Surat Izin Terbit
No.: 048/Khs/Dit.PP/II.1a Tgl. 19 Desember 1974
DAFTAR ISI
TRIYONI PURBONEGORO.
Penggunaan Toksikan Rujukan
(REFERENCE TOXICANTS) dalam Uji Toksisitas Perairan ...
1
RANY DWIMAYASANTI.
Pemanfaatan Karagenan sebagai
Edible Film ...
8
ANA SETYASTUTI .
Archaster typicus (ASTEROIDEA,
ECHINODERMATA): Sistematika, Pergeseran Habitat, Perilaku
Membenamkan Diri dan Perkawinan ...
14
HANIF BUDI PRAYITNO.
An Introduction to Four
Common Techniques of the Pore Water Sampling...
21
NI WAYANPURNAMA SARI.
Coral Reef, Penyerap atau
Penghasil Karbon? ...
32
MUHAMMAD ZAINUDDIN LUBIS, SRI PUJIYATI DAN
PRATIWI DWI WULANDARI.
Akustik Pasif untuk Penerapan
Tujuan
Memberikan informasi kepada masyarakat yang berminat terhadap oseanologi yang meliputi kegiatan, perkembangan serta hasil-hasil yang telah dicapai oleh Pemerintah Indonesia khususnya di bidang kelautan. Di samping itu juga merupakan salah satu usaha menggalakkan staf peneliti untuk menulis karangan ilmiah semi populer.
Keterangan
Redaksi menerima sumbangan karangan yang berhubungan dengan ilmu kelautan (oseanografi fisika dan kimia, geologi laut, biologi laut, dan lain-lain) dan bersifat ilmiah semi populer. Redaksi juga menerima tulisan-tulisan dari ahli/penulis di luar Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI.
Pusat Penelitian Oseanografi – LIPI Kompleks Bina Samudera Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur Jakarta 14430 Telepon 64713850 (5 saluran) Fax 64711948 E-mail : redaksi [email protected]
Gambar sampul depan : Pengambilan Sampel Air Di Perairan Indonesia Timur oleh Dewi Surinati - P2O LIPI
CATATAN BAGI PENULIS
1. Bidang: Oseanologi (ekologi, biologi, kimia, fisika, geologi, dan budidaya).
2. Isi: Hasil kajian yang bersifat ilmiah, ilmiah populer, berasal dari penelitian, penelusuran pustaka (review/ saduran) dan terjemahan.
3. Bahasa: Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan.
4. Penulisan:
a. Naskah: Ringkas dan jelas, tanpa perlu banyak menggunakan istilah teknis, tetapi bernilai ilmiah. Tulisan minimal terdiri dari 10 halaman dan maksimal 15 halaman (tidak termasuk gambar). Naskah diketik rapi dengan huruf Times New Romans (font 12) dengan spasi ganda (dua), untuk tabel dengan spasi single (satu), ukuran kertas A4 dikirim dalam bentuk soft copy dengan format .doc dan dikirimkan ke email : [email protected]
b. Susunan: Penulis dapat membagi naskah atas beberapa anak judul, naskah mencerminkan sistematika penulisan: abstrak, pendahuluan, isi tulisan, penutup dan daftar pustaka.
c. Judul: Pendek, menarik dan informatif.
d. Abstrak: Merupakan intisari dari artikel yang dibuat. Abstrak dibuat dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Tidak perlu mencantumkan kata kunci.
e. Nama daerah/istilah: Jika mencantumkan nama daerah suatu jenis hewan/tumbuhan agar mencantumkan nama ilmiah dan sebaliknya. Kutipan atau istilah dalam bahasa asing diketik dengan huruf miring (italic) atau tanda kutip (‘ ‘) dan hendaknya disertai dengan terjemahan atau keterangan dalam Bahasa Indonesia.
f. Gambar/Foto: Gambar dan foto harus jelas dan memiliki resolusi yang cukup tinggi, serta diberi keterangan dengan sumber yang jelas. Foto/gambar dalam artikel akan di cetak hitam putih.
g. Sitasi: Setiap pernyataan ilmiah harus disertai dengan sumber yang jelas, seperti jurnal ilmiah, buku, dan prosiding. Artikel yang sumbernya tidak jelas, seperti blog, artikel koran dan majalah populer
tidak dapat digunakan sebagai acuan. Skripsi mahasiswa tidak dapat dijadikan acuan literatur kecuali yang berkaitan langsung dengan hasil penelitiannya. Sitasi hendaknya ditulis sebagai berikut: (Pramudji & Purnomo, 2003); Rositasari (2006); (Fahmi et al., 2007) atau Thayib (dalam Ruyitno, 1999).
h. Daftar Pustaka: Pencantuman daftar pustaka dalam naskah hendaknya disusun menurut abjad pengarang dan dituliskan misalnya:
· Pramudji dan L.H. Purnomo. 2003. Mangrove sebagai tanaman penghijauan pantai. Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, Jakarta: 30 hlm. (Contoh buku).
· Rositasari, R. 2006. Komunitas foraminifera di perairan Laut Arafura. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 40: 15-27. (Contoh jurnal/majalah).
· Ward, R. D., T. S. Zemlak, B. H. Innes, P. R. Last and P. D. Hebert. 2005. DNA barcoding Australia’s fish species. Philosophical Transactions of the Royal Society B:Biological Sciences 360(1462) : 1847-1857. (Contoh penulisan jurnal untuk author yang lebih dari satu).
· Aziz, A. dan H. Sugiarto. 2007. Status ekhinodermata di Teluk Gilimanuk, Taman Nasional Bali Barat. Dalam: Ruyitno, A. Syahailatua, M. Muchtar, Pramudji, Sulistijo dan T. Susana (eds.). Status Sumberdaya Laut Teluk Gilimanuk, Taman Nasional Bali Barat. LIPI Press, Jakarta: 46-55. (Contoh artikel dalam buku).
· Froese, R. and D. Pauly. 2015. FishBase [online]. http://www.fishbase.org. Diakses pada tanggal 13 Mei 2015. (Contoh artikel dari website).
i. Komposisi referensi yang digunakan dalam terbitan Oseana: Referensi sepuluh tahun terakhir minimal 25 %, referensi online yang berasal dari artikel yang jelas sumbernya maksimal 10%, dan untuk artikel tanpa autor (anonim) maksimal 10% dari total pustaka yang disitir.