• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODEL ANTRIAN BUS ANTAR KOTA DI TERMINAL TIRTONADI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MODEL ANTRIAN BUS ANTAR KOTA DI TERMINAL TIRTONADI"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL ANTRIAN BUS ANTAR KOTA DI TERMINAL

TIRTONADI

oleh

WADZKUR RAHMAAN LUTHFI SYARIFUDIN

M0110082

SKRIPSI

ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Matematika

(2)
(3)

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul MODEL

ANTRIAN BUS ANTAR KOTA DI TERMINAL TIRTONADI belum pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada suatu perguruan tinggi, dan

sepanjang pengetahuan saya juga belum pernah ditulis atau dipublikasikan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan

dalam daftar pustaka.

Surakarta, Juni 2017

(4)

ABSTRAK

Wadzkur Rahmaan Luthfi Syarifudin, 2017. MODEL ANTRIAN BUS ANTAR KOTA DI TERMINAL TIRTONADI. Fakultas Matematika dan Il-mu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret.

Bertambahnya jumlah trayek bus antar kota menyebabkan adanya antrian bus di terminal. Sistem antrian pada pos pemberangkatan di terminal Tirto-nadi akan dianalisis menggunakan teori antrian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan model-model antrian pada masing-masing jalur pemberang-katan dan menghitung ukuran-ukuran kinerja sistem pelayanan di terminal Tir-tonadi. Analisis sampel data primer meliputi uji kesetimbangan (steady state) dan uji kecocokan distribusi pada data jumlah kedatangan bus dan lama wak-tu pelayanan bus. Selanjutnya, diwak-turunkan model-model antrian pada sistem pelayanan dan dihitung ukuran kinerja sistem. Berdasarkan analisis dapat di-simpulkan bahwa model antrian semua jalur pemberangkatan adalah mengikuti (M/G/1) : (F IF O/∞/∞). Perhitungan pada semua ukuran kinerja sistem

me-nunjukkan sistem antrian pada terminal Tirtonadi sudah baik ditandai dengan nilai Lq dan Ws yang kecil.

Kata Kunci :sistem antrian, Terminal Tirtonadi, steady state

(5)

ABSTRACT

Wadzkur Rahmaan Luthfi Syarifudin, 2017. QUEUE MODEL INTER CITY BUS AT TIRTONADI STATION. Faculty of Mathematics and Natu-ral Sciences, Sebelas Maret University.

The increament of number inter-city bus routes causes the bus queuing in the station. The queuing system at the departure post Tirtonadi bus station will be analyzed using queuing theory. The purpose of this research is to obtain queue models on each of the departing lanes and measures the performance of each service system at the Tirtonadi station. Analysis of primary data samples covers equilibrium test (steady state) and distribution match test on bus arri-val number data and bus service duration. Next, we derived queue models in the service system and measuring the system performance. Based on the ana-lysis it can be concluded that the queuing model of all departure lanes follows (M/G/1) : (F IF O/∞/∞). Measurement on all system performance show that

the queue system at the Tirtonadi station is well marked with small Lq dan Ws.

(6)

MOTO

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan (Q.S Al Insyirah : 5-6)

(7)

PERSEMBAHAN

Karya sederhana ini saya persembahkan kepada :

kedua orang tuaku tersayang yang telah membesarkan saya,

(8)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Alloh SWT yang melimpahkan rahmat dan

hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini. Penulis menya-dari bahwa dalam penulisan skripsi ini tidak lepas menya-dari bantuan, dorongan dan

bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terimaka-sih kepada

1. Ibu Dr. Hasih Pratiwi, S.Si., M.Si. sebagai Pembimbing I dan Bapak Sup-riyadi Wibowo, S.Si., M.Si. sebagai Pembimbing II yang telah membimbing

dan mengarahkan dalam penulisan skripsi ini.

2. Semua pihak yang telah memberi bantuan,dukungan, dan masukan kepada penulis.

Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat.

Surakarta, Juni 2017 Penulis

(9)
(10)
(11)

4.5.4 Ukuran Kinerja Sistem . . . 31

4.6 Analisis Antrian Bus Jalur Empat . . . 33

4.6.1 Pengecekan Steady State . . . 33

4.6.2 Uji Kecocokan Distribusi . . . 33

4.6.3 Model Sistem Antrian . . . 35

4.6.4 Ukuran Kinerja Sistem . . . 36

4.7 Analisis Antrian Bus Jalur Lima . . . 37

4.7.1 Pengecekan Steady State . . . 37

4.7.2 Uji Kecocokan Distribusi . . . 37

4.7.3 Model Sistem Antrian . . . 39

4.7.4 Ukuran Kinerja Sistem . . . 40

V PENUTUP 42 5.1 Kesimpulan . . . 42

5.2 Saran . . . 43

(12)

DAFTAR TABEL

4.1 Data Jumlah Kedatangan, Jumlah Pelayanan dan Waktu

Pelayan-an Bus Jalur Satu . . . 16

4.2 Data Jumlah Kedatangan, Jumlah Pelayanan dan Waktu Pelayan-an Bus Jalur Dua . . . 17

4.3 Data Jumlah Kedatangan, Jumlah Pelayanan dan Waktu Pelayan-an Bus Jalur Tiga . . . 18

4.4 Data Jumlah Kedatangan, Jumlah Pelayanan dan Waktu Pelayan-an Bus Jalur Empat . . . 19

(13)

Daftar Notasi

a : distribusi kedatangan(Arrival Distribution)

b : distribusi waktu pelayanan atau keberangkatan(Servis Time Departure) c : jumlah pelayanan paralel (c: 1,2, . . . ,∞)

d : peraturan pelayanan (FCFS/ FIFO, LCFS, SIRO, dan PS)

e : jumlah maksimal yang diijinkan dalam sistem (Queue dan System) (dalam antrian dan dalam pelayanan)

f : jumlah pelanggan yang ingin memasuki sistem dalam sumber M : distribusi kedatangan atau keberangkatan poisson

(distribusi antar kedatangan atau waktu pelayanan eksponensial yang setara)

G : distribusi umum dari keberangkatan (atau waktu pelayanan) n : frekuensi kedatangan per satuan waktu

e : bilangan Euler (e = 2,71828...) f(n) : peluangn pelanggan dalam sistem

t : waktu pelayanan tiap unit H0 : hipotesis pertama

H1 : hipotesis kedua

S(x) : distribusi kumulatif data sampel (distribusi empiris)

dengan ukuran sampel x

F0(x) : distribusi kumulatif dari distribusi yang dihipotesiskan

(fungsi peluang kumulatif) dengan ukuran sampel x s : banyaknya fasilitas pelayanan

(14)

Ls : ekspektasi jumlah pelanggan dalam sistem

Lq : ekspektasi jumlah bus dalam antrian

Ws : ekspektasi waktu menunggu dalam sistem

Wq : ekspektasi waktu menunggu dalam antrian

ρ : faktor utilisasi

Referensi

Dokumen terkait

analisis yang dilakukan maka diketahui antara lain, pada hari kerja untuk kinerja operasional bus4. di Terminal bus Tirtonadi didapat beberapa kinerja bus yang kurang sesuai

Pelayanan rata-rata tertingi untuk jalur Malang-Blitar yaitu pada hari Min ggu sebesar 11,333 atau 11 unit bus yang harus dilayani da pada hari Jum’at merupakan tingkat

Dari hasil analisis steady-state , ukuran kinerja sistem, dan uji kecocokan distribusi kedatangan dan pelayanan Nasabah dapat diketahui bahwa model sistem antrian

Untuk model antriannya semua loket mengikuti model

Dalam analisis yang dilakukan maka diketahui antara lain, pada hari kerja untuk kinerja operasional bus di Terminal bus Tirtonadi didapat beberapa kinerja bus yang kurang

Model simulasi sistem antrian usulan 2 memiliki lokasi pemesanan sekaligus pembayaran yang terbagi menjadi 2 jalur dengan masing-masing jalur dilayani oleh 1

Dalam hal ini akan di gunakan beberapa nilai M (jumlah jalur/jumlah loket yang terbuka). Tabel 8 merupakan hasil perhitungan tingkat pelayanan dan kinerja antrian

Dari hasil analisis steady-state, ukuran kinerja sistem, dan uji kecocokan distribusi kedatangan dan pelayanan Nasabah dapat diketahui bahwa model sistem antrian