Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengembangan Model Bimbingan Belajar Berdasarkan Analisis Kebiasaan Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Kristen 1 Salatiga

Teks penuh

(1)

L

A

M

P

I

R

A

(2)

ANGKET KEBIASAAN BELAJAR

Nama

:

Kelas

:

No Absen

:

Petunjuk

1.

Angket ini terdiri atas 43 item pertanyaan dengan 5 alternatif jawaban yaitu:

J (Jarang)

K (Kadang-kadang)

S (Sering)

B (Biasanya)

H (Hampir selalu)

2.

Anda di minta memberi tanda centang (V) sesuai dengan keadaan anda pada saat ini.

3.

Jawaban yang anda pilih tidak mempengaruhi nilai rapor anda.

NO

Pertanyaan

Alternatif Jawaban

J

K

S

B

H

1.

Bila pekerjaan rumah (PR) sangat banyak dan sulit dikerjakan,

saya jadi benci lalu mengabaikan atau hanya mengerjakan

bagian yang termudah saja.

2.

Dalam menyiapkan laporan, karangan, dan sebagainya, saya

harus mengerti betul apa yang ditugaskan sebelum saya mulai

mengerjakannya.

3.

Terlambat mengerjakan pekerjaan sekolah karena penyebab

yang sukar dihindarkan, saya menyusulkan tugas itu tanpa

memberi tahu guru lebih dahulu.

4.

Hambatan mengungkapkan diri melalui tulisan membuat saya

terlambat menyerahkan laporan tugas, makalah, ulangan dan

pekarjaan rumah.

5.

Melamun tentang pacar, masa depan, dan sebagainya

menganggu perhatian saya jika saya sedang belajar.

6.

Guru-guru saya mengkritik bahwa laporan-laporan saya ditulis

secara tergesa-gesa dan tidak tersusun rapi.

.

7

Meskipun suatu tugas tidak menarik dan membosankan, saya

terus mengerjakannya sampai selesai.

8.

Saya memberi perhatian khusus pada kerapian dalam membuat

karangan, laporan dan tugas-tugas lain yang harus diserahkan.

9.

Saya menyatukan catatan pelajaran dengan seksama dan

mengatur susunannya secara baik.

10. Saya menghafal aturan tata bahasa, istilah teknis, dan rumus

tanpa memahaminya.

(3)

12. Saya ragu-ragu untuk bertanya jika keterangan yang diberikan

seorang guru mengenai sesuatu tugas kurang jelas.

13. Saya menyimpan kertas tes, laporan tugas rumah yang sudah

dikembalikan tanpa mengindahkan catatan perbaikan dari

guru.

14. Saya gugup dan bingung apabila maju/ujian, dan tidak dapat

menjawab pertanyaan-pertanyaan sesuai kemampuan saya.

15. Saya menyusun rapi ruang belajar dan menyimpan foto, surat

dan barang kenangan yang mengganggu.

16. Saya mengalami kesulitan untuk menyusun karangan dalam

bahasa Indonesia yang jelas dan tepat.

17. Dering telepon, keluar masuknya orang ke kamar saya,

kunjungan teman-teman, dan sebagainya mengganggu saya

jika sedang belajar.

18. Dalam mencatat, saya cenderung mencatat bahan yang

kemudian ternyata kurang berguna.

19. Saya memerlukan “pemanasan” yang cukup lama sebelum

dapat mulai belajar

20. Tes/ujian tidak dapat saya kerjakan dengan baik karena saya

sulit untuk berfikir dengan tenang dan melaksanakan

tugas/pekerjaan saya dalam jangka waktu yang pendek.

21. Saya tidak berkonsentrasi dengan baik karena pada waktu

tertentu saya merasa gelisah atau murung.

22. Saya melewati angka-angka, diagram dan tabel dalam bacaan

yang ditugaskan.

23. Saya menunda sampai batas waktu terakhir membuat

karangan, laporan, makalah dan sebagainya.

24. Setelah membaca beberapa halaman dari bacaan yang

ditugaskan, saya tidak mengingat kembali apa yang baru saja

saya baca.

25. Saya menemui kesulitan dalam memilih hal-hal yang penting

dari sesuatu tugas bacaan, maksudnya hal-hal yang kelak akan

muncul dalam tes/ujian.

26. Saya terlalu banyak membuang waktu untuk bercakap-cakap,

membaca majalah, mendengarkan radio, menonton TV,

menonton bioskop dan sebagainya sehingga merugikan studi

saya.

27. Apabila saya mendapat tugas mengenai bentuk laporan tertulis,

saya mencontoh bentuk yang sudah pernah disetujui

sebelumnya.

28. Cara belajar saya tidak teratur, tanpa rencana dan sebagian

besar saya lakukan karena diharuskan oleh tuntutan belajar

mendesak.

(4)

30. Kegiatan ekstrakurikuler seperti berkencan, berorganisasi, dan

berolahraga, kegiatan pemuda-pemudi dan sebagainya

menghambat pelajaran saya.

31. Saya merasa hasil saya sedikit jika dibandingkan dengan

waktu yang saya gunakan untuk belajar.

32. Saya mempergunakan jam-jam kosong untuk belajar sehingga

dapat mengurangi pekerjaan saya pada malam hari.

33. Saya hanya dapat berkonsentrasi sebentar saja bila membaca

bacaan yang ditugaskan, sesudah itu kata-kata yang saya baca

tidak saya mengerti lagi.

34. Masalah di luar sekolah seperti kesulitan keuangan, jatuh cinta,

masalah keluarga, pertentangan dengan orang tua, dan

sebagainya menyebabkan saya lalai dalam belajar.

35. Saya menyalin grafik, gambar, table, dan ilustrasi lainnya yang

dituliskan guru dipapan tulis.

36. Saya menyelesaikan pekerjaan rumah tepat waktu.

37. Apabila mempersiapkan diri untuk tes/ujian, saya menyusun

bahan-bahan yang saya pelajari secara sistematik, misalnya

menurut pengertiannya, menurut waktu penyajian di kelas atau

kronologis (dalam sejarah) dan lain-lainnya.

38. Meskipun saya mengerjakan soal-soal tes/ujian sampai menit

yang terakhir, saya tak dapat menyelesaikannya dalam batas

waktu yang diberikan.

39. Saya belajar tiga jam lebih diluar jam sekolah.

40. Saya

mengerjakan

PR

tepat

pada

waktu

dengan

mempelajarinya secara teratur hari demi hari.

41. Jika tersedia waktu, sya memeriksa sejenak seluruh jawaban

saya sebelum menyerahkan kertas ulangan kepada guru.

42. Pada permulaan suatu periode belajar saya mengatur pekerjaan

saya sedemikian rupa sehingga saya dapat menggunakan

waktu itu secara efektif.

(5)

Ceklist Satuan Layanan

Petunjuk pengisian

a. Berikan jawaban berdasarkan satlan yang terlampirkan dengan memberikan tanda (V) b. Keterangan penilaian :

(SS) Sesuai Sekali

(S) Sesuai

(CS) Cukup Sesuai

(KS) Kurang Sesuai

(TS) Tidak Sesuai

Pendahuluan

Satuan layanan bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa SMA Kristen 1 Salatiga. Dari aspek Work Methods ini terdiri dari tiga indikator, yaitu 1) Menunjukkan kepada siswa cara belajar yang efektif; 2) Efisien dalam mengerjakan tugas akademik dan 3) Keterampilan belajar. Dari hasil uji skala penilaian kebiasaan belajar menghasilkan nilai bermasalah tertinggi pada indikator keterampilan belajar yang didalamnya mencakup keterampilan membaca, keterampilan mencatat, keterampilan menghafal, keterampilan konsentrasi belajar, keterampilan mengelola waktu, dan keterampilan menghadapi ujian.

1. Silabus pelayanan Bimbingan Konseling

Komponen Silabus Pelayanan SS S CS KS TS

1) Bagaimana kesesuaian rumusan kompetensi dengan

indikator?

2) Bagaimana kesesuaian materi pokok yang diajarkan secara berurutan?

2. Satuan layanan Bimbingan dan Konseling

Komponen Satuan Layanan SS S CS KS TS

Topik permasalahan

Bagaimana kesesuaian topik dengan indikator kebiasaan belajar pada aspek Work Methods?

Bidang bimbingan

Apakah bidang bimbingan sudah sesuai dengan topik permasalahan?

Jenis layanan

Bagaimana kesesuaian jenis layanan dengan rambu-rambu yang ada dalam bimbingan dan konseling?

Fungsi layanan

Apakah fungsi layanan yang dipakai sesuai dengan topik permasalahan?

Tujuan yang ingin dicapai

(6)

Bagaimana kesesuaian tujuan yang ingin dicapai dengan indikator?

Bagaimana kesesuaian tujuan yang ingin dengan

pendidikan karakter?

Uraian kegiatan (keg pendahuluan, keg inti EEK, keg penutup) Bagaimana kesesuaian kegiatan pendahuluan dengan tujuan?

Bagaimana kesinambungan antara kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup?

Stategi penyajian layanan

Apakah strategi penyajian layanan sudah sesuai dengan tujuan?

Apakah strategi penyajian layanan sudah sesuai dengan uraian kegiatan?

Materi layanan

Apakah materi layanan sudah sesuai dengan tujuan?

Apakah materi layanan sudah sesuai dengan perkembangan siswa SMA?

Tempat penyelenggaraan layanan

Apakah tempat penyelenggaraan layanan sudah sesuai? Alokasi waktu

Apakah alokasi waktu sudah sesuai dengan kegiatan layanan?

Pihak yang diikutsertakan

Bagaimana kesesuaian pihak yang diikutsertakan dengan sumber layanan?

Alat dan perlengkapan

Apakah alat serta perlengkapan yang digunakan sudah sesuai dengan materi?

Bagaimana kesesuaian media layanan dengan materi? Rencana penilaian

Bagaimana kesesuaian rencana penilaian dengan tujuan? Rencana tindak lanjut

(7)

Silabus Pelayanan Bimbingan dan Konseling

Jenjang Sekolah : SMA Kristen 1 Salatiga

Kelas/Semester : XI / II

Aspek : Work Methods

Sub Tugas Perkembangan : Mengembangkan penguasaan ilmu, teknologi, dan seni sesuai dengan program kurikulum, persiapan karir dan melanjutkan pendidikan tinggi, serta berperan dalam kehidupan masyarakat yang lebih luas

N

Keg layanan Indikator Fungsi

(8)
(9)

4 Pribadi Siswa mampu meningkatkan keterampilan dalam menghadapi ujian

Menghadapi ujian

1. Mengumpulkan

informasi mengenai materi

2. Tanya jawab

Siswa dapat menerapkan keterampilan menghadapi ujian

Pemaha man

1 x 45 Menit

(10)

SATUAN LAYANAN

BIMBINGAN DAN KONSELING

Sekolah : SMA KRISTEN 1 SALATIGA

Kelas / Semester : XI IPS / II

Tahun : 2011 - 2012

A.Topik Permasalahan : Keterampilan Membaca, Mencatat dan Menghafal

B.Bidang Bimbingan : Bimbingan Belajar

C.Jenis Layanan : Pelayanan dasar ( layanan pembelajaran )

D.Fungsi Layanan : Pemahaman dan Pengembangan

E. Kompetensi Dasar :

1) Siswa mampu mendeskripsikan teknik-teknik keterampilan membaca, mencatat dan menghafal dalam belajar

2) Siswa mampu menerapkan keterampilan membaca, mencatat dan menghafal dalam belajarnya

F. Tujuan yang ingin dicapai :

1) Siswa dapat mendeskripsikan teknik keterampilan membaca, mencatat dan menghafal 2) Siswa dapat menerapkan keterampilan membaca, mencatat, dan menghafal dalam

proses belajar yang efektif (perilaku) (kreatif, gemar membaca)

G.Uraian kegiatan :

Kegiatan Pendahuluan ( 10% dari total alokasi waktu )

1) Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik, berdo’a, perkenalan 2) Pengkondisian kelas dengan menciptakan situasi dan pemberian motivasi 3) Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai

4) Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai dengan silabus Kegiatan Inti terdiri atas eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi ( 75% dari total waktu ) EKSPLORASI

1) Guru bersama siswa mencari informasi yang luas tentang keterampilan membaca, menulis dan menghafal dalam belajarnya (kegiatan yang dilakukan guru bertanya pada beberapa siswa tentang bagaimana cara belajar yang biasa dilakukan siswa dalam membaca, mencatat dan menghafal pelajaran)

2) Melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran

3) Menayangkan Powerpoint

ELABORASI

1) Pembahasan materi membaca, mencatat dan menghafal dari materi yang ditayangkan 2) Memberikan siswa tugas diskusi agar siswa memunculkan gagasan baru secara lisan

dan tertulis tentang materi keterampilan membaca, mencatat dan menghafal 3) Memberi kesempatan siswa untuk berfikir dalam tugas diskusinya

4) Mengajak siswa menyajikan hasil kerja, agar semua dapat saling bercurah pendapat KONFIRMASI

(11)

2) Bersama siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan

3) Guru memberikan fasilitas kepada siswa agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar

4) Guru sebagai narasumber dan fasilitator dalam sesi tanya jawab dengan siswa menggunakan bahasa yang baku dan benar

5) Guru memberi motivasi kepada siswa yang kurang atau belum berpartisipasi aktif Kegiatan penutup ( 15% dari total alokasi waktu )

1) Guru bersama siswa / sendiri membuat rangkuman

2) Guru menyampaikan harapannya setelah siswa menerima materi layanan tersebut 3) Guru memberi umpan balik terhadap proses dan hasil

4) Merencanakan tindak lanjut

5) Menyampaikan rencana pembelajaran lanjut dilanjutkan do’a penutup

H.Strategi penyajian : Bimbingan klasikal, metode diskusi dan tanya jawab

I. Materi : Terlampir

J. Sumber :

http://cafeajar.wordpress.com/2009/11/14/keterampilan-mencatat/ dan buku quantum learning (Membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan)

K.Sasaran Layanan : Siswa kelas XI IPS 1

L. Tempat : Ruang kelas XI IPS 1

M.Alokasi waktu : 2 x 45 menit

N.Penyelenggara Layanan : Guru BK

O.Pihak yang diikutsertakan : Guru BK

P. Alat dan Perlengkapan : materi, alat tulis, media (microsoft power point)

Q.Biaya : Rp 5000,00

R.Rencana Penilaian :

1. Penilaian Proses : Mengamati perhatian, sikap, dan keaktifan siswa saat mengikuti layanan pembelajaran

2. Penilaian Hasil :

a. Laiseg : Memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui penerapan terhadap materi yang ditayangkan

b. Laijapen : Memantau hasil belajar siswa terkait dengan pemahaman keterampilan membaca, mencatat dan menghafal

c. Laijapang : Melakukan observasi dan interview pada siswa dalam jangka waktu tertentu dalam rangka menilai pemahaman siswa terhadap keterampilan membaca, mencatat dan menghafal

S. Rencana tindak lanjut : Melakukan bimbingan kelompok, konseling perorangan

(12)

Materi Layanan

“Keterampilan Membaca, Mencatat dan Menghafal”

Kiat-kiat untuk memahami bacaan

• Ciptakan minat

• Jadilah pembaca yang aktif

• Bacalah gagasannya, bukan kata-katanya saja • Libatkan seluruh indra

• Buat peta pikiran bahan bacaan

Selanjutnya beberapa bentuk keterampilan mencatat diantaranya adalah teknik mencatat Standar/Linier, Mind Map (Peta Pikiran), dan Catatan TS.

1. Mencatat Standar/Linier

Teknik Mencatat Standar merupakan teknik pencatatn yang lazim dan telah lama digunakan. Teknik mencatat ini adalah bentuk catatan dengan pola memanjang kebawah mengikuti alur garis pada kertas.

Beberapa gaya pencatatan standar diantaranya : (1) gaya kalimat/naratif yang terdiri dari tulisan apapun yang akan dikomunikasikan dalam bentuk naratif, (2) gaya daftar yang menyertakan menuliskan ide ketika ide itu muncul, dan (3) gaya garis besar/alpabet yang terdiri dari membuat catatan dalam urutan hierarki yang terdiri dari kategori utama dan subkategori.

2. Catatan TS

Catatan TS adalah singkatan dari Catatan : Tulis dan Susun. Bentuk catatan ini membantu siswa berkonsentasi dengan memanfaatkan tulisan-tulisan tentang pikiran-pikiran dan menyadarinya sebagai bagian dari proses belajar serta menyertakan asosiasi yang terkait dengan emosi yang bermanfaat dalam proses pengingatan. Secara anatomis Catatan TS membagi kertas dengan garis menjadi 2 kolom, yaitu kolom kiri dan kolom kanan. Kolom kiri dibuat lebih luas yang berfungsi untuk daerah menulis catatan. Pada kolom ini siswa dapat menulis tanggal, nama, dan informasi penting lainnya selama mendengarkan penjelasan guru, merangkum, membaca dan sebagainya. Sedangkan kolom kanan dibuat lebih sempit yang berfungsi untuk menyusun catatan. Pada kolom ini siswa dapat menuliskan pemikiran asosiasi yang muncul dalam benak mereka. Bisa berupa pendapat, reaksi dari apa yang didengar, pertanyaan, perasaan, dan sebagainya.

3. MindMap (Peta Pikiran)

(13)

Keterampilan menghafal

Cara dan tips tiap-tiap siswa tidak sama dan dapat dibedakan dalam tiga macam: 1. Menghafal melalui pandangan mata saja

Bahan pelajaran itu dipandang atau dibaca dengan penuh perhatian sambil otak bekerja untuk mengingat-ingat

2. Menghafal dengan pendengaran telinga

Dalam hal ini bahan pelajaran dibaca dengan bersuara untuk dimasukkan ke dalam otak melalui telinga

3. Menghafal dengan menulis gerak-gerak tangan

(14)

!"# $ % "!"& '" !"( ) * (& + $ , - )

"#./ $ 0

1 2 - +*"("!"#"/ $ & +"*2 !"/ /' ! !"3" &. !"4"+ 1 5"/' *6 /'"/ $ *6 /'"/ !"4"+

71 8 / ( "9"/"/ $ "9"/"/ /: +*"( 1 ;./'( "9"/"/ $ - /' *6"/'"/

1 *2 & /( "("+ $ (<" *"*2.* /' ! !"<" &.6 !"4"+/9" ;1 .4."/9"/' /' / 5 ="2" $

> (<" 5"2"& * / +"2 "/="+"* /'"&.+<" &.6 !"4"+

> (<" 5"2"&* /' ! !"<" &.( (." 5 /'"/ 6.&.#"/6 !"4"+ ?2 + !" .>@ ?5 ( 2! /> 1 +" "/ ' "&"/ $

' "&"/ - /5"#.!."/ ? A 5"+ & &"! "! "( <" &. >

> /9 "2 "/ 2 ( +&" 5 5 ( ="+" 2( ( 5"/ : ( @ 6 +5 B"@ 2 + /"!"/ > - /' /5 ( "/ !"( 5 /'"/ * /= 2&" "/ ( &."( 5"/ * & "( > /4 !"( "/ &.4."/ 2 *6 !"4"+"/

> /9"*2" "/ =" .2"/ *"& + 5"/ 2 /4 !"("/ .+" "/ ' "&"/ ( (." ( !"6.( ' "&"/ /& & +5 + "&"( (2! +"( @ !"6 +"( 5"/ /: +*"( ? A 5"+ & &"! <" &. >

- %

> .+. 6 +&"/9" 2"5" 6 6 +"2" ( (<" & /&"/' 6"'" *"/" ="+" ( (<" * /'"&.+ <" &. 6 !"4"+/9"

> (<" * /4 !"( "/ ( ="+" ( /' "& 6"'" *"/" ( !"*" / & &"/' 2 !" * /'"&.+ <" &. ( #"+ C#"+

%

> .+. * *6."&(."&.2 +*" /"/* /' /" * /'"&.+<" &.5"!"* ' "&"/( #"+ C #"+ 5 /'"/* /''./" "/6.& +"/6 +"(5"/ 6 !" +&"( 9"/' " "/ 5 *"(. "/ 5"!"* & 2! (

> /'"4" ( (<" * *2 +"'" "/ 2 +*" /"/ &"/2" * *6 + &"#. *" /" 5"+ 6.& +"/ 6 +"(@ 6 !" +&"( 5"/ & 2! (

> *6 + ( *2"&"/ ( (<" ./&. 6 +: + 5"/ * *" /" 5"+ 2 +*" /"/ 9"/' 5 !" . "/

; %

(15)

> "!"* ( ( &"/9" 4"<"6 5 /'"/ ( (<"@ '.+. * /4 !"( "/ 5 /'"/ 6"#"(" 9"/' 6 (" 5 * /' +& ( (<" ( # /''" 5"2"& * /9 ! (" "/ *"("!"# 9"/' 5 #"5"2 ( (<" > .+. * *6 + * & "( 2"5" ( (<" 9"/' .+"/' "&". 6 !.* 6 +2"+& ( 2"( " & :

' "&"/ 2 /.&.2 ? A 5"+ "! "( <" &. >

> .+. 6 +("*" ( (<" * /9 *2.! "/ 4"!"//9" 2 +*" /"/ > .+. * / !" 5"+ ' "&"/ 9"/' (.5"# 5 !" ("/" "/ > .+. * *6 + .*2"/ 6"! & +#"5"2 2+ ( ( 5"/ #"( ! > /9"*2" "/ + /="/" 2 *6 !"4"+"/ !"/4.&@ 5 " 2 /.&.2

D1 &"& ' 2 /9"4 "/ $ *6 /'"/ !"( "!@ * & 5 2 +*" /"/

1 "& + $ +!"*2 +

81 .*6 + $#&&2$))6 !"4"+6 16! '(2 &1= *) ) )("&!"/C

*"/"4 * /C<" &.1#&*! 1 "("+"/ "9"/"/ $ (<" !"( , -1 *2"& $ %."/' !"( ,

-1 ! "( <" &. $ * / & 1 - /9 ! /''"+""/ "9"/"/ $ .+.

1 - #" 9"/' 5 .& ( +&" "/ $ .+.

-1 !"& 5"/ 2 +! /' "2"/ $ .& +"/ 6 +"(@ 6 !" +&"( 5"/ & 2! (

E1 "9" $ %2 @

%1 % /="/" 2 / !" "/ $

> - / !" "/ 2+ ( ( $ 6( + "( ./&. * ! #"& " & : &"( 5"/ & +! 6"&"/ ( (<" 5"!"* * !" . "/ ' "&"/

% %F - -%

(2 9"/' 5 6( + "( %

1 /&.( "( ( (<"

1 -"+& ( 2"( ( (<"

1 & &"( ( (<"

1 % (2 / ( (<"

1 & /( ( (<"

1 !"/="+"/ !"9"/"/

1 ."("/" 2 !" ("/""/

7"&"&"/ #.(.( $

> - / !" "/ #"( ! $

"1 " ( ' $ *6 + 2 +&"/9""/ 2"5" ( (<" ./&. * /' &"#. 2 *"#"*"/ ( (<" & +#"5"2 *"& + 9"/' 5 ("*2" "/ * !"!. 2 +*" /"/ 61 " 4"2 / $ !" . "/ 6( + "( & +#"5"2 2 +.6"#"/ 2 + !" . ( (<"

( #"+ C#"+ & + " & 5 /'"/ 2 /' ! !""/ <" &. 6 !"4"+

(16)

1 % /="/" & /5" !"/4.& $ 2"6 !" "5" ( (<" 9"/' 6 !.* * *"#"* !"9"/"/ 2 *6 !"4"+"/ / *" " ( (<" * * +!. "/ 6 *6 /'"/ ( ="+" #.(.(@ 5"/ " "/ 5 6 + "/ 6 *6 /'"/ ! *2 *".2./ /( ! /' 2 + +"/'"/ "&". /5 5. "2"6 !" ( (<" * * +!. "//9"

*6"+ 2 +&"/9""/ ./&. - / !" "/ #"( ! ? " ( '> 1 2" 2 +6 5""/ : & : 5 /'"/ : ( /G

8"<"6 $

1 2" *" /" 5"+ 2 +*" /"/ 9"/' 5 !" . "/G 8"<"6 $

(17)

"& +

/' ! !"<" &.6 !"4"+6. "/6 +"+& # !"/'"/<" &.!."/'./&. 6 +( /"/'C

( /"/'1 . "/ 2.!" 6 +"+& 6"#<"<" &.5"!"* 4"* 2 + #"+ #"+.(5 #"6 ( "/./&. 6 !"4"+1 8.(&+.( 6"! /9"1-+ /( 2.&"*"5"+ 2 /' ! !""/<" &.( ="+" : & :"5"!"#2 *6"' "/<" &. 9"/' : & :./&. ' "&"/C ' "&"/ 9"/' * ! 2.& $ <" &../&. 6 !"4"+@ <" &../&. 6 +4"5"/ ' "&"/( ( "!*".2./<" &.6"' 5 + ( /5 + ./&. 6 +("/&" 1

"'" *"/"2./<" &../&. 6 +("/&" 5 2 +!. "/ ! #( +"/'( (<"( !" /<" &../&. 6 ! "4"+1 6"' "/<" &../&. 6 +("/&" & +( 6.&5 2 +!. "/./&. * /' *6"! "/ / +' 9"/' (.5"#& +2" " ./&. 6 !"4"+5"/6 +4"1 " 6 !"4"+*".2./6 +4"* *6.&.# "/ / +' 9"/' & 5" ( 5 &@ & +.&"*"./&. 6 + /( /&+"( 5"!"** /' +4" "/( (."&.1 / +' 9"/' & +2" " ./&. 6 + /( /&+"( / #"+.(5 '"/& 18 "& 5" @

*" "("/'"&*./' /( "! ( ( +"/'* /'"!"* 2 +"(""/& +& "/"&".(&+ (1

"&.&"*"./&. * /' ! !"<" &.6 !"4"+"5"!"# *6 /"( 5"+ :! ( 6 ! &"(5"/5 ( 2! /1 + /' "! 4"5<"!6 !"4"+& !"#5 (.(./@ /"*./ *.5 "/"5" ' "&"/* /5"5" 9"/' #"+.( /5" .& ?* ("!/9"$ "5" !."+'" 9"/' * *6.&.# "/2 +& ! /'"/ /5">1 /5"5 #"+"2 "/& &"26 +5 ( 2! //"*./( "! '.(:! ( 6 !./&. * /''"/& <" &. 9"/' # !"/'& +( 6.&5 /'"/* /="+ <" &. !" /1

: / ( * /' ! !"<" &.$ !" . "/#"!& +6" 5 /'"/<" &. 9"/' "/5"* ! 1 &+"& ' 5"("+ * /' ! !"<" &."5"!"#: .( ./&. * /4"5 ! 6 # : & :H

-+ + &"( "/*"/" 9"/' " "/* *6 + "/#"( !& +6 ("+6"' /5"5"+ .("#"& + = ! /5"@ & 5" 5 /'"/* /' +4" "/! 6 #6"/9" #"!5"!"*<" &. 9"/' ! 6 #( 5 &1

; .( "/2"5" : & &"(5"+ 2"5" : ( /( 1

: & :$ * /' +4" "/#"! 9"/' & 2"&@ #"! 9"/' " "/* *6 + /5"#"( ! 9"/' & +6" 1 : ( /$ * /' +4" "/#"!& +& /&.5"!"*<" &. 9"/' * / *"!1

1 !"& 9"/' 5 './" "/$ I ."#& 2! ( = ! I +"(( =. .2/9" I ."# 6 !" +&"( 1 7"+" +*" / $

I "(. "/ 6 !" +&"( 5"!"*& 2! (( 6"/9" 6."# I *.5 "/5 ( 5 /'"/6.& +"/6 +"(

(18)

I +.( "/("*2" & 2! (& + ( 2 /.#&"/2""5"6 +"( 9"/' & +( ("

I ("#" "/( 6 !.*/9"( (<"* !" . "/( /5 &"/2"5 6 + &"#.="+"/9" ! # '.+. I 7 6"5 /'"/="+"!" /@*"(. "/6 +"(& +! 6 #5"#.!. *.5 "/ 6 !" +&"(@ "2" 9"/' & +4"5 G .& +"/6 +"(& 5" " "/*"(. ( *."/9"5"/" "/"5"( ("1

71 "!."( - +*" /"/"/"! ' / 6 ("5 4 !"( "/( 6"'" 6 + .&$ 2! ("5"!"# 6"+"&4.*!"#<" &.5"!"*( #"+ 9" &.

4"*1 !" +&"("5"!"# ' "&"/.&"*"( 2 +& 6 !"4"+@ ( !"#@ ! (@ 6 *6 /'"/6 !"4"+1 +"( "5"!"# ' "&"/( ! /'"/( 2 +& *" / - @ *" / = *2.& +@ <"+/ &@ /& +/ &"/@ ( .!@ / /& /& 5!!1

(19)

% %F - -%

(2 9"/' 5 6( + "( %

1 /&.( "( ( (<"

1 -"+& ( 2"( ( (<"

1 & &"( ( (<"

1 % (2 / ( (<"

1 & /( ( (<"

1 !"/="+"/ !"9"/"/

1 ."("/" 2 !" ("/""/

(20)

SATUAN LAYANAN

BIMBINGAN DAN KONSELING

Sekolah : SMA KRISTEN 1 SALATIGA

Kelas / Semester : XI IPS / II

Tahun : 2011 - 2012

Aspek : Work Methods (WM)

A. Topik Permasalahan : Keterampilan Konsentrasi Belajar

B. Bidang Bimbingan : Bimbingan Belajar

C. Jenis Layanan : Layanan Informasi

D. Fungsi Layanan : Pemahaman

E. Kompetensi Dasar : Siswa mampu meningkatkan onsentrasi dalam belajar

F. Tujuan yang ingin dicapai :Siswa dapat menerapkan cara konsentrasi dalam belajar

G. Uraian kegiatan :

Kegiatan Pendahuluan ( 10% dari total alokasi waktu )

1) Guru memberikan salam dengan ramah kepada siswa ketika memasuki ruang kelas, berdo’a sebelum membuka pelajaran, mengecek kehadiran siswa

2) Pengkondisian kelas dengan menciptakan situasi dan pemberian motivasi 3) Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai

4) Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai dengan silabus Kegiatan Inti terdiri atas eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi ( 75% dari alokasi waktu ) EKSPLORASI

1) Guru menanyakan pada siswa tentang bagaimana cara yang dilakukan siswa dalam berkonsentrasi belajar

2) Melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran

3) Menayangkan Powerpoint

ELABORASI

1) Pembahasan materi oleh guru dengan melibatkan siswa dalam tanya jawab

2) Memberi kesempatan kepada siswa agar memunculkan gagasan baru secara lisan dan tertulis tentang cara mereka berkonsentrasi belajar

3) Memberi kesempatan siswa untuk berfikir dilanjutkan dengan curah pendapat KONFIRMASI

1) Guru memberi penguatan dalam penyampaian materi

2) Bersama siswa melakukan refleksi untuk memperoleh hasil pemahaman yang telah dilakukan

3) Guru memberikan fasilitas kepada siswa agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar

4) Peran guru sebagai narasumber dan fasilitator membantu menyelesaikan masalah siswa dalam sesi tanya jawab

(21)

Kegiatan penutup ( 15% dari total alokasi waktu ) 1) Guru bersama siswa / sendiri membuat rangkuman 2) Guru memberi umpan balik terhadap proses dan hasil 3) Merencanakan tindak lanjut

4) Menyampaikan rencana pembelajaran lanjut, do’a penutup

H. Strategi penyajian : Bimbingan klasikal, metode tanya jawab

I. Materi : Terlampir

J. Sumber :

http://hendrasurya.blogspot.com/2009/02/cara-konsentrasi-belajar.html

K. Sasaran Layanan : Siswa kelas XI IPS

L. Tempat : Ruang kelas XI IPS

M. Alokasi waktu : 1 x 45 menit

N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diikutsertakan : -

P. Alat dan Perlengkapan : Alat tulis, LCD media (microsoft power point)

Q. Biaya : Rp 8000,00

R. Rencana Penilaian :

1) Penilaian Proses :

LEMBAR OBSERVASI UNTUK PENILAIAN PROSES

Aspek yang diobservasi SANGAT

BAIK

a. Laiseg : Memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pemahaman

siswa terhadap materi yang dibahas

b. Laijapen : Memantau hasil belajar siswa terkait dengan pemahaman keterampilan berkonsentrasi dalam belajar

c. Laijapang : Melakukan observasi dan interview pada siswa dalam jangka waktu tertentu dalam rangka menilai penerapan keterampilankonsentrasi

(22)

pembelajaran ini maka siswa memerlukan bimbingan secara khusus, dan akan diberikan bimbingan kelompok maupun konseling individual atau perorangan apabila siswa memerlukannya.

Lembar Pertanyaan untuk Penilaian Hasil (Laiseg)

1. Sebutkan tiga komponen penggerak belajar? Jawab :

2. Bagaimana menyikapi tentang penyebab-penyebab timbulnya kesulitan konsentrasi balajar?

Jawab :

3. Apa yang akan anda lakukan disaat pikiran menghadapi kejemuan belajar? Jawab :

4. Bagaimana cara belajar yang baik? Jawab :

5. Bagaimana menerapkan belajar aktif? Jawab :

(23)

Materi Layanan

“ Konsentrasi Belajar “

Komponen Penggerak Belajar

Ada tiga komponen yang harus kita miliki, agar kita dapat melakukan kegiatan (proses) belajar, yaitu: Minat, Perhatian dan Motivasi.

A. Minat dapat diartikan sebagai keinginan yang kuat untuk memenuhi kepuasan kita, baik berupa keinginan memiliki atau melakukan sesuatu. Besarnya minat atau keberartian minat ini dapat dipandang dari 2 sisi, yaitu:

1. Minat sebagai sebab, yaitu tenaga pendorong yang merangsang kita memperhatikan objek tertentu lebih dari objek-objek lainnya.

2. Minat sebagai akibat, yaitu berupa pengalaman perasaan yang menyenangkan yang timbul sebagai akibat dari kehadiran seseorang, atau objek tertentu, atau sebagai hasil daripada partisipasi kita di dalam suatu bentuk kegiatan.

B. Perhatian adalah proses pemusatan pengerahan aktivitas tenaga psikis (pikiran) dan fisik terutama indera dan gerakan tubuh pada fokus tertentu. Pengerahan aktivitas pikiran dan fisik tersebut sangat dipengaruhi oleh kadar kesadaran yang turut serta pada aktivitas tersebut. Dengan kata lain, intensitas perhatian kita itu sangat didorong oleh kadar kesadaran yang turut pada aktivitas pengamatan kita tersebut, seperti adanya minat dan motivasi. Semakin tinggi intensitas perhatian kita pada suatu kegiatan akan semakin sukses kegiatan yang kita lakukan tersebut. Sebaliknya, jika perhatian kita lemah atau terpecah, maka menimbulkan aktivitas yang berkualitas rendah dan menimbulkan ketidakseriusan. Ketidakseriusan merupakan awal terbentuknya rasa malas dan bosan. C. Motivasi adalah dorongan atau usaha untuk mewujudkan perbuatan dalam bentuk

aktivitas mencapai kebutuhan atau tujuan tertentu. Untuk menggerakkan motivasi dari dalam diri kita, maka harus ada cukup alasan/motif tertentu yang merangsang perbuatan itu. Jadi alasan/motif yang kuatlah yang dapat memotivasi kita giat belajar. Sebaliknya, aktivitas yang tidak didasari motivasi yang kuat, maka akan menimbulkan ketidakseriusan dan perhatian tidak optimal, sehingga menimbulkan dorongan untuk mengalihkan aktivitas tersebut ke aktivitas yang lain.

Ketiga komponen minat, perhatian dan motivasi ini merupakan faktor-faktor yang ada pada setiap orang untuk melakukan aktivitas tertentu. Juga ketiga komponen ini saling mempengaruhi, sehingga bermutu atau tidaknya aktivitas kita itu sangat tergantung pada ketiga komponen yang mendasari aktivitas tersebut, termasuk aktivitas belajar. Dalam aktivitas belajar, jika ketiga komponen minat, perhatian dan motivasi tidak optimal, maka kita pun akan mengalami kesulitan melakukan konsentrasi belajar.

Konsentrasi Belajar

(24)

Konsentrasi belajar itu maksudnya adalah pemusatan daya pikiran dan perbuatan pada suatu objek yang dipelajari dengan menghalau atau menyisihkan segala hal yang tidak ada hubungannya dengan objek yang dipelajari.

Suatu proses pemusatan daya pikiran dan perbuatan tersebut maksudnya adalah aktivitas berpikir dan tindakan untuk memberi tanggapan-tanggapan yang lebih intensif terhadap fokus atau objek tertentu. Fokus atau objek tertentu itu, tentunya telah melalui tahapan penyeleksian kualitas yang direncanakan. Prosedur tahapan penyeleksian akan kualitas objek yang direncanakan tak lain adalah pengembangan minat, motivasi dan perhatian pada objek belajar.

Penyebab-penyebab timbulnya kesulitan konsentrasi belajar, antara lain: a. Lemahnya minat dan motivasi pada pelajaran.

b. Perasaan gelisah, tertekan, marah. Kuatir, takut, benci dan dendam. c. Suasana lingkungan belajar yang berisik dan berantakan.

d. Kondisi kesehatan jasmani. e. Bersifat pasif dalam belajar.

f. Tidak memiliki kecakapan dalam cara-cara belajar yang baik.

Untuk mengembangkan kemampuan konsentrasi belajar dibutuhkan, antara lain: a. Kesiapan belajar (ready learning). Sebelum melakukan aktivitas belajar kita harus

benar-benar dalam kondisi fresh (segar) untuk belajar. Untuk siap melakukan aktivitas belajar ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu kondisi fisik dan psikis. Kondisi fisik harus bebas dari gangguan penyakit, kurang gizi dan rasa lapar. Kondisi psikis harus steril dari gangguan konflik kejiwaan atau ketegangan emosional, seperti cemas, kecewa, patah hati, iri dan dendam. Masalah-masalah konflik kejiwaan ini harus diselesaikan terlebih dahulu. Pikiran harus benar-benar jernih, jika hendak melakukan kegiatan belajar.

b. Menanamkan minat dan motivasi belajar dengan cara mengembangkan “Imajinasi Berpikir”.

Untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar, maka perlu kita ketahui: 1. Apa yang dipelajari,

2. Untuk apa mempelajari materi pelajaran yang hendak dipelajari,

3. Apa hubungan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari (manfaat mempelajari dan apa yang dapat kita lakukan dengan pengetahuan tersebut),

4. Bagaimana cara mempelajarinya.

Dengan mengetahui keempat hal tersebut di atas, kita akan belajar secara terarah atau lebih terfokus pada materi pelajaran. Kemudian untuk membangkitkan faktor intelektual-emosional belajar kita, maka perlu mengembangkan dan membiasakan “berimajinasi dalam berpikir”. Maksudnya, kita membiasakan untuk menjelajah dengan berusaha membayangkan gambaran bentuk yang dipelajari. Kemudian pikirkan unsur-unsur penting yang membentuk gambaran tersebut. Dengan demikian kita akan digiring pada pola belajar aktif dan kreatif.

(25)

Dengan kata lain, berusaha menyusun kerangka berpikir dan bertindak step by step dalam memecahkan masalah.

d. Lingkungan belajar harus kondusif. Belajar membutuhkan lingkungan yang kondusif untuk memperoleh hasil belajar secara optimal. Harus diupayakan tempat dan ruangan yang apik, teratur dan bersih. Suasanapun harus nyaman untuk belajar.

e. Belajar aktif. Jika kita sulit berkonsentrasi belajar di sekolah atau sulit mengerti apa yang dijelaskan guru dan sebagainya, maka kita harus dapat mengembangkan pola belajar aktif. Kita harus aktif belajar dan berani mengungkapkan ketidaktahuan pada guru atau teman. Buang rasa sungkan, rasa malu dan rasa takut pada guru. Guru tidak akan memberi hukuman pada kita yang proaktif dalam belajar. Jika kita proaktif dalam belajar, maka kita akan mendapat perhatian khusus guru. Kita yang belajar yang proaktif akan menghalau timbulnya proses pengembaraan pikiran (duplikasi pikiran). Kita akan tetap fokus pada pelajaran. Intensitas konsentrasi belajar pun akan menjadi semakin optimal.

(26)

SATUAN LAYANAN

BIMBINGAN DAN KONSELING

Sekolah : SMA KRISTEN 1 SALATIGA

Kelas / Semester : XI IPS / II

Tahun : 2011 - 2012

Aspek : Work Methods (WM)

A. Topik Permasalahan : Keterampilan Menghadapi Ujian

B. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi

C. Jenis Layanan : Layanan Informasi

D. Fungsi Layanan : Pemahaman

E. Kompetensi Dasar : Siswa mampu meningkatkan keterampilan dalam menghadapi

ujian

F. Tujuan yang ingin dicapai :Siswa dapat menerapkan keterampilan menghadapi ujian (ulet, rajin belajar)

G. Uraian kegiatan :

Kegiatan Pendahuluan ( 10% dari total alokasi waktu )

5) Guru memberikan salam dengan ramah kepada siswa ketika memasuki ruang kelas, berdo’a sebelum membuka pelajaran, mengecek kehadiran siswa

6) Pengkondisian kelas dengan menciptakan situasi dan pemberian motivasi 7) Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai

8) Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai dengan silabus Kegiatan Inti terdiri atas eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi ( 75% dari alokasi waktu ) EKSPLORASI

4) Guru menanyakan pada siswa tentang bagaimana cara yang dilakukan siswa dalam menghadapi ujian

5) Melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran (Curah pendapat dari jawaban yang diberikan siswa)

ELABORASI

4) Membiasakan agar siswa membaca, mencatat dari materi keterampilan menghadapi ujian 5) Memberi kesempatan kepada siswa agar memunculkan gagasan baru secara lisan dan

tertulis tentang cara mereka berkonsentrasi belajar KONFIRMASI

1) Guru memberi umpan balik dalam penyampaian materi

2) Bersama siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan

3) Guru memberikan fasilitas kepada siswa agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar

4) Dalam sesi tanya jawab dengan siswa, guru membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi siswa sesuai dengan topik yang dibahas

(27)

Kegiatan penutup ( 15% dari alokasi waktu )

1) Guru bersama siswa / sendiri membuat rangkuman 2) Guru memberi umpan balik terhadap proses dan hasil 3) Merencanakan tindak lanjut

4) Menyampaikan rencana layanan lanjut, dilanjutkan do’a penutup H. Strategi penyajian : Bimbingan klasikal, metode tanya jawab

I. Materi : Terlampir

J. Sumber : http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/tips-dan-trik/10-tips-

menghadapi-uan-2010/mrdetail/6244/

K. Sasaran Layanan : Siswa kelas XI IPS

L. Tempat : Ruang kelas XI IPS

M. Alokasi waktu : 1 x 45 menit

N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diikutsertakan : -

P. Alat dan Perlengkapan : Alat tulis, LCD, media (microsoft power point)

Q. Biaya : Rp 5000,00

R. Rencana Penilaian :

1. Penilaian Proses :

LEMBAR OBSERVASI UNTUK PENILAIAN PROSES

Aspek yang diobservasi SANGAT

BAIK

a. Laiseg : Memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pemahaman

siswa terhadap materi yang dibahas

b. Laijapen : Memantau hasil belajar siswa terkait dengan pemahaman

keterampilan menghadapi ujian

c. Laijapang : Melakukan observasi dan interview pada siswa dalam jangka waktu tertentu dalam rangka menilai pemahaman siswa terhadap keterampilan menghadapi ujian

(28)

! " " #$" " # % & ! % # "'

( ) % #*# % ! % ) *+ ,

- ) # " ) * + " "* % " " ,

. ) / " + # 0 )0# % #*# & ,

1 ) # ! % )* 0" 2 % , * ) / " % 0" 2 %

% ,

(29)

Materi Layanan

“ Keterampilan Menghadapi Ujian “

Kesiapan mental dan fisik sangat diperlukan dalam menghadapi ujian, apalagi ujian tersebut bersifat nasional seperti Uian Akhir Nasional atau UAN.

Berikut ini adalah tips menghadapi Ujian seperti UAN, UAS, UMPTN, dan lainnya: 1. Berdoalah kepada Allah

Sangatlah sombong yang beranggapan bahwa keberhasilan kita semata-mata usaha dan kerja keras kita sendiri tanpa keikutsertaan Sang Pencipta. Untuk itu dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita panjatkan doa agar diberi kelulusan, kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi ujian nanti. Tuhan Mahatahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hambanya.

2. Hadapilah ujian dengan tenang dan proporsional

Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

3. Bersikaplah proaktif

Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal 5,50 justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 atau 8,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.

4. Buatlah rencana

Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UAN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.

5. Perbanyaklah membaca dan latihan soal

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).

6. Belajar kelompok

(30)

7. Efektif belajar di sekolah

Hal yang buruk, masih ada siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir mengisi absen, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus walaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.

8. Mohon doa restu pada orang tua

Yakinlah bahwa Anda akan lulus, Yakinlah bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga. Jadikanlah perjuangan menghadapi UAN 2009 sebagai ajang untuk mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta. Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UAN. 9. Rajin Bertanya

Rajin-rajinlah bertanya dan bertanya, karena dengan bertanya kita dapat mengetahui apa yang sebelumnya tidak kita ketahui. Jika ada kata/kalimat yang tidak kita ketahui di dalam buku yang kita pelajari, maka sangat dianjurkan untuk bertanya pada ahlinya, baik itu guru, orang tua, maupun kakak kita. Ketika di sekolah, jika ada penjelasan guru yang tidak kita mengerti maka bertanyalah. Jangan takut bertanya ! Karena kemungkinan masih banyak teman sekelasmu yang juga tidak mengerti penjelasan guru tersebut, hanya saja mereka malu bertanya.

Kalau tidak pernah bertanya, kita tidak akan tahu sampai kapanpun. Ingat, “Malu bertanya, sesat di jalan”.

10. Motivasi Diri Anda

(31)

Silabus Pelayanan Bimbingan dan Konseling

Jenjang Sekolah : SMA Kristen 1 Salatiga

Kelas/Semester : XI / II

Aspek : Work Methods

Sub Tugas Perkembangan : Mengembangkan penguasaan ilmu, teknologi, dan seni sesuai dengan program kurikulum, persiapan karir dan melanjutkan pendidikan tinggi, serta berperan dalam kehidupan masyarakat yang lebih luas

N

Keg layanan Indikator Fungsi

(32)
(33)

4 Pribadi Siswa mampu meningkatkan keterampilan dalam menghadapi ujian

Menghadapi ujian

3. Mengumpulkan

informasi mengenai materi

4. Tanya jawab

Siswa dapat menerapkan keterampilan menghadapi ujian

Pemaha man

1 x 45 Menit

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...