• Tidak ada hasil yang ditemukan

City Hotel di Kawasan Harbour Bay Batam - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "City Hotel di Kawasan Harbour Bay Batam - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

45 |C I T Y H O T E L D I H A R B O U R B A Y B A T A M F e r i t W i b o w o

BAB IV

BATASAN DAN ANGGAPAN 4.1 Kesimpulan

a. City Hotel adalah hotel yang ditinjaudarilokasinyaterletak di

daerahpusatkota/perkotaan,

umumnyadipergunakanuntukkegatanbisnissepertirapatataupertemuan-pertemuanperusahaan, jugabagi para tamu yang

mengadakanperjalanandanmenginapuntukwaktu yang singkat.

Tetapitidakmenutupkemungkinanadatamu yang bewisatadanlebihsukamenginap di

daerahperkotaan, apalagijikajarakantaratempatwisatadekatatauberada di

daerahperkotaan.

b. Berdasarkan keputusan Dirjen Pariwisata mengenai klasifikasi hotel bintang, fasilitas

yang dituntut suatubusinesshoteladalah hotel kelas berbintang atau lima.

c. Dalam mendirikan sebuahbusinesshotelberbintang, harus berpedoman pada syarat

syarat organisasi ruang, aktivitas, fasilitas, pengelolaan hotel, serta produk usaha

hotel dan kriteria bintang hotel yang ditetapkan.

d. Kota Batammerupakan salah satu kota besar di Kepulauan Riau sehingga menjadi

salah satu pusat perdagangan, jasa dan industridanhiburan.

4.2 Batasan

a. Peraturan bangunan yang digunakan, mengacu pada peraturan daerah setempat,

yang tercantum dalam RTRW Kota Batam.

b. Penentuan lokasi dan tapak mengacu pada RTRWKota Batam.

c. City HotelBerBintang ini direncanakan berdasarkan prediksi 10 tahun mendatang

dari tahun 2013.

d. Tamu hotel tidak dibedakan antara tamu domestik dan tamu mancanegara, atau

kepentingannya.

e. Permasalahan mengenai kondisi lahan, struktur tanah, serta kondisi daya dukung

tanah, tidak akan dibahas secara mendetail dalam lingkup ini.

f. Besaran luas ruang ruang bangunan yang merupakan tuntutan kebutuhan ruang

hasil studi kasus dan wawancara dengan pihak terkait, dapat digunakan sebagai

acuan dalam strategi perancangan, disamping standart ruang untuk hotel yang ideal

atau yang telah ditentukan.

g. Titik berat perencanaan dan perancangan adalah pada masalah masalah

arsitektural, dengan demikian permasalahan di bidang ekonomi, politik, dan bidang

(2)

45 |C I T Y H O T E L D I H A R B O U R B A Y B A T A M F e r i t W i b o w o

4.3 Anggapan

a. Situasi, kondisi dan daya dukung tanah kawasan yang digunakan termasuk

jaringan utilitas kota, serta sarana infrastruktur yang lain, dianggap siap untuk

mengantisipasi berdirinyaCityHotelBerbintangdi Batam.

b. Masalah status tanah, lokasi dan tapak, serta penyedia dana, dianggap dapat

diatasi.

c. Studi dan data yang didapat dari instansi yang terkait mengenai kondisi Kota

Batamadalah relevan dan dapat dipertanggung jawabkan untuk dijadikan acuan

dalam pedoman merancang.

d. sarana dan prasarana perhubungan dianggap dapat memenuhi kebutuhan

terhadap arus pengunjung sampai tahun prediksi dengan kondisi yang tidak jauh

Referensi

Dokumen terkait

1) Studi pustaka terhadap materi desain untuk menentukan garis besarnya. 3) Mendata instansi-instansi terkait yang dapat dijadikan narasumber. 4) Pengadaan persyaratan

Selatan, tinjauan lokasi BSD City, kebijakan yang terkait dengan. RTRW Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang,

CITY HOTEL DI KAWASAN HARBOUR BAY BATAM PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR POST MODERN.

Persentase Tingkat Penghunian Kamar Ganda Hotel Menurut Golongan Hotel di Kota Yogyakarta .... Lama Rata – rata Tamu Menginap di Hotel Berbintang di Kota Yogyakarta 47

Persentase Tingkat Penghunian Kamar Ganda Hotel Menurut Golongan Hotel di Kota Yogyakarta .... Lama Rata – rata Tamu Menginap di Hotel Berbintang di Kota Yogyakarta 47

un kondisi sentra industri perkalengan tersebut. rtanggungjawabkan untuk dijadikan

Membuat City Hotel yang tidak hanya dapat menampung para wisatawan yang berkunjung, namun juga mampu menjadi icon baru di kota Bandung.

Studi dan data yang didapat dari instansi terkait mengenai kondisi Rawa Pening tersebut adalah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan untuk dijadikan acuan atau pedoman