Kajian Hukum Tentang Kewajiban Melekatkan Sidik Jari Penghadap Pada Minuta Akta Notaris Terkait Perubahan Pasal 16 Ayat (1) Huruf C Undang-undang Jabatan Notaris
Teks penuh
Dokumen terkait
Kewenangan Majelis Kehormatan Notaris Wilayah berdasarkan keputusan rapat Majelis Kehormatan Notaris Wilayah meliputi; (a) pemeriksaan terhadap Notaris yang
Segala puji dan Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmatnya, kemudahan dan kelancaran kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum (skripsi)
akta yang dibuat oleh atau di hadapan notaris.. Dalam kaitannya dengan Notaris membuat sebuah Akta. yang merupakan kehendak para pihak, sehingga Notaris
Notaris sebagai pejabat umum juga dapat ditelusuri pada Pasal 1868 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang menyatakan “Suatu akta otentik ialah suatu akta yang di dalam bentuk
Akta autentik Notaris atau disebut juga Akta notariil menjadi alat bukti tertulis yang sempurna sepanjang dalam proses pembuatannya memenuhi syarat ketentuan yang berlaku
Tujuan P enelitian tesis ini adalah untuk menganalisis kekuatan pembuktian Akta Notaris dengan adanya tambahan melekatkan sidiik jari penghadap pada minuta akta,dan
Kewenangan Notaris untuk membuat akta-akta termasuk akta dibidang pertanahan kemudian direduksi oleh Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran tanah yang merupakan
Pengertian dari Notaris sendiri berdasarkan Pasal 1 ayat 1 UUJNP, menyatakan bahwa: “Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta autentik dan memilki kewenangan