Innovation in environmental policy?: integrating the
environment for sustainability
.
DAFTAR ISI
•
Konseptual dan Konteks
Kelembagaan
•
Toolbox Pelaksanaan Instrumen
•
Pengalaman Nasional dan Prospek
Konseptual dan Konteks Kelembagaan
1.
Mengintegrasikan lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan: sebuah pengantar (Andrew Jordan dan Andrea Lenschow )Environtmental Policy Integration (EPI)
Muncul karena hasil dari kebijakan sektoral : seperti intensifikasi produksi pertanian Transisi keberlanjutan inovatif
Di 20 tahun yang lalu bersaing dengan penerbitan (Our Common Future), Akan tetapi Our Common Future kalah dengan EPI karena EPI tampil lebih terintegrasi dan
politis tentang isu lingkungan Tujuan : menghidupkan
EPI Sebuah Kebijakan
Bukan konsep kebijakan tunggal dunia Diterima dalam agenda 21
Inti
Pembangunan berkelanjutan berprinsip untuk menyeimbangkan antara lingkungan , ekonomi dan sosial
Menghindari situasi dimana degradasi lingkungan terjadi dan dalam konteks pembangunan berkelanjutan untuk memastikan bahwa daya dukung lingkungan berkelanjutan
Agenda 21
Memperbaiki proses pengambilan keputusan dengan mengacu kepada kebutuhan untuk mencapai integrasi progresif, ekonomi, sosial dan lingkungan
EPI Sebagai Proses Pemerintahan
Perspektif Perbandingan Sistem Politik
EPI sebagai proses yang berlabuh ke sistem politik
Diputuskan oleh mayoritas politik
kemudian diatur dan dikelola hingga
dipertahankan
Perspektif Kelembagaan
EPI dipahami sebagai masalah
koordinasi kebijakan
EPI sebagai hasil kebijakan
•
Cara dimana setiap instrumen EPI tunggal
bekerja dan apa dampak perilaku yang
dihasilkan dalam sektor lingkungan
•
Cara dimana instrumen EPI berjalan
•
Bagaimana instrumen yang diapdosi di
berbagai tingkat pemerintahan bekerja
dengan baik
•
Cara dimana semua instrumen yang
digunakan digunakan lebih besar untuk
sektor politik, ekonomi dan sosial
•
Seberapa baik semua instrumen
2.
Instrumen Kebijakan Integrasi Lingkungan di 30 negara-negara OECD(Klaus Jacob, Axel Volkery and Andrea Lenschow)
Turunnya EPI
1970-an
Kebijakan lingkungan bagi industri, perumahan, transportasi, pertanian dll
Diterapkan di US (1969), Jerman (1971) dan Kanada (1975)
Kebijakan lingkungan dibuat akan tetapi tidak berdasarkan EPI hal
ini diperparah dengan berlangsungnya krisis ekonomi pada tahun
Instrumen EPI
•
Dimasukannya ketentuan
lingkungan dalam konstitusi
•
Strategi rencana lingkungan
nasional
•
Strategi pembangunan yang
berkelanjutan
•
Persyaratan untuk
mengembangkan strategi
lingkungan
•
Kewajiban untuk melaporkan
Pola persebaran instrumen di 30
negara OECD
Identifikasi kelompok sasaran yang relevan dan instrumen yang terkait
Pemantauan
Strategi Sektoral dan
Evaluasi Independen
•
Diharapkan untuk membentuk
kembali penetapan agenda
departemen dan pengambilan
keputusan dari tujuan sektoral dan
lingkungan.
•
Lembaga independen yang
bertugas mengevaluasi dan
memonitor tidak harus diperlukan
akan tetapi terkait dengan laporan
dapat dilakukan oleh komite
Toolbox Pelaksanaan Instrumen
3.
Alat-alat Administrasi(Adriaan Schout and Andrew Jordan)
Birokrasi Politik
Penggunaa n
Proses Organisasi
1. Instrumen hirarki
2. Aturan birokrasi dan prosedur operasi standar 3. Pelatihan staf
4. Spesifikasi output dan/atau tugas 5. Instrumen horizontal
6. Pernyataan misi Latar
Belakang
4.
Green budgetingLatar Belakang Konseptual
•
Perencanaan strategis untuk
prioritas pengeluaran
•
Perencanaan jangka menengah
sering disertai dengan adopsi formal
dari anggaran tahunan
•
Perencanaan diikuti oleh
pelaksanaan anggaran
•
Anggaran yang disertai dengan
pemantauan, evaluasi dan laporan
Perencanaan strategis prioritas
pengeluaran
2 (dua) model kontras untuk menetapkan prioritas pengeluaran
5.
Strategi Pembangunan Berkelanjutan (Reinhard Steurer)Penganta
r
EPI dan pembangunan berkelanjutan adalah dua
konsep yang saling terkait dan dikembangkan dalam
kondisi yang bersama-sama
Latar Belakang Konseptual
AGENDA 21
Ekonomi
Sosial
Lingkungan
1. Rutinitas
2. Pemerintahan
3. Administrasi
Umum
Konseptual
•
Mengintegrasikan sektoral dalam
kebijakan pemerintah
•
Mengintegrasikan kebijakan di
seluruh yuridis
•
Mengintegrasikan pemangku
kepentingan dalam kebijakan
pemerintah
•
Mengintegrasikan perspektif jangka
Pengalaman Praktis
•
Strategi pembangunan berkelanjutan
harus memberikan arah normatif
mengenai substansi dan proses kebijakan.
1. Mengintegrasikan skala waktu yang
berbeda
2. Mengintegrasikan pemangku
kepentingan dalam kebijakan pemerintah
3. Mengintegrasikan kebijakan diseluruh
yuridis
6.
Kebijakan Penilaian(Julia Hertin, Klaus Jacob and Axel Volkery)
Asal-usul penilan kebijakan
Kebijakan Lingkungan Modern
1960
Penilaian Proyek Lingkungan
Regulatory Impact
Assements (RIA)
Pengalaman Praktis
Inggris, Komisi Eropa, Belanda, dan Kanada
Bertujuan
1. Meningkatkan bukti dasar keputusan kebijakan
2. Meningkatkan kualitas peraturan dan merampingkan peraturan
Tabel : perbandingan sistem
7
. Strategi Penilaian Lingkungan (Olivia Bina)Komite Pembangun an Bank Dunia
Isu lingkungan harus diatasi sebagai bagian dari kebijakan ekonomi yang menyeluruh
Latar Belakang Konseptual
Tujuan implisit EIA adalah hanya untuk alat informasi serta menawarkan prediksi yang lebih jelas dan evaluasi dari perkembangan dampak yang diajukan dan
Pengalaman Nasional dan Prospek
8.
UNI Eropa(Andrew Jordan, Adriaan Schout andMartin Unfried )
Perkembangan EPI
1. 1970 -1987 : Dari kesadadaran untuk kodifikasi hukum 2. 1987 - 1996 : Pelembagaan EPI
3. 1996 – 1998 : Program integrasi dan strategi
4. 1998 - 2001 : protiferasi untuk strategi koordinasi 5. 2001 – 2006 : Penghematan dan reformasi regulasi
EPI dalam praktek
1. Alat Administrasi 2. Penganggaran hijau
3. Strategi dan/atau strategi pengembangan proses 4. Kebijakan sistem penilaian
9.
Jerman(Rüdiger K. Wurzel)
Perkembangan EPI
1. 1969 -1974 : Perintis berusaha untuk mengintegrasikan lingkungan dalam pembuatan kebijakan
2. 1974 - 1990 : Komitmen terhadap EPI jatuh
3. 1990 – 1998 : Jerman “ Reconverted “ terhadap EPI Sejarah
1. 1969 -1974 : Jerman sebagai pelopor
EPI dalam praktek
1. Alat Administrasi
2. Penganggaran hijau
3. Strategi
dan/atau
strategi
pengembangan proses
4. Kebijakan sistem penilaian
Tabel : langkah-langkah EPI yang
berhubungan dengan pembangunan
10.
Norwegia(William M. Lafferty, Olav Mosvold Larsen and Audun Ruud)
Sejarah
Kebijakan lingkungan pada pertengahan abad ke-20
1. 1972 : politik lingkungan menjadi focus penting 2. 1974 : Norwegian Pollution Control outhority
3. 1981 : Berlakunya undang-undang pengawasan polusi 4. 1993 : berdirinya komite energy dan lingkungan
Tiga gelombang inisiatif EPI
1. Dimasukannya pembangunan berkelanjutan ke semua perencanaan masyarakat dan kebijakan sectoral dan komite koordinasi didirikan, hingga prosedur untuk mempromosikan EIA diperkenalkan
2. Prosedur penganggaran hijau mulai diperluas
Gambar :
Grafik
11.
Swedia(Måns Nilsson and Åsa Persson)
KEBIJAKAN LINGKUNGAN TERINTEGRASI : SWEDIA
•
1988 Kementerian Lingkungan dibuat
•
1988 RUU lingkungan menetapkan prinsip 'tanggung jawab sektor‘
•
1992 rekening lingkungan Nasional diluncurkan
•
1994 pemerintah komunikasi: semua kebijakan proposal subjek untuk
evaluasi lingkungan
•
1995 tanggung jawab generik sektor secara hukum ditetapkan untuk
semua lembaga
•
1996 Perdana Menteri menyajikan visi ‘rumah hijau‘ Delegasi Menteri
tahun 1997 mengusulkan langkah-langkah EPI
•
1997 sistem manajemen lingkungan (Golf) menjadi diadopsi di seluruh
lembaga
•
1998 program investasi lokal untuk lingkungan tahun 1998 yang didirikan
untuk 24 lembaga pemerintah
•
1999 diperkenalkan 15 sasaran mutu lingkungan Nasional (NEQOs)
•
2001 EMS untuk diadopsi untuk kantor-kantor pemerintah (Kementerian)
•
2002 versi pertama dari pembangunan nasional berkelanjutan. Strategi,
direvisi pada tahun 2004
•
2004 didirikan Kantor pemerintah Unit koordinasi pembangunan
berkelanjutan
•
2005 Kementerian pembangunan berkelanjutan dibuat
SWEDIA
KUALITAS LINGKUNGAN NASIONAL TUJUAN DI SWEDIA
•
1 mengurangi dampak iklim
•
2 udara yang bersih
•
3 pengasaman alam hanya
•
4 lingkungan beracun
•
5 perlindungan lapisan ozon
•
6 radiasi aman lingkungan
•
7 eutrofikasi nol
•
8 Flourishing danau dan Sungai
•
9 berkualitas baik airtanah
•
10 lingkungan laut seimbang, berkembang pesisir dan
Kepulauan
•
11 berkembang basah
•
12 hutan lestari
•
13 lanskap pertanian yang bervariasi
•
14 lanskap megah pegunungan
•
15 lingkungan dibangun yang baik
12.
Inggris(Duncan Russel and Andrew Jordan)
Evaluasi EPI di Inggris dapat dibagi
menjadi 3 bagian periode yang
berbeda :
•
1970 – 1990 : kebijakan lingkungan
nasional mulai lesu
•
1990 – 1997 : kebijakan lingkungan
dikelola kaum konservatif
•
1997 – 2007 : kebijakan lingkungan
SKALA METCALFE KOORDINASI Tingkat 1
• Kemerdekaan: masing-masing Departemen mempertahankan otonomi dalam sendiri bidang kebijakan tetapi menerima tanggung jawab untuk isu-isu lintas-sektoral.
Tingkat 2
• Komunikasi: Departemen menginformasikan satu sama lain kegiatan daerah mereka melalui diterima saluran komunikasi.
Tingkat 3
• Konsultasi: Departemen berkonsultasi satu sama lain dalam proses perumusan kebijakan mereka sendiri untuk menghindari tumpang tindih dan inkonsistensi.
Tingkat 4
• Menghindari perbedaan dalam kebijakan: Departemen berupaya untuk memastikan bahwa kebijakan mereka berkumpul.
Tingkat 5
• Mencari konsensus: Departemen bergerak melampaui hanya bersembunyi perbedaan dan menghindari tumpang tindih dan limbah informatif untuk bekerja sama konstruktif melalui bersama Komite dan tim.
Tingkat 6
• Konsiliasi: netral (mungkin pusat) tubuh itu dibawa masuk atau yang dipaksakan pada bertentangan Departemen untuk bertindak sebagai tubuh mediatory. Tanggung jawab, meskipun, adalah masih pada Kementerian untuk mencapai kesepakatan antara mereka sendiri.
Tingkat 7
• Arbitrase: kadang-kadang perselisihan dan konflik yang terlalu kuat untuk sukarela pendekatan untuk mengatasi; oleh karena itu, Pusat atau netral aktor memainkan peran yang lebih kuat. Tingkat 8
• Menetapkan parameter umum: parameter standar yang memberikan demarkasi Departemen apa yang bisa dan tidak bisa lakukan dalam mereka sendiri Pembuatan kebijakan arenas. Tingkat 9
• Bersama strategi dan prioritas: inti Eksekutif (Kabinet/Perdana Komite Minister/Cabinet)
13.
Amerika Serikat(John Hoornbeek)
Perkembangan EPI
•
Tahun-tahun awal : mengandalkan
Amerika Serikat
•
Serangan nasional : integrase dan
peraturan federal
•
Penargetan kebijakan fiscal : biaya
EPI
•
Sebuah era baru : dukungan baru
EPI pada tingkat sektoral
Kebijakan Sektor
Transportasi
Kebijakan Sektor
Pertanian
14.
Australia(Andrew Ross)
Perkembangan EPI
•
Perkembangan sebelum tahun 1989
: pengembangan awal kebijakan
lingkungan dan lembaga
•
1989 – 1996 : pengembangan
strategi nasional
berkesinambungan yang
terintegrasi dan terkait kebijakan
•
Setelah 1996 : konsolidasi dan
Kesimpulan Perbandingan
Andrew Jordan and Andrea Lenschow
•
Kesimpulan secara keseluruhan, sangat penting
untuk merenungkan yang lebih singkat dan Umum.
buku ini menjelaskan mengenai analisis instrumen
EPI yaitu prinsip pengembangan berkelanjutan.
Artinya pembangunan berkelanjutan tidak akan
konsisten
tanpa
suksesnya
EPI.
Kemudian
BIOGRAFI
Rino Agustianto, lahir di Jakarta pada tanggal 23 Agustus 1990. Menamatkan pendidikan dasar, menengah dan tinggi di SD Negeri 04 pagi Jakarta, SMP Negeri 200 Jakarta, SMA Negeri 73 Jakarta dan Sarjana di Universitas Negeri Jakarta tahun 2014. Saat ini sedang menempuh pendidikan S2 di Universitas Darma Persada dengan mengambil program studi Energi Terbarukan.
Guru mata pelajaran geografi di SMA Negeri 73 Jakarta, Tutor tetap pada mata pelajaran Geografi di berbagai lembaga pendidikan diantaranya Lembaga Pendidikan Gama Ecaxt tahun 2010-2012, Lembaga Pendidikan Salemba tahun 2010-2012, Lembaga Pendidikan Pintar Smart 2009-2012 dan mengajar privat.
Aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, yakni menjadi anggota dan staf pada Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BMJ) Geografi pada Departemen Learning Center pada tahun 2009-2010 dan 2010-2011.
Saat ini beraktifitas sebagai wirausahawan muda dengan bergerak dalam bidang usaha makanan ringan, sablon, dan bimbingan belajar privat. Didalam kesibukannya sebagai pengusaha beliau juga aktif menulis dan buku akan akan terbit dengan judul “JUJU GEOGRAFI” dan “ SUJU SOSIOLOGI”
54