• Tidak ada hasil yang ditemukan

: Jl. Teratai VIII No.1 Taman Yasmin Sektor 2, Bogor Telepon : : :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan ": Jl. Teratai VIII No.1 Taman Yasmin Sektor 2, Bogor Telepon : : :"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN SERTIFIKASI AWAL

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK)

PADA IUPHHK-HA PT UTAN SIBAU PERSADA

KABUPATEN SINTANG, PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Kami selaku Lembaga Verifikasi Legalitas Kayu (LVLK) :

Nama LVLK

: PT LAMBODJA SERTIFIKASI

Nomor Akreditasi

: LVLK-015-IDN

Alamat

: Jl. Teratai VIII No.1 Taman Yasmin Sektor 2, Bogor

Telepon

: 0251-8576940

Email

: [email protected]

Website

: www.lambodjasertifikasi.com

Mengumumkan kepada khalayak telah dilakukannya Sertifikasi Awal Verifikasi Legalitas Kayu (VLK)

pada IUPHHK-HA :

Nama Pemegang Izin

: PT Utan Sibau Persada

Nomor dan Tanggal SK : Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor:

SK.168/MENHUT-II/2012, tanggal 03 April 2012

Lokasi Izin

: Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat

Luas

: ± 73.690 Ha

Alamat Kantor

: Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat

Berdasarkan hasil pengambilan keputusan yang dilakukan pada tanggal 06 Mei 2021 bahwa PT Utan

Sibau Persada ditetapkan “MEMENUHI” standar Verifikasi Legalitas Kayu sesuai dengan Peraturan

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor : P.21/Menlhk/Setjen/Kum.1/10/2020 tentang

Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari dan Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Izin,

Hak Pengelolaan, Hutan Hak atau Pemegang Legalitas Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Keputusan

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Nomor: SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020

tentang Pedoman, Standar dan/atau Tatacara Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari,

Verifikasi Legalitas Kayu, Uji Kelayakan dan Penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok, serta Penerbitan

Dokumen V-Legal/Lisensi FLEGT Lampiran 2.2 (Standar Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) Pada Pemegang

IUPHHK-HA, IUPHHK-HT, dan Hak Pengelolaan), sehingga Sertifikat Legalitas Kayu dapat diterbitkan.

Kepada para pihak yang akan mengajukan keberatan atas keputusan ini, dapat disampaikan kepada

PT Lambodja Sertifikasi melalui alamat kontak diatas disertai dengan bukti pendukung.

Bogor, 06 Mei 2021

PT LAMBODJA SERTIFIKASI

Ir. Isbat, M.Si.

Direktur Utama

(2)

RESUME SERTIFIKASI AWAL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK)

IUPHHK-HA PT UTAN SIBAU PERSADA

1. IDENTITAS LVLK

a. Nama Lembaga

: PT LAMBODJA SERTIFIKASI

b. Nomor Akreditasi

: LVLK-015-IDN

c. Alamat

: Jl. Teratai VIII No.1, Taman Yasmin Sektor 2, Kota Bogor

– Jawa Barat 16112

d. Nomor Telp/Fax/E-mail/

Website

: Telp. (0251) 8576940

Website : www.lambodjasertifikasi.com,

E-mail : [email protected]

e. Direksi

- Direktur Utama

:

Ir. Isbat, M.Si

f. Standar

: Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi

Lestari Nomor : SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020

Tentang Standar dan/Atau Tatacara Penilaian Kinerja

Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Verifikasi Legalitas

Kayu, Uji Kelayakan dan Penerbitan Dekarasi Kesesuaian

Pemasok Serta Penerbitan Deklarasi Kesesuaian

Pemasok Serta Penerbitan Dokumen V-Legal/Lisensi

Flegt, Lampiran 2.2. Standar Verifikasi Legalitas Kayu

(VLK) pada IUPHHK-HA, IUPHHK-HT, dan Hak

Pengelolaan. `

g. Tim Audit

:

1. Yus Agus Tresna, S.Hut (Lead Auditor)

2. Yudi Wayudin (Auditor)

3. Dwi Sri Astuti (Magang Lead Auditor)

h. Pengambil Keputusan

: Darnawi S.Hut

2. IDENTITAS AUDITEE

a. Nama Pemegang Izin

: IUPHHK-HA PT Utan Sibau Persada

b. Nomor & Tanggal SK

: Keputusan Menteri Kehutanan Nomor :

SK.168/MENHUT-II/2012 Tanggal 03 April 2012

c. Jenis Izin Usaha

: IUPHHK-HA

d. Luas Areal

: ± 73.690 ha

e. Jenis Produk

: Kayu Bulat

f. Lokasi yang dicakup dalam

audit ini

: Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat

g. Alamat Pemegang Izin

: Jl. Dr. Agus Jam No. 18 A, Kelurahan Akcaya Kecamatan

Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan

Barat

h. Pengurus Perusahaan

: 1.

Herry Utomo (Direktur Utama)

2.

Ir. Erianto, M.P (direktur)

(3)

3. RINGKASAN TAHAPAN

Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan

Konsultasi Publik  Tanggal 02 April 2021

 BaseCamp Logpond Bere Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang

Menyampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. Salam Pembuka

2. Penyampaian terima kasih atas kehadiran peserta Konsultasi Publik

3. Perkenalan Auditor

4. Maksud dan Tujuan verifikasi legalitas kayu 5. Ruang lingkup kegiatan penilaian VLK 6. Areal Kerja IUPHHK-HA PT Utan Sibau

Persada

7. Acuan yang digunakan dalam penilaian VLK 8. Konsultasi Publik

- Manfaat Konsultasi Publik - Tata cara Konsultasi Publik

- Penyampaian Informasi /Saran/Masukan dari masyarakat

Pertemuan Pembukaan

 Tanggal 02 April 2021.

 BaseCamp Logpond Bere Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang

1. Menyampaikan hal-hal sebagai berikut : 2. Tujuan verifikasi legalitas kayu

3. Sistem verifikasi legalitas kayu (prinsip, kriteria, dan indikator)

4. Metodologi verifikasi

5. Rencana kerja/jadwal pelaksanaan penilaian lapangan

6. Konfirmasi pendamping tim/wakil manajemen

7. Konfirmasi data dan dokumen menurut spesifikasi keperluan dan lokasi pengelolaan informasi.

8. Meminta penjelasan progres yang sedang dikerjakan. 9. Penandatanganan BA pembukaan Verifikasi Dokumen dan Observasi lapangan 03– 06 Maret 2021.

 BaseCamp Logpond Bere

 Areal IUPHHK-HA PT USP

 Menghimpun, mempelajari data dan dokumen Auditee di lapangan serta melakukan analisis untuk pemenuhan terhadap Prinsip , Kriteria, indikator dan Verifier dalam verifikasi legalitas kayu dalam IUPHHK-HKm

 Melakukan uji kebenaran data Auditee di lapangan melalui pengamatan, pencatatan, uji petik terhadap penadaan batas batas IUPHKm, penandaan zona lindung dan simpul simpul dalam PUHH dan analisis; serta melakukan validasi informasi lainnya.

Pertemuan Penutupan

07 Maret 2021

 BaseCamp Logpond Bere

Menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Menyampaikan hasil verifikasi lapangan dalam bentuk Checklist

2. Permintaan tanggapan dari auditee atas hasil verifikasi yang disampaikan

3. Konfirmasi temuan lapangan dan pemenuhan bukti audit

(4)

Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan

audit yang kurang.

5. Menginformasikan target waktu penyelesaian dan penyampaian laporan hasil audit.

6. Penandatanganan Berita Acara Pertemuan Penutupan

7. Menyampaikan rasa terima kasih kepada auditee atas kerjasamanya

Pengambilan Keputusan

30 April 2021 Berdasarkan hasil Pengambilan Keputusan pada tanggal 30 April 2021, PT Utan Sibau Persada dinyatakan “MEMENUHI” verifikasi legalitas kayu sehingga berhak diterbitkan sertifikat.

4. RESUME HASIL PENILAIAN/VERIFIKASI

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi P.1 Kepastian areal IUPHHK-HA, IUPHHK-HT, dan Hak Pengelolaan

K.1.1 Areal pemegang izin terletak di kawasan hutan produksi.

1.1.1 Pemegang izin mampu menunjukkan keabsahan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) dan izin lain yang berada dalam kawasan hutan yang dikelola IUPHHK.

a.

Dokumen legal terkait perizinan usaha (SK IUPHHK)

Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memperoleh Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.168/MENHUT-II/2012 Tanggal 03 April 2012 tentang Pemberian IUPHHK-HA kepada PT Utan Sibau Persada atas areal Hutan Produksi seluas seluas ± 73.690 Ha di Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, yang dilengkapi dengan Peta lampiran. Berdasarkan hasil overlay lampiran peta SK IUPHHK Nomor: SK.168/MENHUT-II/2012 dengan Peta Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Kalimantan Barat skala 1: 250.000 diketahui bahwa lokasi areal IUPHHK-HA PT Utan Sibau Persada seluruhnya berada pada Hutan Produksi Terbatas (HPT).

b.

Bukti pemenuhan kewajiban Iuran Izin Usaha

Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu. (IIUPHHK).

Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah membayar kewajiban Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IIUPHHK) sesuai dengan SPP Nomor: S.303/VI-BIKPHH/2012 tanggal 2 Mei 2012 yaitu sebesar Rp 8.290.125.000,00,-

c.

Penggunaan kawasan yang sah di luar kegiatan IUPHHK (jika ada)

Not

Applicable Pada areal kerja PT Utan Sibau Persada, tidak terdapat kegiatan penggunaan kawasan di luar sektor kehutanan. Dengan demikian, verifier ini tidak diterapkan.

P.2 Memenuhi sistem dan prosedur penebangan yang sah

K.2.1. Pemegang izin memiliki rencana penebangan pada areal tebangan yang disahkan oleh pejabat yang berwenang

(5)

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi

2.1.1 RKUPHHK/RPKH dan Rencana Kerja Tahunan (RKT/Bagan Kerja/RTT) disahkan oleh yang berwenang..

a. Dokumen RKUPHHK/RPKH, RKT/Bagan Kerja/RTT beserta lampirannya yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang, meliputi :

 Dokumen RKUPHHK/RPKH & lampirannya yang disusun berdasarkan IHMB/risalah hutan dan dilaksanakan oleh Ganis PHPL Timber Cruising dan/atau Canhut.

 Dokumen RKT/RTT yang disusun berdasarkan RKU/ RPKH dan disahkan oleh pejabat yang berwenang atau yang disahkan secara self approval.

 Peta rencana penataan areal kerja yang dibuat oleh Ganis PHPL Canhut.

Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki dokumen RKUPHHK-HA Berbasis IHMB Periode Tahun 2017 s.d 2026 yang disahkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.201/MenLHK-PHPL/UHP/HPL.1/1/2017 tanggal 26 Januari 2017.

Dokumen Rencana Kerja Tahun 2020 telah disahkan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 503/04/RKT-HA/DPMPTSP-C.II/2020 tanggal 19 Juni 2020 dengan Peta Lampiran sebanyak 1 (satu) lembar RKTUPHHK-HA Tahun 2021 PT Utan Sibau Persadaskala 1 : 50.000. PT Utan Sibau Persada telah mengajukan Usulan Pengesahan Rencana Kerja Tahunan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Alam (URKTPHHK-HA) Tahun 2021 seluas 1.463 Ha yang berada di dalam RKUPHHK-HA PT Utan Sibau Persada. b. Peta areal yang tidak boleh

ditebang pada RKT/ Bagan Kerja dan bukti implementasi di lapangan.

Memenuhi Terdapat peta kerja yang menggambarkan areal yang tidak boleh ditebang yaitu sempadan sungai Gilang pada koordinat N 000 1’ 41” E 1120 37’ 42” yang telah

dilakukan penandaan batasnya berupa pemasangan patok/pal dan jalur batasnya. c. Penandaan lokasi blok

tebangan/ blok RKT yang jelas di peta dan terbukti di lapangan

Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah melakukan penandaan batas petak dan blok RKT 2020 dan URKT 2021 baik di peta kerja maupun di lapangan. Peta-peta kerja tersebut telah mendapatkan pengesahan berupa cap stempel basah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, dan posisi blok tebangan sudah sesuai dengan koordinat lapangan

K.2.2 Adanya Rencana Kerja yang sah.

2.2.1 Pemegang izin mempunyai rencana kerja yang sah sesuai dengan peraturan yang berlaku. a. Dokumen Rencana Kerja

Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (RKUPHHK) (bisa dalam proses) dengan lampiran- lampirannya.

Memenuhi Tersedia Dokumen RKUPHHK-HA Berbasis IHMB PT Utan Sibau Persada periode tahun 2017-2026 yang disahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.201/MenLHK-PHPL/UHP/HPL.1/1/2017 tanggal 26 Januari 2017 dengan Peta Lampiran RKUPHHK-HA skala 1: 100.000. b. Kesesuaian lokasi dan volume

pemanfaatan kayu hutan alam pada areal penyiapan lahan yang diizinkan untuk pembangunan hutan tanaman industri

Not

Applicable PT Utan Sibau Persada adalah perusahaan yang mendapatkan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (IUPHHK-HA), dan tidak terdapat pemanfaatan kayu yang berasal dari areal penyiapan lahan untuk pembangunan hutan

(6)

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi

tanaman industri. Dengan demikian, verifier ini tidak diterapkan.

P.3 Keabsahan perdagangan atau pemindah-tanganan kayu bulat

K.3.1. Pemegang izin menjamin bahwa semua kayu yang diangkut dari Tempat Penimbunan Kayu (TPK) hutan ke TPK Antara dan dari TPK Antara ke industri primer hasil hutan (IPHH)/pasar, mempunyai identitas fisik dan dokumen yang sah.

3.1.1 Seluruh kayu bulat yang ditebang/ dipanen atau yang dipanen/dimanfaatkan telah di– LHP-kan. Dokumen LHP yang telah

disahkan oleh pejabat yang berwenang.

Memenuhi Dokumen LHP yang menjadi objek kajian adalah dokumen LHP hasil kegiatan selama periode 12 bulan terakhir yaitu April 2020 s.d Maret 2021 sebesar 653,91 m3. LHP

dibuat oleh Petugas Pembuat LHP-KB yang ditetapkan oleh Direktur PT Utan Sibau Persada berdasarkan Surat Tugas No. 010/INT-USP/III/2020 tanggal 11 Maret 2020 An. Juda Pradja Putra, No.register : 00370-08/PKB-R/XVII/2020 (04200004008, berlaku hingga 11 Maret 2023). Uji Petik Kesesuaian fisik kayu dengan dokumen LHP dan tidak dapat dilaksanakan karena pada saat dilakukan Sertifikasi Awal tanggal 2 – 8 April 2021 PT USP tidak ada stock kayu baik di TPK Hutan Maupun di TPK Antara. Kayu hasil produksi atas LHP No.7 dan No. 8 sudah tidak ada karena sudah habis digunakan untuk keperluan sendiri yang dibuktikan dengan adanya DKDS No.1, DKDS No.2 dan DKDS No.3.

3.1.2 Seluruh kayu yang diangkut keluar areal izin dilindungi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan.

Surat keterangan sahnya hasil hutan dan lampirannya dari: - TPK hutan ke TPK Antara, - TPK hutan ke industri primer

dan/atau penampung kayu terdaftar,

- TPK Antara ke industri primer hasil hutan dan/atau

penampung kayu terdaftar.

Not

Applicable Selama periode April 2020 – Maret 2021 PT USP belum ada pengangkutan kayu keluar Ijin IUPHHK-HA baik dari TPK Hutan maupun dari TPK Antara

3.1.3 Pembuktian asal usul kayu bulat (KB).dari pemegang IUPHHK-HA a. Tanda-tanda PUHH/barcode

pada kayu bulat dari Pemegang izin bisa dilacak balak.

Not

Applicable Pada saat dilakukan sertifikasi awal tanggal 2 – 8 April 2021 bahwa di PT USP tidak ada stock kayu baik di TPK Hutan Maupun di TPK Antara, sehingga tanda-tanda/Barcode pada kayu bulat tidak dapat diverifikasi. b. Identitas kayu yang

diterapkan secara konsisten oleh pemegang izin.

Not

Applicable Konsistensi ketelusuran identitas/penandaan pada kayu bulat di PT USP belum dapat diterapkan karena tidak ada stock kayu baik di TPK Hutan Maupun di TPK Antara 3.1.4 Pemegang izin mampu membuktikan adanya catatan angkutan kayu ke luar TPK.

Arsip SKSKB dan dilampiri Daftar Hasil Hutan (DHH) untuk hutan alam, dan arsip FAKB dan

Not

Applicable Selama periode April 2020 – Maret 2021 PT USP belum ada pengangkutan kayu keluar areal IUPHHK-HA dengan demikian verifier

(7)

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi

Lampirannya untuk hutan

tanaman ini tidak diterapkan.

K.3.2 Pemegang izin telah melunasi kewajiban pungutan pemerintah yang terkait dengan kayu

3.2.1 Pemegang izin menunjukkan bukti pelunasan Dana Reboisasi (DR) dan atau Provisi Sumberdaya Hutan (PSDH).

a. Dokumen SPP (Surat Perintah Pembayaran) DR dan/atau PSDH telah diterbitkan

Memenuhi Terdapat dokumen SPP PSDH dan DR periode April 2020 s/d Maret 2021. Berdasarkan Rincian pembuatan tagihan kewajiban pembayaran PSDH sebesar Rp. 52.325.580,00 dan DR sebesar US$. 10.634,67- telah sesuai dengan rekapitulasi Jumlah volume LHP selama periode April 2020 s/d Maret 2021 sebesar 653,91 m3.

b. Bukti Setor DR dan/PSDH. Memenuhi PT USP telah membayar Lunas PSDH dan DR sesuai dengan dokumen SPP. Jumlah pembayaran PSDH sebesar Rp. 52.325.580,00 dan DR sebesar US$. 10.634,67. Pembayaran PSDH dan DR tersebut telah dibayarkan ke Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Kemen LHK, Akun No. 421421 – Pendapatan Provisi Sumber Daya Hutan dan Akun No 421411 – Pendapatan Dana Reboisasi, pembayaran dilakukan beradasarkan kode Billing.

c. Kesesuaian tarif DR dan PSDH atas kayu hutan alam

(termasuk hasil kegiatan penyiapan lahan untuk pembangunan hutan

tanaman) dan kesesuaian tarif PSDH untuk kayu hutan tanaman

Memenuhi PT USP telah melakukan pembayaran PSDH dan DR periode April 2020 – Maret 2021 sesuai dengan tarif yang berlaku mengacu kepada Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 2014, tanggal 14 Pebruari 2014 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan, Sedangkan pembayaran PSDH harga patokan mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.64/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/ 2017 tentang Penetapan Harga Patokan Hasil Hutan untuk perhitungan PSDH dan Ganti Rugi Tegakan yaitu per m3 = 10% x

harga patokan (sesuai dengan tarif yang tertera dalam bukti detail tagihan).

K.3.3 Pengangkutan dan perdagangan antar pulau

3.3.1 Pemegang izin yang mengirim kayu bulat antar pulau memiliki pengakuan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT).

Dokumen PKAPT Not

Applicable Selama periode April 2020 – Maret 2021 PT Utan Sibau Persada belum ada pengangkutan kayu ke luar pulau serta dengan terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2018 tanggal 30 Juli 2018 tentang Pencabutan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 68/MPP/KEP/2/2003 Tentang Perdagangan Kayu Antar Pulau, pada pasal 1 “pada saat Peraturan Menteri Ini Mulai Berlaku,

(8)

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi

Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan nomor 68/MPP/KEP/2/2003 Tentang Perdagangan Kayu Antar Pulau, Dicabut Dan Dinyatakan Tidak Berlaku, maka dengan demikian terkait dengan dokumen PKAPT tidak diterapkan (NA). 3.3.2 Pengangkutan kayu bulat yang menggunakan kapal harus kapal yang berbendera Indonesia dan

memiliki izin yang sah Dokumen yang menunjukkan

identitas kapal Applicable Not Selama periode April 2020 – Maret 2021 bahwa PT Utan Sibau Persada belum ada pengangkutan kayu keluar pulau yang menggunakan kapal dengan demikian verifier ini tidak diterapkan.

K.3.4 Pemenuhan Penggunaan Tanda V-legal 3.4.1 Implementasi Tanda V-Legal.

Tanda V-Legal yang dibubuhkan

sesuai ketentuan Applicable Not PT mengimplementasikan penggunaan logo V-Utan Sibau Persada belum Legal karena pelaksanaan Sertifikasi VLK masih dalam proses

P.4 Pemenuhan aspek lingkungan dan sosial yang terkait dengan penebangan

K.4.1 Pemegang izin telah memiliki dokumen lingkungan (Analisa Mengenai Dampak Lingku- ngan (AMDAL)/Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (DPPL)/Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL)) dan melaksanakan kewajiban yang dipersyaratkan dalam dokumen lingkungan tersebut

4.1.1 Pemegang izin telah memiliki dokumen lingkungan yang telah disahkan sesuai peraturan yang berlaku meliputi seluruh areal kerjanya.

Dokumen AMDAL/DPPL/

UKL-UPL/RKL-RPL Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah menyusun Laporan Utama Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dalam Hutan Produksi (UPHHK-HA) yang telah diseutujui oleh Komisi Penilai AMDAL Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 606/BLHD/2010 tanggal 28 Desember 2010 disertai stempel Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Dokumen ANDAL juga telah dilengkapi dengan Dokumen RKL-RPL Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dalam Hutan Produksi (UPHHK-HA) PT Utan Sibau Persada beserta peta lampirannya.

4.1.2 Pemegang izin memiliki laporan pelaksanaan RKL dan RPL yang menunjukkan penerapan tindakan untuk mengatasi dampak lingkungan dan menyediakan manfaat sosial..

a. Dokumen RKL dan RPL Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dalam Hutan Produksi (UPHHK-HA) yang telah diseutujui oleh Komisi Penilai AMDAL Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 606/BLHD/2010 tanggal 28 Desember 2010 disertai stempel Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi

(9)

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi

Kalimantan Barat dan telah dilengkapi dengan Peta Lampirannya.

b. Bukti pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan dampak penting aspek fisik- kimia, biologi dan sosial..

Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki Laporan Semester I dan II RKL – RPL tahun 2020. Dalam pelaksanaan di lapangan, PT Utan Sibau Persada telah melakukan penandaan berupa pemasangan plang seperti pemasangan plang pada sempadan sungai, batas buffer zone dan kawasan Hutan Lindung.

P.5 Pemenuhan terhadap peraturan ketenaga kerjaan.

K.5.1 Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 5.1.1 Prosedur dan Implementasi K3.

a. Pedoman/Prosedur K3 Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki prosedur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan elah menunjuk Sdr. Petrus Nokan Lonayan sebagai personil penanggungajawab keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui Keputusan Direktur PT Utan Sibau Persada No. 009/USP/DIR/SP/I/2021 tanggal 10 Januari 2021.

b. Ketersediaan Peralatan K3 Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki peralatan K3 yang masih berfungsi dengan baik dan telah menyediakan obat – obatan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan c. Catatan Kecelakaan Kerja Memenuhi PT Utan Sibau Persada selama periode bulan

Februari 2020 sampai dengan dilakukannya penilaian Sertifikasi Awal Verifikasi Legalitas Kayu, tidak terdapat kecelakaan kerja (Nihil), dibuktikan melalui Surat Keterangan Nihil Kecelakaan yang dibuat di Basecamp Bere tanggal 02 April 2021

K.5.2 Pemenuhan hak-hak tenaga kerja. 5.2.1 Kebebasan berserikat bagi pekerja

Serikat pekerja atau kebijakan perusahaan (auditee) yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja

Memenuhi PT Utan Sibau Persada belum terdapat organisasi serikat pekerja, namun terdapat Surat Pernyataan Direksi PT Utan Sibau Persada No. 011/USP/DIR/SP/I/2021 tanggal 10 Januari 2021 yang menyatakan bahwa PT Utan Sibau Persada tidak keberatan dan menghalangi setiap karyawan yang bekerja di PT Utan Sibau Persada untuk membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja/buruh. 5.2.2 Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak

pekerja

Ketersediaan Dokumen KKB atau PP

Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki Peraturan Perusahaan periode Tahun 2020-2022 yang ditetapkan di Pontianak pada tanggal 5 Januari 2020 dan telah diserahkan kepada Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan

(10)

Prinsip / Kriteria /

Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi

Barat. 5.2.3 Tidak mempekerjakan anak di bawah umur (diluar ketentuan).

Pekerja yang masih di bawah

umur Memenuhi PT Utan Sibau Persada tidak mempekerjakan anak dibawah umur dimana menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003, Pasal 1 huruf 26 anak adalah setiap orang yang berumur di bawah 18 (delapan belas) tahun.

(11)

SERTIFIKAT

Legalitas Kayu

NOMOR : LASER/LK-IUPHHK-HA/76

Diberikan Kepada :

PT UTAN SIBAU PERSADA

Jenis Serti ikasi : Satu Lokasi

Jl. Dr. Agus Jam No. 18 A, Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

Alamat :

SK Menteri Kehutanan Nomor : SK.168/MENHUT-II/2012 Tanggal 03 April 2012

Kecamatan Ambalau Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat

Lokasi Areal :

telah MEMENUHI Standar Veri ikasi Legalitas Kayu (VLK)

sesuai dengan :

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor :

P.21/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2020

tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Dan Veri ikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Izin, Hak Pengelolaan,

Hutan Hak, Atau Pemegang Legalitas Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu

dan

Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Nomor : SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020

tentang Pedoman, Standar dan/atau Tatacara Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Veri ikasi Legalitas Kayu,

Uji Kelayakan Dan Penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok, Serta Penerbitan Dokumen V-Legal/Lisensi Flegt

Lampiran 2.1 (PEDOMAN VLK PADA PEMEGANG IZIN DAN HAK PENGELOLAAN)

Lampiran 2.2 (STANDAR VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK) PADA IUPHHK-HA, IUPHHK-HT,

DAN HAK PENGELOLAAN)

Ir. Isbat, M.Si.

Direktur Utama

Berlaku sampai : 05 Mei 2024

Tanggal terbit : 06 Mei 2021

Referensi

Dokumen terkait

Kelompok Tani Umbul Lestari telah memiliki dokumen Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Pemantauan Lingkungan Hidup SPPL yang dibuat tanggal 4 November 2019 dan telah

mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan, begitu juga perubahan pola mata pencaharian masyarakat dari pertanian palawija ke perkebunan sawit yang dialami oleh

Hasil pengujian menunjukan bahwa logam besi yang telah dilapisi Nikel (Ni) dengan waktu pelapisan 1200 detik memiliki nilai laju reaksi terendah yaitu sebesar 0.001 mpy dan

Biaya pokok yang harus dikeluarkan untuk mengiris kentang menggunakan alat pengiris kentang screw/spiral mekanis pada tiap tahunnya adalah pada tahun pertama,

161 dari sekolah, dan c) kurangnya kesadaran siswa kegiatan Rohis, sehingga agak sulit untuk merekrut anggota. Kendala yang dihadapi tersebut karena kegiatan yang ada pada

(15) Besarnya Biaya Jasa sarana Rumah Sakit pada tindakan medis operatif bagi penderita rawat jalan tingkat lanjutan ditetapkan sebesar dua kali unit cost kelas III....

2) Bahasa yang digunakan yaitu Bahasa Indonesia, kecuali atas persetujuan arbiter atau majelis arbitrase para pihak dapat memili bahasa lain yang akan

Sedang Implementasi pengelolaan hutan lestari yang dilakukan oleh PT THL baru sebagian sesuai dengan visi dan misi perusahaan, diantaranya adalah terkait dengan