• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas GT 2.1 dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Memetakan Efisiensi Produksi di PT. PLN SECANANG – BELAWAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisa pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas GT 2.1 dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Memetakan Efisiensi Produksi di PT. PLN SECANANG – BELAWAN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

iii

ABSTRAK

PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Secanang – Belawan, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan terhadap pelanggan dan listrik. Energi listrik merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang dalam prosesnya tidak terlepas dari problem efektivitas paralatan atau mesin. Penerapan metode Failure Mode And

Effect Analisys (FMEA) merupakan suatu prosedur untuk mengidentifikasi

kegagalan produk yang terjadi sedangkan metode Overall Equipment

Effectivenees (OEE) merupakan suatu pengukuran efektivitas pemakaian suatu

mesin/peralatan dengan menghitung ketersediaan mesin, performansi dan kualitas produk yang dihasilkan. Perhitungan six big losses dilakukan untuk mengetahui kerugian yang menyebabkan rendahnya nilai OEE. Total Productive Maintenance merupakan suatu prinsip manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi perusahaan dengan menggunakan mesin secara efektif. Penelitian ini mengarah pada pengukuran nilai OEE dalam satu lini produksi. Berdasarkan perhitungan nilai OEE pada Turbin Gas GT 2.1 selama bulan Januari 2015 – Desember 2015 diperoleh nilai Availability = 99,86% kondisi ini dianggap sempurna sebesar 100%, Performance efesiensi = 84,53% kondisi ini dianggap kelas dunia sebesar 85%, Quality of rate = 99,67% kondisi ini dianggap sempurna sebesar 100%, Dan nilai hasil OEE = 84,15% kondisi ini dianggap kelas dunia skor yang cocok untuk dijadikan goal jangka panjang.

Kata kunci ; FMEA, OEE, Availability, Performance efesiensi, Quality of rate

(2)

iv

ABSTRACT

PT. State Electricity Company (PLN) Secanang - Belawan, is a company engaged in the field of customer service and electricity. Electrical energy is a resource that is needed in order to improve the welfare of society, which is in the process can not be separated from the problem of effectiveness paralatan or machine. Application of the method Failure Mode And Effect Analisys (FMEA) is a procedure to identify product failures that occurred while the method

Effectivenees Overall Equipment (OEE) is a measurement of the effectiveness of

the use of a machine / equipment by calculating machine availability, performance and quality of the product. Six big losses calculation is performed to determine damages to the low value of OEE. Total Productive Maintenance is a principle of management to increase productivity and production efficiency for companies using the machine effectively. This research led to the measurement of values

OEE in a single production line. Based on the calculation of OEE in Gas Turbine

GT 2.1 during the month of January 2015 - December 2015 obtained value

Availability = 99.86% This condition is considered perfect by 100%, Performance efficiency = 84.53% This condition is considered world class by 85%, Quality of rate = 99.67% is considered perfect condition at 100%, and the value of the OEE

= 84.15% is considered a world-class condition score is suitable to serve as goal. a long-term.

Keywords ; FMEA,OEE, Availability, Performance efficiency, Quality of rate

Referensi

Dokumen terkait

PLN (Persero) Sicanang Belawan dalam satu periode, dilanjutkan dengan menganalisa nilai dengan menggunakan analisa pareto dari hasil yang diperoleh oleh akar penyebab

Turbin, Pompa dan Kompresor,terjemahan Dakso Sriyono, cetakan kedua, penerbit Erlangga, Jakarta, 1993.. All-in-oneManagement

Lalu diperoleh hasil persentase dari perhitungan nilai OEE yang berkisar antara 35%-59%, dengan rata-rata nilai OEE pada bulan Januari hingga Desember 2017 yaitu sebesar

Tujuan penelitian ini adalah mengukur efektivitas mesin auto hanger dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mendapatkan nilai availability,

Teman- teman saya, Berkat, Anggi, Hendrik, Neil, Hasber, Denny, Dunan, dan teman-teman di departemen teknik mesin terkhusus teman-teman seperjuangan angkatan 2011 yang

Informasi yang dapat diperoleh adalah nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada bulan Januari 2017 sebesar 29,852%, artinya efektivitas penggunaan mesin exuder

Dari hasil penelitian dapat diinterpretasikan bahwa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin rotary packer 1 selama bulan Januari – Desember 2017 belum bisa

XYZ dengan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui besarnya nilai OEE pada mesin Batching Plant kemudian diketahui besar nilai availability rate pada bulan Januari- Juni