Muatan Lokal
Mata Pelajaran
TEKNIK PENYIARAN TELEVISI
Kelas XI
Tahun Pelajaran 2006/2007
PEMERINTAH KOTA MALANG
DINAS PENDIDIKAN
SMK Negeri 4 Malang
Jl. Tanimbar 22 Malang 65117
NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Teknik Penyiaran Televisi KELAS/SEMESTER : XI/1
STANDAR KOMPETENSI : Mengidentifikasi Teknologi Pertelevisian KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.001.01
ALOKASI WAKTU : 12 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Mengidentifikasi sejarah penemuan teknologi TV
Penemuan teknologi televisi dijelaskan secara kronologis sejak generasi pertama pesawat televisi diciptakan (1927) hingga generasi termutakhir (mobile television)
Perintisan industri penyiaran TV dijelaskan secara kronologis sejak berdirinya lembaga penyiaran TV pertama (BBC & CBS 1935) sampai dengan lembaga penyiaran TV termoderen di Indonesia.
Sejarah penemuan TV mekanik dan TV elektronik. Sejarah perintisan
industri/lembaga penyiaran TV.
Mengidentifikasikan sejarah penemuan teknologi TV mekanik dan TV elektronik. Mengidentifikasikan sejarah
perintisan industri/lembaga penyiaran TV di dunia dan di Indonesia.
Ujian tulis 4 - - Encarta 2007 Ensiklopedi
2. Mengilustrasikan proses kerja pesawat TV
Proses kerja elektronis pesawat TV diilustrasikan secara tepat melalui pengamatan kinerja TV dan buku panduan TV.
Proses kerja elektronis pesawat TV.
Mengilustrasikan proses kerja elektronis pesawat TV.
Ujian lisan 2 - - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
CyberCollege.c om
3. Mengidentifikasi standar TV dunia dan HDTV
Standar TV diidentifikasii secara tepat melalui perbandingan sistem dan standar tampilan pesawat TV.
Standar internasional sistem dan warna TV.
Teknologi High Definition Television (HDTV).
Mengidentifikasikan standar internasional untuk sistem dan tampilan (warna) TV. Mengidentifikasikan
teknologi High Definition
Ujian lisan 2 - - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
TM PS PI
High Definition TV (HDTV) diidentifikasii secara tepat melalui pengamatan bentuk (dimensi) pesawat TV.
Television (HDTV).
4. Mengilustrasikan proses alir kerja pemancar TV
Spektrum frekuensi pengantar gelombang TV (UHF/VHF) diidentifikasi dan dijelaskan secara benar. Proses alir kerja sistematis
pemancar TV diilustrasikan secara kronologis melalui pengamatan kinerja peralatan pemancar. Jenis pemancar TV
diidentifikasi berdasarkan cakupan (lokal, nasional, internasional, kabel) dan media pemancarannya secara benar.
Frekuensi pengantar gelombang TV (UHF/VHF). Alir kerja pemancar TV. Area cakupan siaran TV
(coverage area).
Mengidentifikasikan frekuensi pengantar gelombang TV (UHF/VHF). Mengilustrasikan proses alir
kerja pemancar TV. Mendeskripsikan jenis
pemancar TV berdasarkan area cakupan pancarannya (coverage area).
Ujian tulis (formatif)
2 2 - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
MATA PELAJARAN : Teknik Penyiaran Televisi KELAS/SEMESTER : XI/1
STANDAR KOMPETENSI : Merancang Program Siaran TV KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.002.01
ALOKASI WAKTU : 24 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Mengidentifikasi jenis penyiaran TV
Empat dari beberapa jenis lembaga penyiaran TV dibedakan secara tepat berdasarkan tujuan penyelenggaraannya. Penyiaran TV nasional,
jurnalistik, komersial, dan non-komersial
diidentifikasikan manfaatnya sebagai media massa secara benar.
Lembaga penyiaran TV. TV sebagai media massa.
Mendeskripsikan jenis lembaga penyiaran TV, meliputi:
1) TV nasional 2) TV jurnalistik 3) TV komersial 4) TV non-komersial Mendeskripsikan manfaat
lembaga penyiaran TV sebagai media massa.
Ujian tulis 2 - - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
CyberCollege.c om
2. Mengidentifikasi jenis pemirsa TV
Jenis pemirsa TV diidentifikasi secara tepat berdasarkan jender, usia, status, profesi, minat, dan trend pasar.
Sistem pooling dan rating sebagai jajak pemirsa TV dijelaskan manfaatnya secara benar.
Pemirsa TV
Sistem pooling dan rating di bidang pertelevisian.
Mengidentifikasikan pemirsa berdasarkan kategori: Mendeskripsikan sistem
pooling dan rating di bidang pertelevisian.
3. Menyusun proposal program siaran TV
Proposal program siaran (misal: news, feature, entertainment) TV disusun secara baik menurut kaidah penulisannya.
Proposal program siaran TV. Menyusun proposal program siaran TV
Penugasan 2 4 - Encarta 2007 Ensiklopedi Interenet:
TM PS PI
4. Menghitung biaya produksi siaran TV
Biaya produksi siaran TV dihitung (diestimasi) secara terinci (detail), realistik dan tepat.
Alir pembiayaan mulai pra produksi, produksi dan purna produksi dijelaskan secara detail dan benar.
Perhitungan (estimasi) biaya produksi siaran TV. Pembiayaan produksi siaran
TV.
Menghitung (mengestimasi) biaya produksi siaran TV. Mengilustrasikan aliran
pembiayaan pra produksi, produksi dan purna produksi siaran TV.
Penugasan 2 4 - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
CyberCollege.c om
5. Menulis skrip program siaran TV
Skrip program siaran TV (yang telah disetujui proposalnya) ditulis menurut kaidah penulisan skrip (naskah) program siaran TV.
Skrip (naskah) program siaran TV.
Menulis skrip (naskah) program siaran TV.
Ujian tulis (formatif)
2 4 - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
MATA PELAJARAN : Teknik Penyiaran Televisi KELAS/SEMESTER : XI/1
STANDAR KOMPETENSI : Mengidentifikasi Teknologi dan Fungsi Lensa KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.003.01
ALOKASI WAKTU : 24 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Mengidentifikasi berbagai jenis, bentuk dan elemen lensa
Kinerja dan peran penting lensa kamera dijelaskan secara benar.
Jenis lensa diidentifikasi secara tepat berdasarkan bentuk dan elemen lensa melalui pengamatan lensa kamera.
Mendefinisikan tentang lensa
Mengidentifikasikan lensa berdasarkan bentuk dan elemen lensa melalui pengamatan lensa kamera.
Ujian lisan 2 2 - Encarta 2007
2. Mengatur jarak lensa, kecepatan dan perspektif
Jarak lensa dan lensa zoom kamera diatur secara tepat (focus) berdasarkan sudut pandang (angle of view) terbaik.
Kecepatan bukaan lensa (apparent) dan ubahan perspektif diatur secara tepat berdasarkan posisi objek yang akan dipotret.
Jarak lensa Sudut pandang lensa Kecepatan bukaan lensa Pengubahan perspektif
Mengatur jarak lensa dan lensa zoom kamera berdasarkan sudut pandang (angle of view) ke objek. Mengatur kecepatan
bukaan lensa (apparent) berdasarkan intensitas cahaya sekitar objek. Mengatur perspektif
berdasarkan posisi objek.
Studi kasus 2 4 - Encarta 2007
3. Mengatur F-Stops dalam teknik pemfokusan objek
Rumus dan nomor F-Stop diterapkan dalam pemotretan in-door dan out-door dengan hasil fokus dan tajam. F-Stop, Depth of Field dan
Focal Length dalam terminologi fotografi/videografi didefinisikan dan direlasikan secara tepat.
Rumus F-Stop (Apperture) Nomor F-Stop
Depth of Field Focal Length
Menerapkan rumus dan nomor F-Stop dalam pemotretan in-door dan out-door.
Mendefinisikan dan merelasikan F-Stop, Depth of Field dan Focal Length.
TM PS PI
4. Memilih dan menggunakan lensa filter
Pelindung lensa filter (Lens Shades) diidentifikasi dan dipergunakan secara tepat. Filter didefinisikan dalam
fotografi/videografi didefinisikan dengan benar. Filter dipilih dan digunakan
secara tepat sesuai kondisi dan tema objek.
Pelindung lensa Lensa filter Pemilihan filter
Mengidentifikasi dan menggunakan pelindung lensa filter (Lens Shades). Mendefinisikan Filter dalam
fotografi/videografi. Memilih dan menggunakan
Filter sesuai kondisi dan tema objek.
Ujian tulis (formatif)
2 4 - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
CyberCollege.c om
MATA PELAJARAN : Teknik Penyiaran Televisi KELAS/SEMESTER : XI/1
STANDAR KOMPETENSI : Mengoperasikan Kamera Standar di Studio TV KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.004.01
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Mengidentifikasi prinsip warna cahaya
Prinsip warna cahaya (televisi) diidentifikasi secara tepat melalui pengamatan pada televisi.
Warna substraktif diidentifikasii secara tepat melalui pengamatan pada pantulan cahaya. Warna aditif diidentifikasi
secara tepat melalui pengamatan warna-warna cahaya primer dan sekunder.
Prinsip warna cahaya Warna substraktif Warna aditif Warna primer Warna sekunder
Mengidentifikasikan prinsip warna cahaya (televisi) melalui pengamatan pada televisi.
Mengidentifikasikan warna substraktif melalui pengamatan pada pantulan cahaya.
Mengidentifikasikan warna aditif melalui pengamatan warna-warna cahaya primer dan sekunder.
Ujian tulis 2 2 - Encarta 2007 warna: merah, hijau, dan biru.
2. Mengoperasikan kamera studio
Kamera studio TV dapat diidentifikasi dan dioperasikan secara benar (prosedural).
Resolusi kamera diidentifikasi dan diimplementasikan dalam merekam gambar dengan kamera TV.
Peralatan pendukung kamera TV diidentifikasi dan dioperasikan secara benar (prosedural).
Kamera TV Resolusi kamera TV Standar prosedur
operasional kamera TV beserta peralatan pendukungnya
Mengidentifikasikan dan mengoperasikan kamera studio TV.
Mengidentifikasikan dan mengimplementasikan resolusi kamera dalam merekam gambar dengan kamera TV.
Mengidentifikasikan peralatan pendukung kamera TV.
3. Menyelaraskan warna dengan kamera
Warna tampilan kamera TV diselaraskan dengan metode color balancing atau white balancing secara tepat.
Warna tampilan TV Penyelarasan warna (color
balancing / white balancing) Warna indah (good color)
Menyelaraskan warna tampilan kamera TV dengan metode color balancing atau white
Penugasan 2 2 - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
TM PS PI
Good Color dan Real Color dapat diidentifikasi dan dibedakan secara tepat pada tayangan video.
Warna nyata (real color) balancing .
Mengidentifikasikan dan membedakan Good Color dan Real Color pada tayangan video.
om Kamera TV Televisi VCD/DVD
Player 4. Mengatur kecepatan
Shutter
Kecepatan shutter kamera TV didefiniskan dan dibandingkan secara tepat dengan F-Stop.
Kecepatan shutter kamera dapat diamati dan dibedakan secara tepat melalui efek stroboskopik pada tayangan video.
Kecepatan shutter kamera Efek stroboskopik
Mengidentifikasikan dan membandingkan kecepatan shutter kamera TV dengan F-Stop.
Mengamati dan membedakan kecepatan shutter kamera melalui efek stroboskopik pada tayangan video. 5. Merekam objek melalui
Viewfinder kamera
Fungsi viewfinder kamera TV didefinisikan dan
dioperasikan secara benar. Enam dari beberapa status indikator yang tampil pada viewfinder kamera (misal: A low battery warning, Minutes of tape remaining,
Auto/manual iris status, F-stop setting, Shutter speed setting, Tape footage counter) dijelaskan secara benar.
Objek direkam secara tepat melalui pengamatan safe area/essential area pada viewfinder kamera.
Viewfinder kamera TV Indikator status kamera pada
viewfinder
Area aman rekam objek (safe area / essential area)
Mendefinisikan dan mengoperasikan viewfinder kamera TV.
Menjelaskan beberapa status indikator yang tampil pada viewfinder kamera TV. Merekam objek melalui
pengamatan safe area/essential area pada viewfinder kamera.
Penugasan 2 4 - Encarta 2007
6. Mengoperasikan Prompter kamera
Fungsi prompter kamera TV didefinisikan dan
dioperasikan secara benar pada kegiatan siaran berita.
Prompter kamera TV Hardcopy prompter Softcopy prompter
Mendefinisikan dan mengoperasikan fungsi prompter kamera TV. Membedakan Hardcopy
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
Hardcopy Prompter dan Softcopy Prompter dibedakan secara tepat melalui pengamatan media prompter.
Prompter dan Softcopy Prompter melalui pengamatan media prompter.
om Kamera TV Teleprompter Televisi VCD/DVD
KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.005.01 ALOKASI WAKTU : 36 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Mengidentifikasi temperatur warna
Temperatur warna diidentifikasi secara tepat melalui pengamatan objek di luar ruang (out-door) Efek temperatur warna pada
fotografi/videografi diidentifikasi secara benar melalui pengamatan foto/video.
Temperatur warna Efek temperatur warna
Mengidentifikasikan temperatur warna melalui pengamatan objek di luar ruang (out-door). Mengidentifikasikan efek
temperatur warna pada fotografi/videografi melalui pengamatan foto/video.
Studi 2. Mengukur intensitas
cahaya
Intensitas cahaya diidentifikasi secara tepat melalui pengamatan objek di luar ruang (out-door) Intensitas cahaya pada
fotografi/videografi diukur secara tepat di lokasi perekaman gambar.
Intensitas cahaya Pengaruh alam pada
intensitas cahaya
Mengidentifikasikan intensitas cahaya melalui pengamatan objek di luar ruang (out-door)
Mengukur intensitas cahaya pada fotografi/videografi di lokasi perekaman gambar.
Studi 3. Mengoperasikan
instrumen pencahayaan
Instrumen pencahayaan (lampu) diidentifikasi dan dioperasikan secara tepat di dalam studio TV.
Empat dari beberapa instrumen pencahayaan (misal: "Quartz" Lamps , HMI Lights, Fresnels, Scoops)
Instrumen pencahayaan Penataan instrumen
pencahayaan di dalam (in door) atau di luar (out door) studio TV
Mengidentifikasikan dan mengoperasikan instrumen pencahayaan (lampu) di dalam studio TV. Mengidentifikasikan dan
mengoperasikan beberapa instrumen pencahayaan di lokasi perekaman gambar.
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
diidentifikasi dan
dioperasikan secara benar di lokasi perekaman gambar.
om Kamera TV Scoops Televisi 4. Mengatur posisi The
Key, Fill, Back dan Background Lights
Key, Fill, Back dan Background Lights diidentifikasi secara benar melalui pengamatan foto/video. Key, Fill, Back dan
Background Lights diatur posisinya sedemikian tepat untuk perekaman gambar objek di studio TV.
Key light Fill light Back light Background light
Mengidentifikasikan Key, Fill, Back dan Background Lights melalui pengamatan foto/video.
Mengatur posisi Key, Fill, Back dan Background Lights untuk perekaman gambar/objek di studio TV.
Studi
5. Menentukan rasio pencahayaan
Rasio pencahayaan didefinisikan secara benar melalui pengamatan foto/video. Rasio pencahayaan
ditentukan secara tepat berdasarkan efek dramatik yang diciptakan.
Rasio pencahayaan Efek dramatik
Mendefinisikan rasio pencahayaan melalui pengamatan foto/video. Menentukan rasio
pencahayaan berdasarkan efek dramatik yang diciptakan. 6. Memperkuat daya tarik
objek dengan pencahayaan khusus
Pencahayaan khusus didefinisikan secara benar melalui pengamatan foto/video.
Daya tarik objek di-eksplorasi secara tepat melalui pencahayaan khusus.
Pencahayaan khusus Eksplorasi pesona objek
(photogenic)
Mendefinisikan pencahayaan khusus didefinisikan melalui pengamatan foto/video. Mengeksplorasi daya tarik
KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.006.01 ALOKASI WAKTU : 36 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Mengidentifikasi berbagai jenis dan kualitas suara
Kualitas suara diidentifikasi secara tepat melalui pendengaran dan pengamatan tabel keras suara.
Kualitas suara
Tabel skala kekuatan suara
Mengidentifikasikan kualitas suara melalui pendengaran dan pengamatan tabel keras suara.
Ujian lisan 2 2 - Encarta 2007 Ensiklopedi Internet:
CyberCollege.c om
Loudspeaker Tape recorder 2. Mengidentifikasi
karakter mikropon
Enam desain mikropon diidentifikasi, ditempatkan dan didemonstrasikan secara tepat.
Arah pancaran suara mikropon dibedakan dan ditunjukkan secara benar. Kepekaan suara mikropon
dibedakan dan
didemonstrasikan secara benar.
Desain mikropon studio TV Arah pancaran suara
mikropon
Kepekaan suara mikropon
Mengidentifikasikan, menempatkan dan mendemonstrasikan desain mikropon:
1) hand held 2) personal mic
(lavaliere/clip-on mic) 3) shotgun
4) boundary effect microphone 5) contact mics 6) studio microphones Membedakan dan
menunjukkan arah pancaran suara mikropon. Membedakan dan
mendemonstrasikan kepekaan suara mikropon:
1) omnidirectional mics 2) bi-directional mics 3) unidirectional mics
Penugasan 2 4 - Boundary effect mics Contact mics Encarta 2007 Ensiklopedi Hand held mics Internet:
CyberCollege.c om
Loudspeaker Personal mics
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
3. Menggunakan mikropon nirkabel
Mikropon nirkabel (wireless) diidentifikasi dan digunakan secara benar melalui pengamatan capaian jangkauan mikropon di gelombang FM.
Mikropon nirkabel (wireless mic)
Gelombang pengantar (FM) suara mikropon
Mengidentifikasikan dan menggunakan mikropon nirkabel (wireless) melalui pengamatan capaian jangkauan mikropon di gelombang FM.
Penugasan 2 2 - Encarta 2007 4. Membandingkan
kualitas suara Stereo, Sorround dan Quadraphonic
Kualitas suara Stereo, Sorround dan Quadraphonic dibandingkan secara tepat melalui pendengaran di berbagai demonstrasi musik di dalam studio TV.
Kualitas suara (audio) TV Suara stereo
Suara sorround Suara quadraphonic
Membandingkan kualitas suara Stereo, Sorround dan Quadraphonic melalui pendengaran di berbagai demonstrasi musik di dalam studio TV. 5. Mengidentifikasi
teknologi digital audio untuk TV
Digital audio didefinisikan secara benar melalui pembandingan dengan analog audio TV. Analog audio dikonversi
menjadi digital audio dengan benar dan berkualitas.
Digital audio Analog audio Konversi audio
Mendefinisikan digital audio melalui pembandingan dengan analog audio TV. Mengkonversikan analog audio menjadi digital audio.
Penugasan 2 4 - Encarta 2007 6. Mengoperasikan Audio
Boards, Mixers dan Consoles
Audio boards diidentifikasi dan dioperasikan secara benar di ruang kendali studio TV.
Mixers diidentifikasi dan dioperasikan secara benar di ruang kendali studio TV. Consoles diidentifikasi dan
ditata secara benar di studio TV.
Audio boards Mixers Consoles
Mengidentifikasikan dan mengoperasikan Audio boards di ruang kendali studio TV.
KODE KOMPETENSI : MM.TV.04.007.01 ALOKASI WAKTU : 24 X 45 menit
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
ALOKASI
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
1. Merekam, menyunting dan memutar video dengan perekam video (Video Recorder/Player)
Video direkam/digandakan dengan Video
Recorder/Player secara tepat menurut standar perekaman video dan panduan pada buku manualnya. Gambar disunting dengan
PC Video Editing secara tepat menurut standar penyuntingan video. Video diputar dengan
Video/VCD/DVD Player secara tepat dan sesuai panduan pada buku manualnya.
Perekaman video Penyuntingan video Pemutaran video
Merekam/menggandakan Video dengan Video Recorder/Player.
Menyunting gambar dengan PC Video Editing.
Memutar hasil rekaman Video dengan
Video/VCD/DVD Player.
Penugasan 2 4 - CD Blank
2. Mengoperasikan peralatan pengendali audio
Peralatan pengendali audio diidentifikasi dan
dioperasikan secara tepat menurut standar pengendalian audio studio TV.
Audio dikendalikan dengan dukungan fitur AGC Circuits, Compressors, Limiters, Peak Limiters, Audio Expanders, dan Audio Filters secara tepat dan berkualitas.
Peralatan pengendali audio Fitur-fitur pengendali audio
Mengidentifikasikan dan mengoperasikan peralatan pengendali audio TV. Mengendalikan/menata
audio dengan dukungan fitur yang tersedia di peralatan pengendali audio TV.
3. Meng-kompresi format video amatir
Media rekam video amatir diidentifikasi secara tepat
Media rekam video amatir Konversi video amatir
Mengidentifikasikan media rekam video amatir.
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENILAIAN
WAKTU SUMBER
BELAJAR
TM PS PI
menurut jenis, dimensi dan durasinya.
Video amatir dikonversi dan dikompresi secara tepat ke media digital video.
Kompresi video amatir Mengkonversi dan Mengkompresi video amatir ke media digital video.
Encarta 2007 4. Menyunting format
video profesional
Media rekam video profesional diidentifikasi secara tepat menurut Luminance in MHz dan Horizontal Resolution in TV Lines-nya.
Keunggulan media rekam video digital dibanding video analog dideskripsikan secara benar.
Video digital disunting dengan peralatan penyuntingan video profesional secara tepat menurut standar penyuntingan video untuk penyiaran TV.
Media rekam video profesional
Keunggulan media rekam video digital
Penyuntingan video profesional untuk penyiaran TV
Mengidentifikasi media rekam video profesional menurut Luminance in MHz dan Horizontal Resolution in TV Lines-nya.
Membandingkan dan mendeskripsikan keunggulan media rekam video digital dibanding video analog.
Menyunting video digital dengan peralatan penyuntingan video profesional untuk penyiaran TV.
Control Device
5. Mengemas video dalam cakram VCD dan DVD
Video suntingan dikemas (direkam) ke cakram VCD/DVD secara tepat menurut standar perekaman VCD/DVD dan kepatuhan pada UU Hak Cipta.
Pengemasan (perekaman) video ke cakram VCD/DVD
Mengemas/merekam video ke cakram VCD/DVD.
TM PS PI
om
PC Multimedia Televisi VCD/DVD
Player VHS Cassette