• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) SECARA IN VIVO TERHADAP SCABIES PADA KAMBING KACANG (Capra hircus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) SECARA IN VIVO TERHADAP SCABIES PADA KAMBING KACANG (Capra hircus)"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Kambing Kacang
Gambar 2. Siklus Hidup S. scabiei
Gambar 3. Patogenitas S. scabiei  2.2.4 Gejala Klinis
Gambar 4. Kambing scabies
+6

Referensi

Dokumen terkait

Pada kelompok kontrol (K) mencit diberi aquades dan pada kelompok perlakuan mencit diberi ekstrak etanol daun sirih dengan dosis yang berbeda: 10, 30, dan

Dapat dilihat pada konsentrasi ekstrak daun sirih 0,2 % telah memiliki daya hambat terhadap Streptococcus mutans walaupun pada beberapa sampel penelitian didapatkan hasil

Berdasarkan hasil karakterisasi nanopartikel ekstrak etanol daun sirih konsentrasi kitosan 0,3% merupakan konsentrasi yang paling optimal dalam formulasi sediaan

Tabel 1 menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekstrak tepung daun sirih hutan 0 g/l air memiliki rerata kecepatan tumbuh 15,00 mm/hari dan berbeda nyata dengan

Dari kedua jenis ekstrak daun sirih yang digunakan dalam penelitian ini, ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) memiliki efek daya hambat yang lebih baik terhadap

suppositoria vagina ekstrak daun sirih hijau memiliki nilai signifikan 0,000 (<0,05) artinya adanya perbedaan yang signifikan dari peningkatan konsentrasi

Ada perbedaan konsentrasi yang besar antara konsentrasi 0,2% dengan 0,4%, sehingga ekstrak daun sirih pada konsentrasi 0,4% dapat membunuh larva lebih cepat dibandingkan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah ekstrak daun sirih (piper betle L) konsentrasi 35% dan ekstrak daun sirih (piper betle L) konsentrasi 50% dapat