• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Retribusi Pedagang Pasar Kabupaten Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sistem Informasi Retribusi Pedagang Pasar Kabupaten Semarang"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3 al mengumpu in pasar ini ya mpan dapat die Aplikasi  E m sebagai su ware).Aplikasi gunakan baha n, penyedia ja dentifikasi Ha Data yang  Admin Pasar Mempunyai  mengelola da Admin Mana Admin mana sebatas melih data pedagan Super Admin Super admin
Diagram admin lam arti per pa miliki aktivity dagang (tamba aan terhadap d ata profil masi edit, setor) dat
Gambar 3.4 Activity Diagram Admin Manajemen
Gambar 3.5 Activity Diagram Super Admin  c.  Class Diagram
+7

Referensi

Dokumen terkait

besar serta berpersepsi baik terhadap revitalisasi pasar, namun setelah pasar selesai dibangun dan ditempati, persepsi pedagang terhadap pembangunan kios tempat

Sampel pada penelitian ini adalah tepung terigu yang dijual oleh pedagang di kios dan los yang terdapat di 6 UPTD Pasar Tradisional Kota Semarang yang memenuhi

Sampel pada penelitian ini adalah tepung terigu yang dijual oleh pedagang di kios dan los yang terdapat di 6 UPTD Pasar Tradisional Kota Semarang yang memenuhi

Objek Retribusi Pelayanan Pasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 adalah penyediaan fasilitas pasar tradisional dan pasar ternak berupa pelataran, los, kios, yang

Bangunan Pasar Sukaramai merupakan bangunan satu lantai yang terdiri dari toko bertingkat, kios, los dan pedagang kaki lima dan pedagang makanan pada malam hari. Jenis

Retribusi Pelayanan Pasar yang selanjutnya disebut retribusi adalah pembayaran atas penyediaan fasilitas pasar tradisional/sederhana berupa pelataran, los yang

Faktor penyebab pedagang memilih tetap berdagang di Pasar Kedungrejo adalah tidak adanya lahan untuk berjualan di Pasar Waru, barang dagangan yang membutuhkan ruang atau kios,

Untuk mempertahankan eksistensi pasar tradisional tersebut perlu dilakukan revitalisasi pasar tradisional dengan memperhatikan bentuk bangunan, penataan los/kios, jumlah pedagang,