• Tidak ada hasil yang ditemukan

SAP KOMUNIKASI POLITIK SAP KOMPOL NEW 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SAP KOMUNIKASI POLITIK SAP KOMPOL NEW 2016"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PEMBELAJARAN KBK

MATA KULIAH : KOMUNIKASI POLITIK / SKS: 3 / Kode MK : FP202

JURUSAN : ILMU POLITIK

DOSEN : ROSA ARISTA NARENDRA, S.IP., M.Si

KOMPETENSI : 1. MEMAHAMI INTEGRASI PENGANTAR KOMUNIKASI DAN POLITIK 2. MAMPU MENGEMBANGKAN ETIKA KOMUNIKASI POLITIK

3. MAMPU MERUMUSKAN STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENDEKATAN SEGMENTASI MARKETING POLITIK

(1) Mingg

u Ke

(2)

Kemampuan Akhir Yang Diharapkan

(3)

Materi Pembelajaran Bentuk(4)

Pembelajaran (5) Kriteria (indikator) Penilaian (6) Bobot Nilai

1. Mahasiswa Dapat MengetahuiKontrak Perkuliahan Selama

Satu Semester dan Mengetahui Substansi Dari Mata Kuliah Komunikasi Politik

Introduction:

1.Penjelasan SAP (Satuan Acara Perkuliahan)

2. Penjelasan Metode Perkuliahan

 Tatap Muka

 Diskusi Kelas

 Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

 Pemahaman Perkenalan Materi Komunikasi Politik dalam SAP

2. Mahasiswa Dapat Mengetahuidan Memahami Tentang

Konsep Dasar Komunikasi dan Politik

Pengantar Komunikasi dan Politik:

1. Konsep Komunikasi 2. Konsep Politik

3. Integrasi Komunikasi Politik

 Tatap Muka

 Diskusi Kelas

 Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas  Pemahaman Materi

3. Mahasiswa Dapat Mengetahui dan Memahami Peran Media sebagai Aplikatif Pengembangan Etika

Peran Media dalam Etika Komunikasi Politik :

1. Peran Media dalam Opini Publik 2. Media sebagai Pemasaran Politik

 Tatap Muka

 Diskusi Kelas

 Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

(2)

Komunikasi Politik 3. Aplikasi Media dan Etika Pengorganisasian

4. Persaingan Media dalam Menaikkan Rating

4.

Presentasi

 Tanya Jawab

Ketepatan Dalam Menganalisa Tema Pokok

 Keaktifan Dalam Melakukan Presentasi Makalah

 Menjawab Pertanyaan Audience

Sistematika Penulisan Dan Kerapian Penyajian Makalah

5. Mahasiswa Dapat Mengetahui dan Memahami Tujuan Komunikasi Politik dalam Mengembangkan Budaya Politik Praktis

Tujuan Komunikasi Politik dalam Hakikat Berpolitik :

1. Komunikasi Politik dan Sistem Politik 2. Karakteristik Komunikasi Politik dalam

Negara Demokrasi

3. Paradigma Komunikasi Politik

 Tatap Muka

 Diskusi Kelas

 Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

 Kemampuan Dalam Pemahaman Materi

6. Mahasiswa Dapat Mengetahui dan Memahami Penerapan Komunikasi Politik dalam Partai Politik sebagai Pembentuk Kebijakan Politik

Komunikasi Politik dan Budaya Partai Politik:

1. Fungsi Komunikasi Politik dalam Internal Kepartaian

2. Fungsi Komunikasi Politik dalam Lintas Kepartaian

3. Komunikasi Politik sebagai Pembentuk Kebijakan Politik

 Tatap Muka

 Diskusi Kelas

 Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

 Kemampuan Dalam Pemahaman Materi

7.

Presentasi

 Tanya Jawab Menganalisa Tema PokokKetepatan Dalam  Keaktifan Dalam Melakukan

Presentasi Makalah

(3)

 Sistematika Penulisan Dan Kerapian Penyajian Makalah

8.

UTS

Project Presentation

9. Mahasiswa Dapat Mengetahui dan Memahami Seni Komunikasi Politik dalam sebuah Organisasi

Organisasi dan Pengelolaan Seni Aplikatif Komunikasi Politik:

1. Public Relations Politik 2. Pemasaran Politik 3. Kampanye Politik 4. Retorika Politik 5. Agitasi Politik 6. Propaganda Politik 7. Lobi Politik

8. Tindakan Politik

 Tatap Muka  Diskusi  Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

 Pemahaman Materi

 Ketajaman Analisa Studi Kasus (Problem Based Learning)

10. Mahasiswa Dapat Mengetahui dan Memahami Konsekuensi Komunikasi Politik Pemilihan Umum

Perspektif Komunikasi Politik Dalam Pemilu:

1. Sistem Pemilu dan Tipe Pemilih 2. Perilaku Pemilih dan Golput

3. Perspektif dalam Pemberian Suara

 Tatap Muka  Diskusi  Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

 Pemahaman Materi

Ketajaman Analisa Studi Kasus (Problem Based Learning)

11.

Presentasi

 Tanya Jawab

 Keaktifan Dalam Melakukan Presentasi Makalah

 Menjawab Pertanyaan Audience

 Penguasaan Teori Dalam Studi Kasus

(4)

Kerapian Penyajian Makalah

12. Mahasiswa Dapat Mengetahui dan Memahami Komunikasi Politik Memperkuat Marketing Politik

Esensi Komunikasi Politik dalam Dunia Marketing Politik :

1. Definisi Marketing dan Politik 2. Komunikasi dan Segmentasi Pasar 3. Perencanaan Komunikasi Politik dalam

Pendekatan Konstituen

 Tatap Muka  Diskusi  Tanya Jawab

 Keaktifan di Kelas

 Kemampuan Dalam Pemahaman Materi

13.

Kuliah Umum / Diskusi Analisis

Kasus  Tanya Jawab

 Keaktifan Dalam Melakukan Diskusi

 Task on Paper

14. Mahasiswa Dapat Memahami dan Mengetahui Pengembangan dari Strategi Komunikasi Politik dalam sebuah Dinamika Politik

Strategi Komunikasi Politik :

1. Ketokohan dan Kelembagaan -Merawat Ketokohan

-Memantapkan Kelembagaan 2. Menciptakan Kebersamaan

-Memahami Khalayak -Menyusun Pesan Persuasif -Menetapkan Metode

-Memilah dan Memilih Media 3. Membangun Konsensus

-Seni Berkompromi

-Bersedia Membuka Diri

 Tatap Muka  Diskusi  Tanya Jawab

 Keaktifan Di Kelas

 Pemahaman Materi

 Ketajaman Analisa Studi Kasus (Problem Based Learning)

 Task on Paper

15.

Presentasi

 Tanya Jawab  Keaktifan Dalam Melakukan Presentasi Makalah

 Menjawab Pertanyaan Audience

(5)

 Sistematika Penulisan dan Kerapian Penyajian Makalah

16. UAS

Project Presentation

REFERENSI :

1. Buku Dalam Perkuliahan :

A. Anwar Arifin (2011), ”Komunikasi Politik-Filsafat Paradigma-Teori-Tujuan-Strategi dan Komunikasi Politik Indonesia”, Graha Ilmu. B. Hafied Cangara (2011), “Komunikasi Politik-Konsep, Teori, dan Strategi”, Rajawali Pers.

C. Dan Nimmo (2001), “Komunikasi Politik-Khalayak dan Efek”, Remaja Rosdakarya. D. Miriam Budiardjo (2013), “ Dasar-Dasar Ilmu Politik – Edisi Revisi “, Gramedia Pustaka. E. Peter Schroder (2005), “ Strategi Politik “, Friedrich Naumann Stiftung.

F. J. M. Papasi (2010), “ Ilmu Politik – Teori dan Praktik “, Graha Ilmu. G. Firmanzah (2008), “ Marketing Politik “, Yayasan Obor Indonesia.

(6)

FORMAT RANCANGAN TUGAS

1. TUJUAN TUGAS :

a. STUDI ANALISIS . Dengan melakukan studi analisis yang berkembang di fenomena sosial, khususnya mengacu pada persoalan konseptual teoritis komunikasi politik, diharapkan mahasiswa dapat memahami secara mendalam mengenai teori-teori klasikal dan perkembangan teori dan berbagai praktik, guna mengupas perkembangan komunikasi politik di Indonesia dan mampu merumuskan dalam kajian analisa.

2. URAIAN TUGAS:

a. Objek garapan: Studi Pemahaman Komunikasi Politik di Indonesia Dalam Teori dan Aplikasinya ( Melalui Kliping Artikel / Analisa Kasus ) b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan: Makalah / Kliping Artikel tentang Fenomena Komunikasi Politik dari Masa ke Masa

c. Model / cara pengerjaan, acuan yang digunakan : Analisis masalah yang di dukung dengan teori-teori yang relevan

d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan : Hasil yang diharapkan dari studi kasus tersebut berbentuk makalah / paper, dengan tidak hanya sekedar menganalisis masalah tetapi memunculkan latar belakang dari pengambilan judul yang ada, disertai dengan pembahasan.

3. KRITERIA PENGELUARAN:

a. Struktur dan Sistematika : 30 %

b. Isi dan analisis : 40 %

c. Kemampuan membuat argumentasi : 30%

MATA KULIAH : Komunikasi Politik SEMESTER : 4 // SKS : 3

(7)

FORMAT RANCANGAN TUGAS

1. TUJUAN TUGAS :

a. STUDI ANALISIS . Dengan melakukan studi analisis yang berkembang di fenomena sosial, khususnya mengacu pada persoalan konseptual teoritis dan aplikatifnya dari komunikasi politik, diharapkan mahasiswa dapat memahami secara mendalam mengenai teori-teori klasikal dan perkembangan teori, guna memperdalam kajian pustaka melalui informasi media cetak dan buku penunjang lainnya, sehingga dapat mempermudah pemahaman tentang komunikasi politik di Indonesia yang berkaitan dengan strategi komunikasi politik dalam dunia marketing politik.

2. URAIAN TUGAS:

a. Objek garapan: Pemahaman Materi Kuliah Umum

b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan: Membuat Paper di Acara Kuliah Umum dengan tema yang ada

c. Model / cara pengerjaan, acuan yang digunakan : Mendeskripsikan isi materi dari Pembicara di Acara Kuliah Umum d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan : Hasil yang diharapkan tersebut berbentuk paper

3. KRITERIA PENGELUARAN:

a. Struktur dan Sistematika : 30 %

b. Isi dan analisis : 40 %

c. Kemampuan membuat argumentasi : 30%

METODE / MODEL PEMBELAJARAN MATA KULIAH : Komunikasi Politik SEMESTER : 4 // SKS : 3

(8)

Rumusan Kompetensi Metode Pembelajaran Ceramah /

Tatap Muka

Seminar/

Diskusi Praktikum Problem BaseLearning Project BaseLearning CollaborativeLearning Simulasi

MEMAHAMI INTEGRASI PENGANTAR

KOMUNIKASI DAN POLITIK

√ √ - √ - -

-MAMPU

MENGEMBANGKAN ETIKA KOMUNIKASI POLITIK

√ √ - √ √ √

-MAMPU

MERUMUSKAN STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENDEKATAN SEGMENTASI

MARKETING POLITIK

√ √ - √ √ √

Disiapkan Oleh : Diperiksa Oleh : Disahkan Oleh :

( Rosa Arista Narendra, S.IP, M.Si ) ( Restu Rahmawati, S.IP, MA ) ( Widodo Patrianto,

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Bagi penulis dalam proses transisi demokrasi di Indonesia, khususnya pada aspek politik lokal, media memainkan peran yang penting dalam komunikasi politik

Kedua, fenomena komunikasi politik dalam kampanye, di mana para elit politik yang sedang, sudah, maupun yang belum pernah eksis di ranah suprastruktur politik (legislatif

Berbicara mengenai peran komunikasi dalam proses politik khususnya media massa, dalam kamus Analisa Politik ditanyakan bahwa proses komunikasi politik melakukan proses

Penelitian diharapkan memiliki manfaat dan memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan ilmu sosial, khususnya ilmu komunikasi, utamanya adalah komunikasi politik

Namun tentunya diperlukan pemahaman dan pendekatan yang baik dan tepat, agar pemanfaatan media sosial sebagai komunikasi politik bisa tepat sasaran sesuai yang

Secara teoritis, diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam bidang komunikasi dan dakwah yang dilakukan di media sosial,

Berdasarkan hasil evaluasi tingkat kepuasan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Program Studi Ilmu Komunikasi Terhadap Lembaga Periode tahun akademik

Artikel ini membahas tentang fenomena komunikasi politik daring yang muncul di Indonesia sejak era internet dan telah mengubah praktik komunikasi politik