Pengertian dan Hal yang Harus Diperhatik

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Mata Kuliah Seminar dilakukan dengan cara menerapkan sistem pengajaran akademis, dimana kegiatan ini dilakukan seperti layaknya sebuah kelas perkuliahan bagi para pesertanya. Di dalam sebuah seminar akan dibahas sebuah topik khusus yang mana para peserta nanti dapat berpartisipasi secara aktif di dalam pembahasan tersebut dengan dibantu oleh seorang moderator. 1

2.Keterkaitan Mata Kuliah Seminar dalam Kurikulum

Dalam kurikulum, mata kuliah seminar adalah kegiatan akademik wajib bagi setiap mahasiswa, berupa penyusunan proposal penelitian skripsi kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi di depan mahasiswa, pembimbing serta penguji.2

Secara umum tujuan dari mata kuliah seminar dalam kurikulum adalah meberikan pemahaman kesadaran sikap dan perilaku yang rasional, mampu menyampaikan pendapat buah pikiran dalam seminar sebagai forum komunikasi akademik melalui karya ilmiah yang dipresentasikan.3

3.Tujuan Seminar

1Pengertian Menurut Para Ahli, Pengertian Lokakarya dan Seminar, diakses dari

http://www.pengertianmenurutparaahli.net/pengertian-lokakarya-dan-seminar/, pada tanggal 19 Februari 2017 pukul 10.35 WIB.

2Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Prosedur Seminar, diakses dari https://ftb.uajy.ac.id/akademik/prosedur-seminar/ pada tanggal 19 Februari 2017 pukul 10.42 WIB.

(2)

Apabila ditinjau dari sudut pandang pendidikan universitas, adapun tujuan dari kuliah seminar sebagai berikut4:

1.Melatih mahasiswa menulis proposal penelitian secara sistematik dan benar.

2.Melatih mahasiswa menyampaikan proposal penelitian secara lisan dalam forum

Sementara tujuan besarnya adalah mengkoreksi kembali hasil dari sebuah karya ilmiah untuk mengambil keputusan bersama demi kesempurnaan hasil.

4.Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam seminar

Dalam pelaksanaan teknis seminar hal yang perlu diperhatikan antara lain5:

a.Manusia yang meliputi pemandu atau moderator, penulis, penyaji makalah dan peserta. Pemandu atau moderator adalah orang yang akan mengatur jalannya seminar, sehingga semua keputusan ada di tangan moderator. Ketika ada salah satu diantara peserta yang mau bertanya, maka harus mendapatkan izim dari moderator, tidak sewenang-wenangnya kemudian menjawab. Sebaliknya juga, penyaji ketika mau menyampaikan atau menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh salah satu peserta, maka harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari moderator untuk menjawab pertanyaannya.

Penulis atau notulis adalah orang yang menghasilkan notulen dari hasil seminar. Notulis akan menyampaikan hasil dari seminar, segala sesuatu yang sudah disepakati bersama. Notulis harus bisa dan mampu mencatat hasil seminar kemudian disampaikan atau dilaporkan kepada para peserta seminar.

Dalam seminar harus ada seorang penyaji yang akan menyajikan atau menyampaikan secara detil terhadap para peserta tentang makalah atau tema yang diangkat pada seminar. Penyaji adalah seseorang yang bisa dikatakan mampu menyampaikan materi seminar, sehingga para peserta merasa puas terhadap acara seminar yang diadakan. Maka dari itu, harus mencari atau mendatangkan seorang penyaji yang memang benar-benar mampu dan berpengetahuan yang luas.

4Universitas Atma Jaya Yogyakarta, loc. cit.

5Sumarwi, dkk, Unsur – Unsur Seminar, (Makalah Perkuliahan Keterampilan Berbicara STKIP PGRI Sumenep dengan Dosen Pengampu Ahmad Yasid, M.Pd), 2011, hlm. 7, diakses dari

(3)

Kegiatan seminar harus ada peserta seminar. Tidak cukup hanya mendatangkan penyaji dan dihadiri moderator, akan tetapi seminar harus dihadiri peserta. Sebab, penyaji akan menyajikan makalahnya dan disampaikan kepada peserta seminar. Peserta merupakan orang yang hadir dalam acara seminar selain dari penyaji dan moderator. Bisa juga dikatakan peserta adalah orang yang mendengarkan. Banyak dan sedikitnya peserta menyebabkan tidak sukses dan semaraknya acara, memang pada hakikatnya kesuksesan tidahlah bergantung kepada banyaknya peserta, tapi peserta sebagai penunjang terhadap jalannya acara.

b.Materi yang meliputi masalah, tema atau topik pembicaraan.

Sebelum dilaksanakan sebuah seminar, terlebih dahulu harus mencari atau mendapatkan masalah, sehingga bisa dijadikan bahan diskusi pada kegiatan seminar. Masalah itulah kemudian diusung dan dibahas pada seminar. Tanpa mempunyai permasalahan, maka acara seminar tidak mungkin berjalan, karena tidak ada yang mau dibahas.

Tema atau topik merupakan pokok kajian yang diusung pada kegiatan seminar. Tema didapat setelah menemukan permasalahan kemudian lebih difokuskan ke dalam bentuk tema. Tema sebagai roh permasalahan yang akan dibahas atau diurai secara mendalam. Makalah yang dibuat oleh penyaji setidaknya harus berkaitan dengan tema tidak boleh mengangkat makalah yang tidak ada kaitannya dengan tema. Sebab, tema salah satu topik yang sudah disepakati untuk dijadikan bahan diskusi.

c.Fasilitas yang meliputi ruangan, meja, kursi, alat-alat audiovisual, papan tulis, kertas dan sebagainya.

Kegiatan seminar merupakan kegiatan dalam bentuk resmi. Yang jelas membutuhkan ruangan yang sekiranya memadai terhadap semua yang hadir. Selain itu, membutuhkan meja dan kursi sebagai tempat duduk bagi penyaji juga peserta yang hanya membutuhkan kursi. Sebab, acara seminar kalau peserta dan penyajinya duduk dalam bentuk lesehan, maka kurang menarik acaranya. Apalagi memang tidak biasa seperti itu, beda dengan diskusi yang dibentuk tidak formal mungkin tidak masalah jika tidak menggunakan kursi dan meja. Yang penting ada tempat meski tidak dalam ruangan.

(4)

apasaja yang harus disediakan agar pelaksanaan seminar tersebut dapat berjalan dengan lancar.

DAFTAR PUSTAKA

1. Laksmana, Ibis. Mata Kuliah Seminar. Diakses dari

http://slideplayer.info/slide/2773683/, pada tanggal 19 Februari 2017 pukul 10.49 WIB.

(5)

3. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Prosedur Seminar. Diakses dari

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...