• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gangguan reproduksi pada ternak sapi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gangguan reproduksi pada ternak sapi."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

[email protected]

0817556929

(4)

Service per conception < 2

Conseption rate > 50 %

Calving rate 100 %

Service period

< 120 hari

(5)

Temporer (infertilitas)

Permanen (sterilitas)

Penyebab :

Non infeksius :

Managemen pengelolaan Kelainan congenital

Gangguan keseimbangan hormonal

Infeksius :

(6)

Kawin berulang (

Repeat Breeding)

Anestrus

Kiste ovarium

(Cystic ovary)

, CLPAbortus

Retensi plasenta

Infeksi saluran reproduksi Pyometra

Kesulitan melahirkan

(dystocia)

(7)

Penyebab :

Kegagalan fertilisasi :

Deteksi estrus

IB

Kematian embrional

Nutrisi (protein, vitamin dan mineral)

Infeksi (Trichomoniasis, Campylobacteriosis)

(8)

Penyebab :

Gagal deteksi estrus,

silent heat

Truly anestrus :

Nutrisi (protein, vitamin, mineral)

Hormonal

Hypofungsi ovarium

Infeksi uterus, pyometra

Kiste ovarium (kiste luteal, CLP)

(9)

Penyebab : keseimbangan hormonal

Kiste folikel :

FSH normal, LH rendah

Kiste luteal :

FSH normal, LH rendah, LTH tinggi

Kiste korpus luteum :

Pembentukan CL tidak sempurna, dalam CL terdapat

rongga berisi cairan (tidak terdeteksi pada hewan hidup)

CLP :

(10)

Penyebab :

Nutrisi

(11)

Penyebab :

Kelahiran abnormal

Inertia uteri, hypocalcemia, dystocia Infeksi

(12)

Penyebab :

Kontaminasi saat IB

Penyakit Venereal (Trichomoniasis, IBR-IPV)

Kontaminasi saat penanganan Partus dan Dystocia

(13)

Penyebab :

Penyakit Veneral

Kontaminasi saat IB

Kontaminasi saat penanganan kelahiran dan

(14)

Penyebab :

Sebab maternal

Ukuran pelvis kecil

Nutrisi

Sebab fetal

Ukuran fetus besar

(15)

Kelambatan Pubertas

Nutrisi

Silent heat

Nutrisi

Abnormalitas saluran reproduksi

(16)

Perbaikan nutrisi Sanitasi kandang Deteksi estrus

Ketepatan pelaksanaan IB Pemeriksaan kebuntingan

Pemberian antibiotika dan hormon yang sesuai Catatan kesehatan dan status reproduksi

(17)

Referensi

Dokumen terkait

•Di dalam Dhamma yang dinyatakan dengan sempurna olehKu demikian itu, wahai para bhikkhu, yang jelas, terbuka, telah diperlihatkan dan. seperti kain usang

Pengujian dilakukan dengan menjalankan aplikasi agen crawler alamat email menggunakan metode breadth first crawling untuk melihat kesesuaian antara input yang diberikan

Sehingga didapatkan sebuah batasan seperti pengambilan alamat web untuk crawler hanya dari web kompas dan detik, pengindeksan dilakukan pada page 1 dari domain dan

Model goal programming sudah sering dipergunakan dalam penelitian-penelitian terdahulu untuk pemodelan masalah multi sasaran.[7] Goal programming merupakan salah satu model

Fasihtas pendukung yang dimaksud disini adalah peraiatan yang mendukung berlangsungnya aktivitas pekerjaan. Faktor-faktor yang berkaitan dengan peraiatan meliputi kapasitas

Pemberian dosis kombinasi pupuk NPK 75% dengan penambahan bokashi (EM 4) menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah sawi (perlakuan III) lebih besar dari

Jika dilihat metode ini sangat signifikan untuk menurunkan probability of blocking karena dari metode ini sangat jelas bahwa channel element yang dikonsumsi