73
DAFTAR PUSTAKA
Adnan Hasanuddin Yusuf, Elemen-Elemen Politik Islam, Yogyakarta: Ak Group Press, 2006.
Afzalur Rahman, Nabi Muhammad Sebagai Seorang Pemimpin Militer,Jakarta:
Bumi Aksara, 1991.
Al-Munawar Said Agil Husin, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Jakarta: Syamil Qur’an, 2014.
Atabik Ali & Ahmad Zuhdi Mudlor, Kamus Kontemporer Arab Indonesia, Yogyakarta: Yayasan Ali Maksum, tt
Buku Statistik Desa Teluk Dalam tahun 2021.
Departemen Agama, Tafsir dan Terjemah, Depag RI, Jakarta, 2010
Elly M. Setiyadi, dkk. Ilmu Sosial & Budaya Dasar, Jakarta, PT. Kencana.
Fatimah Siti, Manajemen Kepemimpinan Islam, Bandung: Alfabeta Bandung, 2015.
Ghalia Indonesia, Pemimpin dan Kepemimpinan, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1948.
Hamka, Tafsir al-Azhar, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1982.
Hardani, dkk, Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif Editor: Husnu Abadi Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2020.
Hidayati Sri, Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KKB) Dalam Perspektif HAM, dalaa Center Fpr Study Of Religion and Culture (CRSC). Modul Kebebasan Beragama & Intergrasi Sosial, Jakarta CSRC Universitas Isslam Negeri (UIN) Syarif Hidaayatullah, t.t
74
Ilham, Skripsi: “Respons Kelompok Muslim Terhadap Kepemimpinan Non Muslim (Studi Kasus di Kelurahan Lenteng Agung Periode 2013-2014)”
Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah 2015.
Ismail Muhammad Ibrahim, Mu’jam al-Alfazh wa al-A’lam al-Qur’aniyat, al- Qahirat: Dar al-Fikr al-Arabi, t.th.
Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.
Kartono Kartini, Pemimpin dan Kepemimpinan Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2004.
Kartono Kartini, Pemimpin dan Kepemimpinan, Apakah Pemimpin Abnormal itu?
Cetakan ke-19 dan ke- 20 Jakarta. PT. RajaGrafindo Persada, 2020.
Maratua Simanjuntak Dkk, Merawat Kerukunan Umat Beragama, Medan: CV Man Haji, 2016.
Muhammad bin Ali bin Muhammad As Syaukani, Nailull Author Min Asrori Muntaqol Akhbar, Beirut, tp,tt
Mursadad , Skripsi: “ Penafsiran Pemimpin Menurut M. Quraisy Shihab Dan Sayid Quthb” Banda Aceh: UIN Ar-Raniry, 2018.
Muslimin Imam, Pemimpin Perubahan: Model Kepempinan dalam Transisi Perubahan Kelembagaan, Malang: UIN-Maliki Prss, 2013.
Nana Sudjana, Awal Kusuma, Proposal Penelitian Di Perguruan Tinggi, Bandung: Sinar Baru Algnesindo, 2008.
Ngalim Purwanto dkk, Administrasi Pendidikan, Jakarta: Mutiara, 1984.
Ningrat Koentjoro, Metode-Metode Penelitian MasyarakatJakarta: Gramedia Pustaka, 1997.
Nurdin M. Amin, Ropi Ismatu, Laporan Akhir Penelitian Kuantitatif: Respons Kelompok Non Muslim Terhadap Perkembangan Sosial Keagaman Islam Di Indonesia Paska Reformasi, Jakarta Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah, 2006
Nurshadiqah Fiqriah, Skripsi: “Kriteria Pemimpin Menurut Alquran Dan Aplikasinya Pada Masyarakat Kemukiman Lamgarot Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar” Banda Aceh, Uin Ar-Raniry, 2018.
Pasande Purnama, Pemimpin dan Kepemimpinan Kristen Memahami Substansi Kepemimpinan Kristen, Selawesi Tengah: Pustaka Star’s Lub, 2020.
Raharjo M. Darwam, Ensiklopedi Alquran: Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep- Konsep Kunci, Jakarta: Paramadinah, 2002.
Rivai Veithzal, Kiat Memimpin Abad ke-21, Jakarta: RajaGrafindo. 2004.
Salim Abdul Muin, Fiqh Siyasah: Konsepsi Kekuasaan Politik dalam al-Qur’an, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.
Sarwat Ahmad, Fiqih Muslim Dengan Non Muslim, Cetakan Pertama, Jakarta Selatan Rumah Fiqih Publishing, 2018
Shalih Bin Ghanim As-Sadlan, Aplikasi Syariat Islam, Jakarta : Darul Fallah, 2002
Sjadzali Munair,Islam dan Tata Negara Jakarta: Universitas Indonesia, 1993.
Sori Monang Rangkuti, Pemimpin Teladan Perspektif Hadits dalam Islam Bandung, Citapustaa Media Perintis, 2013.
Stogdill Ralp M.,Membership and Organization, Psychological Bulletin, 1950.
Suprayogo Imam, Metodologi Penelitian Sosial-Agama, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2001.
Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta, 2017.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D, Bandung : Alfabeta, 2015.
Sugono Dendy, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cetakan Pertama Edisi IV Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama, Pusat Bahasa, 2008
Syafaruddin, dkk, Metodologi Penelitian, Medan: Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara, 2006.
Syafiie Inu Kencana, Al-Qur’an dan Ilmu Administri, Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
76
Syarif Munajar Ibnu, Presiden Non Muslim di Negara Muslim: Tinjauan Dari Peerspektif Politik Islam dan Relevansinya dalam Konteks Indonesia, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2006
Tim Penyusun Kementrian Agama, Moderasi Beragama Jakarta: Kementrian Agama RI, 2019.
Usman Husaini, dan Purnomo Setiadi Akbar, Metodologi Penelitian Sosial Editor:
Rini Rachmatika. — Ed. 2 Cet 1 Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
Viktor P.H. Nikijuluw dan Aristarvhus Sukarto, Kepemimpinan di BumiBaru;
Menjadi Pemimpin Kristiani yang Terus Berubah, Jakarta: Literatur Perkantas, 2014.
Jurnal :
Abu Thalib Kholik, Pemimpin Non-Muslim dalam Perspektif Ibnu Taimiyah,Jurnal Studi Keislaman: Lampung, Volume 14, Nomor 1, Juni 20142014.
Faiqatul Husna, ”Kepemimpinan Islami Dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan Islam” Jurnal Pendidikan Islam, Vol.02 No.02 Desember, 2017.
Ihsan, A. Bakir, “Referensi Pemikiran Politik NU”,Jurnal Ilmu-ilmu Ushuluddin, vol. XI, No 2, 2009.
Mutawally al-Sha’rawi Muhammad, Tafsir al-Sha’raw, Vo 4 Kairo:
Matabi’Akhbar al-Yaum, 1997
Sippah Chotban, Hukum Memilih Pemimpin Dalam Syariah Islam, Jurnal Pemikaran Syariah dan Hukum: Makasar,Volume 2, Nomor 2, Oktober 2018.
https://m.merdeka.com/peristiwa/mui-nilai-kutipan--ahok-surah-al-maidah-hina- alquran-ulama.html
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191221183814-20-459016/mui-jatim- larang-muslim-kecuali-wapres-ucapkan-selamat-natal
Wawancara dengan Bapak Kamil Margolang, Guru Mengaji Wawancara dengan Bapak Miswar Effendi Siregar, Guru Mengaji Wawancara dengan Bapak Ubaidillah Al Faisal, Ustad
Wawancara dengan Bapak H. Hamidun Sitorus, Guru Agama Wawancara dengan Bapak Drs. Muslih Sitorus, Guru Agama Wawancara dengan Ibu Sri Astuti, S.Pd, Guru Agama
Wawancara dengan Ibu Nur Asiah Br Manik, Guru Mengaji
78 Lampiran I
80
Lampiran II DOKUMENTASI
1. Foto Bersama Bapak Kamil Margolang sebagai Guru Mengaji Desa Teluk Dalam
2. Foto Bersama Bapak Miswar Effendi Siregar sebagai Guru Mengaji Desa Teluk Dalam
3. Foto bersama Ibunda Nur Asiah Br Manik sebagai Guru Mengaji Desa Teluk Dalam
4. Foto Bersama Bapak Ubaidillah Al Faisal sebagai Ustad Kampung Desa Teluk Dalam
5. Foto Bersama Bapak H. Hamidun Sitorus sebagai Guru Agama Desa Teluk Dalam
6. Foto Bersama Bapak Drs. Muslih Sitorus, B.A, M.Hi, sebagai Guru Agama Desa Teluk Dalam
7. Foto Bersama Ibunda Sri Astuti S.Pd, sebagai Guru Agama Desa Teluk Dalam
82 Lampiran III
HASIL WAWANCARA 1. Ustad Ubaidilah Alfaisal Samosir
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang bapak ketahui?.
Pemimpin menurut bapak yakni : 1. Amanah
Yakni dipercaya oleh masyarakat, memiliki potensi atau kemampuan untuk memimpin, dengan adanya itu masyarakat bisa yakin memilih dia sebagai ppemimpin.
2. Jujur
Kenapa saya bilang jujur, karena saya teringat dengan isa Nabi Musa As. Ketika diusir dari mesir,jadi beliau bertemu dengan anak Nabi Syuaib, karena Nabi Musa ini jujur dan dapat dipercaya.
3. Memiliki kawan yangbaik
Karena kawan akan mempengaruhi keputusan dan kebjakan dari si pemimpin ini. Karena dengan memiliki teman-teman akan berdampak bagi si pemimpin inidengan baik buruk tergantung teman yang dimilikinya.
2. Menurut Bapak apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Menurut bapakyang diharpkan sebagai pemimpin yakni:
1. Mampu mengetahui kebutuhan masyarakat didesa yang dipimpin ini.
Contohnya orang yang tidak mampu dan
harus mengerti apa yang diperlukannya.
2. Mampu membantu orang-orang disekitarnya.
3. Toleransi, juga sangat penting karena seti dea itu pasti ada yang bermacam-maacam agamanya dengan begitu kita sesama manusia tidak boleh melewai batas dari peraturan yang ada dengan sama rata.
4. Mampu berkomunikasi dengan baik dari masyarakat ketika ada masukan, saran- saran,dan kritik yang diberikan masyarakat kepada sipemimpin ini dan bisa menerima semuanya tanpa tutup kuping ataupun tanpa menghiraukannya.
3. Menurut Bapak bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa Teluk Dalam Ini?.
Kalau menurut bapak hubungan antaragama didesa ini sedang-sedang saja saya bilang, kenapa:
Karena tidak memperlakukan dengan baik, misalnya ketika dalam pesta pernikahan melakukan adat seperti adat batak sampai siang dan tidak berhenti ketika waktu azan zuhur tiba, mereka tetapmelakukannya. Sehingga hubungan antar agama ini sedang-sedang saja saya katakan, mereka tidak memperdulikan. Jadi masih sedang tetapi masih terbuka dengan agama lain tanpa melihat batas-bataasnya.
4. Menurut Bapak seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa Teluk Dalam Ini?.
Menurut bapak baik, dan bagus serta tidak membeda-bedakan atau mendiskriminasikan yang lainnya. Contohnya kepada orang non muslim masih saja tidak menghormati orang Islam disaat puasa dari situ masyarakat Islam melaksanakan
84
puasa protes tetapi hanya saja dengan satu pihak saja tetapi masih bisa terkondisikan dengan aman.
5. Menurut Bapak Apa yang menjadi Faktor penyebab pemimpin Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
Menurut bapak faktornya yakni : 1. Kurangnya pendidikan Agama.
Itu masalah yang paling penting didesa ini.
Terutama dalam Agama Islam, karena salah sat syarat pemimpin yakni bergama Islam dan tidak boleh memimpin selama pemimimpnnya masih ada yang Islam.
2. Kampanye.
Dari faktor pertama tadi, jadi masyarakat yang beragama Islam tidak paham dengan Agamanya, dan calon pemimpin memberikan janji-janji kepada masyarakat tadi, dan masyarakat Islam tadi percaya dengan apa yang dilakukannya tadi.
3. Karena Ambisi para calon pemimpin kepala desa.
Pada saat itu calon pemimpin berjumlah 5 orang diantaranya 4 calon bergama Islam dan 1 calon beragama Kristen. Sehingga ambisi tadi ini dapat mengganggu para calon dari agama Islam untuk menang dalam kepala deesa ini..dan menjadi terpecah suara akibat dari ke 4 calon ang beragama Islam yang ingin menjadi pemimpin kepala desa. Sehingga mreka tidak melihat dampak kedepannya yang akan bagaimana kondisinya sehingga dengan permasalahan ini menjadikan calon pemimpin Non Muslim ini untuk
menang.
4. Karena orang Islam tidak bersatu
Masyarakat desa Teluk Dalam tidak mau bersatu sehingga membuat mereka menjadikan calon agama Islam ini semua menjadi pemimpin, sehingga ketika umat Islam tidak bersatu pasti aakan kalah.
5. Kurangnya kesadaran para elite muslim untuk mencerdaskan masyarakat muslim didesa Teluk Dalam ini, untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk agar masyrakat Islam didesa Teluk Dalam ini tidak tersesat.
6. Bagaimana tanggapan Bapak terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini, Apakah sudah memenuhi Harapan?.
menurut bapak belum, karena ada beberapa kasus yang terlihat, dan bukti yang beliau alami, aktu itu kantor deesa pernah ditutup/disegel. Banyak terjadi protes-protes banyak demo dan segala macam yang terjadi antara pemimpin Non Muslim ini para jajarannya dengan masyarakat.
Dengan permasalahan yang diatas kita bisa lihat ppemimpin Non Muslim ini masih belum memenuhi harapan dan tidak ada perubahan bahkan sebagian masyarakat menilai pemimpin kepala desa ini dari kepala desa sebelumnyya.
7. Menurut Bapak pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk
Dalam sudah
memenuhi keadilan?.
Menurut bapak adil itu, memutuskan perkara dengan sebaik-baiknya tanpa berat sebelah, dan harus memberikan kebaikan kepada sesama.
Menurut bapak pemimpin saat ini adil, masih belum melakukan keadilan oleh sesama, walaupun adil dengan golongan bawah, tetapi
86
harus adil dengan semua golongan.
8. Menurut Bapak apakah ada kesenjangan dari
Antar Ummat
Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Menurut bapak tidak ada.
9. Menurut Bapak Apakah terdapat nilai atau norma masyarakat Islam yang terancam selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
Menurut bapak yang terancm yakni : 1. Akidah
Dalam Agama Islam, pemimpin Non Muslim ini memberikan kata sambutan dan mengucapkan Assalamualaikumm dalam agama Islam tidak boleh tetapi masyarakaat tau pasti hanya menjawab saja karena tidak pantas.
2. Pendudukan
Ketika pemimpin Non Muslim berlanjut memimpin didesa Telu Dalam ini akan memperbolehkan orang luar masuk ke desa Teluk Dalam ini dan mmbuat rumah didesa ini , akan terus berlanjut, sehingga pada akhirnya masyarakat Islam ini akan terancam tergususr dan semakin berkurang. Dan ketika orang Non Muslim ini membeli tanahdari orang Islam dan orang Non Muslim ini berani membeli tanaah dengan harga yaang diatas dari harga yang dibuat. Sehingga orang Islam yang ingin membeli tanah tidak
jadi.karena orang Islam yang mempunyai tanah ini tergiur dengan harga yang diberikan oleh orang Non Muslim.
Sehingga orang Non Muslim bebas membuat bangunan dari tanah yang dibeli dari orang Islam tadi.
3. Memperbolehkan ucapan-ucapan yang tidak boleh diucapkan oleh orang Islam.
Ketika pemimpin Non Muslim berlanjut memimpin didesa Telu Dalam ini akan memperbolehkan ucapan-ucapan terebut diucapkan dan dibaca dan diberikan oleh umat Islam didesa Teluk Dalam ini.
Seperti merayakan perayaan agama Kristen tadi, dan memberikan hadiah, makanan dari agama Kristen tadi kepada orang Islam. Dan ketika sudah terjadi lama-kelamaan orang Non Muslim tadi boleh masuk kedalam masjid rumah ibadah orang Islam. Dan seharus nya orang Non Muslim ini tidak diperbolehkan untuk masuk kedalam masjid.
4. Orang-orang yang mulai akrab dengan sesama
Kita boleh berteman degan orang Non Muslim tetapi tidak boleh akrab harus ada batasan-batasan dalam agama Islam. Dan kita tidak boleh mengikuti kegiatan- kegiatan mereka dan begitu sebaliknya, kalaupun sudah masuk dalam kegiata tersebut orang Non Muslim pasti
88
menilaikita, bisadengan mudah dibodoh- bodohi..
10. Kedepannya Apa harapan Bapak terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Pemimpin yang bapak harapkan yakni : 1. Pemimpin yang benar-benar beriman.
2. Memiliki pengetahuan.
3. Mampu memperbaharui masyarakat.
4. Mampu mengajak masyarakat kepada hal yang lebih baik.
5. Mampu berkomunikasi dengan baik dan menerima masukan-masukan dari masyarakat-masyarakat yang ada didesanya
6. Pemimpin jujur dan amanah , tidak memikirkan dirinyasendiri tetapi dengan masyarakat.
2. Ibu Asiah Br Manik (Guru Ngaji)
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang Ibu ketahui?.
Bagus, baik, dan yang ibu ketahui jujur orangnya dan beriman.
2. Menurut Ibu apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Harus adil, jujur yang ibu ketahui.
3. Menurut Ibu
bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa
Hubungan umat beragama didesa ini menurut ibu bagus, dan baik tidak ada kesalahpahaman anatr sesama.
Teluk Dalam Ini?.
4. Menurut Ibu seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa Teluk Dalam Ini?.
Keadaan sosial budaya menurut ibu, dan masing- masing melakukan kegiatan dan tidak pernah ada terusik oleh siapapun.
5. Menurut Ibu Apa yang menjadi Faktor penyebab pemimpin Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
Kalau menurut ibu pada masa pencalonkan kepala desa waktu itu, terlalu banyak calon kepala desa yang dari agama Islam, sehingga menjadi terpecah suara dari kelima calon kepala desa tadi ini, karena itu suaraadari masing-masing calon ini hanya memiliki perbedaan yang sedikit dari dari masing-masing calon ini. Kalau calonnya hanya 3 dari Islam 2 dan Kristen1.pasti yang menang dari agama Islam yang menjadi kepala desa. Ketika dari callon Agama Islam 4 dan kristen 1 Sehingga calon yang beragama kristen yang menang karena suara yang tadinya seharusnya tidak terpecah menjadi terpecang oleh masing- masing calon.
6. Bagaimana Tanggapan Ibu terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini,
Apakah sudah
memenuhi Harapan?.
Harapan menurut ibu masih belum ada kelihatan seperti pembangunan danlain sebagainya.
7. Menurut Ibu pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk Dalam sudah memenuhi keadilan?.
Adil yyang ibu ketahui yakni memenuhi semua keinginan oleh semua pihak, kalau menurut ibi pemimpin sekarang ini sudah memenuhi keadilan seperti pada pembagian bantuan-bantuan dari pemerintah dan kemudian disalurkan kepada
90
masyarakat.
8. Menuurut Ibu apakah ada kesenjangan dari
Antar Ummat
Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Kesenjangan kalau menurut ibu tidak ada, aman- aman saja dan bagus-bagus dalam pemimpinnya dan tidak ad yang membedakan antar sesama.
9. Menurut Ibu Apakah terdapat nilai atau norma masyarakat Islam yang terancam selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
Menurut ibu tidak ada.
10. Kedepannya Apa harapan Ibu terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Harapan tterhadap pemimpinnya yakni adil, baik antar ssama dan beriman dan ketika menang bisa memenuhi tanggung jawab yang dipercaya oleh masyarakat kepada pemimpin yng terpilih ini.
3. Bapak Kamil Margolang (Guru Ngaji)
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang bapak ketahui?.
Kalau sepanjang pengtahuan saya, memang harus adil, jujur, dan muslim.
2. Menurut Bapak apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Yang diharapkan oleh seorang pemimpin selain jujur, adil, kemudian mengayomi semua kepentingan masyarakat, untuk semua pihak, baik
agama, suku, adat, dan sebagainya, dan sesama golongan.
3. Menurut Bapak bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa Teluk Dalam Ini?.
Cukup baik, tidak pernah ada konflik ada masalah sedikit, bisa dimaklumi, baik agama Islam maupun Kristen tidak membuat permasalahan teresebut pada unsur sara, sehingga tidak terjadi apa yang tidak diinginkan
4. Menurut Bapak seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa Teluk Dalam Ini?.
Data hilang
5. Menurut Bapak Apa yang menjadi Faktor penyebab pemimpin Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
Penyebabya mungkin karena calon kepala desa Muslim
6. Bagaimana tanggapan Bapak terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini, Apakah sudah memenuhi Harapan?.
Tidak, seperti tidak sepenuhnya mengayomi masyarakat didesa Teluk Dalam ini. Salah satu kekurangan pemimpin non muslim ini terhadap Islam karena ketika pemimpin non Muslim menghadiri kemalangan agama Islam ketika memberi pidato atas nama pemerintahan desa, menurut bapak itu, tidak pantas walaupun beliau sebagai kepala desa. Karena pemberangkatan jenazah itu merupakan sesuatu yang sakral, karena tidak sebanding tidak sejalan dengan
92
dengan apa yang aada. Dan contoh selanjutny pada hri-hari besar Islam lainnya.
7. Menurut Bapak pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk
Dalam sudah
memenuhi keadilan?.
Ada, tapi tidak sepenuhnya, sudah ada tapi tidak sepenuhnya.
8. Menuurut Bapak
apakah ada
kesenjangan dari Antar Ummat Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Kalau kesenjangan tidak ada.
9. Menurut Bapak Apakah terdapat nilai atau norma masyarakat Islam yang terancam selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
Kalau menurut bapak tidak ada.
10. Kedepannya Apa harapan Bapak terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Kalau bapak pribadi, berharap ya itu tadi bisa mengayomi segala unsur yang ada baik dari kalangan bawah dan golongan atas dan sebagainya sama rata dan bisa mengayomi, kalau masalah adil itu sudah diatur oleh pemerintah pusat tergantung pemimpin itu yyang bisa berbuat adill.
4. Bapak Miswar Effendi Siregar (Guru Ngaji)
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang bapak ketahui?.
Berbuat adil terhadap masyarakat, jujursejujurnya kepada masyarakat dan termasuk juga ulul amri maka pemimpin ini harus mampu dalam segala hal dan yang terpenting beragama Islam.
2. Menurut Bapak apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Menurut bapak yang diharpakan yakni loyalitas tinggi keada masyarakat baik keada golongan bawah maupun golongan atas dan tidak meminta imbalan dari apa yang diberikan keepada dia untuk masyarakat.
3. Menurut Bapak bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa Teluk Dalam Ini?.
Menurut bapak, masih aman dan terkondisikan dengan baik.
4. Menurut Bapak seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa Teluk Dalam Ini?.
Menurut bapak masih kurang terlaksana masih jauh dari harapan. Contohnya ketika perayaan hari-hari besar Islam, keinginan masyarakat didesa ini masih kurang dan tidak mengikuti kegiatan tersebut. Berbanding terbalik dengan ketika ada hiburan kuda lumping ataua kegiatan umum lainnya, masyarakat penuh dan antusias untuk melihatnya. Jadi kondisi sosial budaya yang menyangkut tentang Agama masih kurang sedangkan kondisi sosial budaya kemasyarakataan terlalu kuat.
5. Menurut Bapak Apa yang menjadi Faktor penyebab pemimpin
Menurut bapak sebagian uang dan sebagianlagi simpati kepada pemimpin Non Muslim dan warga Non Muslim itu sendiri banyak. Karena bisa
94
Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
dihitung hhanya 15 % atau hanya satu dusun lah yang beragama Kristen sehingga menjadikan calon kepala desa Non Muslim ini bisa menang menjadi Kepala Desa.
6. Bagaimana tanggapan Bapak terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini, Apakah sudah memenuhi Harapan?.
Kalau menurut bapak belum, belum memenuhi harapan, terutama masyarakat yang tidak mendukung sipemimpin ini. Contohnya ketika bantuan dari pemerintah ini ada, dan pemimpin ini lebih cenderung memberikan kepada orang yang mendukung yang didahulukan.
7. Menurut Bapak pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk
Dalam sudah
memenuhi keadilan?.
Menurut bapak, mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepntingan pribadi.
Danmenurut bapak masih belum terpenuhi keadilannya.
8. Menuurut Bapak
apakah ada
kesenjangan dari Antar Ummat Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Menurut bapak tidak ada kesenjangan dari antar pihak selama dipimpin kepala desa saat ini masih aman.
9. Menurut Bapak Apakah terdapat nilai atau norma masyarakat Islam yang terancam
Kalau terancam tidak ada.
selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
10. Kedepannya Apa harapan Bapak terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Ketika ppemimpin terpilih nantinya hrus berbuat seadil-adilnya, kemudian tidak membeda-bedakan antar warga yang memilih dia seagai kepala desa.
Dan harus menjaadikan dia itu sebagai kepala desa buat semua warga yang dipimpinnya.
5. Bapak H. Hamidun Sitorus (Guru Ngaji)
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang bapak ketahui?.
Pemimpin dalam Agama Islam menurut bapak yaitu amaha, serta mengetahui hukum-hukum Islam
2. Menurut Bapak apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Sososk seorang pemimpin menurut bapak yaitu, dia mampu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh rakyyatnya, seperti ekonomi.
3. Menurut Bapak bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa Teluk Dalam Ini?.
Hubungan antar ummat beragama menurut bapak didesa Teluk Dalam ini, Alhamdulillah baik, Cuma masih perlu dibenahi kedepannya agar menjadi lebih baik lagi.
4. Menurut Bapak seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa Teluk Dalam Ini?.
Sosial budaya di Teluk Dalam ini, baik menurut bapak, kalau adakegiatan dimasyarakat ya mereka saling membantu, Cuma kedepannya perlu ditingkatkan lagi.
5. Menurut Bapak Apa yang menjadi Faktor
Faktor penyebabnya menurut bapak yakni, ambisi yang dimana terlalu banyaak atau berlebihan
96
penyebab pemimpin Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
dalam berpolitik terutama dalam mencalon kepala desa padasaat itu..
6. Bagaimana tanggapan Bapak terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini, Apakah sudah memenuhi Harapan?.
Menurut bapak masih kurang, kenapa. Karena sebagian sudah memenuhi harapan dan sebagian lagi belum, dan kedepannya juga harus lebih diperbaiki dalam menjabat sebagai kepala desa.
7. Menurut Bapak pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk
Dalam sudah
memenuhi keadilan?.
Ya menurut bapak adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Ya kalau untukbapak pempin kepala desa saat ini sudah berusaha untu melakukan keadilan, tetapi masih dibutuhkan yang pas untuk masyarakat terutama maasyarakat Islam untuk berbuat keadilan yang pas dan baik.
8. Menuurut Bapak
apakah ada
kesenjangan dari Antar Ummat Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Kalau dalam hal itu bapak tidak bisa katakan, karena bapak melihat tidak ada kesenjangan yang ada di desa Teluk Dalam ini.
9. Menurut Bapak Apakah terdapat nilai
Menurut bapak kalau terancam tidak, tetapi dikarenakan pemimpin Non Muslim, pada acara-
atau norma masyarakat Islam yang terancam selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
acara di agama Islam kurang bisa bersosialisasi.
Itu dikarenakan pemimpin haru bisa ikut dalam kegiatan tersebut.
10. Kedepannya Apa harapan Bapak terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Menurut bapak diharapkan kedepannya kita sebagai masyarakat harus cerdas dalam berpikir dan kemudian dia mengetahui cara dalam berpolitik itu sendiri.
6. Bapak Drs. Muslih Sitorus B.A. M.HI (Guru Agama)
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang bapak ketahui?.
Menurut bapak, harus sesuai dengan aturan dalam Agama Islam, yaitu Alquran dan Hadis serta esepakatan para Ullama dan Ilmu Fikih.
2. Menurut Bapak apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Yang diharapkan sebagai pemimpin yakni:
1. Harus beragama Islam itu yang paling utama.
2. Harus adil yakni menerapkan sesuatu secara merataa kepada masyarakat.
3. Menurut Bapak bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa Teluk Dalam Ini?.
Hubungan antar agama didesa ini baik-baik saja, tidak pernah ada kericuhan walaupun memiliki adat istiadat yang berbeda-beda.
4. Menurut Bapak seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa
Keadaan sosial budaya didesa ini baik, dan masih memiliki rasa tolong menolong, bergotong royong, dalam hal apapun.
98
Teluk Dalam Ini?.
5. Menurut Bapak Apa yang menjadi Faktor penyebab pemimpin Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
Menurut bapak ada beberapa faktor diantaranya, yakni:
1. Umat Islam didesa Teluk Dalam ini saling untuk maju untuk menjadi pemimpin.
2. Umat Islam didesa Teluk Dalam ini tidak mau mengalah antara satu dengan yang lain.
3. Umat Islam didesa Teluk Dalam ini tidak ,au bersatu.
6. Bagaimana tanggapan Bapak terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini, Apakah sudah memenuhi Harapan?.
Menurut bapak sudah memenuhi harapan, karena sampai sekarang ini bapak melihat belumada eluh kesah keluhhan dari masyaraat kepada pemimpin Non Muslim
7. Menurut Bapak pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk
Dalam sudah
memenuhi keadilan?.
Adil menurut bapak, menerapkan sesuatu pada tempatnya.
Menurut bapak sudah berbuat adil oleh pemimpin searang ini, karena kebutuhan yang ada pada masyarakat sudah dilakukan dengan adil dari pemimpin itu sendiri.
8. Menuurut Bapak
apakah ada
kesenjangan dari Antar Ummat Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Kalau kesenjangan dalam pandangan bapak pasti ada, dan kalau dalam pemimpin sekarang tidak ada kesenjangan. Masih dengan biasanya menghadiri kegiatan-kegiatan, kematian dan lain sebagainya.
9. Menurut Bapak Apakah terdapat nilai atau norma masyarakat Islam yang terancam selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
Menurut bapak tidak ada, kalau yang lainnya saya tidak tahu.
10. Kedepannya Apa harapan Bapak terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Harapan bapak kedepannya terhadap pemimpin didesa ini, dan karena masyarakat desa Teluk Dalam ini mayoritas umat Muslim pasti harus menginginkan pemimimpinnya seorang muslim, dan dan agama Islam harus bersatu.
7. Ibu Sri Astuti, S.Pd (Guru Agama)
NO PERTANYAAN JAWABAN
1. Bagaimana kriteria pemimpin dalam Agama Islam yang Ibu ketahui?.
Kalau kriteria pemimpin dalam Islam menurut ibu, yakni:
1. Berpedoman dengan Alquran dan Hadis dalam melaksanakan kepemimpinan dalam Islam
2. Mengayomi masyarakat, dan bisa membawa Islam sebagai Rahmatan lillalaamiin, walauppun pemimpin non muslim tidak mendiskriminasikan umat Islam itu sendiri tanpa berat sebelah.
2. Menurut Ibu apa yang diharapkan dari seorang pemimpin?.
Menurut ibu yang diharapkan seorang pemimpin yakni:
1. Harus jujur
Jujurnya disini dalam menjalankan
100
kepemimpinan sesuai dengan syariat Islam.
2. Harus Tegas
Tegas disini dalam melaksanakan kepemimpinannya sesuai Amr ma’ruf nahi munkar. Contohnya ada melaksanakan kemasiatan, mabuk-mabukan, berjudi, muncuri dalam hal ini dia harus berani mengambil tindakan-tindakan agar supaya hal ini tidak terjadi lagi.
3. Harus Berani
Berani disini dalam melaksanakan kepemimpinannya dalam mengambil keputusan sesuai dengan Alquran dan Hadis, dikarenakan negara kkita berlandaskan pancasila tidak bisa penuh dilaksanakan dinegara ita ini
3. Menurut Ibu
bagaimana Hubungan
Antar Ummat
Beragama Didesa Teluk Dalam Ini?.
Alhamdulillah bagus, toleransinya bagus tidak pernah ada pertikaian/kericuhan, simpang siur, dan silang pendapat, karena desa Teluk Dalam ini mayoritas umat muslim, dan tidak ada kelompok dalam organisasi Islam itusendiri dan kalaupun ada tidak pernah dipermasalahkan. Baik juga dengan orang Non Muslim.
4. Menurut Ibu seperti apa keadaan sosial budaya warga Desa Teluk Dalam Ini?.
Menurut ibu, keadaan sosial budaya didesa Teluk Dalam ini ‘arif, baik, guyub, suka bergotong royong, dan arena mayoritas umat Islam.
5. Menurut Ibu Apa yang menjadi Faktor
Menurut ibu kebanyakan masyarakat didesa Teluk Dalam ni, masih banyak yang tidak paham
penyebab pemimpin Kepala Desa Teluk Dalam bisa dipimpin oleh Non Muslim, padahal masyarakat Teluk Dalam mayoritas Muslim?.
dengan kepemimpinan dalam Islam itu sendiri, da masih awam atau masih kurang paham dengan ilmu agama itu sendiri. Sehingga megakibatan dan membuat masyarakat Desa Teluk Dalam ini dipimpin oleh orang Non Muslim. Padahal masyarakat Desa Telu Dalam itu mayoritas beragama Islam.
6. Bagaimana Tanggapan Ibu terhadap pemimpin Non Muslim Didesa Teluk Dalam ini,
Apakah sudah
memenuhi Harapan?.
Menurut ibu belum, karena dalam agama Isla pemimpin itu harus Rahmatan lillalamiin tanpa ada berpihak dengan siapapun. seperti dalam hal bantuan beliau masih berpiak dengan satu sisi, dan tidak melihat yang lainnya
7. Menurut Ibu pemimpin adil itu seperti apa, dan apakah pemimpin Desa Teluk Dalam sudah memenuhi keadilan?.
Menurut ibu adil itu memenuhi kebutuha sesuai dengan apa yang ada pada masyarakat itu sendiri.
Dan menurut ibu belum menerapkan keadilan karena masih banyak yang belum terlihat dari kepemimpinannya yang dipimpin oleh Non Muslim dalam menjalankan tugasnya, dan hanya kepada satu pihak saja dalam menerapkan keadilan itu sendiri dan tidak melihat orang lain yang diinginkan masyarakat.
8. Menuurut Ibu apakah ada kesenjangan dari
Antar Ummat
Beragama dalam kepemimpinan yag dipimpin oleh Kepala Desa sekatrang ini?.
Menurut ibu ada, seperti kegiatan-kegiatan dalam Agama Islam, kurang terbuka dan tidak mau bersosialisasi dengan masyarakatnya yang beragama Islam.
9. Menurut Ibu Apakah Menurut ibu tidak ada, bagus bersikap sopan
102
terdapat nilai atau norma masyarakat Islam yang terancam selama dipimpin Non Muslim? Jika iya, Apa Saja?.
kepada sesama masyarakat.
10. Kedepannya Apa harapan Ibu terkait keemimpinan didesa Teluk Dalam ini?.
Harapan ibu kepada pemimpin yang aka datang yakni harus Rahmatan lillalamiin, menegakkan kebenaran, mengayomi, adil, tegas, berbaur pada masyarakat dan tidak kaku dalam hal memimpin.
103
RIWAYAT HIDUP
1. Identitas Diri
Nama : Khairun Nizar Lubis
Tempat/Tanggal Lahir : PERK. TELUK DALAM, 01 Juli 2000
Agama : Islam
Alamat Rumah : Jl. Padat Karya Dusun IV, Desa Air Teluk Hessa Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan.
E-mail : [email protected]
No. Hp : 085260130984
2. Nama Orang Tua
Ayah : Tajuddin Noor Lubis
Pekerjaan : Wiraswasta
Ibu : Latifah Siagian
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat Orang Tua : Jl. Padat Karya Dusun IV, Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan.
3. Riwayat Pendidikan
1. Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Bustaanul Uluum Perk.
Teluk Dalam
2. Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs.S) Bustaanul Uluum Perk.
Teluk Dalam
3. Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Bustaanul Uluum Perk. Teluk Dalam
4. UIN Sumatera Utara (2018-sekarang) 4. Riwayat Organisasi
IkatanMahasiswa Asahan (2018-sekarang)