• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Lama Hari Rawat Inap Dengan Perubahan Berat Badan, Asupan Energi Dan Protein Pada Pasien Yang Tidak Berdiet Khusus Di RSUD. Dr. Moewardi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Hubungan Lama Hari Rawat Inap Dengan Perubahan Berat Badan, Asupan Energi Dan Protein Pada Pasien Yang Tidak Berdiet Khusus Di RSUD. Dr. Moewardi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Afif, Ahmad. 2008. Hubungan Faktor Komorbid, Usia dan Status Gizi dengan Lama Rawat Inap pada Pasien Hernia Inguinalis Lateralis Reponibilis yang Dioperasi Herniorepair Tanpa Mesh di RS PKU Muhammadiyah Surakarta Periode 2005 – 2007.

Almatsier, S. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Almatsier, S. 2006. Penuntun Diet Edisi Baru. PT Gramedia Pustaka Utama.

Jakarta.

Almatsier, S. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi (7 ed.). PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Anggraeni, A. C. 2012. Asuhan Gizi: Nutritional Care Process. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Aquino Rde C, Philippi ST. 2011. Identification of malnutrition risk factors in hospitalized patients. Rev Assoc Med Bras. 57(6):637-43.

Baliwati, Y. F. 2004. Pengantar Pangan dan Gizi, Cetakan I. Jakarta: Penerbit Swadaya. Hal. 89

Barker, A. Lisa. 2011. Prevalence, Identification and Impact on Patients and the Health care System. Hospital Malnutrition.

Beck AM, Balknas UN, Furst P, Hasunen K, Jones L, Keller U, Melchior JC, Mikkelsen BE, Schauder P, Sivonen L, Zinck O, Oien H, Ovesen L. 2001. Food and Nutritional Care in Hospitals: How to Prevent Undernutrition - Report and Guidelines From The Council of Europe. Clin Nutr ; 20(5): 455-460.

Beck, E. Marry. 2000.Nutrition and Dietics For Nurses. New York : Aspen Publisher.

Berman, Audrey. Et. Al. 2003. Buku Ajar Praktik Keperawatan Klinis Kozier Erb. Jakarta: EGC.

Borghans. 2008. Benchmarking and Reducing Length of Stay in Dutch Hospital. BioMed Central, 8(-): 220.

Burgos, F., Miller, M. R., Harkinson, J., Brusasco, V., Casaburi, R., Coates, A., et al. 2012. Standardisation of spirometry. European Respiratory Journal, 26, 321.

Chang, L., & Lan, Y. W. 2010. Has The National Health Insurance Scheme Improved Hospital Efficiency in Taiwan? Identifying Factor that Affects Its Efficiency. Journal of Business Management, 4(-): 3752-3760.

Charlson, M.E., Pompei, P., Ales, K.L. Mackenzie, C.R. 1994. E New Method of classifing Prognostic Comorbidity in Longitudinal Studies: Development and Validation. Journal of chronic Disease : 40 (5). Pp 373-383.

(2)

Correia, M.I.T. & Waitzberg, D.L. 2003. The Impact of Malnutrition on Morbidity, Mortality, Length of Hospital Stay And Costs Evaluated Trough a Multivariate Model Analysis. Clin Nutr; 22(3): 235-239.

Departemen FKM UI, 2008. Gizi Dan Kesehatan Masyarakat. PT Raja Grafindo Perkasa. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI. 2005. Buku Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit, Dirjen Pelayanan Medik, Direktorat Rumah Sakit Khusus Swasta, Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 2007. Pemantauan Status Gizi. Edisi 3. Jakarta: ECG Departemen Kesehatan. 2007. Pedoman PengisianKuesioner RISKESDAS 2007.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Departemen Kesehatan RI, 2013, Buku pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit, Dirjen Pelayanan Medik, Direktorat Rumah Sakit khusus dan Swasta, Jakarta.

Depkes RI. 2002. Standar Tenaga Keperawatan di Rumah Sakit, Direktorat Pelayanan Keperawatan Direktoral Jenderal Pelayanan Medik. Depkes Depkes RI. 2006. Pedoman Penggunaan Obat bebas dan Obat Bebas Terbatas,

Direktorat bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesahatan, Jakarta.

Depkes RI. 2011. Pusat Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2010. Jakarta : Kementrian Kesehatan RI.

Depkes RI. Pedoman Umum Gizi Seimbang Tahun 2014. Depkes RI : http://www.depkes.go.id/PedomanUmumGiziSeimbang 2016.

Dian PP, Nita I, dan Oktorudin H. 2002. Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Pasien Selama Dirawat Di Bagian Penyakit Dalam RSUPN-CM. Media Dietetik AsDI, Edisi Khusus: 113 – 115.

Doenges, Marilynn E.dkk.2000. Rencana Asuhan Keperawatan & Pedoman Untuk Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. Edisi III.Alih Bahasa: I Made Kriasa.EGC.Jakarta.

Fahmia, Ika Nihaya, Mulyati, Tatik, Handarsari, Erma. 2007. Hubungan Asupan Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Rawat Jalan Di RSUD Tugurejo Semarang. Universitas Muhammadiyah Semarang. Volume 1 Nomor 1 Tahun 2007. Fuch, et al. 2008. Nutritional Status in Hospitalized Patients in Public Hospital in

Mexico City. Nutricion Hospitalaria, 3: 294-303.

Garth AK, Newsome CM, Simmance N, Crowe TC. 2010. Nutritional status, nutrition practices and post-operative complications in patients with gastrointestinal cancer. J Hum Nutr. 23(4):393-401.

Gibson, Rosalind. S. 2005. Principles of Nutritional Assesment. Skripsi: Universitas Negeri Semarang

Handayani, 2009. Gambaran Tentang Daya Terima Makanan dan Sisa Makanan Tanpa Diit Khusus Di Ruang Mawar RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

(3)

Hartriyanti, Y., & Triyanti. 2007. Penilaian Status Gizi, dalam Gizi dan Kesehatan Masyarakat. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Haryani R. 2008. Kecukupan Nutrisi Pada Pasien Kanker. Indonesian Journal of Cancer. Jakarta;140–3.

Herminawati. 2008. Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan. Jakarta: EGC. Hidayat, A. 2008. Riset Keperawatan dan Tehnik Penulisan Ilmiah. Edisi ke-2.

Jakarta: Salemba Medika.

Hiesmayr M, Schindler K, Pernicka E, Schuh C, Schoeniger-Hekele A, Bauer P, Laviano A, Lovell AD, Mouhieddine M, Schuetz T, Schneider SM, Singer P, Pichard C, Howard P, Jonkers C, Grecu I, Ljungqvist O. 2009. The NutritionDay Audit Team. Decreased food intake is a risk factor for mortality in hospitalized patients: the NutritionDay survey 2006. Clin Nutr. 28(5):484-91.

Kasim. 2016. Asupan Makanan, Status Gizi dan Lama Hari Rawat Inap pada Pasien Penyakit Dalam di Rumah Sakit Advent Manado. GIZIDO Vol. 8 No. 2 Nopember 2016: hal 22. Diakses dari www.ejurnal.poltekkesmanado Kemenkes. RI, 2014. Buku Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta

Kevin, 2019. "Makin Lama Dirawat di Rumah Sakit, Risiko Infeksi Makin Besar". Jakarta

Khanna N, 2006. How do I Dilate A Benign Esophageal Stricture. Can J Gastroenterol 20 (3): 153-155

Komalawati, D. 2005, Pengaruh Lama Rawat Inap Terhadap Sisa Makanan Pasien di Rumah Sakit Umum Dr. Soeradji Tirtonegoro klaten. Nutrisia. Vol. 6. 2005:1.

Kusumayanti, I.G.A., Haman Hadi, Susetyowati. 2004. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Malnutrisi Pasien Dewasa di Ruang Rawat Inap. Jurnal Gizi Klinik Indonesia Volume I No. 1 Hal 9-17.

Lipoeto N, Megasari N, Putra AE. 2006. Malnutrisi dan Asupan kalori pada Pasien Inap di Rumah Sakit. Majalah Kedokteran Indonesia; Vol 56 No.11

Marzuki, S., 1998. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Lama Hari Rawat Pasien Tidak Mampu di Zal Khusus RSU Budhi Asih Jakarta Tahun 1997. Depok: Universitas Indonesia.

Moehyi. 2002. Penyelenggaraan Makanan dan Diit Untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta : Gramedia.

Moehyi, Sjahmien. 2002. Pengaturan Makanan dan Diet untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta. Gramedia.

Mwase, T. 2006. The Application of National Health Accounts to Hospital Efficiency Analyses in Eastern and Southern Africa. Bethesda: Abt Associates Inc. Nasar, 2008. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan

(4)

Nieuwenhuizen, W. F. 2010. Older Adults and Patients in Need of Nutritional Support: Review of Current Treatmen Options and Factor Influencing Nutritional Intake. Clinical Nutrition, 29 (-): 160-196.

Nurmala. 2014. Pengaruh Perubahan Asupan Zat Gizi terhadap Status Gizi dan Lama Rawat Inap pada Pasien Dewasa di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Yogyakarta : Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM. Nursalam. 2001. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.

Surabaya. Salemba Medika.

Nurul, H., Hidajat, B., Irawan, R. 2014. Nutrisi pada Kasus Bedah Anak Naskah Lengkap Continuing Education Ilmu Kesehatan Anak XXXVI Kapita Selekta Ilmu Kesehatan Anak VI. Surabaya : Divisi Nutrisi dan Penyakit

OECD. 2009. Health at a Glance 2009: OECD Indicators. Paris: OECD Publishing. Partridge, A. H, Burstein, H. J, Winer EP. 2001. No TitleSide Effects of Chemotherapy and Combined Chemohormonal Therapy ini Women With Early-Stage Breast Cancer. (02115):135–42.

PERSAGI. 2003. Penuntun Diit Anak. Jakarta: Gramedia

Potter dan Perry. 2005. Fundamental keperawatan. Volume 1. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Princeton, D.C., 2003. Manual of HIV/AIDS Therapy 2003 Edition, hal 61,63-64, dan 72, Current Clinical Strategies Publishing, California.

Puspasari, R. I. 1993. Hubungan antara Karakteristik Penderita/Penanggungjawab Biaya Penderita dengan Lama Hari Rawat dari Beberapa Jenis Penyakit Tertentu di RS Umum Bhakti Yudha Tahun 1992-1993. Depok: Universitas Indonesia

Reksodikusumo, dkk. 2000. Penilaian Status Gizi Antropometri. Akademi Gizi. Depkes RI, Jakarta.

Renaningtyas, Dewi. Et. Al. 2004. Pengaruh Penggunaan Modifikasi Standar Resep Lauk Nabati Tempe Terhadap Daya Terima dan Persepsi Pasien Rawat Inap. Jurnal Gizi Klinik Indonesia.Vol. 1. No.1.

Robert K, Murray, Graner, Daryl K. 2012. Biokimia Harper Edisi 29. Penerbit Buku Kedokteran EGC: Jakarta.

Robinson G, Goldstein M, Levine GM. 2007. Impact of nutritional status on DRG length of stay. J PEN J Parenter Nutr; 11(1):49-51.

Rosary, Y. A. 2002. Hubungan Antara Asupan Energi dan Asupan Protein dengan Status Gizi pada Manusia Lanjut di Keluarga Jebres Surakarta. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Sabarguna, B.S. 2004. Quality Assurance Pelayanan Rumah Sakit. Yogyakarta: Konsorsium Rumah Sakit Islam Jateng-DIY.

Sastroasmoro, S & Ismael, S. 2008. Dasar-dasar Metodelogi Penelitian Klinis. Edisi 3. Jakarta: Sagung Seto.

Shetty P.S dan James W.P.T. 2014. A Measure of Chronic Energy Deficiency In Adults. Fao Food And Nutrition Paper. Rome: FAO.

(5)

Sinaga, Y. O., Tiho, Murniati and Mewo, Y. M., 2013. Gambaran Kadar Kolesterol High Density Lipoprotein Darah pada Mahasiswa Angkatan 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dengan Indeks Massa Tubuh ≥23,0 kg/m 2 . Jurnal e-Biomedik (eBM) Vol.1, No.3.

Soedarmono, S. 2000. Reformasi Perumahsakitan Indonesia. Bagian Penyusunan Program dan laporan Ditjen Pelayanan Medik. Departemen Kesehatan RI-WHO, Jakarta

Soegih R. 2002. Pola Penanganan Kasus Gizi di Puskesmas dan Rumah Sakit. Kapita Selekta Nutrisi Klinik. Jakarta: Perhimpunan Nutrisi Enteral dan Parenteral Indonesia.

Soekirma. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya Untuk Keluarga dan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sousa AA, Gloria MS, Cardoso TS. 2011. The Reception Of a Diet In The Vicinity Of The Hospital. Brazilian Journal of Nutrition. 24(2):287–294.

Sudra, Rano Indradi, 2010. Statistik Rumah Sakit. Graha Ilmu: Yogyakarta

Sukarti. 2010. Riset Keperawatan dan Tehnik Penulisan Ilmiah. Edisi ke-2. Jakarta: Salemba Medika.

Sumiyati. 2006. Gambaran Sisa Makanan Pasien Dan Beberapa Faktor Yang Memepengaruhi Sisa Makanan Pasien Di Ruang Anggrek Rsu Ra Kartini Jepara. akultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang. Semarang

Supariasa, I Dewa Nyoman, Bachyar Bakri & Ibnu Fajar, 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta : Penerbit EGC.

Suryanti. 2002. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Lamanya Waktu Proses Pendaftaran Pasien Rawat Inap di RS Pondok Indak. Tesis. Jakarta: FKM UI

Susetyowati, Yenita, Johan Kurnianda, 2013. Status Gizi Awal Berdasarkan Patient Generated Subjective Global Assessment (PG-SGA) Berhubungan Dengan Asupan Zat Gizi dan Perubahan Berat Badan Pada Penderita Kanker Rawat Inap di RSUP DR. Mohammad Hoesin Palembang. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 7:80-84.

Swarjana, I.K. 2016. Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Yogyakarta: ANDI.

Syamsiatun, dkk. 2004. Hubungan Status Gizi Awal dengan Status Gizi Pulang dan Lama Rawat Inap Pasien Dewasa di Rumah Sakit. Jurnal Gizi Klinik Volume 1 no.1. hal 23-29.

Tedja, Vicky Riyana. 2012. Hubungan antara Faktor Individu, Sosio Demografi , dan Administrasi dengan Lama Hari Rawat Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk Tahun 2011. Depok : FKM UI.

Timmreck, T., 2004. Epidemiologi Suatu Pengantar (2 ed). Jakarta: EGC.

Tjokroprawiro, A., 2003. Diabetes Melitus Klasifikasi Diagnosis dan Terapi. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

(6)

Tomkins AM. 2002. Nutrition and Infection In Protein Energy Malnutrition. 2nd ed. Edward Arnold a Division of Hodder and Spoughton.

Walton, et al. 2007. Rehabilitation Inpatients are not Meeting Thair Energy and Protein Needs. Europoean Journal of Clinical Nutrition, 2(6): 120-126. Weijs, et al. 2009. Achieving Protein and Energy Targets in Malnourished

Hospitalized Patients on Day Four of Admission Improves Length of Hospital Stay. Amsterdam: VU University Medical Center.

Weta, Wayan I. Wirasamadi, Partiwi NL. (2009). Kecukupan Zat Gizi Dan Perubahan Status Gizi Pasien Selama Dirawat Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Team Studi Klinik FK Unud/RSUP Sanglah. Instalasi Gizi RSUP Sanglah. Gizi Indon 2009, 32 (2):139-149

Zakiyah, Ana. 2005. Nyeri: Konsep dan Penatalaksanaan dalam Praktik Keperawatan Berbasis Bukti. Jakarta: Salemba Medika.

Referensi

Dokumen terkait

HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI DAN ASUPAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) RAWAT JALAN DI RUMAH SAKITi.

Judul Penelitian : Hubungan Asupan Serat dan Vitamin C dengan Kadar LDL dan HDL pada Pasien Jantung Koroner Rawat Inap di RSUD Dr.. Suwadji, M.Kes

pada pasien penyakit jantung koroner di ruang rawat inap

Hasil penelitian menunjukan dari keempat faktor yang mempengaruhi loyalitas pasien rawat inap ( kualitas pelayanan, kepuasan pasien, penanganan komplain, citra rumah sakit)

GAMBARAN PERSEPSI PENYAJIAN MAKANAN DAN SISA MAKANAN BIASA PADA PASIEN RAWAT INAP KELAS III RSUD IR SOEKARNO SUKOHARJO Pendahuluan : Pelayanan gizi di rumah sakit dapat

HUBUNGAN ASUPAN NATRIUM, KALIUM, MAGNESIUM, KALSIUM, PENGETAHUAN GIZI DAN KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT

Hubungan Asupan Energi dan Protein dengan Perubahan Kekuatan Genggam Tangan Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara rata-rata asupan

Dokumen Pelayanan gizi RS Syuhada’ Haji Blitar SPO Gizi RUMAH SAKIT SYUHADA’ HAJI DISTRIBUSI MAKANAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP No.. Mafrurrochim Hasyim SPO PENGERTIAN Adalah