Studi Eksperimen Kuat Tekan Beton Menggunakan Kerikil Yang Didatangkan Dengan Pasir Lokal Distrik Uilin Kabupaten Merauke
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah terhadap fisik semen, fisik pasir, abrasi kerikil, kuat tekan beton, kuat belah beton dan modulus elastisitas beton..
Dari tabel diatas variasi semen, pasir, kerikil, air menghasilkan kuat tekan akhir yang paling baik bila dibandingkan dengan variasi lainnya, dengan kuat tekan
Analisa bahan dilakukan terhadap agregat halus (pasir) dan agregat kasar (kerikil). Agregat halus dilakukan Pemeriksaan Kadar Zat Organik, Pemeriksaan Kadar Lumpur,
Dari hasil pengujian yang dilakukan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan dengan menggunakan material agregat halus yang berasal dari Desa Rongi dan agregat kasar yang berasal
Dari tabel diatas variasi semen, pasir, kerikil, air menghasilkan kuat tekan akhir yang paling baik bila dibandingkan dengan variasi lainnya, dengan kuat tekan
Nilai kuat tekan rata-rata beton SCC dengan variasi campuran beton 50% pasir besi dan 50% pasir sungai untuk umur beton 3, 7 dan 28 hari adalah 14,42 MPa, 20,57 MPa dan 30,96 MPa,
Bedasarkan hasil tersebut beton ringan foam dengan agregat halus pasir Malang masih belum memenuhi nilai kuat tekan minimum untuk beton ringan struktural.. Kata Kunci: Kuat tekan, Beton
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuat tekan karakteristik 6 variasi pemakaian jumlah proporsi agregat halus pasir terhadap campuran beton dari 2 jenis pasir yaitu