• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Penerimaan Konsumen Terhadap Abon Nila (Oreochromis Niloticus) Dengan Penambahan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Studi Penerimaan Konsumen Terhadap Abon Nila (Oreochromis Niloticus) Dengan Penambahan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Tingkat penerimaan konsumen  terhadap rupa abon ikan nila dengan penam- penam-bahan jamur tiram putih
Tabel 2. Tingkat penerimaan konsumen terhadap aroma abon ikan nila dengan penam- penam-bahan jamur tiram putih
Tabel 4. Tingkat penerimaan konsumen terhadap rasa abon ikan nila dengan penamba-
Tabel 6.   Nilai  rata-rata  kadar  protein  (%)  abon  ikan  nila  dengan  penambahan  jamur tiram putih
+2

Referensi

Dokumen terkait

berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap uji organoleptik warna, rasa, tekstur dan aroma, semakin banyak penambahan tepung jamur tiram putih maka panelis semakin tidak menyukai

Tujuan pelaksanaan Praktek Produksi adalah mengetahui proses pembuatan abon jamur tiram Pleurotus ostreatus, menentukan abon dengan formula terbaik berdasar analisis

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jamur tiram pada pengolahan bakso ikan tongkol memberi pengaruh nyata pada rupa, tekstur, rasa dan analisis kimia tetapi tidak

Dalam hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jamur tiram dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan abon beraroma jeruk karena 90% responden sangat menyukai rasa abon

tiram putih dengan tepung tempe kacang hijau dan penambahan air es berpengaruh terhadap kadar air, tetapi tidak berpengaruh terhadap aroma, warna, tekstur, rasa,

Kadar protein yoghurt susu kambing pada perlakuan E tidak berbeda nyata dengan perlakuan D (P > 0,05), disebabkan penambahan bubuk jamur tiram putih sampai 0,3%

Substitusi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada perlakuan 20% yang paling baik pengaruh terhadap sifat kimia protein dan lemak abon daging kelinci

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan bekatul pada media serbuk kayu dan jerami padi terhadap karakteristik jamur tiram putih berupa massa total basah, jumlah