• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jakarta, Januari KONFERENSI PERS - MENTERI BUMN Paparan Kinerja BUMN 2015 dan Target 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jakarta, Januari KONFERENSI PERS - MENTERI BUMN Paparan Kinerja BUMN 2015 dan Target 2016"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Jakarta, Januari 2016

KONFERENSI PERS - MENTERI BUMN

“Paparan Kinerja BUMN 2015 dan Target 2016”

(2)

Daftar

Isi

A

Profil & Kinerja

B

Kontribusi terhadap APBN

C

Kontribusi Lainnya

D

Penyertaan Modal Negara (PMN) & Proyek Strategis

(3)

Kita dipandu oleh Trisakti dan Nawacita

Meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia. Membuat Pemerintah selalu hadir dengan

membangun tata kelola pemerintahan

yang bersih, efektif, demokratis, dan

terpercaya.

Membangun Indonesia dari pinggiran dengan

memperkuat daerah-daerah dan desa dalam

kerangka negara kesatuan.

Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan

reformasi sistem dan penegakan hukum yang

bebas korupsi, bermartabat, dan

terpercaya. Menghadirkan kembali

negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman

kepada seluruh warga negara. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Melakukan revolusi karakter bangsa. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia. Meningkatkan produk

tivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional sehingga

bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama

bangsa-NAWACITA

TRISAKTI

Indonesia yang

berkepribadian secara sosial budaya

Indonesia yang berdaulat secara politik

Indonesia yang

mandiri

secara ekonomi

BERDAULAT

MANDIRI

(4)

24 4 1 2 5 10 19 9 2 7 2 4 29

Pergudangan & Transportasi Informasi & Komunikasi Perhotelan

Pengadaan Air

Pertambangan & Penggalian Jasa Profesional, Ilmiah, dan Teknis Jasa Keuangan & Asuransi

Konstruksi Listrik & Gas

Pertanian, Kehutanan & Perikanan Real Estate

Perdagangan Besar & Eceran Industri Pengolahan

Profil

BUMN

2011

2012

2013

2014

2015 *

Listed/Public SOEs

18

18

20

20

20

Non Listed SOEs

109

108

105

85

84

Special Purpose Entity (Perum)

14

14

14

14

14

Total Number of SOEs

141

140

139

119

118

Enterprises with minority govt ownership

18

13

12

24

24

* PT Reasuransi Umum Indonesia (Persero) merger ke dalam PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) sesuai risalah RUPS LB tanggal 15 Desember 2015.

Portofolio BUMN yang tersebar di berbagai sektor industri memberi peluang sinergi BUMN sehingga dapat mendorong

pembangunan terintegrasi dan mengakselerasi pembangunan proyek-proyek strategis nasional

(5)

Profil Kinerja

BUMN

Total aset BUMN tahun 2015 Rp5.395 T tumbuh 18% dibandingkan tahun 2014. Kenaikan aset termasuk berasal dari

revaluasi aset tetap.

4.577 5.395 6.240 3.487 3.636 4.281 1.090 1.761 1.966

0

1.000

2.000

3.000

4.000

5.000

6.000

7.000

2014

2015P

2016B

Aset Liabilitas Ekuitas Rp Triliun

Posisi Keuangan

* Data aset 2015 sudah memperhitungkan revaluasi.

No BUMN No BUMN

1 PT PLN 6 PT Taspen

2 PT Bank Mandiri Tbk 7 PT Bank BTN Tbk 3 PT Bank BRI Tbk 8 PT Telkom Tbk

4 PT Pertamina 9 PT PGN Tbk

5 PT Bank BNI Tbk 10 PT Pupuk Indonesia

10 BUMN dengan Aset Terbesar 2015 (Prognosa)

(6)

1.932 1.728 1.969 319 342 377 159 150 172

100

150

200

250

300

350

400

450

500

550

600

1.000

1.200

1.400

1.600

1.800

2.000

2.200

2014

2015P

2016B

Pendapatan EBITDA Laba Bersih

Profil Kinerja

BUMN

Kondisi perekonomian yang kurang baik di 2015, menyebabkan pendapatan BUMN turun, namun demikian EBITDA secara

konsisten mengalami kenaikan. 10 BUMN laba terbesar berkontribusi 80% terhadap total laba seluruh BUMN

Pendapatan & Laba

Rp Triliun

* Data aset 2015 sudah memperhitungkan revaluasi.

10 BUMN dengan Laba Terbesar 2015 (Prognosa)

No BUMN No BUMN

1 PT Bank BRI Tbk 6 PT Bank BNI Tbk 2 PT Telkom Tbk 7 PT PGN Tbk

3 PT Pertamina 8 PT Pupuk Indonesia 4 PT Bank Mandiri Tbk 9 PT Semen Indonesia Tbk

5 PT PLN 10 PT Jasa Raharja

10 BUMN dengan EBITDA Terbesar 2015 (Prognosa)

No BUMN No BUMN

1 PT Pertamina 6 PT BNI Tbk

2 PT PLN 7 PT Pupuk Indonesia

3 PT Telkom Tbk 8 PT Taspen

4 PT BRI Tbk 9 PT Semen Indonesia Tbk 5 PT Bank Mandiri Tbk 10 PT PGN Tbk

(7)

Profil Kinerja

BUMN

Total kerugian turun dari Rp10,2 T BUMN menjadi Rp5,8 T dengan jumlah BUMN rugi dari 27 menjadi 18 BUMN

.

2015P

2016B

Jumlah SDM BUMN & Proyek

2015P 2016B 856.887 orang 861.770 orang

BUMN Rugi

Opex Capex Rp268,3T Rp404,8T Rp871,3T Rp1.018,4T Capex diperkirakan tumbuh 51% dan Opex diperkirakan tumbuh 17%

Capex & Opex

No Sektor 2014 2015P

1 Industri Pengolahan 11 8

2 Transportasi & Pergudangan 3 2 3 Pertanian, Kehutanan & Perikanan 3 2 4 Informasi & Komunikasi 2 2 5 Perdagangan Besar & Eceran 3 1

6 Sektor Lainnya 5 3

Jumlah 27 18

Jumlah BUMN Rugi Berdasar Sektor:

(32.664) (10.210) (5.871) 30 27 18 2013 2014 2015P 0 5 10 15 20 25 30 35 (35.000) (30.000) (25.000) (20.000) (15.000) (10.000) (5.000)

-Jml Rugi (Rp M) Jml BUMN Rugi

Dari proyek yang dikerjakan oleh BUMN (bagian dari Capex), diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja langsung sebanyak

184.176 orang

Jumlah pekerja BUMN tahun 2015 sebanyak 856.887 orang, dan diperkirakan dari proyek yang dikerjakan akan

terserap 184.176 orang.

(8)

145 160 171 165 172 0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200 2012 2013 2014 2015P 2016B

Kontribusi BUMN

terhadap APBN

2012 2013 2014 31 34 40 2015 37 34 2016B

Setoran Pajak

Setoran Dividen

Rp Triliun

Rp211 T Rp202 T Rp206 T

Rp194 T Rp176 T

2012 2013 2014 2015P 2016B

Jumlah Setoran Pajak & Dividen

Total setoran pajak dan dividen BUMN tahun 2015 Rp202 atau 96% jika dibandingkan tahun sebelumnya disebabkan

kondisi perekonomian yang kurang kondusif yang menurunkan total penjualan dan laba. Akselerasi proyek-proyek

strategis membutuhkan banyak pendanaan salah satunya memperkuat modal dengan tambahan PMN dan memperkecil

(9)

Revaluasi

Aset Tetap

43 BUMN dan 19 anak perusaan dengan total pajak

Rp10,608 triliun

3%

Diperkirakan sebanyak 29 BUMN dengan potensi pajak sekitar Rp8,482 triliun

4%-6%

2015

2016B

Nilai Buku Nilai Wajar

Rp1.047 T Rp1.355 T

Sebagai implementasi Paket Kebijakan Ekonomi V, beberapa BUMN telah melakukan penilaian kembali aset tetap. Tahun

2015, sebanyak 43 BUMN melakukan revaluasi aset tetap dengan nilai buku Rp1.047 T dan setelah revaluasi menjadi

Rp1.355 T. Pajak yang dibayarkan dari revaluasi Rp10,61 T. Diperkirakan tahun 2016, sebanyak 29 BUMN akan melakukan

revaluasi dengan potensi pajak Rp8,48 T.

Dasar Pengenaan Pajak

Nilai Aktiva Tetap Hasil Penilaian

Kembali

(10)

2015P

2016B

 Target penyaluran Rp30 T

 Suku bunga 12%

 Alokasi subsidi bunga Rp.

895 M

 Realisasi per 31 Desember

2015 Rp 22,8 T

 Jumlah debitur 1.003.553

debitur

 Sektor usaha : Pertanian,

Perikanan, Industri

Pengolahan, Perdagangan

dan lain-lan

 Target penyaluran Rp100 T

 Suku bunga 9%

 Alokasi Subsidi Bunga TA

2016 Rp10,5 T

 Target jumlah debitur

sebanyak 5 juta

 Sektor usaha : Pertanian,

Perikanan, Industri

Pengolahan, Perdagangan

dan Jasa-jasa

No Jenis Layanan 2015P 2016B 1 LPG 44.002,1 50.408,9 2 Listrik 64.501,6 38.387,4 3 Pupuk 27.317,2 30.063,2 4 Benih 324,7 2.027,8 5 Raskin 18.164,7 20.309,8 6 Transportasi 2.823,4 4.885,1 7 Pemberitaan 127,7 138,1 8 Pos (KPCLK) 338,5 341,6 9 Subsidi Bunga KUR 895,0 10.000,0

Kontribusi BUMN

Lainnya

Realisasi penyaluran KUR selama 2015 Rp22,8 T untuk 1 juta debitur dan 2016 ditargetkan penyaluran Rp100 T untuk 5 juta debitur. Selain itu, BUMN juga mengemban tugas pemerintah untuk menjalankan fungsi pelayanan umum.

BUMN 24,4%

Public Service Obligation

Rp Miliar

Realisasi Penyaluran KUR

(11)

Kapitalisasi Pasar BUMN

Listed

Sampai dengan Desember 2015, jumlah BUMN Listed sebanyak 20 perusahaan (4% dari populasi), namun demikian

kapitalisasi pasarnya mencapai hampir 25%.

Pada akhir 2015, terdapat 20

perusahaan BUMN yang listed

di Bursa Efek Indonesia (BEI)

dari 501 perusahaan listed atau

4% dari populasi.

Nilai kapitalisasi pasar BUMN

listed pada periode tersebut

telah mencapai Rp1.189 triliun

atau

berkontribusi

sebesar

24,4% dari total kapitalisasi

pasar di BEI

Nilai kapitalisasi pasar BUMN, 30 Desember 2015

BUMN 24,4%

Non BUMN

75,6%

No Kode Nama Perusahaan Nilai 1 HMSP Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk 437,36 2 BBCA Bank Central Asia Tbk 324,63 3 TLKM Telkom Indonesia (Persero) Tbk 312,98 4 UNVR Unilever Indonesia Tbk 282,31

5 BBRI BRI (Persero) Tbk 279,03

6 ASII Astra International Tbk 242,90 7 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 213,67

8 GGRM Gudang Garam Tbk 105,82

9 BBNI BNI (Persero) Tbk 92,13

10 INTP Indocement T.P. Tbk 82,18

10 Emiten dengan Nilai kapitalisasi Pasar Terbesar:

Terdapat 4 BUMN yang masuk 10 emiten dengan nilai kapitalisasi terbesar yaitu Telkom (3), BRI (5), Bank Mandiri

(12)

Penyaluran

PKBL

Realisasi PK 2015 Rp1,47 T untuk 71.509 mitra binaan (MB), pada tahun 2016 diperkirakan akan meningkat menjadi Rp2,32 T untuk 92.372 mitra binaan. Sementara penyaluran BL sebesar Rp0,82 T diperkirakan meningkat menjadi Rp1,59 T.

Program Kemitraan

Prog 2015

71.508 MB

92.372 MB

Rp 1,47 Triliun

Rp 2,32 Triliun

Rp 1,59 Triliun

Rp 816,98 Miliar

Prog 2015 RKA 2016

Program Bina Lingkungan

RKA 2016

Prog 2015

RKA 2016

BUMN Hadir untuk Negeri

Siswa Mengenal Nusantara

Program Pertukaran pelajar antar daerah untuk menanamkan rasa memiliki nusantara

Bantuan Laboratorium SMK

Bedah Rumah Veteran

BUMN memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana 536

laboratorium di 34 propinsi, total senilai Rp9,54 miliar

Perbaikan 919 rumah milik Veteran di 34 propinsi senilai

Rp33,8 miliar 68 BUMN 676 Siswa 34 Propinsi

(13)

Realisasi

PMN 2015

Penyertaan Modal Negara (PMN) merupakan terobosan pendanaan untuk proyek strategis. Di tahun 2015, 36 BUMN disetujui menerima PMN dengan total sebesar Rp41,42 triliun, yang akan dimanfaatkan untuk pendanaan proyek senilai Rp271,76 triliun.

No BUMN Nilai PMN No BUMN Nilai PMN

1 PT Hutama Karya 3.600,00 19 PT DKB 900,00 2 PT Waskita KaryaTbk 3.499,98 20 PT DPS 200,00 3 PT Adhi Karya Tbk 1.399,89 21 PT IKI 200,00 4 PT PAL Indonesia 1.500,00 22 PT Pindad 700,00 5 Perum Bulog 3.000,00 23 PT ASDP 1.000,00 6 PT Antam Tbk 3.494,82 24 PT Pelni 500,00 7 PT PPA 1.000,00 25 PT Djakarta Lloyd 350,00 8 PT Pertani 470,00 26 PT Askrindo 500,00 9 PT SHS 400,00 27 Perum Jamkrindo 500,00 10 PT Periknus 200,00 28 PT Angkasa Pura II 2.000,00 11 Perum Perindo 300,00 29 PTPN III 3.150,00 12 Perum Perumnas 1.000,00 30 PTPN VII 17,50

13 PT Garam 300,00 31 PTPN IX 100,00 14 PT PLN 5.000,00 32 PTPN X 97,50 15 PT PNM 1.000,00 33 PTPN XI 65,00 16 PT Pelindo IV 2.000,00 34 PTPN XII 70,00 17 PT PPI 250,00 35 PT KAI 2.000,00 18 PT DI 400,00 36 PT Bahana PUI 250,00 Rp Miliar Penerima PMN berdasarkan sektor:

(14)

Proyek Strategis

BUMN

Mayoritas belanja modal BUMN difokuskan pada proyek infrastruktur untuk membantu program pemerintah. Total nilai

proyek 2015 Rp795,99 T dengan serapan tenaga kerja langsung 184.179 orang

Total Nilai proyek BUMN (jangka waktu proyek 1-3 tahun) per

akhir tahun 2015

Rp795,99 T

dan realisasi sampai dengan

akhir tahun sebesar

Rp248,52 T

Tenaga Kerja langsung yang terserap dari proyek-proyek BUMN

tahun 2015 sebanyak

184.179 orang

7,36 9,81 26,98 34,34 46,61 61,32 58,87 0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 70,00 Kepelabuhanan Kebandarudaraan Perkeretaapian PLTU Jalan Tol EP Migas Proyek Lain-lain

Proyek Pabrik Amoniak-Kaltim

Pembangunan PLTU Riau

(15)

Proyek Strategis BUMN

GROUNG BREAKING 2016

Terdapat 62 proyek strategis yang dikerjakan oleh

BUMN yang dijadwalkan groundbreaking tahun 2016

dengan total nilai proyek sebesar

± Rp 347,22 Triliun

Proyek strategis yang akan selesai dan diresmikan

tahun 2016 adalah sebanyak 73 proyek dengan total

nilai sebesar ± Rp 109,65 Triliun

Terminal 3 Utimate – Bandara Soekarno Hatta

(16)

Proyek Strategis

BUMN – Pertahanan & Kemaritiman

Proyek Pesawat N219

Proyek Kapal Perusak Kawal Rudal

(17)

Proyek Strategis

BUMN – Infrastruktur

Proyek HSR Jakarta-Bandung

Proyek Tol Pejagan-Pemalang Seksi I

Proyek Jalan Tol Trans Sumatera

(18)

Proyek Strategis

BUMN – Energi

PLTU Kalteng

PLTU Ketapang - Kalbar

PLTU Parit Baru - Kalbar

(19)

Proyek Strategis

BUMN – Pangan

Pabrik Amoniak Urea Pusri IIB - Pelambang

Pabrik Amurea II - Gresik

(20)

Sinergi

BUMN

BUMN bersinergi untuk merevitalisasi, menggerakkan, dan menghubungkan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dengan

kawasan industri baru di Kuala Tanjung. Ketiadaan akses di 3 sektor vital yang selama ini menjadi kendala, mulai dibuka

1.

Sinergi BUMN Membangun Ekonomi Daerah Terpadu

2.

Sinergi BUMN Pengembangan High Speed Railway

(21)

Referensi

Dokumen terkait

Master quiller Boden (Miniature Quilling) provides a brief introduction to quilling technique, followed by 20 cleverly designed quilled animals, suitable for use on greeting cards

Dari beberapa referensi yang diperoleh dan survei lapangan selama pelaksanaan kerja praktek tentang sistem pengaman elektris generator pada PLTGU Gresik, Jawa Timur dapat

perusahaan, perusahaan yang memasukkan dokumen prakualifikasi sebanyak 3 (tiga) perusahaan, perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan kualifikasi sebanyak 2 (dua)

Selain itu, simulasi ini cukup akurat digunakan dengan adanya perbandingan deviasi CO 2 loading hasil perhitungan program pada penelitian ini dengan CO 2 loading

Berdasarkan hasil wawancara dengan staff Dishub Kota Pekanbaru, maka dapat disimpulkan pada sub indikator kondisi awal suatu daerah, bahwa petugas- petugas parkir di tepi jalan

Adegan TISKA mondar mandir dan FADIL selalu melihat jam di tangannya yang ternyata baru ia sadari jamnya tidak bergerak dan berhenti di angka jam 9 dimana

Budaya disini berkaitan dengan kebiasaan dan cara mengajar dosen yang tidak terarah dan tidak sesuai tema sehingga menyulitkan siswa untuk memahai, keduan plagiat