869
Tema: 5 (Kewirausahaan, Koperasi dan UMKM)
MODEL PENGEMBANGAN KARIR DALAM MENINGKATKAN
DAYA SAING USAHA
Oleh
Adi Indrayanto, Sigit W.D. Nurgoho, Haryadi, Titi Nur Fitri
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSOED
[email protected]
ABSTRAK
Salah satu kunci sukses kemajuan suatu usaha adalah saat perusahaan mampu mengelola
sumberdaya manusia yang dimilikinya. Dalam pengelolaan sumber daya manusia
perusahaan harus memahami setiap pegawainya agar pada akhirnya mampu berkinerja
dengan baik. Dengan kinerja yang baik maka perusahaan akan memiliki daya saing yang
baik dan mampu menarik tenaga kerja dengan kualitas tinggi. Namun demikian ada hal
lain yang perlu menjadi perhatian dalam pengelolaan sumber daya manusia dalam
perusahaan, hal tersebut adalah karir pegawai, dengan pengelolaan karir pegawai yang baik
maka pengelolaan pegawai menjadi lebih mudah. Berdasarkan situasi tersebut, maka studi
ini kemudian mencoba melihat bagaimana cara pengembangan karir yang tepat agar
perusahaan memiliki daya saing usaha melalui posisi tawar dalam memperoleh tenaga
kerja yang lebih baik. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kualitatif dengan observasi dan diskusi kelompok terfokus sebagai alatnya. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa semakin model pengembangan karir yang dirancang dengan dasar
konsep teoritis yang kuat akan menghasilkan model pengembangan karir yang lebih baik
pula.
Kata kunci: Model, Karir, Wirausaha, Daya Saing, Kinerja
ABSTRACT
The key success of business progress is when the company is able to manage the human resources it has. In the management of human resources companies must understand every employee in the end able to perform well. With good performance then the company will have a good competitiveness and able to attract workforce with high quality. However there are other things that need to be a concern in the management of human resources in the company, it is the career of employees, with good employee career management then the management of employees becomes easier. Based on the situation, this study then tries to see how to develop the right career so that the company has business competitiveness through bargaining position in obtaining a better workforce. The research approach used in this research is qualitative with observation and focus group discussion as the tool. The results show that the more career development models that are designed on the basis of strong theoretical concepts will result in better career development models as well.
870
PENDAHULUAN
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus merupakan prioritas pembangunan
bangsa Indonesia dewasa ini. Indonesia saat ini telah memasuki era masyarakat Ekonomi Asean
(MEA), sehingga sector ketenagakerjaan akan menjadi sorotan utama. Pada era industrialisasi dan
globalisasi banyak perubahan dalam kehidupan yang terjadi dengan cepat, sehingga menuntut
manusia memiliki kemampuan dalam menghadapi perubahan tersebut.
Beberapa kekuatan bimbingan karir, Couching dan Counseling adalah: (1) dapat
memberikan kontribusi langsung sehingga seseorang mempunyai keputusan dan tindakan
karir. Tanpa dukungan seperti itu mungkin seseorang akan membuat keputusan yang buruk
tentang pilihan karir; (2) menyebabkan bertambahnya kepercayaan dan keamanan ketika
menghadapi peran dan perubahan organisasi; (3) mengarah pada kepuasan kerja ke tingkat
yang lebih tinggi jika seseorang sedang mengembangkan karir dalam pekerjaannya; (4)
peningkatan kinerja, dan memberikan kontribusi untuk pembentukan dan pemenuhan
kebutuhan lebih realistis dalam kontrak psikologis. (Dessler, 2013).
Menurut Gibson
et al.
(1995) karir adalah rangkaian sikap dan perilaku yang
berkaitan dengan pengalaman dan aktivitas kerja selama rentang waktu kehidupan
seseorang dan rangkaian aktivitas kerja yang terus berkelanjutan. Dengan demikian karir
seorang individu melibatkan rangkaian pilihan dari berbagai macam kesempatan. Jika
ditinjau dari sudut pandang organisasi, karir melibatkan proses dimana organisasi
memperbaharui dirinya sendiri untuk menuju efektivitas karir yang merupakan batas
dimana rangkaian dari sikap karir dan perilaku dapat memuaskan seorang individu.
Menurut Greenhaus (2009) untuk memahami makna karir dapat dilihat dari
pendekatan yang memandang karir sebagai pemilikan (
a property
) dan/atau dari
871
METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan cara melakukan
observasi dan diskusi kelompok terfokus dengan beberapa informan yang telah dipilih sesuai
dengan kompetensinya Creswell dan Creswell (2013). Total informan yang terlibat dalam
penelitian ini sebanyak 5 orang dengan berbagai latar belakang. Penelitian dilaksanakan untuk
memotret fenomena yang terjadi pada UMKM yang berberak dibidang pariwisata.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pengembangan Karir
Pengembangan karir (career development) meliputi aktivitas-aktivitas untuk
mempersiapkan seorang individu pada kemajuan jalur karir yang direncanakan. Selanjutnya ada
beberapa prinsip pengembangan karir yang dapat dijelaskan sebagai berikut : (1) Pekerjaan itu
sendiri mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pengembangan karir. Bila setiap hari
pekerjaan menyajikan suatu tantangan yang berbeda, apa yang dipelajari di pekerjaan jauh lebih
penting daripada aktivitas rencana pengembangan formal. (2) Bentuk pengembangan skill yang
dibutuhkan ditentukan oleh permintaan pekerjaan yang spesifik. Skill yang dibutuhkan untuk
menjadi supervisor akan berbeda dengan skill yang dibutuhkan untuk menjadi middle manager. (3)
Pengembangan akan terjadi hanya jika seorang individu belum memperoleh skill yang sesuai
dengan tuntutan pekerjaan. Jika tujuan tersebut dikembangkan lebih lanjut oleh seorang individu
maka individu yang telah memiliki skill yang dituntut pekerjaan akan menempati pekerjaan yang
baru. (4) Wa
ktu yang digunakan untuk pengembangan dapat direduksi/dikurangi dengan
mengidentifikasi rangkaian penempatan pekerjaan individu yang rasional. (Mondy, 1993)
Pengembangan karir (career development) meliputi perencanaan karir (career planning)
dan manajemen karir (career management). Memahami pengembangan karir dalam sebuah
organisasi membutuhkan suatu pemeriksaan atas dua proses, yaitu bagaimana masing-masing
individu merencanakan dan menerapkan tujuan-tujuan karirnya (perencanaan karir) dan bagaimana
organisasi merancang dan menerapkan program-program pengembangan karir/manajemen karir.
Perencanaan karir (career planning) adalah suatu proses dimana individu dapat mengidentifikasi
dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan-tujuan karirnya. Perencanaan karir
melibatkan pengidentifikasian tujuan-tujuan yang berkaitan dengan karir dan penyusunan
rencana-rencana untuk mencapai tujuan tersebut. Manajemen karir (career management) adalah proses
872
menyediakan suatu kumpulan orang-orang yang berbobot untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhandi masa yang akan datang. (Simamora, 2001)
Perancangan Model Hipotetik Pengembangan Karir
Model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam
melakukan sesuatu kegiatan. Dalam konteks pembelajaran, yang dimaksud dengan model
pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam
mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu. Dasar perancangan
model bertumpu pada hasil research yang terdiri dari kajian teoritis dan empiris hasil need
assessment di lapangan.
Berdasarkan hasil tahap riset maka munculah rancangan model yang komponennya diambil
dari solusi dan cara pencapaian yang ditelaan dari kajian teori dan kajian lapangan. Sebagai model
pembelajaran yang dilaksanakan dalam pembelajaran bimbingan karir kejuruan maka kerangka
konseptual yang mempunyai prosedur yang sistematis, maka model ini digunakan sebagai pedoman
dalam merencanakan pembelajaran dengan perangkat-perangkat pembelajaran yang sesuai dan
digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Rancangan model
digambarkan sebagai berikut :
Karakteristik pengembangan karir mengacu hasil need assessment yang meliputi
pengembangan dalam bentuk educational atau training; Pembelajaran dilaksanakan dalam kondisi
yang cukup kondusif; Pengembangannya karir dapat dilaksanakan untuk semua peserta didik yang
membutuhkan kesiapan kerja; pengembangan karir dimaksudkan sebagai “treatment” untuk
menyiapkan pekerja dalam menghadapi persaingan; Model pengembangan karir membutuhkan 3
hal yang utama yaitu : (1) Informasi dan orientasi dunia kerja; (2) Mengenal Kemampuan diri; (3)
Keterampilan meraih dan pekerjaan dan kemampuan mengembangkan diri di dunia kerja. Langkah
selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan mempersiapkan perangkat yang dibutuhkan untuk
pengembangan karir; strategi pengembangan karir yang melibatkan metode pembelajaran orientasi
lapangan, job shadowing, diskusi, studi kasus, penugasan dan simulasi; tahapan pembelajaran
meliputi pendahuluan, inti pembelajaran dan penutup. Secara umum model yang dapat
dikembangkan adalah sebagaimana tersaji dalam lampiran gambar 1.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisa maka dapat disimpulkan bahwa dalam pengembangan karir yang
dapat menunjang daya saing usaha perlu dipertimbangkan pendekatan individual dan institusional.
Pendekatan individual berhubungan dengan Pilihan bersifat jabatan, pilihan organisasional, pilihan
penugasan pekerjaan, pilihan pengembangan diri. Sedangkan pendekatan institusional meliputi
873
DAFTAR PUSTAKA
Adi Indrayanto, John Burgess, Kandy Dayaram, Noermijati, (2014) "A case study of transformational leadership and para-police performance in Indonesia", Policing: An International Journal of Police Strategies & Management, Vol. 37 Issue: 2, pp.373-388
Creswell, John W, and John W. Creswell. Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. Los Angeles: SAGE Publications, 2013. Print
Dessler, Gary (2013) Human Resource Management, 13th Edition, Florida International Pearson
Gibson (1995), Organisasi dan Manajemen, Edisi ke empat, Jakarta : Erlangga
Greenhaus, JH (2009) Career management, GA Callanan, VM Godshalk, Sage
Mondy, R.W., Noe, R.M., Premeaux, S.R.,(1993), Human Resource Management (5rded.), Massachusetts, Allyn and Bacon
Simamora, Bilson. (2001). Memenangkan Pasar dengan Pemasaran Efektif dan Profitabel. Edisi pertama. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Lampiran
Gambar 1. Pengembangan Karir