Identifikasi Dermatofita dan Superinfeksi Bakteri pada Tinea Pedis di RSUP H.Adam Malik Medan
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang diisolasi dari urin pasien suspek infeksi saluran kemih serta mengetahui bagaimana pola kepekaan bakteri tersebut
Infeksi saluran kemih adalah keadaan yang ditandai dengan adanya bakteri dalam urin dan pada pemeriksaan biakan mikroorganisme didapatkan jumlah bakteri sebanyak 100,000 koloni
Pada pemeriksaan kultur jamur dengan media Sabaroud dextrose agar (SDA) ditemukan 70% jamur dari golongan yang bukan merupakan penyebab dermatomikosis superfisialis, 20%
Semua teman-teman PPDS Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara tinea pedis dengan terjadinya onikomikosis di RSUP H.Adam Malik Medan, tipe tinea pedis paling banyak adalah
Szepietowski et al melaporkan tinea pedis adalah dermatomikosis konkomitan yang paling sering yaitu 33,8% dari seluruh pasien dengan onikomikosis kuku kaki.
Clinical and mycological study of occult tinea pedis and tinea unguium in dermatological patients from Tokyo. Mayo TT, Cantrell W,
Semua teman-teman PPDS Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang