PERKEMBANGAN EMBRIO DAN RASIO PENETASAN TELUR IKAN KERAPU RAJA SUNU (Plectropoma laevis) PADA SUHU MEDIA BERBEDA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil penelitian ini diharapkan akan dapat ditemukan suhu penetasan telur ukan patin yang optimal, sehingga dapat memberikan hasil penetasan yang maksimal (
Penggunaan suhu inkubasi 31 o C dapat mempercepat pembentukan organogenesis dan pergerakan embrio, hal ini disebabkan suhu inkubasi 31 o C dapat mempercepat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan suhu inkubasi berpengaruh terhadap perkembangan embrio, lama waktu penetasan, hatching rate dan survival rate,
Faktor -faktor yang perlu diperhatikan dan sangat penting bagi kehidupan ikan yang akan mempengaruhi perkembangan telur, daya tetas, dan waktu penetasan diantaranya
Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh suhu terhadap waktu penetasan, ada kecenderungan bahwa semakin tinggi suhu semakin cepat pula penetasan telur ikan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan suhu inkubasi berpengaruh terhadap perkembangan embrio, lama waktu penetasan, hatching rate dan survival rate,
Hasil analisis data kematian embrio awal, kematian embrio tengah, kematian embrio akhir, daya tetas, dan kualitas tetas telur burung puyuh pada mesin tetas dengan suhu
Sebaiknya suhu yang digunakan dalam penetasan telur Ikan Baung adalah suhu 27°C karena memiliki persentase penetasan yang lebih tinggi dari suhu lainnya kemudian