Pedoman mengikuti kegiatan Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah
(PWBS) tahun 2021
PENGUTAMAAN BAHASA NEGARA
DI RUANG PUBLIK LEMBAGA PENDIDIKAN
TINGKAT SMA/SMK/MA DI
PROVINSI BANTEN
Daftar Isi
Sekilas tentang Wajah Bahasa
Latar belakang, landasan hukum, dan alur pendaftaran
01
Tujuh Objek Pengutamaan
Objek yang akan dinilai dan simulasi kodifikasi
02
Tata Cara Penilaian PWBS
Instrumen penilaian dan kriteria penilaian
03
04
Tindak Lanjut PWBS
Contoh upaya pengutamaan bahasa negara
Sekilas tentang
Wajah Bahasa
Sekolah
Wajah bahasa sekolah merupakan gambaran atas sikap positif terhadap penggunaan bahasa
Indonesia sebagai bahasa negara di lingkungan sekolah. Kantor Bahasa Provinsi Banten, Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan
aksi nasional ini untuk meningkatkan situasi tertib berbahasa di ruang publik sebagai bagian dari
pendidikan literasi sepanjang hayat, sesuai dengan perintah UU No.24 tahun 2009 tentang
Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
Apa itu Wajah Bahasa Sekolah?
Landasan Hukum
SE Mendikbud Nomor 12 Tahun 2018
tentang Pengutamaan Bahasa Negara di
Ruang Publik dan Peraturan Presiden
Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan
Bahasa Indonesia.
Rencana Kegiatan PWBS tahun 2021
6
Tingkat
Provinsi
• Maret—Juli 2021
Tingkat
Nasional
• Mei—Oktober 2021
Alur Pendaftaran PWBS 2021
Utamakan
Bahasa
Indonesia
Membaca ketentuan lomba
Langkah 1
Melakukan kodifikasi data dan membuat surat pengantar
Memfoto tujuh objek pengutamaan
Langkah 2
Langkah 3
Langkah 4
Mengirim surat dan foto objek ke
dengan subjek pengiriman:
namasekolah_kota/kabupaten_namakoordinator_no morHPkoordinator
Periode pengiriman 8 Februari – 8 Maret 2021
Contoh Surat Pengantar Sekolah
Lestarikan Bahasa Daerah SURAT PENGANTAR Nomor : ………Yth. Panitia Daerah Kantor Bahasa Banten Jalan Letnan Djidun, Komplek Perkantoran BPCB Serang, Banten
Dengan hormat,
Bersama ini kami kirimkan, daftar foto objek penilaian pada Kegiatan Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah tahun 2019.
NO Uraian Jumlah Yang Dikirim
Keterangan 1 Tulisan Nama Sekolah/Nama Gedung 2 Buah Nama sekolah dan
Gedung Hasanudin 2 Tulisan Nama sarana Umum 2 Buah Toilet dan Musala 3 Tulisan Nama Ruang Pertemuan 1 Buah Aula Tirtayasa 4 Tulisan Nama Produk Barang/Jasa 1 Buah Koperasi 5 Tulisan Nama Jabatan 1 Buah Ruang Kepsek 6 Tulisan Petunjuk Arah/Rambu Umum 1 Buah Arah ke tempat
parkir 7 Tulisan Bentuk Spanduk/Alat
Informasi Lain Sejenisnya
2 Buah Spanduk selamat datang dan brosur sekolah Total 10 Buah
………, 29 Februari 2019 Kepala Sekolah,
Nama Lengkap disertai gelar NIP ………. KOP SURAT SEKOLAH Logo Sekolah
8
Tujuh Objek
Pengutamaan
Bahasa Negara
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
1
2
3
4
5
6
7
Objek penggunaan bahasa negara dalam kegiatan ini adalah penggunaan bahasa tulis pada tiap objek di ruang publik lembaga pendidikan.
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan pada nama lembaga pendidikan
Indonesia dan nama gedung utama yang
terpampang di ruang publik.
1. Tulisan Nama Lembaga dan Gedung
Nama Lembaga
(LPD_1a)
Nama Gedung
(LPD_1b)
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan pada sarana yang dapat dipakai
oleh masyarakat umum (tempat parkir,
ruang tunggu, kantin, dan lain-lain) yang
ikut serta melaksanakan fungsi lembaga
sekolah.
2. Tulisan Nama Sarana Umum
Nama Sarana Umum (LPD_2a)
Nama Sarana Umum (LPD_2b)
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan dalam penamaan tempat
pertemuan yang bersifat umum (nama
aula, nama ruang rapat, nama ruang
kelas, dan lain-lain).
3. Tulisan Nama Ruang Pertemuan
Nama Ruang Pertemuan
(LPD_3)
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan pada nama atau label tertulis
untuk produk barang/jasa khas yang
dihasilkan lembaga (nama koperasi,
bahan publikasi, nama laman, buku, dan
lain-lain)
4. Tulisan Nama Produk Barang/Jasa
Nama Produk
Barang/Jasa (LPD_4)
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan pada nama atau label tertulis
untuk jabatan yang tercantum pada
tempat atau ruangan kantor lembaga
(tulisan jabatan pada meja atau ruangan
pimpinan lembaga, dan lain-lain).
5. Tulisan Nama Jabatan
Nama Jabatan
(LPD_5)
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan pada tulisan untuk
mengarahkan publik menuju tempat
tertentu atau melakukan sesuatu
(tulisan masuk, keluar, dilarang parkir,
dan lain-lain).
6. Tulisan Penunjuk Arah atau Rambu
Umum
Tulisan Penunjuk Arah atau
Rambu Umum (LPD_6)
7 Objek Pengutamaan Bahasa Negara
Objek ini merupakan bahasa yang
di-gunakan pada spanduk, kain rentang,
slogan, imbauan, moto, atau informasi
lain yang diketahui publik (ucapan
selamat datang, moto lembaga, baliho,
iklan lembaga, dan lain-lain).
7. Tulisan Berbentuk Spanduk atau Alat
Informasi Lain yang Sejenis
Tulisan Berbentuk Spanduk atau Alat Informasi Lain (LPD_7a)
Tulisan Berbentuk Spanduk atau Alat Informasi Lain (LPD_7b)
Tata Cara
Penilaian PWBS
03
Prinsip Dasar Pengutamaan Bahasa Negara (1)
Sudah mengutamakan
Hanya menggunakan bahasa Indonesia di ruang publik.
Kemunculan bahasa asing hanya sebagai pendukung bahasa negara. Demikian pula bahasa daerah yang digunakan untuk melengkapi bahasa Indonesia.
BAHASA INDONESIA
Menggunakan lebih dari satu bahasa dengan posisi bahasa Indonesia berada di atas bahasa lain dan ukuran bahasa Indonesia lebih besar serta warna lebih mencolok.
BAHASA INDONESIA
Prinsip Dasar Pengutamaan Bahasa Negara (2)
Belum mengutamakan
BAHASA INDONESIA
BAHASA ASING/DAERAH
BAHASA INDONESIA BAHASA
ASING/DAERAH
Gate Accreditation
Jadwal Shuttle Bus
Warna dan ukuran huruf Bahasa Indonesia sama dengan yang lain.
Bahasa Indonesia ada di sebelah kiri bahasa lain.
Menggunakan bahasa asing dengan struktur bahasa Indonesia.
Menggunakan padanan bahasa Indonesia yang belum tepat.
BAHASA ASING/DAERAH
BAHASA INDONESIA
BAHASA
ASING/DAERAH BAHASA INDONESIA
BAHASA ASING/DAERAH
Melati Plaza
Bahasa Indonesia berada di bawah bahasa lain dengan ukuran lebih kecil dan warna tidak mencolok.
Bahasa Indonesia berdampingan dengan bahasa lain.
Hanya menggunakan bahasa selain yang berkedudukan resmi sebagai bahasa negara di Indonesia.
Menggunakan bahasa Indonesia dengan struktur bahasa asing.
Instrumen Penilaian
Instrumen pengutamaan penggunaan bahasa negara di ruang publikterdiri atas tiga variabel, yakni sebagai berikut.
50
%
30
%
20
%
Kriteria Penilaian
• Ejaan • Pilihan kata • Struktur Kaidah Kebahasaan • Posisi • Ukuran huruf • Warna huruf Fisik Kebahasaan • Bahan • Kejelasan • Desain Tipografi Kebahasaan22
Rentang Nilai
Fisik Kebahasaan
Nilai
Posisi
Ukuran Huruf
Warna Huruf
30 Hanya menggunakan bahasa Indonesia atau diikuti dengan bahasa lain
Ukuran huruf bahasa negara lebih besar daripada bahasa asing atau bahasa daerah
Warna huruf bahasa negara lebih menonjol daripada bahasa asing atau bahasa daerah
20 Posisi bahasa negara di bawah/berdampingan dengan bahasa
asing atau bahasa daerah
Ukuran huruf bahasa negara sama dengan ukuran bahasa asing atau bahasa daerah
Warna huruf bahasa negara sama dengan warna huruf bahasa asing atau bahasa daerah
10 Tidak menggunakan bahasa negara sama sekali
Ukuran huruf bahasa negara lebih kecil daripada bahasa asing atau bahasa daerah
Warna huruf bahasa negara tidak mencolok daripada bahasa asing atau bahasa daerah
Rentang Nilai
Kaidah Kebahasaan
Nilai
Ejaan
Pilihan Kata
Struktur
30 Tidak terdapat kesalahan dalam pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur asing/serapan
Tidak terdapat kesalahan dalam pemilihan kata (tepat, benar, dan lazim) untuk bahasa negara
Tidak terdapat kesalahan struktur dalam penyusunan frasa/kalimat bahasa negara
20 Terdapat satu atau dua kesalahan dalam pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur asing/serapan
Terdapat kesalahan dalam pemilihan kata (tepat, benar, dan lazim) untuk bahasa negara
Terdapat kesalahan struktur dalam penyusunan frasa/kalimat bahasa negara
10 Terdapat lebih dari dua kesalahan dalam pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur asing/serapan
Hanya menggunakan pilihan kata bahasa asing atau bahasa
daerah
Hanya menggunakan struktur bahasa asing atau bahasa daerah
Instrumen Penilaian
Rentang Nilai
Tipografi Kebahasaan
Nilai
Bahan
Desain
Kejelasan
30 Terbuat dari bahan permanen (kayu, batu, kaca, atau kaca serat)
Desain sangat menarik Tulisan sangat jelas dan proporsional
20 Terbuat dari bahan semipermanen
(plastik, kain, atau styrofoam)
Desain cukup menarik Tulisan kurang jelas dan kurang proporsional
10 Terbuat dari bahan tidak permanen
(kertas atau sejenisnya)
Desain tidak menarik Tulisan tidak jelas dan tidak proporsional
Format Penilaian
Khusus untuk variabel fisik kebahasaan, indikator
diboboti
kembali
dengan
besaran
yang
disesuaikan, yaitu 60% untuk indikator posisi, 20%
untuk indikator warna, dan 20% untuk ukuran
huruf. Pembobotan itu mengacu pada konsep
pengutamaan bahasa negara: bobot terbesar
diberikan pada variabel fisik kebahasaan. Pada
ahirnya, pembobotan itu akan menghasilkan nilai
skor maksimal 30 dan minimal 10 untuk setiap data
objek yang dinilai.
Kodifikasi Data (1)
Kuasai Bahasa
Kodifikasi Data (2)
Penulisan:
[Tipe Lembaga]_[Kode Objek][Nomor Data]
Tipe Lembaga Kode
Lembaga Pendidikan LPD
Kode Objek/Foto Kode
Nama Lembaga 1
Nama Sarana Umum 2
Nama Ruang Pertemuan 3
Nama Produk Barang/Jasa 4
Nama Jabatan 5
Penunjuk Arah/Rambu Umum 6
Spanduk/Alat Informasi Lain 7
Nomor Data
1. Jika ada lebih dari satu foto yang digunakan pada kategori yang sama (objek 1, 2, dan 7) 2. Penomoran menggunakan huruf
“LPD” menunjukkan Lembaga Pendidikan “1
menunjukkan Objek 2, yaitu tulisan nama sarana umum.
Simulasi Kodifikasi
Kode
:
LPD_2
“LPD” menunjukkan Lembaga Pendidikan “1” menunjukkan Objek 1, yaitu tulisan nama lembaga/nama gedung,
“a” menunjukkan urutan pertama dari objek sejenis yang dikirim
Kode
:
Tindak Lanjut
PWBS
04
Sesudah
Sebelum
Sesudah
Sebelum
Sesudah
Sebelum
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi
Kantor Bahasa Banten Kompleks Perkantoran BPCB, Jalan Letnan Djidun Blok J Nomor 2, Kepandean, Lontar Baru, Serang, Banten (0254) 221079 Faksimile: (0254) 221080