• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS SPASIAL MINIMARKET KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS SPASIAL MINIMARKET KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i

ANALISIS SPASIAL MINIMARKET KABUPATEN BANYUMAS

TAHUN 2011

SKRIPSI

Oleh : Lutfihana K5407001

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

i

ANALISIS SPASIAL MINIMARKET KABUPATEN BANYUMAS

TAHUN 2011

Oleh : Lutfihana K5407001

SKRIPSI

Ditulis dan Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Geografi

Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(3)
(4)
(5)
(6)

v ABSTRAK

Lutfihana, ANALISIS SPASIAL MINIMARKET DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011.Skripsi.Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Surakarta, Juni 2014.

Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui pola distribusi spasial minimarket di Kabupaten Banyumas tahun 2011, (2) Mengetahui kesesuaian lokasi minimarket secara teorities dan yuridis di Kabupaten Banyumas tahun 2011, (3) Mengetahui pengaruh minimarket di Kabupaten Banyumas terhadap perkambangan pasar tradisional.

Sesuai dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah minimarket di Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data dengan pengukuran lapangan, wawancara dan kuesioner untuk mengetahui pengaruh minimarket terhadap pasar tradisional, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tetangga terdekat, analisis buffer, analisis lokasi minimarket, dan analisis tabel silang.

Hasil penelitian ini adalah : (1) Pola distribusi minimarket di Kabupaten Banyumas adalah mengelompok, dari jumlah keseluruhan minimarket di Kabupaten Banyumas adalah 106 dan tersebar di 23 kecamatan (nilai T mendekati 0). Pengelompokkan terjadi di Kecamatan Purwokerto Selatan, Purwokerto Utara, Purwokerto Barat, dan Purwokerto Timur. Distribusi minimarket paling banyak di Kecamatan Purwokerto Selatan yaitu 15 minimarket dan paling sedikit di Kecamatan Kebasen, Kecamatan Cilongok, dan Kecamatan Sumbang yaitu 1 minimarket. Terdapat 4 kecamatan yang tidak ada minimarket yaitu Kecamatan Somagede, Kecamatan Kalibagor, Kecamatan Purwojati, dan Kecamatan Gumelar (2) Semua minimarket di Kabupaten Banyumas telah sesuai dengan faktor pemilihan lokasi. Menurut Perda Kabupaten Banyumas No. 3 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, terdapat 48 (45%) minimarket di Kabupaten Banyumas yang tidak sesuai dengan Pasal 9 yaitu jarak minimarket kurang dari 500 meter. Terdapat 23 (21,7%) minimarket telah melanggar Pasal 17 yaitu jam buka selama 24 jam dan terdapat 37 (34,9%) minimarket telah melanggar Pasal 22 yaitu tidak memiliki Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Hanya 25 (23,58%) minimarket yang memenuhi syarat lokasi dan Perda Kabupaten Banyumas sekaligus, sedangkan sisanya 81 (76,42%) minimarket melakukan pelanggaran terhadap Perda. (3) Minimarket berpengaruh terhadap pedagang eceran kecil di sekitar minimarket, tetapi secara umum tidak berpengaruh terhadap pasar tradisional karena barang-barang yang dijual berbeda dengan minimarket.

(7)

vi ABSTRACT

Lutfihana, SPATIAL ANALYSIS OF MINIMARKET IN BANYUMAS REGENCY AT 2011. Thesis. Surakarta: Teacher Training and Education Faculty. Sebelas Maret University. Surakarta, June 2014.

The research aims at providing : (1) The distribution pattern of minimarket in Banyumas regency at 2011, (2) The location suitability according to the theoretical and juridical in Banyumas regency at 2011, (3) the impact of minimarket toward traditional market development in Banyumas regency.

Descriptive research method was applied in accordance with the aims of the research. Research population is the minimarkets in Banyumas regency. Data collection techniques are field measuring, interview, questionnaire, and documentation to find out the impact of minimarket toward traditional market. Applied techniques of analysis are nearest neighbor analysis, buffer analysis, mini market location analysis, and cross table analysis.

The result of this research reveals : (1) the pattern of minimarket distribution in Banyumas regency are formed into group, from total 106 minimarkets in Banyumas regency are spread in 23 sub districts (T value approach 0). The grouping occurred in South Purwokerto regency, North Purwokerto regency, West Purwokerto regency, and East Purwokerto regency. North Purwokerto have the highest minimarket distribution as many as 15 minimarkets. Kebasen regency, Cilongok regency, and Sumbang regency have the lowest distribution as many as 1 minimarket. There are 4 regencies with no minimarket, they are Somagede, Kalibagor, Purwojati, and Gumelar. (2) All Minimarkets in Banyumas are appropriate for the location selection factor. According to the local regulation no. 3 of Banyumas regency regarding arrangement and development of traditional market, shopping center and modern shop, there are 48 (45%) minimarkets in Banyumas which do not comply with clause no. 9 since the distance of minimarkets is less than 500 meters. There are 23 (21,7%) minimarkets which do not comply clause no. 17 since open for 24 hours, and there are 37 (34%) minimarkets which do not comply clause no. 22 because they do not have “Izin Usaha Toko Modern” (IUTM). Only 25 (23,58%) minimarkets which comply with both location requirement and local regulation of Banyumas regency, while the rest 81 (76,42%) minimarkets violate the local regulation. (3) Minimarket has impact toward retailer near it. However, in general, minimarket does not have impact toward traditional market because the commodities are different.

(8)

vii MOTTO

Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan dirinya dan bekerja untuk kehidupan setelah kematian

(HR At-tirmidzi)

“Life is like a box of chocolates, you never know what you’re gonna get” Hidup itu misterius, banyak hal tak terduga yang kita dapat

Kita hanya bisa berencana tetapi Tuhan yang menentukan Apapun yang terjadi hidup harus tetap berlanjut dan berjalan terus

(Forrest Gump – Winston Groom)

“It’s nice to be important, but it’s more important to be nice” Baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik

(Ebet Kadarusman)

Apapun yang ingin aku bisa lakukan, aku pasti bisa Kalau aku gagal hari ini, aku pasti akan berhasil pada hari lain

(9)

viii

PERSEMBAHAN

Dengan mengucap syukur kepada Allah SWT

Karya ini saya persembahkan untuk :

Bapak dan Ibu terima kasih atas kasih sayang, kesabaran dan doa yang selalu engkau

panjatkan untukku, semoga diberi kebahagiaan dunia dan akhirat

Keluarga dan adikku terima kasih atas dukungannya

(10)

ix

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh,

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan karunia, rahmat dan hidayah-Nya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan lancar.

Penyelesaian penulisan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Bapak Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan ijin penelitian

2. Bapak Drs. Saiful Bachri, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan ijin penelitian

3. Bapak Drs. Djoko Subandriyo, M.Pd selaku Ketua Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan ijin penelitian

4. Bapak Dr. Sarwono, M. Pd, selaku Pembimbing I yang telah memberi arahan dan masukan

5. Ibu Rita Noviani, S.Si, M.S1, selaku Pembimbing II yang dengan sabar membimbing dan memberikan motivasi serta mengarahkan pemikiran penulis

6. Bapak Drs. Wakino, M.S selaku Pembimbing Akademis yang telah memotivasi dan membimbing penulis dari awal kuliah hingga selesai 7. Seluruh dosen Program Studi Pendidikan Geografi yang telah memberikan

ilmu selama menempuh studi

8. Pemerintah Kabupaten Banyumas yang telah memberikan ijin penelitian 9. Giat Sutrisno (terima kasih atas pundak yang selalu kau pinjamkan

(11)

x

untukku), dan rekan-rekan Program Studi Pendidikan Geografi Nova Ari (tanpamu akan sulit bagiku), teman2 geografi „07, teman kost Seroja, Elang Putri, GH, CQ41, R2661MA dan teman-teman yang tidak dapat disebutkan satu per satu, terima kasih atas doa, bantuan dan dukungannya. Menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan skrpsi ini, maka dengan segala kerendahan hati mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan dan penyempurnaan. Akhir kata semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Surakarta, Juni 2014 Penulis

(12)

xi DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN... HALAMAN PERSETUJUAN ...

HALAMAN PENGESAHAN………...

HALAMAN ABSTRAK ... HALAMAN MOTTO... HALAMAN PERSEMBAHAN ... KATA PENGANTAR ... DAFTAR ISI…... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR PETA... DAFTAR LAMPIRAN... BAB I PENDAHULUAN... A. Latar Belakang Masalah... B. Perumusan Masalah... C. Tujuan Penelitian... D. Manfaat Penelitian... 1. Manfaat Teoritis... 2. Manfaat Praktis... BAB II LANDASAN TEORI... A. Tinjauan Pustaka...

1. Pola Distribusi Spasial Minimarket... 2. Kesesuaian Lokasi Pendirian Minimarket... 3. Pasar………... B. Penelitian yang Relevan... C. Kerangkan Pemikiran... BAB III METODE PENELITIAN... A. Tempat Penelitian...

(13)

xii

B. Waktu Penelitian... C. Metode Penelitian... D. Sumber Data...

1. Data Primer... 2. Data Sekunder... E. Teknik Sampling………... F. Teknik Pengumpun Data...

1. Observasi Lapangan... 2. Wawancara... 3. Kuesioner... 4. Teknik Dokumentasi... G. Teknis Analisis Data...

1. Pola Distribusi Spasial Minimarket………... 2. Kesesuaian Lokasi Pendirian Minimarket Secara Teorities dan

Yuridis………. 3. Pengaruh Minimarket Terhadap Perkembangan Pasar

Tradsional... BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN... A. Deskripsi Wilayah...

1. Letak………... 2. Batas...

3. Luas……….……….

4. Topografi... 5. Kondisi Sosial Ekonomi...

6. Iklim ………

7. Infrastruktur………..……….. B. Hasil Penelitian...

1. Persebaran Minimarket dan Pasar Tradisional di Kabupaten Banyumas Tahun 2011………... 2. Kesesuaian Lokasi Minimarket Secara Teoritis dan Yuridis di

(14)

xiii

3. Pengaruh Minimarket Terhadap Pasar Tradisional………. BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN... A. Kesimpulan... B. Implikasi... C. Saran... DAFTAR PUSTAKA... LAMPIRAN-LAMPIRAN...

131 137 137 138 139 140 143

(15)

xiv DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Tabel 2. Tabel 3. Tabel 4. Tabel 5. Tabel 6. Tabel 7. Tabel 8. Tabel 9. Tabel 10. Tabel 11. Tabel 12. Tabel 13. Tabel 14. Tabel 15. Tabel 16. Tabel 17.

Keuntungan Minimarket Perorangan dan Waralaba ……….. Penelitian yang Relevan ………. Waktu Penelitian ……… Administrasi Kabupaten Banyumas Tahun 2011 ……….…. Penggunaan Lahan Kabupaten Banyumas Tahun 2011 …… Jumlah Penduduk Kabupaten Banyumas Tahun 2011 …….. Klasifikasi Tingkat Kepadatan Penduduk Kabupaten Banyumas ………... Kepadatan Penduduk Kabupaten Banyumas Tahun 2011 …. Kelas Kepadatan Penduduk Kabupaten Banyumas ………... Komposisi Penduduk Menurut Jenis Kelamin Kabupaten Banyumas Tahun 2011 ………... Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan Kabupaten Banyumas ……….... Jumlah Pasar Menuruut Kecamatan Kabupaten Banyumas Tahun 2011 ……… Kesesuaian Minimarket Secara Torities………... Jumlah Minimarket dan Pasar Tradisional per Kecamatan di Kabupaten Banyumas Tahun 2011……….. Kesesuaian Lokasi Minimarket dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern ………..……….. Karakteristik Konsumen Minimarket di Kabupaten Banyumas………. Hasil Wawancara Pedagang Pasar/Toko Sekitar Minimarket.

(16)

xv

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 1.

Gambar 2. Gambar 3. Gambar 4.

Gambar 5.

Gambar 6.

Gambar 7.

Klasifikasi Bisnis Ritel ………..….. Kerangka Berpikir ………...……….… Persentase Penggunaan Lahan Kabupaten Banyumas….. Grafik Jumlah Penduduk Per Kecamatan di Kabupaten

Banyumas ……….

Grafik Kepadatan Penduduk Per Kecamatan di Kabupaten Banyumas ………...

Grafik Jumlah Pasar di Kabupaten Banyumas Tahun 2011……….. Diagram Jumlah Minimarket dan Pasar Tradisional Per Kecamatan di Kabupaten Banyumas Tahun 2011 …...…

17 39 51

54

57 66

(17)

xvi

DAFTAR PETA

Halaman Peta 1.

Peta 2.

Peta 3.

Peta 4.

Peta 5.

Peta Administrasi Kabupaten Banyumas ... Peta Kepadatan Penduduk Kabupaten Banyumas Tahun 2011 ………...

Peta Distribusi Minimarket Kabupaten Banyumas Tahun 2011 ………... Peta Distribusi Minimarket dan Pasat Tradisional di Kabupaten Banyumas Tahun 2011 .………... Peta Kesesuaian Minimarket di Kabupaten Banyumas Tahun 2011………

48 59

71

122

(18)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Lampiran 2. Lampiran 3. Lampiran 4. Lampiran 5 Lampiran 6

Persebaran minimarket di Kabupaten Banyumas Tahun 2011 Analisis Tetangga Terdekat

Daftar Pertanyaan Responden Data Responden

Hasil Wawancara

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian dalam rangka penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan perizinan minimarket di Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui distribusi spasial penyebaran kejadian DBD dan distribusi frekuensi kepadatan penduduk, kepadatan jentik vektor,

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan untuk tanaman mahoni di sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Logawa Kabupaten Banyumas.. Metode

Data malaria di Kabupaten Banyumas Tahun 2009 sampai dengan 2018 menunjukkan bahwa kasus malaria selalu ada setiap tahunnya dan cenderung mengalami penurunan

bahwa beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum di Kabupaten Banyumas sebagaimana telah diubah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Belajar Mandiri Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri Pangebatan Kabupaten Banyumas Tahun Ajaran

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketimpangan dan kekuatan interaksi spasial yang terjadi di Kabupaten Lembata secara intra-regional menggunakan model

Tujuan penelitian ini adalah untuk (i) mengetahui perubahan penggunaan lahan wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada periode 1990- 2011, dan (ii) membangun model spasial