januari 2015. Dua korban, Misdi, 24 tahun, warga Desa Dawuhan Lor dan Agus, 45 tahun, warga Desa Kutorenon, tewas dengan luka bacok.

Informasi yang dihimpun Tempo, pembunuhan terjadi sekitar pukul 12.15 di rumah Agus ketika warga sekitar sedang menunaikan ibadah salat Jumat di masjid. Lokasi pembunuhan tidak jauh dari kantor Kepolisian Sektor Sukodono.

Saksi yang melihat pembunuhan hanya istri korban yang waktu itu berada di dalam rumah. Pelaku diduga berjumlah tiga orang berboncengan sepeda motor. "Tidak ada yang tahu siapa pelakunya, karena terjadi bersamaan ketika salat

Jumat," kata tetangga korban.

Warga baru mengetahui pembunuhan itu sepulang dari masjid. Aparat Kepolisian Sektor Sukodono yang datang ke tempat kejadian perkara menemukan korban dengan luka bacok di kepala bagian atas serta kepala bagian belakang.

Polisi menduga korban telah mengenal pelakunya. "Salah satu korban, Misdi, yang mengantar para pelaku ke rumah Agus, juga ikut dihabisi," kata Kepala Polsek Sukodono Ajun Komisaris Sudartono. "Pelaku membangunkan korban yang sedang tidur dan langsung menghabisinya."

(13)

Seusai membunuh para korbannya, pelaku langsung melarikan diri. Sudartono mengatakan belum mengetahui motif pembunuhan tersebut

Referensi

Dokumen terkait

Study on multiservice was investigated by [9] which discussed problem of pricing of internet by considering network share, availability capacity in each service, the number of

Pembatasan identifikasi masalah dalam penelitian ini dititikberatkan pada penggunaan media kertas bergelombang untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak

Pada intinya medan magnet ditimbulkan karena muatan listrik yang bergerak (pernyataan 1 benar, pernyataan 4 salah).pada sebuah konduktor yang dialiri arus listrik maka

Dari latar belakang yang telah diungkapkan di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi simpan pinjam yang berbasis komputer yang dapat membantu

Dari contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan pengendalian sosial tersebut adalah ...A. meningkatkan rating stasiun

Sebuah Tesis yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) pada Program Pendidikan IPS.

Tujuan : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari terapi kombinasi metformin dan oksigen hiperbarik terhadap peningkatan jumlah sel fibroblas dan

Sedangkan pada pasien rawat inap dengan lama hari rawat tidak ideal sebagian besar memiliki asupan lemak yang deisit pula yaitu sebanyak 10 orang (76,9 %).. Asupan