• Tidak ada hasil yang ditemukan

M AJELIS PENDID IKAN TIN G G I M U H AM M A D IYAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "M AJELIS PENDID IKAN TIN G G I M U H AM M A D IYAH"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

*

M A JE L IS P E N D ID IK A N T IN G G I M U H A M M A D IY A H

i UNIVERSITAS M U H A M M A D IY A H PROF. DR. H A M K A

Jl. Limau II, Kebayoran Baru Jakarta 12130 Telp. (021) 7208177, 7222886, Fax. (021) 7261226, 7256620 Website : www.uhamka.ac.id; E -m ail: [email protected], [email protected]

KEPUTUSAN REKTOR

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA NOMOR £*(> /H.09.02/ 2021

TENTANG

TRANSFER SATUAN KREDIT SEMESTER

DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA Bismillahirrahmanirrahim,

Menimbang: a. bahwa sebagai pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 bagian keempat standar proses pembelajaran pasal 15 ayat (3) tentang mekanisme transfer satuan kredit semester (sks);

b. bahwa sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas, maka dipandang perlu menerbitkan keputusan Rektor tentang transfer satuan kredit semester (sks) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Prof. DR.

HAMKA.

Mengingat: 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tanggal 8 Juli 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tanggal 10 Agustus 2012, tentang Pendidikan Tinggi;

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tanggal 30 Januari 2014, tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;

4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tanggal 19 Juli 2007 tentang Kerja Sama Perguruan Tinggi Indonesia dengan Perguruan Tinggi atau Lembaga Lain di Luar Negeri;

5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2014 tanggal 24 Februari 2014 tentang Kerja sama Perguruan Tinggi;

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indoensia Nomor 3 Tahun 2020 tanggal 24 Januari 2020, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

7. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 38/DIKTI/Kep/1997 tanggal 30 Mei 1997, tentang perubahan Bentuk Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Jakarta menjadi Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA;

Terakreditasi Institusi BAN-PT dengan Peringkat A

V is i: Universitas utama yang menghasilkan lulusan unggul dalam kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial

(2)

8. Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 275/KEP/I.0/D/2018 tanggal 5 Rabiul Awwal 1440 H/13 November 2018 M, tentang Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Masa Jabatan 2018-2022;

9. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 02/PED/I.0/B/2O12 tanggal 24 Jumadil Awal 1433 H/16 April 2012 M, tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah;

10. Statuta Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Tahun 2013.

Memperhatikan: 1. Peraturan Rektor Nomor 897/A.01.02/2020 tanggal 30 November 2020 tentang Kebijakan Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA;

2. Hasil rapat Pimpinan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA tanggal 20 Februari 2021.

MEMUTUSKAN

Menetapkan: KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR.

HAMKA TENTANG TRANSFER SATUAN KREDIT SEMESTER DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA.

BAB I Ketentuan Umum

Pasal 1 Dalam keputusan ini, yang dimaksud dengan:

1. Universitas adalah Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA atau diakronimkan menjadi UHAMKA merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program Pendidikan akademik, Pendidikan vokasi, Pendidikan profesi dalam sejumlah ilmiah pengetahuan teknologi.

2. Rektor adalah pimpinan tertinggi Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.

3. Dekan adalah pimpinan fakultas dalam lingkungan Universitas Muhammadiyah Prof.

DR. HAMKA yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan fakultas.

4. Direktur Sekolah Pascasarjana adalah pimpinan Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan Sekolah Pascasarjana.

5. Pendidikan Akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan/atau program pascasarjana yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.

6. Pendidikan Vokasi merupakan Pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa unntuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan.

(3)

7. Pendidikan Profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memeriukan persyaratan keahlian khusus

8. Mahasiswa adalah mahasiswa aktif yang terdaftar di Universitas Muhammadiyah Prof.

DR. HAMKA.

9. Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi.

10. Satuan kredit semester (sks) adalah takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan pada mahasiswa per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kurikuler di suatu program studi.

11. Transfer sks adalah suatu pengakuan terhadap sejumlah beban studi (sks) yang telah diperoleh seorang mahasiswa pada suatu perguruan tinggi baik dalam statusnya sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA atau bukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, hasil dari suatu proses evaluasi oleh Unit Transfer sks pada masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.

12. Unit Transfer sks adalah unit yang dibentuk dengan keputusan Dekan untuk melakukan evaluasi atas permohonan transfer sks yang diajukan oleh mahasiswa.

13. Pengalihan angka sks adalah pengakuan hasil proses pendidikan yang dinyatakan dalam satuan kredit semester atau ukuran lain untuk mencapai kompetensi pembelajaran sesuai dengan kurikulum.

14. Pemerolehan angka sks adalah pengakuan hasil proses pendidikan yang dinyatakan dalam satuan kredit semester atau ukuran lain untuk memperkaya capaian pembelajaran sesuai dengan kurikulum.

15. Pengalihan Angka sks dan pemerolehan angka sks dapat dilakukan di luar program studi baik dalam UHAMKA maupun luar UHAMKA.

16. Pembebasan suatu mata kuliah prasyarat (di luar kurikulum) yang wajib diikuti sehingga yang bersangkutan dibebaskan dari kewajiban untuk mengikuti mata kuliah tersebut.

BAB II

Program Pendidikan P asal2

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA mempunyai tugas pokok menyelenggarakan Pendidikan akademik, dan profesi dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan seni, dalam tatanan:

a. Pendidikan Akademik terdiri atas Program Sarjana dan Program Magister;

b. Pendidikan Vokasi terdiri atas Program Diploma Tiga dan Program Diploma Empat;

c. Pendidikan Profesi adalah Program Profesi jenjang pertama.

(4)

BAB III

Eligibilitas Transfer sks Pasa! 3

(1) Mahasiswa pindahan dari perguruan tinggi lain yang memenuhi ketentuan yang berlaku di UHAMKA;

(2) Lulusan SI dari perguruan tinggi lain mengambil Program SI di UHAMKA dengan ketentuan yang berlaku di UHAMKA;

(3) Mahasiswa SI atau S2 UHAMKA yang masa studinya habis melanjutkan ke studi/kuliah Program Studi SI atau S2 yang sama atau berbeda di UHAMKA;

(4) Lulusan Diploma 1, 2, dan 3 yang akan melanjutkan ke program sarjana/diploma 4 sesuai dengan ketentuan yang berlaku di UHAMKA;

(5) Mahasiswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran di luar MBKM atau bentuk kegiatan lainnya minimal tingkat nasional seperti PKM, ONMIPA, NUDC, KDMI, atau program kemahasiswaan lainnya yang diselenggarakan Kemendikbud RI;

(6) Mahasiswa yang mengikuti Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) MBKM dapat diusulkan untuk memperoleh transfer sks yang dapat berasal dari:

a. Pertukaran mahasiswa;

b. Magang/praktik kerja;

c. Asistensi mengajar;

d. Wirausaha;

e. Kuliah Kerja Nyata Tematik;

f. Proyek kemanusiaan;

g. Proyek penelitian;

h. Studi/Proyek Independen.

(7) BKP yang dapat diusulkan untuk memperoleh transfer sks harus memiliki capaian pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah yang terdapat pada kurikulum program studi yang sedang diikuti.

Beban studi maksimum yang dapat ditransfer Pasal4

(1) Beban studi (sks) yang dapat ditransfer pada mahasiswa program sarjana/diploma 4 yang mengikuti BKP MBKM adalah paling banyak 20 sks untuk kegiatan sebagaimana pasal 3 ayat (6) poin a dan paling banyak 40 sks untuk kegiatan sebagaimana pasal 3 ayat (6) poin b, c, d, e, f, g, h.

(2) Beban studi (sks) yang dapat ditransfer pada mahasiswa program diploma 3/sarjana/diploma 4 yang mengikuti kegiatan pembelajaran di luar MBKM atau bentuk kegiatan lain adalah berdasarkan kesesuaian capaian pembelajaran mata kuliah yang terdapat pada program studi yang sedang diikuti.

(3) Beban studi (sks) yang dapat ditransfer pada mahasiswa pindahan program sarjana/diploma adalah paling banyak 75 persen dari total beban studi yang diharuskan diambil sesuai dengan kurikulum pada program studi yang sedang diikuti.

Persyaratan perguruan tinggi asal meliputi: akreditasi, bobot sks, dan mahasiswa aktif yang terdaftar pada PDDikti.

(5)

(4) Beban studi (sks) yang dapat ditransfer pada mahasiswa pindahan program magister adalah paling banyak 50 persen dari total beban studi yang diharuskan diambil sesuai dengan kurikulum pada program studi yang sedang diikuti. Persyaratan perguruan tinggi asal meliputi: akreditasi, bobot sks, dan mahasiswa aktif yang terdaftar pada PDDikti.

Mekanisme Transfer sks Pasal 5

(1) Mahasiswa mengajukan permohonan transfer sks kepada Dekan/Direktur SPs dan melampirkan transkrip resmi yang berisi mata kuliah yang akan ditransfer sks-nya.

(2) Apabiia berasai dari program MBKM, mahasiswa cukup menyerankan transkrip resmi dari fakultas lain dalam lingkungan UHAMKA atau mitra dalam program MBKM kepada Dekan/Direktur SPs untuk disahkan dengan keputusan Dekan/Direktur SPs.

(3) Dekan/Direktur SPs menyampaikan usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepada Unit transfer sks yang berada di bawah Dekan/Direktur SPs untuk melakukan proses evaiuasi ternaaap transkrip resmi yang diajukan mahasiswa.

(4) Evaiuasi dilakukan berdasarkan ketentuan yang diatur pada Pasal 3, Pasal 4, dan ketentuan lain yang berlaku di masing-masing Fakultas/SPs selama tidak bertentangan dengan keputusan ini.

(5) Unit transfer sks sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 ayat (3) memberikan rekomendasi kepada Dekan/Direktur SPs ternaaap jumiah sks berikui niiainya yang dapat ditransfer untuk disahkan dengan keputusan Dekan/Direktur SPs.

(6) Sks yang ditransfer akan direkam dalam transkrip akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

BAB IV

Eligibilitas Pembebasan Mata Kuliah Pasal 6

Permohonan untuk pembebasan mata kuliah harus memenuhi persyaratan berikut:

a. diajukan oleh mahasiswa aktif;

b. mata kuliah yang terdapat dalam program matrikulasi atau mata kuliah prasyarat di luar kurikulum.

Mekanisme Pembebasan Mata Kuliah Pasal 7

(1) Mahasiswa mengajukan permohonan pembebasan mata kuliah kepada Dekan/Direktur SPs dan melampirkan transkrip resmi yang dimiliki berisi mata kuliah yang akan dijadikan acuan pembebasan mata kuliah.

(2) Dekan/Direktur SPs menyampaikan usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepada unit transfer sks yang berada di bawah Dekan/Direktur SPS untuk melakukan proses evaiuasi terhadap transkrip resmi yang diajukan mahasiswa.

(6)

(3) Evaluasi dilakukan berdasarkan ketentuan yang diatur pada Pasal 6 dan ketentuan lain yang berlaku di masing-masing fakultas/SPs selama tidak bertentangan dengan keputusan ini.

(4) Unit transfer sks sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 ayat (3) memberikan rekomendasi kepada Dekan/Direktur SPs terhadap sejumlah mata kuliah yang dibebaskan untuk disahkan dengan keputusan Dekan/Direktur SPs.

(5) Mata kuliah yang dibebaskan akan direkam dalam transkrip akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

BAB V Penutup

Pasal8

(1) Hal-hal lain yang belum diatur dalam keputusan ini akan diatur lebih lanjut.

(2) Apabila dalam keputusan ini terdapat kekeliruan dan/atau kekurangan, maka akan diperbaiki sebagaimana mestinya.

(3) Keputusan ini mulai berlaku tahun akademik 2021/2022 pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

Sa/inan Keputusan in i disam paikan kepada Yth:

1. Badan Pembina Harian (BPH);

2. Wakil Rektor;

3. Dekan/Direktur SPs;

4. Ketua Lembaga;

5. Sekretaris Universitas;

6. Kepala Biro;

7. Ketua Program Studi.

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman jenis makrozoobentos di mata air Baumata, Kabupaten Kupang terdiri atas 3 kelas,

Tujuan dari perkuliahan ini adalah mahasiswa diharapkan akan dapat merencanakan pembangunan dan pengembangan hutan kota yang efektif dan efisien untuk perbaikan kualitas

Keberlanjutan untuk metabolisme sistem sosial ekologi perikanan di kawasan ini masih dalam kondisi undershoot artinya pemanfaatan ruang ecological footprint (EF)

Adapun hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ditemukan korelasi yang cukup kuat antara rata-rata durasi lama belajar dengan tingkat stress pada mahasiswa

Pelaksanaan standar diperlukan sebagai pemenuhan implementasi Standar SPMI yang telah ditetapkan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di tingkat

Apabila benar usaha yang dilakukan maka akan mendapatkan sreya, namun apabila dicapai dengan cara-cara yang tidak etis maka preya yang akan didapat.Sreya atau

Kedua, karya gambar anak gifted komunitas PSGGC menunjukan bentuk ekspresi kecerdasan visual yang dimiliki anak berupa kepekaan anak terhadap unsur-unsur dan

Penulis akhirnya membuat sebuah film dokumenter yang awalnya hanya membahas bagaiman kesenian ludruk dapat bertahan hingga saat ini dari sudut pandang pemilik