ABSTRAKSI
Rencana perusahaan untuk meningkatkan kualitas terhadap unit motor yang diproduksi dilakukan dengan berbagai metode salah satunya yaitu dengan metode Six Sigma - DMAIC. Dalam kegiatan Six Sigma yang dilakukan di Perusahaan yaitu mengatasi repair sepuluh besar Assembling Unit.
Dalam pelaksanaannya telah ditentukan target yang harus dicapai yaitu menurunkan 50 % per project yang diambil dari repair sepuluh besar tadi. Dalam hal ini project yang didapatkan yaitu menurunkan jumlah repair muffler bocor dengan acuan data tahun 2007 dan dibandingkan dengan jumlah repair muffler bocor pada tahun 2008.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai sigma untuk repair muffler bocor di Assembling Unit dan meningkatkan kualitas unit motor agar kualitas motor Honda diluar tetap nomer satu. Perbaikan yang dilakukan meliputi perbaikan proses, perbaikan part dan sosialisasi terhadap operator.
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan syukur kehadirat illahi robbi, yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Menurunkan Repair Muffler Bocor Dengan Metode DMAIC di Assembling Unit Pt. Astra Honda Motor”.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh ujian sarjana teknik industri di Universitas Bina Nusantara Jakarta. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan serta pengalaman yang dimiliki penulis.
Penulis mengakui bahwa skripsi ini tidak mungkin terselesaikan tanpa bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Gerardus Polla, M.App.Sc, Selaku pejabat Rektor Universitas Bina Nusantara.
2. Bapak Imam H. Kartowisastro,Ph.D, Selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Bina Nusantara.
vi
4. Bapak Anggara Hayun Anujuprana, ST,MT, Selaku Pembimbing yang telah memberikan pengarahan, bimbingan, motivasi, serta petunjuk dalam penyusunan skripsi ini.
5. Bapak Harsa Firyawan,ST, Selaku pimpinan saya yang telah membantu memberikan arahan, dan bahan-bahan perusahaan yang dibutuhkan dalam penyusunan skripsi ini.
6. Istriku dan anakku tercinta (Feny Yasniah dan Faris Zayyan Rizqullah) yang memberikan motivasi dan do’a hingga selesainya skripsi ini.
7. Orangtuaku tercinta yang selalu mendo’akan dan mensuport hingga dapat menyelesaikan skripsi ini.
Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, semoga amal kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah Swt. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat khususnya bagi penulis, umumnya bagi acivitas akademik dan masyarakat.
Jakarta, Juli 2008
Penulis
DAFTAR ISI
JUDUL LUAR--- i
JUDUL DALAM--- ii
LEMBAR PENGESAHAN--- iii
ABSTRAK --- iv
KATA PENGANTAR--- v
DAFTAR ISI --- vii
DAFTAR TABEL --- xii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah --- 1
1.2 Identifikasi dan Perumusan Masalah --- ---- 2
1.3 Ruang Lingkup --- 3
1.4 Tujuan dan Manfaat --- 4
1.5 Gambaran Umum Perusahaan 1.5.1 Sejarah Perusahaan ---=--- 4
1.5.2 Visi dan Misi Perusahaan --- 6
1.5.3 Lokasi Produksi --- 7
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Pengendalian dan Kualitas --- 8
2.2 Kegunaan Pengendalian Kualitas --- 10
2.3 Aspek Teknis --- 11
2.3.1 Data --- 11
2.3.1.1 Kegunaan Pengumpulan Data ---11
2.3.1.2 Jenis Data --- 12
2.3.3 Diagram Pareto --- 12
2.3.3.1 Guna Diagram Pareto --- 12
2.3.4 Diagram Sebab Akibat --- 14
2.4 Six Sigma --- 14
2.4.1 Sejarah Six Sigma --- 15
2.4.2 Keunggulan Six Sigma --- 17
2.4.3 Aktifitas Six Sigma --- 18
2.4.3 Sistem Pengoperasian 6s --- 19
2.5 Sistematika DMAIC ---19
2.5.1 Define Phase --- 19
2.5.1.1 Project Background ( Latar Belakang ) ---20
2.5.1.1 Project Timeline ( Schedule ) ---20
2.5.2 Measure Phase --- 20
2.5.2.1 Process Mapping( Pemetaan Proses ) --- 21
2.5.2.2 Pengambilan Data Proses --- 21
2.5.2.4 Failure Mode & Effects Analysis ( FMEA ) --- 24
2.5.3 Analyze Phase --- 24
2.5.3.1 Seven Tool QC Analysis --- 24
2.5.3.2 Analisa Sebab Akibat ( Fishbone Diagram ) ---- 24
2.5.3.3 Analisa Pemetaan Proses --- 25
2.5.4 Improvement Phase --- 25
2.5.4.1 Improvement Pada Proses --- 25
2.5.5 Control Phase --- 26
2.5.5.1 Review Hasil Perbaikan --- 26
2.5.5.2 Benchmark Nilai Sigma Proses Baru --- 26
2.5.5.3 Review Output Product Terhadap Customer --- 27
2.5.5.4 QCD Review --- 28
2.5.5.5 Standardisasi ---29
2.5.5.6 Statistical Process Control ( SPC ) --- 29
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Model Penyelesaian Masalah --- 31
3.1 Pengumpulan dan Pengolahan Data 3.1.1 Pengumpulan Data --- 33
3.1.2 Pengolahan Data --- 33
3.1.2.1 Latar Belakang Masalah ---33
3.1.2.2 Identifikasi Project --- 34
3.1.2.4 Pengukuran Nilai Sigma ( Sigma Value ) --- 34
3.1.2.5 Failure Mode and Effect Analysis ( FMEA ) ---- 35
3.1.3 Rencana Perbaikan --- 35
3.1.4 Tindakan Perbaikan --- 36
3.1.5 Evaluasi Hasil Perbaikan --- 36
3.1.6 Standarisasi --- 36
3.2 Teknik Pengumpulan Data --- 37
BAB IV PENGUMPULAN DAN ANALISA DATA 4.1 Pengumpulan Data 4.1.1 Data Repair Assembling Unit Tahun 2007 --- 38
4.1.2 Data Repair Muffler Bocor Assembling Unit Tahun 2007 --- 39
4.2 DEFINE 4.2.1 Latar Belakang Masalah --- 39
4.2.2 Identifikasi Masalah --- 40
4.2.3 Pemetaan Proses ---41
4.3 MEASURE 4.3.1 Sigma level --- 44
4.3.2 Failure Mode And Effects Analysis ( FMEA ) --- 46
4.4.3 Rencana Perbaikan --- 52
4.5 Perbaikan ( improvement ) 4.5.1 Perbaikan Dimensi Gasket --- 52
4.5.2 Perbaikan Muffler --- 52
4.5.3 Perubahan Standard Operation Plan ( SOP ) --- 55
4.5.4 Sosialisasi Muffler Bocor --- 56
4.5 CONTROL 4.5.1 Evaluasi Hasil Perbaikan --- 56
4.5.2 Standarisasi --- 59
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan --- 61
5.2 Saran --- 62 DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Data Repair Sepuluh Besar Assembling Unit --- 3
Tabel 2.1 Data-data permasalahan --- 13
Tabel 2.2 Diagram Pareto --- 13
Tabel 2.3 Diagram Sebab Akibat (fish-bone) --- 14
Tabel 2.4 Globally Well Known Six Sigma Companies --- 16
Tabel 2.5 Perbandingan Six Sigma dengan alat lain ---17
Tabel 2.6 Sistem Pengoprasian Six Sigma ---19
Tabel 2.7 Detailed conversion between ppm ( or DPMO) and sigma quality level when the process mean is ± 1.5σ shifted --- 23
Tabel 2.8 Benchmark to World Class --- 27
Tabel 2.9 QCD Sebelum dan Setelah Perbaikan --- 28
Tabel 2.10 X-R Chart --- 29
Tabel 3.1 Model Penyelesaian Masalah --- 32
Tabel 3.2 SIPOC --- 34
Tabel 3.3 Teknik Pengumpulan Data --- 37
Tabel 4.1 Repair Sepuluh Besar --- 38
Tabel 4.2 Ilustrai Muffler Bocor --- 39
Tabel 4.3 SIPOC --- 40
Tabel 4.5 Faktor – faktor repairmuffler bocor --- 41
Tabel 4.6 Ilustrasi Faktor Repair Muffler Bocor --- - 43
Tabel 4.7 DataRepair Muffler Bocor Tahun 2007 --- 44
Tabel 4.8 Target Penurunan Repair Muffler Bocor Tahun 2008--- --- 45
Tabel 4.9 Sigma Level --- 45
Tabel 4.10 Tabel Rating Menganalisa Potensi Resiko --- 46
Tabel 4.11 Tabel FMEA--- --- 47
Tabel 4.12 Failure Mode And Effects Analysis --- 47
Tabel 4.13 Fish Bone Diagram --- 50
Tabel 4.14 Root Cause and Problem Solving --- 51
Tabel 4.15 Usulan Perubahan Disain --- 53
Tabel 4.16 Data Setting Trial Perbaikan --- 54
Tabel 4.17 Flow Pengajuan UPD --- 55
Tabel 4.18 Flow Proses Sebelum dan Setelah Perbaikan --- 56
Tabel 4.19 Data RepairMuffler Bocor Sebelum Perbaikan --- 57
Tabel 4.20 Data Repair Muffler Bocor Setelah Perbaikan --- --- 57
Tabel 4.21 Hasil Perbaikan Ditinjau Dari QCD --- 58
Tabel 4.22 Flow Proses Hasil Perbaikan --- 59