• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sekresi Sel

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sekresi Sel"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

STRUKTUR DAN FUNGSI RETIKULUM ENDOPLASMA, GOLGI

STRUKTUR DAN FUNGSI RETIKULUM ENDOPLASMA, GOLGI

KOMPLEKS, SERT

KOMPLEKS, SERTA JALUR H

A JALUR HUBUNGAN

UBUNGAN ANT

ANTARA R

ARA RETIKULUM

ETIKULUM

ENDOPLASMA, GOLGI KOMPLEKS DAN LISOSOM

ENDOPLASMA, GOLGI KOMPLEKS DAN LISOSOM

MAKALAH

MAKALAH

Diajukan sebagai salah satu tugas terstruktur pada Mata Kuliah Biologi Sel

Diajukan sebagai salah satu tugas terstruktur pada Mata Kuliah Biologi Sel

Dosen :

Dosen :

Dr. Hj. Tuti Kurniati, M. Pd

Dr. Hj. Tuti Kurniati, M. Pd

Oleh:

Oleh:

Kelompok 

Kelompok 

Kh

Khar

arin

ina

a !i

!i"#

"#i

i $m

$mal

alia

ia

%

%&

&'(

'()(

)((&

(&*+

*+

K

Kh

ho

os

ss

so

ol

l a

a-

-a

ad

d

%%



&

&'

'(

()

)(

((

(&

&

++

Ki

Kiki

ki /a

/aki

kiah K

ah Kh

hai

aira

ran

n0

0

%%



&'

&'()

()((

((1

1(+

(+

2

2o

olla

a 3

3e

eb

biio

olla

a

%%



&

&'

'(

()

)(

((

(1

1

++

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

2016

2016

(2)

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Puji dan s0ukur kami panjatkan kepada $llah, Tuhan 4ang Puji dan s0ukur kami panjatkan kepada $llah, Tuhan 4ang Maha 5sa karena dengan rahmat dan karunia670a penulis dapat Maha 5sa karena dengan rahmat dan karunia670a penulis dapat men0elesaikan makalah ini.

men0elesaikan makalah ini. P

Penuenulis lis sansangat gat berberharharap ap makmakalaalah h ini ini dapdapat at berbermanman8aa8aatt da

dalalam m rarangngkka a memenanambmbah ah -a-a-a-asasan n sesertrta a pepengngetetahahuauan n kikitata me

mengngenenai ai ororgaganenel l 0a0ang ng beberprpereran an dadalalam m sesekrkresesi i sesel. l. PPenuenuliliss men0adari sepenuhn0a bah-a di dalam tugas terdapat ban0ak men0adari sepenuhn0a bah-a di dalam tugas terdapat ban0ak k

kekekuraurangangan6kn6kekekururangangan. an. 9nt9ntuk uk ituitu, , penpenuliulis s berberharharap ap adaadan0an0a saran dan usulan demi perbaikan di masa 0ang akan datang, saran dan usulan demi perbaikan di masa 0ang akan datang, mengingat tidak ada 0ang sempurna tanpa adan0a saran 0ang mengingat tidak ada 0ang sempurna tanpa adan0a saran 0ang membangun.

membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami siapapun Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami siapapun 0an

0ang g memmembabaan0an0a. a. SekSekirairan0a n0a laplapororan an 0an0ang g teltelah ah disdisusuusun n iniini dapat berguna bagi penulis dan

dapat berguna bagi penulis dan semua 0ang membaan0a.semua 0ang membaan0a. Bandung,

Bandung, Maret Maret '()'()

Penulis Penulis

Sekres

Sekresi Sel – i Sel – Biologi SelBiologi Sel Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2016 Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2016

 

(3)

DAFTAR ISI Kata Pengantar...i Da8tar ;si...ii B$B ; P57D$H929$7... $. 2atar Belakang... B. !umusan Masalah... <. Tujuan Pembahasan...' B$B ;; P5MB$H$S$7...& $. !etikulum 5ndoplasma...& B. =olgi Kompleks...) <. 2isosom... D. Hubungan antara !5, =olgi Kompleks dan 2isosom serta

Mekanisme Sekresi Sel...1 B$B ;;; S;MP92$7...>

Da8tar Pustaka *

Sekresi Sel – Biologi Sel Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2016

(4)
(5)

BAB I

PENDAHULUAN A. Latar B!a"a#$

Biologi Seluler dan Molekuler adalah salah satu mata kuliah 0ang memusatkan perhatiann0a dalam abang biologi 0aitu sitologi atau biologi sel. Sitologi merupakan abang biologi 0ang membahas tentang gejala kehidupan 0ang terjadi pada tingkat sel dan melihatdari gejala kehidupan pada tingkat sel tersebut dari segi molekulern0a.

Sel disusun oleh organel6organel sel. Sel eukariotik tersusun atas organel6organel sel,seperti inti sel, retikulum endoplasma, badan golgi, mitokondria, ribosom, lisosom, 0ang memiliki 8ungsi dan mekanisme kerja 0ang berbeda6beda. Salah satu 8ungsi sel 0ang akan dibahas dalam makalah ini adalah 8ungsi sekresi sel 0ang dilakukan oleh beberapa organel 0ang saling bekerja sama. Organel 0ang berperan dalam sekresi sel diantaran0a adalah retikulum endoplasma, kompleks golgi dan lisosom.

9ntuk mengetahui lebih jelasn0a bagaiamana proses sekresi sel, maka pada makalah ini akan dibahas mekanisme atau ara kerja dari masing6masing organel 0ang berperan dalam proses skresi tersebut.

B. R%&%'a# Ma'a!a(

$dapun rumusan masalah 0ang akan dipaparkan adalah sebagai berikut:

. $pa 0ang dimaksud dengan !etikulum 5ndoplasma, struktur pen0usun serta 8ungsin0a?

'. $pa 0ang dimaksud dengan =olgi Kompleks, struktur pen0usun serta 8ungsin0a?

&. $pa 0ang dimaksud dengan 2isosom, struktur pen0usun serta 8ungsin0a?

(6)

1. Bagaimana hubungan antara !etikulum 5ndoplasma, =olgi Kompleks dan 2isosom serta mekanisme sekresi sel?

). T%*%a# P#%!+'a#

Berikut tujuan penulisan makalah ini:

. Pengertian !etikulum 5ndoplasma, struktur pen0usun serta 8ungsin0a@

'. Pengertian =olgi Kompleks, struktur pen0usun serta 8ungsin0a@

&. Pengertian 2isosom, struktur pen0usun serta 8ungsin0a@ 1. Hubungan antara !etikulum 5ndoplasma, =olgi

(7)

BAB II

PEMBAHASAN 1. Rt+"%!%& E#-!a'&a

1. 1. P#$rt+a# Rt+"%!%& E#-!a'&a

Semua sel eukariotik mengandung !5. Organel ini bukan organel 0ang statis, melainkan merupakan komponen dari suatu sistem selaput 0ag dinamis dan mudah dikenali. Sistem selaput ini menakup semua selaput organel 0ang berada di dalam sel. 2ima puluh persen dari semua selaput 0ang terdaat pada sebuah sel adalah selaput !5.

Selaput !5 merupakan membran 0ang sangat terlipat lipat mengelilingi suatu ruangan 0ang disebut lumen !5 atau sisterna !5 0ang berbentuk labirin. Organel ini merupakan bangunan 0ang berbentuk ruangan ruangan mempun0ai bentuk dan ukuran berbeda. Dapat dibandingkan menjadi tiga jenis :

. Sisterna, berbentuk ruangan gepeng 0ang kadang 6 kadang tersusun berlapis Alapis dan saling berhubungan .

'. Tubuler , berbentuk seperti pipa A pipa keil 0ang saling berhubungan.

&. esikuler, berbentuk sebagai gelembung6gelembung 0ang berlapis lapis.

%Kurniati.'():>)+.

!etikulum berasal dari kata reticular 0ang berate an0aman benang atau jala. Karena letakn0a memusat pada bagian dalam sitoplasma %endoplasma+ dan karena strukturn0a sebagian an0aman dan untuk sebagian besar terdapat dalam endoplasma. Dengan ditemukann0a !etikulum 5ndolplasma ini sebuah sel tidak lagi dapat di anggap sebagai kantong 0ang berisi en"im, !7$, D7$, dan larutan6larutan bahan 0ang dibatasi oleh membran luar seperti pada bakteri 0ang primiti8. Ban0ak rongga6rongga 0ang dibatasi oleh membran 0ang bertanggung

(8)

 ja-ab atas 8ungsisel 0ang Cital, di antaran0a pemisahan dan himpunan sistem en"im. Dan maka dari itu disebut disebut sebagai !etikulum 5ndoplasma %disingkat !5+. !etikulum 5ndoplasma %!5+ adalah organel 0ang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik baik sel he-an atau pun sel tumbuhan.

1. 2. Str%"t%r a# F%#$'+ Rt+"%!%& E#-!a'&a

$da dua -ila0ah pada !5 0ang berbeda dalam hal struktur dan 8ungsi -alaupun saling terhubung !5 halus dan !5 kasar. !5 halus diberi nama demikian karena dipermukaan luar n0a tidak terdapat ribosom. !ibosom terdapat dipermukaan luar !5 kasar 0ang men0ebabkan !5 ini diba-ah mikroskop elektron. Seperti 0ang telah disebutkan ribosom juga telah melekat pada membran luar selaput nukleus 0ang mengahadap ke sitoplasma 0ang tersambung dengan !5 kasar.

1. Str%"t%r a# F%#$'+ RE Ha!%'

!5 dibandingkan dengan !5= mempun0ai perbedaan struktur dalam dua hal 0aitu : tidak memiliki ribosom pada permukaan membran0a dan sebagian besar berbentuk tubuler 0ang saling beran0aman.

 umlah !5$ dalam sebuah sel sangat tergantung pada t0pe atau jenis sel bersangkutan sehingga han0a pada jenis jenis sel tertentu saja !5$ ini sangat menonjol. %Kurniati,'():>>+

!5 halus ber8ungsi dalam berbagai proses metabolik, 0ang berpariasi menurut tpe sel. Proses proses ini antara lain adalah sintesis lipid metabolisme karbohidrat serta detoksikasi obat obatan dan raun. 5n"im Aen"im pada !5 halus penting dalam sintetis lipid, termasuk min0ak, 8os8olipid, dan seroid. Steroid 0ang dihasilkan oleh oleh !5 halus dalam sel he-an antara lain adalah hormon seks Certebrata dan berbagai hormon steroid 0ang disekresikan oleh kelenjar adrenal. Sel6sel 0ang men0intesis dan dan 0ang men0ekresikan hormon6hormon ini dalam testis

(9)

dan oCarium misaln0a ka0a dengan !5 halus iri struktural 0ang ook dengan 8ungsi sel ini.

5n"im Aen"im lain0a pada !5 halus membantu mendetoksikasi obat obatan dan raun terutama pada sel hati. Detokskasi biasan0a melibatkan gugus hdroksil ke molekul obat Aobatan sehingga molekul tersebut lebih halus dan mudah dikeluarkan dari tubuh bersama urin. Obat penenang merupkan ontoh obat6obatan0ang dimetabolisme melalui ara ini oleh !5 halus dalam sel hati. 3aktan0a, barbiturat, alkohol, dan ban0ak obat6obatan lain0a menginduksi perban0akan !5 hslus dan en"im6en"im dan detoksikasin0a 0ang terkait sehingga meningkatkan laju detoksikasi. Hal ini kemudian akan meningkatkan toleransi terhadap obat obatan tersebut 0ang berarti diperlukan dosis 0ang lebih tinggi untuk menapai tertentu. Misaln0a untuk memenangkan seseorang. Selain itu, karena beberapa en"im detoksikasi memiliki kerja 0ang relati8  luas perban0akan !5 halus sebagai respons terhadap satu obat obatan 0ang lain. Pen0alahgunaan barbiturat, misaln0a dapat menurunkan kee8ekti8an antibiotik tertentu dan obat obatan berguna lain0a.

!5 halus juga men0impan ion kalsium dalam sel sel otot misaln0a membran !5 halus 0ang terspesialisasi memopa ion ion kalsium dari sitosol kedalam lumen !5. Ketika suatu sel otot dirangsang oleh impuls sara8 ion6ion kalsium membanjir melintasi membran !5 kembali kesitosol dan memiu kontraksi sel otot tersebut. %<ampbell,'((:&+.

2. Str%"t%r a# F%#$'+ RE Ka'ar

Pada permukaan luar !5= atau !5 kasar terdapat butir butir ribosom. !ibosom 0ang menempel pada !5 kasar seperti  juga ribosom bebas tersusun dalam kelompok Akelompok 0ang

(10)

!ibosom tersebut berhubungan dengan molekul !7$. Sub unit besar dan menempel pada membran Cesikel !5. Sedagkan unit keiln0a bebas.

Hasil sintesis protein sebagai benang polipeptida akan disimpan dalam ruangan !5 melalui lubang 0ang terdapat dalam membran !5 struktur membran !5 pada dasarn0a tidak berbeda dengan struktur membran sel, 0aitu terdiri dari dua lapis lipid. Selanjutn0a protein sebagai hasil sintetis akan diangkut kedalam kompleks golgi dengan ara melepaskan dengan gelembung gelembung keil. MikroCesikel tersebut sudah tidak mempun0ai butir butir ribosom pada permukaan luarn0a.

!5 kasar ban0ak ditemukan didalam sel sel kelenjar, terutama pada sel sel kelenjar 0ang sedang akti8 mensinteis seret. Pada pe-arnaan0a terdapat basol karena ban0akn0a !5 kasar. Pada sel kenlenjar prankeas dengan mikroskop aha0a didaerah basaln0a sel terlihat gambaran bergaris garis basol 0ang tidak lain adalah susunan !5 kasar 0ang terdiri atas ruangan Aruangan gepeng 0ang permukaan0a penuh dengan butir6 butir ribosom. % Kurniati,'():>>+.

3ungsi !5 kasar ban0ak sel men0ekresikan protein 0ang dihasilkan oleh ribosom 0ang melekat pada !5 kasar. Misaln0a sel6 sel prankeas tertentu men0intesis protein insulin di !5 dan men0ekresikan ke hormon ini kedalam darah. Ketika ratai polipeptida tumbuh dari ribosom terkait ranntai 0ang dibentuk oleh kompleks protein dalam membran !5. Ketika memasuki lumen !5, protein baru melipat diri menjadi bentuk aslin0a. Sbagian besar protein sekresi adalah glikoprotein protein 0ang berkaitan seara koCalen dengan karbohidrat. Karbohidrat ini diletakan ke protein dalam !5 oleh molekul terpesialisasi 0ang ada dalam membran !5.

Setelah protein sekrsi terbentuk membran !5 menjaga protein menjaga protein tersebut terpisah dari protein 0ang ada

(11)

disalam sitosol. Protein sekresi meninggalkan !5 dalam kondisi terbungkus membran Cesikel 0an bertunas seperi gelembung dari -ila0ah terspesialisasi 0ang disebut !5 transisional Cesikel 0ang bergerak dari satu bagian sel menuju bagian lain disebut Cesikel trans8or.

Selain membuat protein sekresi !5 kasar merupakan pabrik membran untuk sel. !5 kasar tumbuh merupakan ara menambahkan protein memrban dan 8os8olipid kedalam membran0a sendiri. Ketika polipeptida 0ang ditakdirkan menjadi protein membran telah tumbuh dari ribosom, poli8e8tida tersebut disisipkan kedalam membran !5 sendiri dan ditambahkan ditempat itu oleh bagian h0dro8obikn0a. !5 kasar juga membuat 8os8olipid membran0a sendiri,en"im6en"im 0ang ada dalam membran !5 merakit 8os8olipid dari 8rekursor 8rekursor dalam sitosol . membran !5 mengembang dan ditrans8er dalam bentuk Cesikel trans8er kekomponen komponen lain sistem endomembran. %<ampbell,'((:1+.

2. K-&!"' G-!$+

1. 1. P#$rt+a# K-&!"' G-!$+

Badan =olgi %disebut juga aparatus =olgi, kompleks =olgi atau diktiosom+ adalah organel 0ang dikaitkan dengan 8ungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop aha0a biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan ban0ak dijumpai pada organ tubuh 0ang melaksanakan 8ungsi ekskresi, misaln0a ginjal. Setiap sel he-an memiliki ( hingga '( badan =olgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan =olgi. Badan =olgi pada tumbuhan biasan0a disebut diktiosom.

Badan =olgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan ;talia 0ang bernama <amillo =olgi.

(12)

Struktur badan Golgi berupa berkas kantung berbentuk cakram yang  bercabang menjadi serangkaian pembuluh yang sangat kecil di ujungnya. Karena hubungannya dengan fungsi pengeluaran sel amat erat, pembuluh mengumpulkan dan membungkus karbohidrat serta zat-zat lain untuk diangkut ke permukaan sel. Pembuluh itu juga menyumbang bahan bagi pembentukan dinding sel.

Badan golgi dibangun oleh membran yang berbentuk tubulus dan juga esikula. !ari tubulus dilepaskan kantung-kantung kecil yang berisi bahan-bahan yang diperlukan seperti enzim"enzim pembentuk dinding sel.

Badan Golgi merupakan bagian sel yang hampir serupa dengan #etikulum $ndoplasma. %anya saja, Badan Golgi terdiri dari berlapis-lapis ruangan yang  juga ditutupi oleh membran. Badan Golgi mempunyai & bagian, yaitu bagian cis dan bagian trans. Bagian cis menerima esikel-esikel 'vesicle( yang pada umumnya berasal dari #etikulum $ndoplasma Kasar. )esikel ini akan diserap ke ruangan-ruangan di dalam Badan Golgi dan isi dari esikel tersebut akan diproses sedemikian rupa untuk penyempurnaan dan lain sebagainya. #uangan-ruangan tersebut akan bergerak dari bagian cis menuju bagian trans. !i bagian inilah ruangan-ruangan tersebut akan memecahkan dirinya dan membentuk esikel, dan siap untuk disalurkan ke bagian-bagian sel yang lain atau ke luar sel.

Sumber* id.+ikipedia.orgbadangolgi pada & /aret &012 314.00 56B7

Skema transpor di dalam badan Golgi* 1. )esikel retikulum endoplasma8 &. )esikel eksositosis8

9. Sisterna8 :. /embran sel8

(13)

4. )esikel sekresi. ;ungsi badan golgi*

• /embentuk kantung 3esikula7 untuk sekresi. <erjadi terutama pada

sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut, berisi enzim dan bahan-bahan lain8

• /embentuk membran plasma. Kantung atau membran golgi sama seperti

membran plasma. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma8

• /embentuk dinding sel tumbuhan8

• ;ungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi

enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom8

• <empat untuk memodifikasi protein8

• =ntuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel8 • =ntuk membentuk lisosom8

• /embentuk >krosom pada spermatozoa8

!alam badan golgi terdapat ariasi coated esicle, antara lain*

?lathrin-coated adalah yang pertama ditemukan dan diteliti. tersusun dari clathrin dan adaptin. interaksi lateral antara adaptin dengan clatrin membentuk  formasi tunas. jika tunas clathrin sudah tumbuh, protein yang larut dalam sitoplasma termasuk dynamin akan membentuk cincin di setiap leher tunas dan memutusnya.

?@P6-coated memaket tunas dari bagian pre-golgi dan antar cisternae.  beberapa protein ?@P6-coat memperlihatkan sekuens yang bermiripan dengan

adaptin, dapat diduga berasal dari eolusi yang bermiripan.

?@P66-coated memaket tunas dari retikulum endoplasma.

terdapat & protein dalam badan golgi. Protein Snare )-snare menuju <-snare dan akan bergabung. <-snare adalah protein yang ada di target sedangkan )-snare adalah esikel snare. )-snare akan mencari <-snare dan kemudian akan berfusi menjadi satu. Protein #ab termasuk ke dalam golongan G<P-ase. protein #ab memudahkan dan mengatur kecepatan pelayaran esikel dan pemasangan -snare dan t-snare yang diperlukan pada penggabungan membran.

(14)

/. L+'-'-&

1. 1. P#$rt+a# L+'-'-&

Seperti halnya #etikulum $ndoplasma, >paratus Gogi, Aisosom juga terdiri dari membran sel, tetapi hanya terdari dari satu lapis saja. %asil  pengamatan mikroskop elektron menunjukan bah+a bentuk dan ukuran lisosom

sangat berariasi. /eski demikian lisosom dapat diidentifikasi sebagai salah satu organela sel 3Sumadi dan /arianti, &00* 1:07

2isosom adalah kantong bermembran 0ang berisi en"im6 en"im hidrolitik 0ang digunakan oleh sel he-an untuk menerna makromolekul. 5n"im lisosom bekerja paling baik dalam kondisin asam 0ang ditemukan dalam lisosom. ika lisosom peah atau boor, en"im 0ang dilepaskan tidak sangat akti8 sebab sitosol memiliki pH netral. $kan tetapi, kebooran 0ang berlebihan dari ban0ak lisosom dapat menghanurkan sel melalui autodigesti %<ampbell, '((*: E+

1. 2. 1. Str%"t%r a# F%#$'+ L+'-'-&

Berbeda dengan organel-organel lainnya, lisosom ditemukan secara kebetulan, sekitar tahun 1C40 de !ue dan ka+an-ka+an mempelajari beberapa  jenis enzim yang berperan dalam katabolisme karbihidrat. Salah satu enzim yang dipelajari adalah fosfatase asam yang mencegah gugus fosfat dari beberapa substrat yang mengandung ester fosfat. ;osfatase ini diketahui bekerja pada p% rendah 3asam7. Semenjak itu diupayakan mengisolasi zat yang mengandung enzim tersebut dalam keadaan utuh.

!i tahun 1C44, Diikoff dengan menggunakan mikroskop elektron melihat adanya zat yang mengandung fosfatase asam pada serpihan yang di isolasi dengan cara khusus untuk menunjukan adanya reaksi tersebut.

Kegiatan enzim di dalam zat-zat tersebut sangat berariasi, misalnya, pada isolat yang dibuat dengan air suling kegiatan enzim lebih tinggi daripada yang dibuat dengan larutan sukrosa yang isotonik. !emikian pula kegiatan enzim akan lebih tinggi dari sediaan yang telah disimpan beberapa +aktu bila dibandingkan dengan sediaan segar. Penemuan-penemuan serupa untuk beberapa jenis enzim

(15)

hidrolitik lainnya, secara beruntun dilaporkan sehingga zat yang mengandung enzim hidrolotik tersebut ditemukan sebagai organela baru dan diberi nama lisososom. @rganel ini berbentuk kantung kecil 3esikuli7 dengan selaput tunggal. !ari analisis biokimia dapat diketahui bah+a enzim yang terbanyak terdapat di lisosom adalah fosfatase asam. @leh karena itu enzim ini dinyatakan sebagai enzim penanda lisosom.

!itinjau dari segi fisiologis terdapat dua kategori lisosom, yaitu lisososom  primer yang berisi enzim-enzim hidrolase dan lisosom sekunder yang berisi selain enzim hidrolase, juga substrat yang sedang dicerna. Aisosom primer merupakan esikuli atau granula sekretoris dengan diameter berkisar antara &40 >0 " 0,1

mikrometer, dengan kandungan yang heterogen. <ermasuk ke dalam kategori yang terakhir ini adalah akuola pencernaan yang berbentuk dari peleburan endosom dengan lisosom primer, pada beberapa jenis sel he+an 3Kurniati, &012* 97.

1. 2. 2. E#+&E#+& L+'-'-&

5n"im6en"im 0ang terkandung dalam lisosom berbagai maam. ika dikelompokan terdapat en"im 0ang termasuk kedalam kelompok 8os8atase, nuklease, hidrolase, protease dan en"im pemeah lipid. Dari kesemua en"im tersebut en"im 8os8atase 0ang paling ban0ak. Substratn0a sebagian besar ester dan lisosomn0a sendiri berasak dari jaringan6jaringan he-an, tumbuhan, maupun protista. 5n"im 8os8atase 0ang lain adalah mono8os8at dan 8os8odisterase asam 0ang substratn0a oligonukleotida dan diester 8os8at. Sedangkan asal lisosomn0a adalah sama dengan 8os8atase asam 0aitu jaringan he-an, tumbuhan dan protista.

5n"im 0ang tergolong dalam nuklease adalah !7$ ase substratn0a !7$ dan D7$ ase substratn0a D7$. 5n"im hidrolase terdiri dari %+ F6galaktosidase substratn0a adalah jaringan he-an, tumbuhan, dan protista %'+ G6glukosidase substratn0a glikogen, %&+ G6manosidase substratn0a manosida, %1+ F6 glukoronidase substratn0a polisakarida dan mukopolisakarida. Ketiga en"im terakhir asal lisosomn0a adalah jaringan he-an.

(16)

 4ang termasuk dalam kelompok en"im hidrolase lisosm adalah lisosime substratn0a dinding bakteri dan mukopolisakarida asal lisosomn0a ginjal. Kemudian, hialuronidase substratn0a asam hialuronat dan kondroitin sul8at, lisosomn0a dari hati. Dan 0ang terakhir adalah arilsul8atase substratn0a sul8at6sul8at organi. $sal lisosomn0a hati dan tumbuhan.

 4ang termasuk dalam kelompok protease adalah en"im katepsin substratn0a protein, asal lisosomn0a adalah sel he-an. 2alu, en"im kolagenase substratn0a kolagen, asal lisosomn0a sel tulang. 5n"im terakhir dalam kelompok protease adalah peptidase substratn0a peptida, asal lisosomn0a adalah jaringan he-an, tumbuhan dan protista..

Kelompok en"im terakhir 0ang terdapat dalam lisosom adalah en"im6en"im perombak lipid 0ang terdiri dari esterase dengan substratn0a ester asam lemak, asal lisosomn0a jaringan he-an, tumbuhan dan protista. Dan en"im 8os8olipase dengan substrat 8os8olipid, lisosomn0a diduga berasal dari jaringan tumbuhan3Sumadi dan /arianti, &00* 1:07.

1. 2. /. M"a#+'& P#r#aa# -!( L+'-'-&

Proses penernaan 0ang terjadi seara en"imatis di lisosom terdiri dari berbagai maam tergantung dari jenis dan asal bahan 0ang akan dierna. Bila bahan 0ang dierna berasal dari luar sel proses penernaan disebut hetero8agi, sedangkan jika berasal dari dalam sel disebut autopagi. Kedua proses penernaan ini ban0ak dijumpai misaln0a pada mekanisme pertahanan tubuh, nutrisi dan pengaturan sekresi. Selain kedua proses penernaan tersebut 0ang si8atn0a intraseluler, en"im lisosom dapat pula disekresikan ke luar dari sel disebut penernaan ekstra sel misaln0a 0ang terjadi pada jaringan pengikat he-an dan juga pada sejenis jamur 3Sumadi dan /arianti, &00* 1:&7.

(17)

Pada proses heterophaigei bahan dari luar sel, masuk ke dalam sel dengan  jalan endositosis sehingga terbentuk endosoma. <erjadi peleburan antara sebagian

selaput lisosom primer dengan selaput endosom, sehingga enzim lisosom tertuang ke akuola leburan lisosom primer dan endosoma sehingga proses pencernaan  berlangsung. <erbentuk lisosom sekunder yang akan menjadi badan-badan residu, limbah pencernaan dikeluarkan dari sel dengan jalan eksositosis. Beberapa contoh  proses heterophagei yaitu pertahanan oleh netropil terhadapa infeksi mikroba.

Berbeda dengan proses heterophagei, pada autophagei bahan yang menjadi substrat bagi hidrolase lisosom, berasal dari komponen itu sendiri. Pembentukan akuola autophagei dapat berlangsung dengan berbagai mekanisme salah satu diantaranya terjadi sebagai berikut, sebuah #$, melengkung mengelilingi sebagian sitoplasma yang padanya terdapat berbagai jenis organel dan inklusi, misalnya ribosom, ribosom, mitokondria, glikogen, dan sebagainya.

Proses pencernaan ekstraseluler yang dilakukan oleh lisosom dengan mencurahkan isi lisosom ke dalam daerah ekstraseluler. Eadi pada proses ini yang dicerna adalah substansi antar sel, misalnya pencernaan ekstra sel yang menyebabkan perubahan tulang dan tulang ra+an 3Sumadi dan /arianti, &00* 1:97.

2isosom melaksanakan penernaan intraseluler dalam berbagai situasi. $moeba dan ban0ak protista lain makan dengan ara menelan organisme 0ang lebih keil atau partikel makanan lain, proses itu disebut 8agostosis. akuola makanan 0ang terbentuk dengan ara ini kemudian ber8usi dengan suatu lisosom, 0ang mengandung en"im6en"im penernaan makanan. Produk6produk penernaan, temasuk gula sederhana, asam amino dan monomer6monomer lain masuk kedalam sitosol dan menjadi nutrien bagi sel. Beberapa sel manusia beberapa melaksanakan 8agositosis. <ontohn0a makro8ag. Sejenis sel darah putih 0ang membantu mempertahankan tubuh dengan ara menelan dan menghanurkan bakteri.

2isosom juga menggunakan en"im hidrolitikn0a untuk mendaur ulang materi organik milik sel sendiri, proses ini dikenal

(18)

sebagai auto8agi. Selama auto8agi, organel 0ang rusak atau sejumlah keil sitosol diselubungi oleh membran ganda, 0ang asal usuln0a belum diketahui, dan suatu lisosom ber8usi dengan membran luar Cesikel. 5n"im6en"im lisosom menguraikan materi 0ang diselubungi, dan monomer6monomer organik dikembalikan kesitosol untuk digunakan kembali. Dengan bantuan lisosom, sel terus menerus memperbaharui dirin0a sendiri. Suatu sel hati manusia, misaln0a mendaur ulang separuh makromolekuln0a setiap minggu.

Sel6sel penderita pen0akit pen0impanan lisosomal turunan tidak memiliki sejenis en"im hidrolitik 0ang biasan0a ada dalam lisosom. 2isosom membengkak akibat substrat 0ang tidak tererna, 0ang mulai mengaaukan aktiCitas selular lainn0a. Dalam pen0akit Ta06Sahs misaln0a en"im penernaan peerna6 lipid hilang atau tidak akti8 dan otak menjadi aat akibat akumulasi lipid dalam sel6seln0a %<ampbell, '((*: E+.

1. 2. 3. B+-'+#t'+' a!a& L+'-'-&

Bahasan mengenai biosintesis berkaitan dengan hidrolase dan protein membran. Kedua protein ini seperti haln0a protein6 protein 0ang lain disintesis di !5 kemudian dipindahkan ke aparatus golgi oleh Cesikula pengangkut. Selain mensintesis en"im hidrolase, !5 juga mensintesis en"im6en"im lainn0a.  Tetapi, bagaimanakah !5 memilah sehingga en"im hidrolase terpisah dari en"im lain 0ang disintesis di !5? 5n"im hidrolase ditandai dengan manosa6)68os8at %M6)6P+. Penambahan ini terjadi di daerah is aparatus golgi. 5n"im ini selanjutb0a akan diangkut di daerah trans. Tern0ata di daerah transmembran terdapat reseptor bagi M6)6P 0ang letakn0a bergerombol di membran $paratus =olgi 0ang berklatrin. Hal ini men0ebabkan en"im hidrolase 0ang bertanda tersebut akan selalu menuju ke daerah

(19)

trans aparatus golgi dalam rangka terbentukn0a kompleks M6)6P dengan reseptorn0a.

!eseptor M6)6P han0a akan mengikat M6)6P pada pH > dan en"im lisosom akan dilepaskan pada pH kurang dari ). Penurunan pH di dalam lisosom primer ini dapat terjadi karena adan0a penambahan ion H. ;on H ini diangkut oleh protein pengangkut 0ang berasal dari membran lisosom primer. $kibat masukn0a ion H maka airan di dalam lumen akan menjadi asam sehingga en"im lisosom akan dilepaskan. 9ntuk menghindari selfdigesti membran lisosom oleh en"im lisosomn0a sendiri maka pada membran lisosom dilengkapi dengan pelindung 0ang terdiri dari rantai sakarida 0ang panjang, sehingga sisi protein dan 8os8olipid membran lisosom akan terlindungi dari proses sel8digesti 3Sumadi dan /arianti, &00* 1:47.

!ari segi sitologi, diperoleh keterangan bah+a lisosom merupakan hasil  pertunasan sakuli golgi permukaan trans. Aisosom primer pada umumnya merupakan esikuli pengangkut. =ntuk memisahkan hidrolase lisosom dari enzim-enzim lain yang berada di tempat yang sama, pada prazat enzim lisosom ditambahkan gugus manosa-2-fosfat 3P7 sebagai tanda. #eseptor untuk /-2-P terdapat bergerombol di daerah selaput golgi selain itu reseptor bagi /-2-/-2-P hanya mampu mengikat /-2-P pada p%  dan melepaskan enzim lisosom pada  p% 2. Penurunan p% di dalam lisosom primer terdapat protein pengangkut i on %F

ke dalam lumen cairan yang berada di lumen menjadi sifat asam, akibatnya enzim-enzim lisosom terlepas dari reseptornya. Perlu diingat pula bah+a protein- protein yang berada di selaput lisosom mempunyai rantai sakarida yang panjang. %al ini diperlukan untuk melindungi diri dari kegiatan enzim-enzim yang berada di lisosom 3Kurniati, &012* 47

3. H%4%#$a#5 Ja!%r a#tara Rt+"%!%& E#-!a'&a, K-&!"' G-!$+ a# L+'-'-& 'rta M"a#+'& S"r'+ S!

(20)

!ibosom ber8ungsi sebagai sintesa protein. !ibosom terdapat pada granuler !5. adi !5 merupakan tempat melekatn0a ribosom.

Sumber: http:IIbelajarbiologi.omI-p6

ontentIuploadsI'(1I(IretikulumJendoplasma6'.jpg diakses pada * $pril '() %'(.(1 ;B+

!5 menampung dan men0alurkan protein ke badan golgi. Badan golgi mereaksikan protein itu dengan glioksilat sehingga terbentuk glikoprotein untuk diba-a ke luar sel. Oleh karena hasiln0a disekresikan itulah maka badan golgi disebut sebagai organel sekretori.

2isosom ber8ungsi sebagai sistem penernaan intrasel 0ang akan menerna dan membuang bahan6bahan 0ang tidak dibutuhkan atau benda asing seperti bagian sel 0ang mati atau berupa bakteri atau Cirus. 3ungsi penernaan dari lisosom dilakukan melalui en"im aid hidrolase, 0ang dapat menerna berbagai bahan organik menjadi bahan 0ang lebih sederhana seperti protein menjadi asam amino. adi lisosom ber8ungsi untuk menerna protein menjadi asam amino.

S+#t'+' a# P#a!%ra# Pr-t+#

Pada a-aln0a, protein telah dibuat di !5 0ang juga berhubungan dengan inti. 7amun akan diproses lebih lanjut di

(21)

$=. Kompleks golgi adalah pusat pemilahan sebelum protein diarahkan ke lisosom, Cesikel sekresi dan membran plasma. 3ungsi utama kompleks golgi adalah mengubah dan men0empurnakan unit karbohidrat pada glikoprotein serta sebagai pusat pemilahan protein utama dalam sel.

Sumber: http:IIjesiatheblog.blogspot.o.idI'(I(Ih6organel6sel.html pada * $pril '() %'(.(( ;B+

Sisi is menerima Cesikel dari !5. Seperangkat Cesikel lain memindahkan protein kompartmen golgi. <is ke medial selanjutn0a ke trans. Sisi trans mengirimkan protein 0ang berbeda6beda ke berbagai tujuan. Protein juga dipindahkan oleh Cesikel dari kompartmen golgi 0ang satu dengan kompartmen golgi 0ang lain. 9nit karbohidrat pada glikoprotein diubah di tiap kompartmen ini.

Protein 0ang ditujukan untuk lisosom disalurkan dengan ara menambahkan sin0al manosa ) 8os8at di dalam bagian is dari golgi dan dikenali oleh protein reseptor pada bagian trans dari golgi. Protein itu kemudian ditranspor ke Cesikel khusus ke endosom 0ang nantin0a akan berubah menjadi lisosom. !eseptor Manosa ) 8os8at 0ang sudah dilepas akan digunakan untuk siklus 0ang baru lagi.

(22)
(23)

Sumber: http:IIimages.slidepla0er.in8oI(I')*'E>1IslidesIslideJ&.jpg * $pril '() %'(.' ;B+ BAB III

SIMPULAN

. !etikulum 5ndoplasma %!5+ adalah organel 0ang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik baik sel he-an atau pun sel tumbuhan. $da dua -ila0ah pada !5 0ang berbeda dalam hal struktur dan 8ungsi -alaupun saling terhubung !5 halus dan !5 kasar. !5 halus diberi nama demikian karena dipermukaan luar n0a tidak terdapat ribosom.

'. Badan =olgi adalah organel  0ang dikaitkan dengan 8ungsi ekskresi sel, Struktur badan =olgi berupa berkas kantung berbentuk akram 0ang berabang menjadi serangkaian pembuluh 0ang sangat keil di ujungn0a dan salah satu 8ungsin0a Membentuk kantung %Cesikula+ untuk sekresi.  Terjadi terutama pada sel6sel kelenjar kantung keil

tersebut, berisi en"im dan bahan6bahan lain.

&. 2isosom adalah kantong bermembran 0ang berisi en"im6 en"im hidrolitik 0ang digunakan oleh sel he-an untuk menerna makromolekul. 5n"im lisosom bekerja paling baik dalam kondisin asam 0ang ditemukan dalam lisosom.

1. $ntara !etikulum 5ndoplasma dan Kompleks =olgi terjalin suatu hubungan 0ang sangat erat dan berkaitan dengan 8ungsin0a 0aitu, pembuatan protein dan glioptotein. Pada dasarn0a sama, 0ang membedakan han0alah adan0a gugus glukosa pada glikoprotein.

(24)

Da7tar P%'ta"a <ampbell. '((. Biologi. akarta: 5rlangga

Kurniati, <uti. &012. Biologi Sel . Bandung* ?). 6nsan /andiri

!eksoatmojo, ;ssoegianti. 1. Biologi Sel.  4og0akarta: D5PD;KB9D.

Sumadi dan >ditya /arianti. &00. Biologi Sel . ogyakarta* ?). Graha 6lmu  4atim, ildan. *>. Bilogi Modern. Bandung: Tarsito.

Referensi

Dokumen terkait