• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penambahan Zat Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum) untuk Peningkatan Kestabilan Biodiesel Biji Kelor (Moringa oleifera) - Repositori UIN Alauddin Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Penambahan Zat Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum) untuk Peningkatan Kestabilan Biodiesel Biji Kelor (Moringa oleifera) - Repositori UIN Alauddin Makassar"

Copied!
120
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1   Tanaman Kelor ...............................................................................
Tabel 2.1 Karakteristik Biodiesel berdasarkan SNI 7182-2015
Gambar 2.1 Tanaman Kelor (Moringa oleifera)
Tabel 2.3 karakteristik sifat fisik dan kimia dari minyak kelor
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol, fraksi-fraksi dari kulit dan biji rambutan serta korelasinya dengan senyawa fenolik dan

Penelitian tentang aktivitas penangkap radikal ekstrak etanol, fraksi-fraksi kulit buah dan biji rambutan serta penetapan kadar fenolik dan flavonoid totalnya perlu untuk

Anshory, H., Suparmi, dan Tumimy, A.S., 2006, Aktivitas Antioksidan Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Penangkapan Radikal Bebas DPPH, Jurnal Ilmiah

dengan menggunakan metode pengikatan radikal bebas 2,2- diphenyl -1- picrylhydrazyl ( DPPH). Sebanyak 500 gram kulit buah rambutan diesktraksi dengan metanol 80 % dengan

Ekstrak biji kelor dengan kulit ari yang dihasilkan kemudian digunakan sebagai koagulan untuk mengurangi kadar zat warna reaktif dalam larutan model limbah cair industri

Pada penelitian ini, aktivitas antioksidan ekstrak etanol dari akar dan kulit batang kelor (Moringa Oleifera Lam.) dilakukan dengan metode DPPH.. Prinsipnya yaitu reaksi