PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) PADA BUDIDAYA CABAI MERAH, TOMAT, DAN MENTIMUN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rumah kasa dapat mengurangi serangan hama sehingga biaya insektisida dapat dikurangi sebesar 73,19% dengan produksi lebih
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penggunaan rumah kasa pada budidaya cabai merah mampu menekan serangan OPT dan penggunaan pestisida dengan hasil panen lebih
Pada lahan kering bertekstur sedang sampai ringan lebih cocok dilakukan budidaya cabai merah dengan sistem tanam 1 atau 2 baris tanaman tiap bedengan (“ double rows ”) seperti
• Gejala serangan : ditandai dengan perubahan tekstur daun menjadi keriput, terpuntir, berwarna kekuningan, pertumbuhan tanaman kerdil, daun menjadi layu dan akhirnya mati • Tanaman
Karya tulis berjudul Pengelolaan tanaman dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Bawang Merah (Allium ascalonicum L) di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera
Kelompok B diberi kertas spot light warna merah dan diberi tugas menuliskan jenis OPT yang menyerang menurut umur tanaman. Selanjutnya kertas tersebut ditempelkan pada kolom ke 2.
Pada pengendalian penyakit tanaman, strategi penggunaan pestisida yang disusun berdasarkan prinsip pencegahan atau preventif, bukan menunggu sampai timbulnya gejala serangan
Intensitas serangan hama wereng hijau dengan pemberian kompos gulma siam dan pupuk lainnya tidak menunjukkan berbeda nyata, tetapi tanaman cabai tidak menunjukkan