• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cover, BAB I V, DP kuswandi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Cover, BAB I V, DP kuswandi"

Copied!
73
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Kuswandi
  • Pengajar:
    • Dr. Kadi, M.Pd.I
  • Sekolah: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam
  • Topik: Korelasi Pemahaman Ilmu Tajwid Dengan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Santri Pondok Pesantren 'Ainul Ulum Pulung Ponorogo Tahun 2017/2018
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2018
  • Kota: Ponorogo

I. PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang pentingnya ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur'an. Ilmu tajwid adalah kaidah yang digunakan untuk melafalkan huruf-huruf Al-Qur'an dengan benar. Dalam konteks pendidikan, pemahaman yang baik terhadap ilmu tajwid sangat diperlukan agar santri dapat membaca Al-Qur'an dengan tartil dan benar. Hal ini juga berkaitan dengan pengajaran di Pondok Pesantren Ainul Ulum, yang memberikan perhatian khusus terhadap pengajaran tajwid dan membaca Al-Qur'an.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang membahas pentingnya ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur'an dan perannya dalam pendidikan Islam. Pembelajaran tajwid di Pondok Pesantren bertujuan untuk membentuk santri yang mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan. Ini penting untuk memastikan bahwa bacaan Al-Qur'an tidak hanya benar secara lafaz tetapi juga sesuai dengan hukum-hukum tajwid.

1.2. Batasan Masalah

Batasan masalah menjelaskan fokus penelitian pada hubungan antara pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk memahami seberapa baik santri dalam memahami ilmu tajwid dan bagaimana hal tersebut berpengaruh terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an mereka.

1.3. Rumusan Masalah

Rumusan masalah terdiri dari tiga pertanyaan utama yang ingin dijawab oleh penelitian ini: (1) Bagaimana pemahaman ilmu tajwid santri? (2) Bagaimana kemampuan membaca Al-Qur'an santri? (3) Apakah terdapat hubungan antara pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an?

1.4. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman ilmu tajwid santri, mengevaluasi kemampuan membaca Al-Qur'an, dan mengidentifikasi hubungan antara keduanya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang pentingnya pengajaran tajwid di pesantren.

1.5. Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penulis dalam memahami lebih dalam tentang pentingnya ilmu tajwid, serta memberikan informasi bagi pihak pesantren dalam meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur'an.

1.6. Sistematika Pembahasan

Sistematika pembahasan menguraikan struktur laporan penelitian yang terdiri dari lima bab, dimulai dari pendahuluan, landasan teori, metode penelitian, hasil penelitian, dan diakhiri dengan kesimpulan dan saran. Setiap bab akan membahas aspek-aspek penting dari penelitian ini secara sistematis.

II. LANDASAN TEORI

Bagian ini membahas teori-teori yang mendasari penelitian mengenai pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an. Pemahaman ilmu tajwid sangat penting untuk membaca Al-Qur'an dengan benar, dan berbagai definisi serta prinsip-prinsip dasar ilmu tajwid dijelaskan. Selain itu, hubungan antara teori dan praktik dalam pendidikan juga ditekankan.

2.1. Pemahaman Ilmu Tajwid

Pemahaman ilmu tajwid mencakup definisi, prinsip-prinsip dasar, dan pentingnya ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur'an. Tajwid membantu pembaca untuk mengetahui tempat keluarnya huruf dan cara pengucapannya yang tepat. Dengan pemahaman yang baik, santri diharapkan dapat membaca Al-Qur'an dengan tartil dan benar.

2.2. Hukum dan Tujuan Mempelajari Ilmu Tajwid

Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah fardhu kifayah, sedangkan membaca Al-Qur'an dengan tajwid adalah fardhu 'ain. Tujuan mempelajari tajwid adalah untuk mencapai kesempurnaan dalam pengucapan lafadz Al-Qur'an, menjaga kehormatan dan kesucian Al-Qur'an, serta meningkatkan kualitas bacaan.

2.3. Konsep Dasar Ilmu Tajwid

Konsep dasar ilmu tajwid meliputi makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) dan sifatul huruf (karakter bunyi huruf). Pemahaman terhadap kedua konsep ini sangat penting agar santri dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan.

2.4. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam pembelajaran Al-Qur'an harus jelas agar santri dapat memahami dan menguasai bacaan Al-Qur'an dengan baik. Materi pokok yang diajarkan harus sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

2.5. Kemampuan Membaca Al-Qur'an

Kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan kesanggupan santri untuk melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan baik dan benar. Pembelajaran membaca Al-Qur'an harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat agar santri dapat memahami dan menguasai bacaan dengan baik.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian menjelaskan rancangan penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui tes tertulis dan lisan untuk mengukur pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an santri. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Ainul Ulum.

3.1. Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data yang dikumpulkan berupa angka yang akan dianalisis secara statistik untuk mengetahui hubungan antara pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an.

3.2. Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian dilakukan pada tanggal 15 Maret hingga 5 April 2018 di Pondok Pesantren Ainul Ulum Pulung Ponorogo. Tempat penelitian dipilih berdasarkan relevansinya dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai.

3.3. Variabel Penelitian

Penelitian ini memiliki dua variabel, yaitu pemahaman ilmu tajwid sebagai variabel independen dan kemampuan membaca Al-Qur'an sebagai variabel dependen. Indikator-indikator untuk masing-masing variabel dijelaskan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang diukur dalam penelitian ini.

3.4. Instrumen Pengumpulan Data

Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi tes tertulis dan lisan. Tes ini dirancang untuk mengukur pemahaman santri terhadap ilmu tajwid dan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur'an. Instrumen ini akan diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan.

IV. HASIL PENELITIAN

Hasil penelitian menyajikan data dan analisis mengenai pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an santri. Data yang diperoleh akan dianalisis secara statistik untuk menentukan apakah terdapat hubungan signifikan antara kedua variabel tersebut.

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Gambaran umum lokasi penelitian memberikan informasi tentang Pondok Pesantren Ainul Ulum, termasuk jumlah santri, program pendidikan yang ditawarkan, dan fokus pengajaran Al-Qur'an dan tajwid.

4.2. Deskripsi Data

Deskripsi data mencakup analisis hasil tes yang dilakukan terhadap santri, termasuk rata-rata nilai pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an. Data ini akan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik untuk memudahkan pemahaman.

4.3. Analisis Data

Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik inferensial, termasuk pengujian hipotesis untuk menentukan hubungan antara pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an. Hasil analisis akan menunjukkan apakah hipotesis penelitian diterima atau ditolak.

V. PENUTUP

Bagian penutup menyajikan kesimpulan dari penelitian dan saran-saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian. Kesimpulan akan merangkum temuan utama, sedangkan saran akan ditujukan kepada pihak-pihak yang terkait dalam pendidikan Al-Qur'an.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan menyimpulkan hasil penelitian yang menunjukkan adanya hubungan positif antara pemahaman ilmu tajwid dan kemampuan membaca Al-Qur'an. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengajaran ilmu tajwid di pesantren untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an santri.

5.2. Saran

Saran ditujukan kepada pengelola Pondok Pesantren untuk terus meningkatkan metode pengajaran ilmu tajwid dan Al-Qur'an, serta memberikan perhatian lebih terhadap pelatihan bagi santri agar mereka dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.

Referensi Dokumen

  • Pedoman Ilmu Tajwid Lengkap ( Abdurrahim, Acep lim )
  • Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar ( Abdurrahman, Mulyono )
  • Seluk Beluk Al- Qur’an ( Abidin, Zainal S. )
  • Perbedaan qira’at dan pengaruhnya terhadap Istimbhat Hukum dalam Al- Qur’an ( AF, Hasanuddin )
  • Panduan Tahsin Tilawah Al- Qur’an Dan Ilmu Tajwid ( Annuri, H. Ahmad )

Gambar

Tabel Makharijul Huruf 1.1
Tabel Sifatul Huruf 1.2
Tabel 1.3 SD.KD Dan Materi Pokok Al-Qur‟an
tabel frekuesi 35,715%, sedangkan kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa kelas
+7

Referensi

Dokumen terkait

Bagaimana penerapan metode tahfidz , kitabah dan takrir dalam meningkatkan kualitas hafalan Al- Qur’an juz 30 pada santri pondok pesantren Al-Jalil Li ’Ulumil

Bagi para santri, pembimbing dan dewan guru Pondok Pesantren Darussalam diharapkan selalu mendukung dan berpartisipasi dalam menghidupkan kembali Saslaridha di

Jumlah santri yang mengikuti Program tahfidz di Pondok Pesantren Darul Ilmi Putri sebanyak 54 orang. Hafalan santri dinilai berdasarkan.. kelancarannya, makhrajnya, dan

Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pengembangan masalah ilmu pendidikan khususnya hubungan antara pemahaman santri Pondok Pesantren Al-Mardhiyatul Islamiyyah

Dimana Faktanya Pondok Pesantren Bustanul Ulum Mlokerejo Puger adalah pondok yang cukup besar di Mlokorejo Puger Jember, memiliki santri kurang lebih 850 santri dan

Hasil dari analisis simultan tentang pengaruh strategi reading aloud dan motivasi belajar terhadap aktivitas belajar ilmu tajwid santri putra Pondok Pesantren

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‎‎ Impelementasi program Baca Tulis Al-Qur`an (BTQ) pada santri kelas Isti`dad Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum Desa Bumiharjo

Melalui pendekatan ilmu tajwid, Buku Standar Tajwid Bacaan Al-Qur’an karangan Maftuh Basthul Birri, santri Pondok Pesantren Ittihadut Tholibin mengalami peningkatan yang sangat baik,