• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. implementasi pendidikan karakter kreatif di Sekolah Kreatif Si Doel, dapat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V SIMPULAN DAN SARAN. implementasi pendidikan karakter kreatif di Sekolah Kreatif Si Doel, dapat"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

113 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan

Berdasarkan data yang telah dianalisis dari hasil penelitian tentang implementasi pendidikan karakter kreatif di Sekolah Kreatif Si Doel, dapat diperoleh kesimpulan bahwa:

1. Sekolah Kreatif Si Doel

Sekolah Kreatif Si Doel merupakan suatu pendidikan non formal yang didirikan di Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Sekolah Kreatif Si Doel didirkan pada 4 September 2016. Sekolah ini diprakarsai oleh tokoh masyarakat yang kemudian difasilitasi dibawah naungan Bina Keluarga Remaja Dusun Paraksari. Sekolah ini didirikan karena melihat banyaknya anak di sekitar Dusun Paraksari yang kegiatan setiap harinya hanya bermain tanpa mengenal waktu untuk belajar.

Sekolah Kreatif Si Doel memiliki peserta didik yang berasal dari anak-anak di lingkungan Dusun Paraksari. Para pengajarnya sendiri juga merupakan masyarakat yang tergabung dalam kepengurusan di Sekolah Kreatif Si Doel. Kegiatan yang ada di Sekolah Kreatif Si Doel berjalan setiap Hari Senin sampai dengan Minggu. Senin sampai dengan Sabtu setiap malamnya merupakan kegiatan belajar mata pelajaran yang ada di sekolah. hari minggu merupakan kegiatan kreatif untuk mengasah keterampilan peserta didik. kegiatan kreatif berupa membuat kerajinan dari barang yang

(2)

114

ada di sekitar seperti membuat pigura dari ranting, membuat patung dari tanah liat, dan juga membuat calengan dari barang bekas.

2. Implementasi Pendidikan Karakter Kreatif di Sekolah Kreatif Si Doel Implementasi karakter kreatif pada peserta didik dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sekolah Kreatif Si Doel dalam kegiatan mengimplementasikan pendidikan karakter kreatif pada peserta didik menggunakan cara yaitu: a) Kegiatan rutin, b) Keteladanan, c) Pengkondisian, d) Sosialisasi, dan e) Kerjasama.

Implementasi pendidikan karakter kreatif difokuskan setiap hari minggu. Pelaksanaan kegiatan berlangsung setiap hari Minggu dengan mengadakan kegiatan keterampilan dalam membuat suatu Kerajinan. Kegiatan keterampilan kreatif yang secara rutin dilaksankan berupa kegiatan membuat kerajinan yang memanfaatkan bahan-bahan dari sekitar sekolah. Pengajar yang ada di Sekolah Kreatif Si Doel dalam kegiatan kreatif memberikan contoh kepada peserta didik untuk membuat kerajinan. Selain itu para pengurus juga mengkondisikan sekolah terlihat menarik dengan mengecat tembok berpola gambar menarik dan kata motivasi untuk menunjukan suatu kreatifitas yang dimiliki Sekolah Kreatif Si Doel. kondisi Sekolah yang menunjukkan kreativitas akan mendorong peserta didik memiliki karakter kreatif.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, peneliti memberikan saran yang meliputi:

(3)

115

1. Sebaiknya guru di Sekolah Kreatif Si Doel lebih kreatif dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan kreatif yang dilakukan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter kreatif.

2. Setelah pelaksanaan kegiatan sebaiknya dilakukan penyampaian nilai-nilai yang terkandung dalam setiap kegiatan, sehingga peserta dapat lebih paham tentang maksud dan tujuan kegiatan yang diadakan.

3. Seluruh sumber daya manusia sebagai pengurus dan pengajar sebaiknya lebih rajin dan lebih aktif lagi dalam mengikuti kegiatan sehingga implementasi pendidikan karakter kreatif di Sekolah Kreatif Si Doel dapat berjalan secara maksimal.

4. Pengetahuan mengenai pofil dan implementasi pendidikan karakter kreatif Sekolah Kreatif Si Doel yang dimiliki oleh pengajar sebaiknya disebarluaskan melalui media yang lebih banyak dibaca orang, sehingga dapat menginspirasi banyak kalangan.

(4)

116

DAFTAR PUSTAKA

Amri, S., Jauhari, A. & Elisah, T. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran (Strategi Analisis dan Pengembangan Karakter Siswa dalam Proses Pembelajaran). Jakarta: Prestasi Pustaka.

Daryanto & Darmiyatun, S. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Djatmiko, H. E. & Asshiddiqie, J. (2006). Revolusi Karakter Bangsa Menurut Pemikiran M. Soeparno (Kebijakan, Strategi dan Operasionalisasi Berdasarkan Model Kesisteman. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Hamid, A. & Sudira, P. (2013). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa SMK SALAFIYAH Prodi TKJ Kajen Margoyoso Pati Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Vokasi (Nomor 2 tahun 2013). Hlm. 139-152.

Hidayatullah, F. (2010). Pendidikan Karakter (Membangun Peradaban Bangsa). Surakarta: Yuma Pustaka.

Joesoef, S. (2004). Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Kesuma, D., dkk. (2012). Pendidikan Karakter (Kajian Teori dan Praktik di Sekolah). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Koesoema A, D. (2007). Pendidikan Karakter (Strategi Mendidik Anak di Zaman Global). Jakarta: Grasindo.

Lickona, Thomas. (1994). Stages of Moral Development. Diakses dari http://www.character-education.info/resources/articles.htm. Pada tanggal 09 Desember 2016, Jam 14.42 WIB.

Majid, A. & Andayani, D. (2013). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Marzuki, S. (2012). Pendidikan Nonformal (Dimensi dalam Keaksaraan Fungsional, Pelatihan, dan Andragogi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Miles, M.B & Huberman, A.M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber

Tentang Metode-metode Baru. Penerjemah: Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.

(5)

117

Mujizatullah. (2014). Implementasi Pendidikan Karakter pada Madrasah Aliyah Puteri Aisyiah di Palu. Jurnal Al-Qalam (Volume 20 Nomor 1 Juni 2014). Hlm 97-108.

Mukromin. (2014). Implementasi Pendidikan Karakter di Pesantren. Jurnal Al-Qalam (Vol. XIII Desember 2014). Hlm 129-148.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara. _________. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi Konsep, Karakteristik Dan

Implementasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter (Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional). Jakarta: Bumi Aksara.

Mustari, M. (2014). Nilai Karakter: Refleksi untuk Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Purwanto, E. A. & Sulistyastuti, D. R. (2012). Implementasi Kebijakan Publik (Konsep dan Aplikasinya di Indonesia). Yogyakarta: Gava Media.

Rukiyati, dkk. (2008). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: UNY Press.

Setiawan, G. (2004). Implementasi Dalam Birokrasi Pembangunan. Bandung:Remaja Rosdakarya Offset.

Sudiarja, A. (2014). Pendidikan dalam Tantangan Zaman. Yogyakarta: PT Kanisius.

Sudjana, D. (2000). Pendidikan Luar Sekolah, Wawasan, Sejarah Perkembangan, Falsafah, Teori Pendukung, Asas. Bandung: Falah Production.

Sukandarrumidi. (2006). Metodologi Penelitian: Petunjuk Praktis untuk Peneliti Pemula. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Sulityowati, E. (2012). Implementasi Kurikulum Pendidikan Karakter. Yogyakarta: PT Citra Aji Parama.

Sunarso, dkk. (2006). Pendidikan Kewarganegaraan (PKN untuk Perguruan Tinggi). Yogyakarta: UNY Press.

Sunartono. (2016). Geng Pelajar Bacok Satpam Sekolah. Diakses dari http://www.harianjogja.com/baca/2016/09/23/kenakalan-remaja-geng-pelajar-bacok-satpam-sekolah-755165. Pada tanggal 10 Januari 2017, Jam 10.00 WIB.

(6)

118

Susanti, S. (2014). Meningkatkan Efektivitas Pendidikan Non Formal dalam Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia. Jurnal Handayani (Nomor 2 tahun 2014). Hlm. 9-19.

Susilo, M. J. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Manajemen Pelaksanaan Dan Kesiapan Sekolah Menyongsongnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susilowati, E. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter di SMK Negeri 2 Purworejo Tahun 2015. Skripsi. UPY: Yogyakarta

Suyanto. (2010). Urgensi Pendidikan Karakter. Diakses dari: http://waskitamandiribk.wordpress.com. Pada tanggal 09 Desember 2016, Jam 16.00 WIB.

Syafaruddin, dkk. (2012). Pendidikan & Pemberdayaan Masyarakat. Medan: Perdana Publishing.

Syamsi, I. (2010). Pendidikan Luar Sekolah sebagai Pemberdaya dalam Masyarakat. Jurnal Diklus (Nomor 10 tahun 2010). Hlm. 66-76.

Tim Ditjenbud. (2000). Strategi Pembinaan dan Pengembangan Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Usman, N. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Wahab, S. A. (2008). Analisis Kebijaksaan dari Formulasi ke Implementasi Kebijaksanaan Negara. Jakarta : Bumi Aksara.

Wibowo, A. (2012). Pendidikan Karakter (Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zuchdi, D. (2010). Humanisasi Pendidikan (Menemukan Kembali Pendidikan yang Manusiawi). Jakarta: Bumi Aksara.

_________. (2009). Grand Design dan Nila-iNilai Target Pendidikan Karakter. Yogyakarta: UNY Press.

(7)

119

(8)

120

Lampiran 1. Matrik Rincian Tempat dan Waktu Penelitian Waktu Kegiatan

Nama Kegiatan Tempat

Minggu

Ke- Bulan Tahun 1

2016

ACC Judul Proposal FIS UNY

2 Penyususnan Proposal Yogyakarta

4 Bimbingan 1 FIS UNY

1

Revisi 1 Yogyakarta

Bimbingan 2 FIS UNY

2 Revsi 2 Yogyakarta

3 Bimbingan 3 FIS UNY

4 Revisi 3 Yogyakarta

2 Seminar Proposal FIS UNY

3 Revisi Setelah Seminar Yogyakarta

1

ACC Pengambilan

Data FIS UNY

3

Mengurus Surat Penelitian

Komplek Kantor Kabupaten Sleman

4 Pengumpulan Data Sekolah Kreatif Si Doel

4 Olah Data Yogyakarta

2

Bimbingan Setelah

Penelitian FIS UNY

3

Revisi Setelah

Penelitian Yogyakarta

3 Bimbingan FIS UNY

4 ACC Ujian FIS UNY

4 Ujian Sidang Skripsi FIS UNY

Desember Januari Februari Mei Juni Juli Agustus Maret 2017

(9)

121

Lampiran 2. Biodata Subjek Penelitian dan Triangular Biodata Subjek Penelitian dan Triangular

Subjek 1

Nama Daryatmi

Usia 60 Tahun

Jenis Kelamin Perempuan

Status Kawin

Agama Islam

Jabatan Ketua Sekolah Pekerjaan Pensiunan Alamat

Rt 13, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek DR

Subjek 2

Nama Koko Wijanarto

Usia 32 Tahun

Jenis Kelamin Laki-Laki

Status Kawin

Agama Islam

Jabatan Pengajar

Pekerjaan Wiraswasta (Jasa Design dan Kerajinan Kayu) Alamat

Rt 11, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek KW

Subjek 3 Nama Hafid Fikri Muhammad

Usia 20 Tahun

Jenis Kelamin Laki-Laki

Status Belum Kawin

Agama Islam

Jabatan Pengajar

Pekerjaan Mahasiswa Alamat

Rt 12, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek HFM

Subjek 4 Nama Farid Nafi Prasetya

Usia 13 Tahun

Jenis Kelamin Laki-Laki

(10)

122

Agama Islam

Jabatan Peserta Didik

Pekerjaan Siswa

Alamat

Rt 13, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek FNP

Subjek 5 Nama Benta Hestu Mahendra

Usia 12 Tahun

Jenis Kelamin Laki-Laki

Status Belum Kawin

Agama Islam

Jabatan Peserta Didik

Pekerjaan Siswa

Alamat

Rt 11, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek BHM

Subjek 6 Nama Andre Fahmi Saputra

Usia 11 Tahun

Jenis Kelamin Laki-Laki

Status Belum Kawin

Agama Islam

Jabatan Peserta Didik

Pekerjaan Siswa

Alamat

Rt 13, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek AFS

Subjek 7 Nama Rivaldo Noval Rivalino

Usia 11 Tahun

Jenis Kelamin Laki-Laki

Status Belum Kawin

Agama Islam

Jabatan Peserta Didik

Pekerjaan Siswa

Alamat

Rt 11, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

Kode Subjek RNR

Triangular

Nama Sri Wahyuni

(11)

123 Jenis Kelamin Perempuan

Status Kawin

Agama Islam

Jabatan Anggota BKR

Pekerjaan Ibu Rumah Tangga Alamat

Rt 11, Dusun Paraksari, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem

(12)

124 Lampiran 3. Profil Sekolah Kreatif Si Doel

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)

130

Lampiran 4. Catatan Kegiatan Sekolah Kreatif Si Doel

(19)
(20)
(21)
(22)

134

Lampiran 5. Surat Rekomendasi Penelitian dari Universitas Negeri Yogyakarta

(23)

135

(24)

136 Lampiran 7. Foto Kegiatan Penelitian

Gambar 19. Kegiatan peserta didik latihan perkusi.

Gambar 20. Wawancara Ibu Daryatmi selaku Ketua Sekolah.

Gambar 21. Wawancara peserta didik. Gambar 22. Kegiatan kreatif menggambar.

Gambar 23. Wawancara mas Koko selaku pengajar.

Gambar 24. Kegiatan mengumpulkan barang bekas.

(25)

137

Gambar 25. Kegiatan permainan. Gambar 26. Wawancara mas Hafid selaku pengajar.

Gambar

Gambar 19. Kegiatan peserta didik latihan  perkusi.
Gambar 25. Kegiatan permainan.  Gambar 26. Wawancara mas Hafid selaku  pengajar.

Referensi

Dokumen terkait

siswa tidak akan menemukan ukuran sisi berupa bilangan bulat maka siswa mengurungkan niatnya untuk membuat kubus, kemudian untuk bentuk hati siswa merasa akan

Alhamdulillah, segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini

Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa yang terdiri dari variabel produk , Harga , Tempat , Orang , Proses dan Bukti fisik terhadap Struktur Keputusan Pembelian secara

4.1.2 Sistem bagi hasil pada Koperasi Bulog Banda Aceh berdasarkan sistem bagi hasil dalam konsep fiqh telah sesuai dengan hukum Islam, karena setiap anggota

Faktor-faktor yang menghambat dalam pelaksanaan upah kerja lembur pada PT Asia Forestama Raya berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Lingkungan adalah guru ketiga bagi anak. Dari lingkungan anak belajar tentang kebersihan, kerapihan, disiplin, kemandirian, semangat pantang menyerah dan banyak hal

23 Tahun 2011 Kantor Pajak Patama merujuk pada Peraturan Direktur Jendral Pajak Nomor PER-15/PJ/2012 tentang perubahan peraturan Jenderal Pajak Nomor PER-33/PJ/2011