• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONTRAK BELAJAR PELATIHAN PEMIMPIN BANGSA #10

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KONTRAK BELAJAR PELATIHAN PEMIMPIN BANGSA #10"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

KONTRAK BELAJAR PELATIHAN PEMIMPIN BANGSA #10

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama :

Tempat, Tanggal Lahir :

Institusi :

Alamat :

Nomor HP/Alamat Email :

Dengan ini menyatakan bersedia mematuhi semua ketentuan yang tercantum dalam Kontrak

Belajar untuk mengikuti Pelatihan Pemimpin Bangsa #10 yang tertuang ke dalam Tata Tertib Peserta sebagai berikut :

TATA TERTIB PESERTA

PASAL I UMUM

1. Peserta wajib mentaati ketentuan-ketentuan dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh Panitia Pelatihan Pemimpin Bangsa #10

2. Peserta wajib membaca, memahami dan menandatangani Kontrak Belajar PPB #10 (dokumen terlampir)

3. Sertifikat peserta hanya diberikan apabila peserta mengikuti rangkaian kegiatan PPB #10 lebih dari sama dengan 75% dari total rangkaian acara yang diadakan

PASAL II

KEDATANGAN DAN KEPULANGAN PESERTA

Dalam hal kedatangan maupun pemulangan, panitia menyediakan fasilitas

penjemputan dengan waktu dan titik-titik penjemputan yang telah ditentukan, dengan mekanisme sebagai berikut :

(2)

Kedatangan

1. Peserta akan dijemput oleh panitia di 6 titik penjemputan, diantaranya stasiun Tugu, stasiun Lempuyangan, Bandara Adi Sucipto, dan 3 terminal bus yaitu Terminal Jombor, Terminal Condong catur, dan jembatan fly over Janti bagi peserta dengan

pemberhentian terakhir di terminal Giwangan Yogyakarta.

2. Jadwal penjemputan oleh panitia pada tanggal 15 Oktober 2016 sejak jam 12.00 hingga 21.00 WIB.

3. Peserta melaporkan via Liaison Officer (LO) waktu kedatangan dan tempat

kedatangan dan diusahakan sesuai dengan jadwal dan lokasi penjemputan oleh panitia. 4. Akomodasi peserta pada hari sebelum acara (Sabtu, 15 Oktober 2016) dapat

menghubungi penginapan di sekitar UGM maupun relasi-relasi peserta yang tinggal di Yogyakarta untuk tinggal sementara dan di luar tanggung jawab panitia.

5. Peserta yang datang di luar jadwal dan lokasi tersebut di luar tanggung jawab panitia dan menyatakan diri sebagai peserta mandiri yang akan mengusahakan secara mandiri moda dan biaya transportasi dan akomodasi sebelum acara.

6. Peserta mandiri maupun peserta yang dijemput oleh panitia akan ditujukan menuju Universitas Gadjah Mada (UGM) terlebih dahulu.

Kepulangan

1. Peserta akan diantarkan oleh panitia di 6 titik pengantaran, diantaranya stasiun Tugu, stasiun Lempuyangan, Bandara Adi Sucipto, dan 3 terminal bus yaitu Terminal Jombor, Terminal Condong catur, dan jembatan fly over Janti bagi peserta dengan

pemberangkatan di terminal Giwangan Yogyakarta.

2. Jadwal pengantaran oleh panitia pada tanggal 22 Oktober 2016 sejak jam 12.00 hingga 21.00 WIB.

3. Peserta melaporkan via Liaison Officer (LO) waktu dan tempat pengantaran dan diusahakan sesuai dengan jadwal dan lokasi pengantaran oleh panitia.

4. Peserta yang pulang di luar jadwal dan di luar titik pengantaran tersebut di luar tanggung jawab panitia dan menyatakan diri sebagai peserta mandiri yang akan mengusahakan secara mandiri moda dan biaya transportasi maupun akomodasi selanjutnya.

5. Peserta mandiri akan ditujukan menuju Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk sepenuhnya dilepas sebagai acara bebas dan sepenuhnya di luar tanggung jawab panitia.

(3)

PASAL III

PERLENGKAPAN PESERTA

Selama mengikuti rangkaian acara PPB #10, peserta diwajibkan untuk membawa perlengkapan sebagai berikut ;

1. Kelengkapan pakaian : - Jas almamater

- Pakaian formal batik (1 buah) - Kaos dan celana lapangan (1 buah)

- Pakaian formal (jumlah disesuaikan oleh peserta masing-masing), dengan ketentuan :

 Atasan :

Laki-laki : bebas, sopan, rapi, berkerah (dilarang menggunakan kaos) Perempuan : bebas, sopan, rapi (dilarang menggunakan kaos)

 Bawahan :

Laki-laki : panjang, sopan, rapi

Perempuan : bebas, sopan, rapi dengan panjang dibawah lutut 2. Sepatu

3. Buku catatan dan alat tulis selama mengikuti pematerian 4. Perlengkapan ibadah

5. Obat-obatan pribadi 6. Peralatan mandi

PASAL IV

KEHADIRAN PESERTA

1. Setiap peserta wajib mentaati jadwal kegiatan yang dikeluarkan oleh panitia Pelatihan Pemimpin Bangsa #10.

2. Setiap peserta wajib hadir 10 (lima) menit sebelum kegiatan dimulai.

PASAL V

KEWAJIBAN PESERTA

(4)

2. Peserta dilarang membawa senjata tajam, merokok, menggunakan NAPZA dan barang terlarang lainnya selama pelaksanaan acara PPB #10

3. Peserta diwajibkan untuk menjaga ketertiban umum selama berada di lokasi kegiatan PPB #10

4. Peserta diwajibkan untuk berperilaku sopan dan saling menghormati antar sesama peserta dan panitia acara, dilarang mengeluarkan kata-kata kasar atau melakukan perilaku yang dapat memicu konflik antara peserta maupun terhadap panitia.

5. Peserta diwajibkan untuk menjaga barang-barang berharga masing-masing dengan meletakannya di tempat yang aman. Segala bentuk kehilangan dan kerusakan berada di luar tanggung jawab panitia.

6. Peserta wajib mengikuti acara dengan khidmat dan tertib.

7. Peserta tidak diperkenankan meninggalkan acara tanpa melalui ketentuan dan mekanisme perijinan yang telah ditentukan Panitia.

PASAL VI

KERAPIHAN DAN KEBERSIHAN Penampilan diri

 Peserta diwajibkan untuk berpakaian formal, rapi dan sopan dengan sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh Panitia.

 Peserta dilarang menggunakan make-up atau aksesoris yang berlebihan. Kerapihan kamar tidur dan kamar mandi

 Peserta wajib menjaga kebersihan dan kerapihan kamar tidur setiap waktu.  Tidak meninggalkan kotoran serta menjaga kebersihan sebelum meninggalkan

kamar mandi.

 Menggunakan air dengan secukupnya Kerapihan dan kebersihan lokasi pelatihan

 Peserta dilarang membuang/meninggalkan sampah/barang pribadi di lokasi pelatihan

 Peserta hanya diizinkan membawa barang-barang yang diperlukan di setiap sesi acara

(5)

PASAL VII PERIHAL PAKAIAN

Peraturan pakaian selama rangkaian acara PPB #10, sebagai berikut: Hari 1: bebas formal dan rapi dengan jas almamater

Hari 2: bebas formal dan rapi Hari 3: batik, formal dan rapi

Hari 4: bebas formal dan rapi dengan jas almamater Hari 5: bebas formal dan rapi dengan jas almamater Hari 6: bebas formal dan rapi dengan jas almamater Hari 7: polo angkatan (disediakan oleh panitia)

PASAL VIII

PERIHAL PERIJINAN SELAMA PELAKSANAAN ACARA

1. Ijin hanya diberikan kepada peserta dengan beberapa ketentuan sebagai berikut :  Ijin hanya diberikan kepada peserta dengan alasan yang dapat diterima seperti

sakit, urusan yang tidak dapat digantikan, urusan mendadak yang

mengharuskan peserta harus mengambil ijin dari acara PPB #10 dan alasan-alasan lain sejenis

 Ijin hanya diberikan kepada peserta maksimal 25% dari total rangkaian acara PPB #10

 Ijin tidak diberikan kepada peserta di beberapa sesi tertentu yaitu stadium general, pengabdian masyarakat dan penutupan.

2. Mekanisme perijinan :

 Peserta yang akan meminta ijin selama pelaksanaan acara dilakukan dengan menghubungi LO peserta yang bersangkutan dan untuk selanjutnya peserta akan diberikan form ijin yang harus diisi dan ditandatangani peserta.

 Form ijin tersebut kemudian akan ditujukan kepada penanggungjawab yang bersangkutan untuk diputuskan apakah peserta tersebut mendapat ijin untuk meninggalkan acara (apabila dengan berbagai pertimbangan, peserta tidak diijinkan oleh panitia untuk meninggalkan acara, maka diharapkan peserta dapat mematuhi kebijakan yang telah diputuskan).

(6)

PASAL IX

PENGHARGAAN DAN KONSEKUENSI

1. Di akhir penyelenggaraan PPB #10 akan ada kelompok terbaik. Mekanisme penentuan sepenuhnya berada dalam wewenang panitia.

2. Panitia akan memberikan konsekuensi dari pelanggaran yang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

PASAL X

PERIHAL PENDAMPINGAN PESERTA (KEDUDUKAN DAN PERAN LIAISON OFFICER / LO )

1. Liaison Officer (LO) ialah panitia yang bertanggungjawab atas pendampingan peserta selama pelaksanaan acara.

2. LO pada dasarnya berperan sebagai pendamping dan informan (sumber informasi) terkait PPB #10 bagi peserta yang menjadi tanggung jawab LO yang bersangkutan. 3. Setiap kelompok memiliki 1 LO yang akan bertanggungjawab untuk mendampingi peserta di dalam kelompok.

4. Peran secara lebih rinci ialah sebagai berikut :

 Bertanggungjawab atas informasi tentang kepesertaan tersampaikan kepada peserta yang menjadi tanggungjawab LO yang bersangkutan (tata tertib dan ketentuan peserta, mekanisme penjemputan pemulangan peserta, dan lain sebagainya)

 Bertanggungjawab atas informasi-informasi wajib dan tambahan dari peserta yang menjadi tanggungjawabnya.

 Sebagai penanggungjawab atas peserta yang di PJ kan selama pra-acara hingga pasca-acara (hingga pemulangan peserta)

 Mendampingi peserta selama pelaksanaan acara.

 Menjadi pintu informasi antar panitia dan peserta (oleh karena itu segera

informasi dari panitia serta pertanyaan dari peserta hanya diperkenankan melalui LO)

(7)

PASAL XI LAIN-LAIN

Segala sesuatu yang tidak diatur di dalamnya, akan disampaikan kemudian.

Tertanda,

Referensi

Dokumen terkait

Untuk dosis 5 mg/kg BB juga memiliki kemampuan menurunkan edema tetapi belum maksimal dan lebih rendah kemampuannya dibanding kontrol positif, sedangkan dosis 500

 – Çinko  boratlar, borik asit, boraks pentahidrat ve boraks dekahidrat gibi.. çözünen  boratlar selülozik malzemelerde

Pada hari ini Senin t anggal Sembilan belas bulan M ei Tahun Dua Ribu Empat Belas (19-05-2014), sesuai dengan jadw al yang t ermuat pada Port al LPSE ht t p:/ / w w

Hak untuk mengisi 30% dari ruang media sponsor publikasi acara, perlengkapan kegiatan, dan kostum panitia rangkaian acara IEC 2010. 0% dari total biaya acara ITB

Hambatan samping yang terjadi pada koridor Jl.Dr.Setiabudhi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas, dan hambatan samping yang terjadi

Setelah dilakukan beberapa pengujian dan analisa, dapat kita simpulkan beberapa hal yaitu. Penggunaan Algoritma ECC dan MD5 untuk penggunaan suatu aplikasi yang memerlukan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa resiko ergonomi yang muncul pada operator inspeksi perusahaan manufaktur di Batam dengan menggunakan metode ROSA dan

Hasil penelitian terhadap nilai bau menunjukkan perbedaan jarak tungku tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap bau ikan asap, namun dengan semakin