• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Penelitian yang berhubungan dengan topik yang penulis bahas salah satunya adalah milik (Yenita Dwi Setiyawati, 2016) dengan judul

“Pembuatan Aplikasi Antar-Jemput Laundry Berbasis Web Service Pada Platfrom Android”. Aplikasi tersebut membahas tentang pendataan pakaian masuk, pakainan keluar, dan daftar antar saja yang disajikan dengan tampilan sederhana.

Penelitian selanjutnya (Rizqi, 2017)“Aplikasi Antar Jemput Laundry Menggunakan Google MAPS API Berbasis Android (Studi Kasus: Laundry CV. Ratu Sabrina)”. Aplikasi tersebut membahas aplikasi berbasis android tentang pemesanan antar jemput laundry menggunakan fitur navigasi Google directions pada Google MAPS API yang dapat membantu kurir dalam proses antar dan jemput laundry kepada pelanggan secara akurat.

Penelitian sejenis dilakukan (A. Mahrus Afif, 2017) yang berjudul

“Aplikasi Laundry Online Lamongan Berbasis Android”. Aplikasi tersebut membahas aplikasi berbasis android tentang pemesanan laundry yang berada pada kota Lamongan yang disajikan dengan tampilan sederhana dan terdapat fitur “jemput” untuk mengetahui lokasi pemesan.

Penelitian selanjutnya dilakukan (Rene Matthew Winarto, 2016) yang berjudul “Aplikasi Laundry Nalendra berbasis Android”. Aplikasi tersebut dapat melakukan pemesanan laundry pada satu laundry saja dengan pilihan jenis laundry dimana bisa kilo maupun per pakaian, untuk pemanggilan kurir masih menggunakan alamat biasa.

Penelitian yang terakhir dari (Liska Adini, 2016) yang berjudul

“Aplikasi Mobile Monitorung Laundry (Reporting) Berbasis Android”.

Aplikasi tersebut hanya memonitoring data laundry seperti data pelanggan, data transaksi laundry yang telah di inputkan lalu akan tampil pada aplikasi android.

(2)

Dari beberapa referensi tersebut, penulis mengambil topik tugas akhir yang berjudul “Aplikasi Jemput Laundry berbasis Mobile” yang dapat membantu masyarakat di kota Surakarta dalam menggunakan jasa antar jemput laundry serta membantu laundry agar tidak perlu menunggu masyarakat datang untuk menggunakan jasa laundry. Perbedaan dari penelitian diatas adalah penelitian ini melibatkan banyak laundry yang disajikan berdasarkan jarak terdekat, pelanggan dapat melakukan pemesanan jasa laundry berdasarkan lokasi dan fitur direction pada google maps sehingga memudahkan petugas laundry dalam mengantar jemput laundry tersebut.

2.2 Landasan Teori 2.2.1 E-Marketplace

E-Marketplace yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli, di dalam e- Marketplace berinteraksi pula berbagai perusahaan-perusahaan di dunia tanpa dibatasi oleh teritori ruang (geografis) maupun waktu. Beragam produk dan jasa dalam berbagai bentuknya dicoba ditawarkan oleh perusahaan- perusahaan yang telah “go internet” ini dalam berbagai domain industri, sehingga menghasilkan suatu nilai dan volume perdagangan yang tidak kalah besar dari pasar konvensional. (Indrajit, 2001)

2.2.2 Android

Menurut (Safaat, 2012), Android adalah sistem operasi berbasis Linux bagi telepon seluler. Android menyediakan platfrom terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri. Awalnya Google Inc. membeli Android Inc, perusahaan yang mengembangkan piranti lunak untuk ponsel. Kemudian berkembang android dan dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan piranti keras, piranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, , dan Nvidia.

2.2.3 Android SDK (Software Developer Kit)

Menurut (Safaat, 2012) Android SDK (Software Developer Kit) adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk

(3)

pengembangan suatu aplikasi pada platform android menggunakan permograman java.

2.2.4 Firebase

Firebase merupakaan solusi yang ditawarkan oleh Google untuk mempermudah pengembangan aplikasi mobile yaitu penyimpanan basis data nonSQL yang memungkinan untuk menyimpan beberapa tipe data. Data pada Firebase Database disimpan sebagai objek JSON tree. Tidak seperti basis data SQL, tidak ada tabel dan baris pada basis data non-SQL. Ketika ada penambahan data, data tersebut akan menjadi node pada struktur JSON.

(Rizky, 2017) 2.2.5 Java

Menurut (Retno Wardhani, 2013), Java adalah sebuah bahasa pemrograman yang populer dikalangan para akademisi dan praktisi komputer. Java pertama kali dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan sebuah bahasa komputer yang ditulis satu kali dan dapat dijalankan dibanyak system komputer berbeda tanpa perubahan kode.

2.2.6 XML (eXtensible Markup Language)

XML adalah singkatan dari eXtensible Markup Language. Bahasa markup adalah sekumpulan aturan-aturan yang mendefinisikan suatu sintaks yang digunakan untuk menjelaskan, dan mendeskripsikan teks atau data dalam sebuah dokumen melalui penggunaan tag. Secara sederhana XML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan dan memanipulasi dokumen secara terstruktur. (Kusuma, 2015).

2.2.7 JSON (Java Script Object Natation)

Menurut (Safaat H, 2011), JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca, dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat oleh computer. JSON merupakan format teks yang tidak bergantung pada bahasa pemprograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum digunakan oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#, Java, JavaScript, Perl, Python dll. Oleh karena sifat-

(4)

sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa pertukaran-data. Pada aplikasi ini menggunakan rest api client retrofit.

2.2.8 Google Maps

Google Maps adalah suatu peta dunia yang dapat kita gunakan untuk melihat suatu daerah. Dengan kata lain, Google Maps merupakan suatu peta yang dapat dilihat dengan menggunakan suatu browser. Kita dapat menambahkan fitur Google Maps dalam web yang telah kita buat atau pada blog kita yang berbayar maupun gratis sekalipun denganGoogle Maps API.Google Maps API adalah suatu library yang berbentuk JavaScript (Kindarto, 2008).

2.2.9 MySQL

Mysql adalah sebuah program database server yang mampu menerima dan mengirimkan datanya dengan sangat cepat, multi user serta menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language). (Nugroho, 2005).

2.2.10 Basis Data

Basis data adalah kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari setiap file yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan, instansi. (Kristanto, 1994)

2.2.11 Entity Relationship Diagram

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sekumpulan cara atau peralatan untuk mendeskripsikan data-data atau objek-objek yang dibuat berdasarkan dan berasal dari dunia nyata yang disebut entitas (entity) serta hubungan (relationship) antar entitas-entitas tersebut dengan menggunakan beberapa notasi. (Doro Edi, 2009).

(5)

Notasi-notasi simbolik ERD menurut (Doro Edi, 2009). dapat dilihat pada Tabel 2.1

Tabel 2. 1 Entity Relationship Diagram

Notasi Keterangan

Individu yang mewakili suatu objek dan dapat dibedakan dengan objek yang lain.

Menunjukkan hubungan diantara sejumlah entitas yang berbeda.

Properti yang dimiliki oleh suatu entitas, dimana dapat mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut.

Garis sebagai penghubung antara relasi dan entitas dengan atribut

Menunjukkan primary key pada entitas

Kardinalitas relasi menunjukan kuantitas maksimum entitas yang bisa berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Model kardinalitas yang bisa terjadi satu diantara entitas menurut (Fathansyah, 1999) adalah : 1. Satu Ke Satu

Relasi satu ke satu yang artinya tiap-tiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B dan begitu terhitung sebaliknya tiap-tiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A layaknya pada Gambar 2.1.

(6)

Gambar 2. 1 Model Kardinalitas Satu ke Satu 2. Satu Ke Banyak

Relasi satu ke banyak yang artinya tiap-tiap entitas pada himpunan entitas A bisa berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, di mana tiap-tiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A layaknya pada Gambar 2.2.

Gambar 2. 2 Model Kardinalitas Satu ke Banyak 2.2.12 PHP Hypertext Preprocessor

Menurut (Kadir, 2011) PHP dikenal sebagai bahasa pemrograman yang kodenya dijalankan di sisi server. Dengan demikian kode aslinya tidak akan terlihat pada klien (browser).

2.2.13 Unified Modeling Language

Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar yang dipergunakan untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan dan membanngun perangkat lunak. UML merupakan metodologi dalam mengembangkan sistem berorientasi objek dan juga merupakan alat untuk mendukung pengembangan sistem. (Hendini, 2016)

(7)

2.2.14 Use Case

Diagram use case atau use case diagram menyajikan interaksi antara use case dan aktor. Dimana, aktor dapat berupa orang, peralatan, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang sedang dibangun. Use case menggambarkan fungsionalitas sistem atau persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi sistem dari pandangan pemakai. (Sholiq, 2006).

Notasi-notasi simbolik Use Case menurut (Sholiq, 2006) dapat dilihat pada Tabel 2.2

Tabel 2. 2 Notasi Use Case

Bentuk Komponen Keterangan

Aktor Merupakan simbol untuk menggambarkan User yang berhubungan dengan Sistem

Use case Use case diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai dari hasil interaksinya dengan actor

2.2.15 Class Diagram

Class diagram merupakan diagram paling umum yang dijumpai dalam pemodelan berbasis UML. Didalam Class diagram terdapat class dan interface beserta atribut-atribut dan operasinya, relasi yang terjadi antar objek, constraint terhadap objek-objek yang saling berhubungan dan inheritance untuk organisasi class yang lebih baik. Class diagram juga terdapat static view dari elemen pembangun sistem. (Edgar Winata, 2013).

(8)

Notasi-notasi simbolik Class Diagram dapat dilihat pada Tabel 2.3 Tabel 2. 3 Simbol Class Diagram

Simbol Keterangan

Class merupakan pembentukan utama dari sistem berorientasi objek karena class menunjukkan kumpulan objek yang memiliki atribut dan operasi yang sama.

Interface merupakan kumpulan operasi tanpa implementasi dari suatu class.

Dependency merupakan relasi yang menunjukkan bahwa perubahan pada salah satu elemen dan memberi pengaruh pada elemen lain.

Generalization menunjukkan hubungan antara elemen yang lebih umum ke elemen yang lebih spesifik.

Association menggambarkan navigasi antara class dan berapa banyak objek lain yang bisa berhubungan dengan satu objek serta apakah suatu class menjadi bagian dari class lainnya.

2.2.16 Sequence Diagram

Diagram sequence digunakan untuk menunjukan aliran fungsionalitas dalam use case. Disusun berdasarkan urutan waktu dan digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu.

Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan. (Yani Rahardja, 2008).

(9)

Simbol sequence diagram dapat dilihat pada tabel 2.4 Tabel 2. 4 Sequence Diagram

Simbol Keterangan

Boundary; pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan) Control; metode untuk membuat aplikasi dengan memisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan cara

bagaimana memprosesnya

(Controller)

Entity; sebuah objek yang keberadaanya dapat dibedakan terhadap objek lain

Message; mewakili komunikasi yang dikirim satu sama lain.

Lifeline; untuk mengatur pesan-pesan dalam urutan yang relative tepat.

Return; Menyatakan bahwa suatu objek yang telah menjalankan suatu operasi atau metode yang menghasilkan suatu kembalian

2.2.17 Activity Diagram

Menurut Hermawan (2004) diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Yang perlu diperhatikan disini bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan sistem.

(10)

Simbol activity diagram dapat dilihat pada tabel 2.5 Tabel 2. 5 Activity Diagram

Simbol Keterangan

Titik Awal Titik Akhir

Activity

Decision Pilihan untuk mengambil keputusan

Fork; Untuk menunjukan kegiatan yang dilakukan secara parallel

2.2.18 Pengujian Metode Black Box

Pengujian black box testing adalah menguji perangkat lunak dari spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan pemrograman. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui fungsi-fungsi, masukan dan keluaran dari aplikasi sesuai dengan spesifikasi. Pengujian black box dilakukan dengan membuat kasus pengujian yang bersifat mencoba atau testing semua fungsi dari aplikasi sesuai dengan spesifikasi. Kasus pengujian dibuat untuk melakukan pengujian black box testing harus dibuat dengan kasus yang benar dan kasus yang salah.

Referensi

Dokumen terkait

Android SDK adalah tools API (Aplication Programming Interface) yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman

Cluster atau yang dalam kasus ini MarkerCluster merupakan library yang ada dalam google maps dengan fungsi mengelompokkan marker-marker yang terdapat pada tampilan

Android adalah sebuah sistem operasi open source yang mempunyai banyak API Library untuk membuat aplikasi berbasis mobile dengan tampilan yang menarik dan berfungsi

Penelitian yang akan penulis lakukan dengan judul Pembuatan Game 3D Virtual Reality : Eksplorasi Bus Tingkat Werkudara di Surakarta Berbasis Android ini membahas

Pada 03 September 2009 kembali dirilis ponsel android dengan versi 2.0/2.1 (Éclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2,

Pada tahun 2020, Juliansyah melakukan penelitian yang membahas mengenai bagaimana membangun sebuah aplikasi Al-Qur’an berbasi Android dengan menggunakan framework

Android SDK adalah tools API (Aplication Programming Interface) yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman

Android merupakan subnet perangkat lunak untuk perangkat mobile yang meliputi sistem operasi, middleware dan aplikasi inti yang di release oleh Google, sedangkan android SDK