i Seri Laporan KKN Angk. Ke- 55 UINAM 2017
PENGABDIAN DI RUMAH HUTAN (BOLAROMANG)
Editor :
Drs. Muhammad Nur Abduh, M.Ag
Zulkarnain AS, ST, MT.
Kontributor:
Jumardi
Sally Ramadani
Haidir
Andi Muhammad Naufal
Nurul Fadilah
Isnaeni
Junari
Nurul Ainun Bosra
Wahyuni
Fitriani
Pusaka Almaida
ii PENGABDIAN DI RUMAH HUTAN (BOLAROMANG)
Drs. Muhammad Nur Abduh, M.Ag Zulkarnain AS, ST, MT.
Makassar : Pusaka Almaida, 2017 xii + 122 hlm ; 16 X 23 cm ISBN : 978-602-5574-96-2 Cetakan I - Mei 2017
Penerbit : Pusaka Almaida
Sanksi pelanggaran Pasal 44 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 6 Tahun 1982 Tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 1987:
1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)
2. Barang siapa yang dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)
iii SAMBUTAN REKTOR
Pelaksanaan KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan agenda rutin dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Alauddin Makassar di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN yang didampingi oleh Badan Pelaksana KKN. Pelaksanaannya melibatkan seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan dengan asumsi bahwa pelaksanaan KKN ini dalam melakukan program-program kerjanya dilakukan dengan multi disipliner approach, sehingga program kerja KKN bisa dilaksanakan dalam berbagai pendekatan sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa yang ditempatkan di posko-posko KKN.
iv langkah-langkah ilmiah serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Atas nama pimpinan UIN Alauddin Makassar, Rektor menghaturkan banyak terima kasih dan penghargaan kepada Ketua LP2M saudara Prof. Dr. Muhammad Saleh Tajuddin, M.A., Ph.D. terkhusus kepada Kepala PPM saudara Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI atas inisiatifnya untuk mempublikasikan dan mengabadikan karya-karya KKN dalam bentuk sebuah buku, sehingga proses dan hasil pelaksanaan KKN akan menjadi refrensi pengabdian pada masa-masa yang akan datang.
Makassar, 1 Agustus 2017 Rektor UIN Alauddin Makassar
v SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN
DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN ALAUDDIN
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) memiliki tugas pokok untuk menyelenggarakan dan mengkoordinir pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat, baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Dalam hal pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa, KKN merupakan wadah pengabdian yang diharapkan memberikan bekal dan peluang kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan kajian-kajian ilmiah yang dilakukan di kampus.
KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar sebelum memperoleh gelar sarjana dalam bidang disiplin ilmu masing-masing. Pelaksanaan KKN ini tidak hanya sekedar datang dan mengabdi ke dearah-dearah lokasi pelaksanaan KKN, tetapi harus tetap diletakkan dalam bingkai sebagai sebuah kegiatan ilmiah. Dalam perspektif ini, maka KKN harus dirancang, dilaksanakan, dan terlaporkan secara ilmiah sehingga dapat terukur pencapaiannya. Pada kerangka ini, LP2M UIN Alauddin Makassar berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mencapai tujuan pelaksanaan KKN ini.
vi Adanya upaya mengabadikan dalam bentuk publikasi hasil-hasil KKN ini tidak terlepas dari upaya maksimal yang dilakukan oleh segala pihak yang terlibat dalam pelaksanaan KKN ini, olehnya itu, Ketua LP2M menghaturkan penghargaan dan terima kasih kepada Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI., yang telah mengawal upaya publikasi laporan pelaksanaan KKN, serta apresiasi tinggi atas upaya yang tak kenal lelah untuk melakukan inovasi di PPM, baik secara internal maupun terbangunnya jaringan antar PPM sesama PTKAIN
Makassar, 1 Agustus 2017 Ketua LP2M UIN Alauddin Makassar
vii KATA PENGANTAR
KEPALA PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM)
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Sebagai ujung tombak pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM) UIN Alauddin Makassar senantiasa berusaha melakukan terobosan dan langkah-langkah inovatif untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang semakin baik dan inovatif. Upaya ini adalah wujud tanggung jawab pengabdian terhadap masyarakat dan UIN Alauddin Makassar, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat bisa semakin mendekatkan pihak civitas akademika UIN Alauddin dengan masyarakat dan mewujudkan keterlibatan langsung dalam pembangunan masyarakat.
Upaya membukukan dan publikasi laporan pelaksanaan KKN ini merupakan inovasi yang telah dilakukan oleh PPM UIN Alauddin sebagai upaya memudahkan kepada semua pihak untuk dapat mengakses hasil-hasil pengabdian yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN di bawah bimbingan dosen pembimbing. Dengan adanya publikasi ini, program-program KKN dapat diukur capaiannya dan jika suatu saat nanti lokasi yang yang ditempati ber-KKN itu kembali ditempati oleh mahasiswa angkatan berikutnya, maka akan mudah untuk menganalisis capaian yang telah ada untuk selanjutnya dibuatkan program-program yang berkesinambungan.
viii Rektor, Ketua dan Sekretaris LP2M, serta seluruh staf LP2M. Terkhusus kepada seluruh dosen pembimbing dan anggota Badan Pelaksana KKN UIN Alauddin Makassar saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, berkat ketekunan dan kerjasamanya sehingga program publikasi laporan KKN ini bisa terlaksana. Penghargaan dan ucapan terima kasih juga saya haturkan kepada seluruh mahasiswa KKN Angkatan ke-54 dan 55 atas segala upaya pengabdian yang dilakukan dan menjadi kontributor utama penulisan buku laporan ini.
Makassar, 1 Agustus 2017 Kepala PPM UIN Alauddin Makassar
ix KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami mahasiswa KKN Angk.55 UIN Alauddin Makassar Desa Bolaromang Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa dapat menyelesaikan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) sampai kepada penyusunan laporan KKN tepat pada waktunya.
laporan ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan akademik dan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan KKN. Akan tetapi, kami menyadari bahwa laporan akhir KKN ini tentu tidak bisa terwujud tanpa partisipasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis akan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada :
1. Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, M.Si., selaku Rektor UIN Alauddin Makassar yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bolaromang
2. Prof. Dr. Saleh Tajuddin, M.Ag., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) yang telah memberikan peluang untuk melaksanakan KKN di Desa Bolaromang
3. Drs. H. M. Gazali Suyuti, M.HI., selaku Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) yang telah memberikan pembekalan dan membantu dalam proses penyelesaian KKN di DesaBolaromng
4. Dr. Muhammad Shuhufi, M.Ag., selaku Badan Pelaksana (BP) KKN yang turut disibukkan untuk memfasilitasi kami dalam pelaporan akhir KKN
x
6. Zulkarnain AS, ST., MT., selaku Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami dan tetap sabar meski kadang direpotkan dengan berbagai masalah yang dihadapi di lokasi KKN.
7. Bapak Muhammad Arsyad dan IbuNurlina, selaku Kepala Desa Bolaromang dan ketua PKK desa Bolaromang sekaligus orang tua kami selama ber KKN yang banyak diganggu aktifitasnya untuk kelancaran program kerja KKN di Desa Bolaromang
8. Seluruh Kepala Dusun di Desa Bolaromang yang telah bersedia meluangkan waktu membantu kami dalam merampungkan program KKN di Dusun masing-masing 9. Seluruh masyarakt DesaBolaromang yang telah
berpartisipasi dalam pelaksanaan program KKN di Desa Bolaromang
10.Kawan-kawan mahasiswa KKN UIN Alauddin Angkatan ke-55 yang mau berbagi dalam suka dan duka selama ber-KKN di Desa Bolaromang
Semoga laporan ini dapat member manfaat buat kita semua, khusu snya kepada kampus tercinta “Kampus Peradaban” UIN Alauddin Makassar dan diri kami semua. Saran dan kritik senantiasa penulis harapkan dari para pembaca.
Bolaromang, 20 Mei 2017
xi DAFTAR ISI
SAMBUTAN REKTOR ……… ... iii
SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN ALAUDDIN ………. ...v
KATA PENGANTAR KEPALA PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM) UIN ALAUDDIN MAKASSAR……… ... vii
PENGANTAR PENULIS ……… ... ix
DAFTAR ISI ……… ……….. ... xi
BAB I : PENDAHULUAN A.Dasar Pemikiran... 1
B.Gambaran Umum Desa Bolaromang. ... 3
C.Permasalahan. ... 4
D.Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-55 ... 5
E.Fokus atau Prioritas. ... 7
F.Sasaran dan Target. ... 8
G.Jadwal Pelaksanaan Program ... 11
H. Pendanaan dan Sumbangan ... 14
BAB II : METODE PELAKSANAAN PROGRAM A. Metode Intervensi Sosial ... 16
B. Pendekatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat ... 20
BAB III : KONDISI DESA BOLAROMANG A. Sejarah Singkat Desa Bolaromang ... 23
B. Letak Geografis ... 24
C. Demografis ... 26
D. Kondisi dan Ciri Geologis Wilayah ... 43
BAB IV : DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN
xii A. Kerangka Pemecahan Masalah ... 45 B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan & Pengabdian
Masyarakat ... 50 C. Faktor-Faktor Pencapaian Hasil ... 81 BAB V. PENUTUP
A. Kesimpulan... 83 B. Rekomendasi ... 84 TESTIMONI
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Dasar Pemikiran
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kuliah kerja nyata dilaksanakan secara melembaga dan terstruktur sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum pendidikan tinggi, yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program studi ilmu hukum strata satu (S1) dengan status intrakurikuler wajib.
Kuliah Kerja Nyata sesungguhnya adalah kuliah yang dilakukan dari ruang kelas ke ruang masyarakat. Ruang yang sangat luas dan heterogen dalam menguji teori-teori keilmuan yang telah didapatkan di bangku kuliah. Masyarakat adalah guru kehidupan yang ditemukannya di lokasi KKN.
Teori-teori keilmuan yang didapatkan di bangku kuliah, kemudian diperhadapkan pada fakta-fakta lapangan sebagai salah satu alat menguji kebenaran teori tersebut. Di sinilah dibutuhkan kreatifitas mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan diri dan uji nyali sebelum terjun ke masyarakat yang sesungguhnya.
Melalui KKN mahasiswa mengenal persoalan
masyarakat yang bersifat “cross sectoral” serta belajar
2|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
(penelitian), kemudian membantu memecahkan dan menanggulangi masalah tersebut.
Tujuan besar yang didapatkan oleh mahasiswa dari program Kuliah Kerja Nyata adalah untuk mengoptimalkan pencapaian maksud dan tujuan perguruan tinggi, yakni menghasilkan sarjana yang menghayati permasalahan masyarakat dan mampu memberi solusi permasalahan secara pragmatis, dan membentuk kepribadian mahasiswa sebagai kader pembangunan dengan wawasan berfikir yang komprehensif.
Sedang, manfaat Kuliah Kerja Nyata yang diharapkan sebagai modal besar bagi mahasiswa dari program wajib ini antara lain agar mahasiswa mendapatkan pemaknaan dan penghayatan mengenai manfaat ilmu,teknologi, dan seni bagi pelaksanaan pembangunan, mahasiswa memiliki skill untuk merumuskan serta memecahkan persoalan yang bersifat “cross sectoral” secara pragmatis ilmiah dengan pendekatan interdisipliner, serta tumbuhnya kepedulian social dalam masyarakat.
Bagi masyarakat dan Pemerintah, program Kuliah Kerja Nyata adalah bagian dari kerja kreatif mahasiswa dalam memberikan bantuan pemikiran dan tenaga dalam pemecahan masalah pembangunan daerah setempat, dalam memperbaiki pola pikir dalam merencanakan, merumuskan, melaksanakan berbagai program pembangunan, khususnya dipedesaan yang kemungkinan masih dianggap baru bagi masyarakat setempat, serta menumbuhkan potensi dan inovasi di kalangan anggota masyarakat setempat dalam upaya memenuhi kebutuhan lewat pemanfaatan ilmu dan teknologi.
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 3
pemerintahan setempat, termasuk dengan instansi vertikal yang terkait.
B. Gambaran Umum Desa Bolaromang
Secara Historis Bolaromang dikenal Sejak Zaman Penjajahan Belanda, yang mana dari kata “BOLAROMANG” Berasal dari Sebuah ungkapan dan semboyang para leluhur dengan istilah “ BALLA`ROMANG’ yang mempunyai arti RUMAH HUTAN.
Pada awalnya desa Bolaromang adalah sebuah dusun dari desa Kanreapia. Kemudian pada tanggal 16 Mei 2006 dusun Bolaromang dimekarkan menjadi desa Bolaromang.
Desa Bolaromang secara geografis berada di ketinggian antara 700-1.250 dpl (diatas permukaan laut). Dengan keadaan curah hujan rata-rata dalam pertahun antara 150 hari s/d 200 hari, serta suhu rata-rata pertahun adalah 30 s/d 50 °C
Secara demografi Desa Bolaromang terletak :
Disebelah utara : Berbatasan dengan Desa Balassuka
Disebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Kanreapia Wilayah Desa Bolaromang 21,00 Km 2 terdiri dari
Wilayah Desa Bolaromang terdiri dari 3 (Tiga ) Dusun yaitu :
4|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
C. Permasalahan
Dalam pelaksanaan program kerja Kuliah Kerja Nyata terlebih dahulu melakukan observasi di sekitar lokasi dengan tujuan mengidentifikasi masalah yang terdapat dimasyarakat Desa Bolaromang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Disamping itu, dilakukan pula wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh masyarakat mengenai permasalahan umum yang sering dan tengah dihadapi.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan selama 7 hari, ditemukan beberapa masalah yang memungkinkan untuk diselesaikan selama masa Kuliah Kerja Nyata, di antaranya :
Mengingat kondisi wilayah desa Bolaromang yang memiliki lahan pertanian yang cukup luas, menjadikan mayoritas pekerjaan masyarakat adalah petani dan peternak. Pada beberapa kasus yang ada, sebuah daerah dengan mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah petani dan peternak maka kesadaran akan pentingnya pendidikan tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh pola pikir pada masyarakat petani dan peternak yakni bagaimana usaha untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sementara pendidikan itu tidak dapat langsung dinikmati hasilnya. Apalagi dipicu oleh kondisi ekonomi yang lemah, mengakibatkan banyak anak yang putus sekolah. Di beberapa daerah banyak anak-anak usian sekolah hanya menyelesaikan pendidikan di tingkat SD dan SMP saja.
Pemikiran masyarakat masih terbilang sempit dan apatis. Keinginan untuk maju dan berkembang masih sangat kurang, meskipun tingkat kemampuan dan kreatifitas yang dimiliki cukup baik.
Tenaga profesional guru dibidang pengetahuan umum yang masih kurang sehingga proses belajar kurang efektif
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 5
Di desa Bolaromang anak-anak yang mayoritas pekerjaan orang tuanya sebagai petani sehingga Fokus kerja anak terganggu karena ikut bekerja membantu orang tua.
Tidak adanya papan nomor rumah masyarakat
Kurangnya perhatian masyarakat dalam merawat dan menjaga kebersihan masjid
Papan pembatas dusun yang sudah usang
Halaman kantor desa yang kurang tertata
Kurangnya fasilitas dalam mengajar TPA di Masjid seperti buku dan al-Qur’an
D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-55
Kuliah Kerja Nyata (KKN), merupakan suatu studi lapangan yang harus dilalui oleh seorang mahasiswa, dengan cara berbaur secara langsung dengan kehidupan masyarakat di pedesaan. Maka dari itu diperlukan berbagai macam keterampilan dalam pelaksanaannya. Dalam hal ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan, seperti mengaji, berdakwah, memasak, seni dan budaya dan sebagainya. Selain itu, mahasiswa juga harus memiliki keterampilan di beberapa bidang, yaitu: Bidang Sosial, budaya, teknologi, bahasa dsb.
Dari ketentuan keterampilan tersebut maka, diperlukan kerjasama antar mahasiswa yang memiliki keterampilan dan konsentrasi jurusan yang berbeda-beda, untuk melahirkan sebuah kolaborasi yang sempurna dalam pelaksanaan KKN tersebut. Kompetensi yang dimiliki tiap mahasiswa, pastilah berbeda-beda. Maka pembagian lokasi KKN ditentukan berdasarkan kompetensi yang mencakup keterampilan dan konsentrasi jurusan yang digeluti.
Mahasiswa KKN Angkatan ke-55 berasal dari berbagai kompetensi keilmuan, yaitu :
1. Jumardi
6|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
kompetensi di bidang manajemen khususnya manajemen sumber daya manusia dan juga memiliki keterampilan di bidang seni seperti melukis dan musik.
2. Haidir
Mahasiswa jurusan Ilmu Akidah, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang ilmu aqidah. Mahasiswa ini juga memiliki keterampilan di bidang keagamaan seperti tilawah.
3. Nurul Ainun Bosra
Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang pendidikan dan keguruan khususnya pendidikan bahasa Inggris. Selain itu mahasiswa ini juga suka menulis seperti menulis cerpen.
4. Andi Muhammad Naufal
Mahasiswa jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang teknik informatika. Mahasiswa ini juga memiliki keterampilan di bidang desain grafis. 5. Nurul Fadilah
Mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan BIsnis Islam. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang akuntansi.
6. Fitriani
Mahasiswa jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang keperpustakaan. Selain itu mahasiswa ini juga memiliki keterampilan memasak. 7. Junari
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 7
itumahasiswa ini juga memiliki keterampilan di bidang keagamaan seperti dakwah dan tilawah.
8. Wahyuni
Mahasiswa jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, Fakultas Syariah dan Hukum. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang hokum khusunya hukum ketatanegaraan. Mahasiswa ini juga memiliki keterampilan memasak.
9. Sally Ramadani
Mahasiswa jurusan Perbandingan Hukum, Fakiultas Syariah dan Hukum. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang hukum khususnya perbandingan hukum. Selain itu mahasiswa ini ini juga memiliki keterampilan
10.Isnaeni
Mahasiswa jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Mahasiswa ini memiliki kompetensi di bidang ekonomi khususnya manajemen keuangan.
Perpaduan dari berbagai fakultas dan jurusan itulah yang menjadikan suatu kerjasama yang mampu menghadirkan kemampuan mahasiswa dari tiap-tiap jurusan, untuk membentuk suatu program kerja selama ber-KKN yang dianggap mampu memberikan bantuan untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia dipedesan.
E. Fokus atau prorioritas kerja Desa Bolaromang
8|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Fokus Permasalahan
Prioritas Program dan Kegiatan
Bidang Pendidikan
- Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah
- Try Out bahas Inggris dan Matematika siswa MTs - Les bahasa In ggris anak SD - English Day untuk SD, MI dan
- Sosialisasi UU Perkawinan - Pekan Olahraga
- Pengadaan buku tuntunan sholat
- Pengadaan buku do’a harian
- Pengadaan Papan Nama dan nomor rumah
- Pembuatan batas dusun
- Penataan halaman kantor desa
F. Sasaran dan Target
Setiap program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN memiliki sasaran dan target, yaitu :
Table 1.2
No Program/Kegiatan Sasaran Target
Bidang Pendidikan
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 9
Mengajar di Sekolah SD/MI SD/MI di Desa Bolaromang
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
6 Kerja Bakti Jalan raya Membiasakan masyarakat hidup 8 Gotong royong Masjid
10|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
11 Mengajar Mengaji Anak-anak usia SD-12 Pembinaan TK/TPA Anak-anak
SD
Anak-anak dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar 13 Pengadaan
Al-14 Isra Mi’raj Masyarakat
desa
Bolaromang
Memberikan
kesadaran pentinnya hikmah Isra Mi’raj 15 Jumat ibadah Musallah
sekolah MI
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 11
Bolaromang kreatifitas, kecerdasan dan akhlak siswa TPA desa Bolaromang
Bidang Pembangunan
16 Pengadaan buku tuntunan sholat
17 Pengadaan buku do’a
harian
18 Pengadaan papan nama dan nomor
19 Pembuatan batas dusun
20 Penataan halaman kantor desa
Kantor desa Bolaromang
Menciptakan halaman yang asri
G. Jadwal Pelaksanaan Program
Kegiatan ini dilaksanakan selama 56 hari pada
Tanggal : 27 Maret - 23 Mei 2017
Tempat : Desa Bolaromang, Kec. Tombolo Pao, Kab. Gowa
Secara spesisifik waktu implementatif kegiatan KKN Reguler Angkatan ke-55 ini dapat dirincikan sebagai berikut :
12|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Tabel 1.3
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Pembekalan KKN Angkatan 55
18-19 Maret 2017
2 Pembagian Lokasi KKN 19 Maret 2017
3 Pertemuan Pembimbing dan
pembagian kelompok 21 Maret 2017
4 Pelepasan 27 Maret 2017
2. Pelaksanaan program di lokasi KKN (Maret-Mei 2017)
Tabel 1.4
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Penerimaan di Kantor Desa Bolaromang
27 Maret 2017
3 Observasi dan survey lokasi 28April -3 Maret 2017 4 Pemasangan spanduk posko 28 Maret 2017
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 13
12 Pelatihan computer dan bimbingan bahasa Inggris 18 Sosialisasi UU Perkawinan 02 Mei 2017
19 Isra Mi’raj 05 Mei 2017
20 Penataan halaman kantor desa
07-08 Mei 2017
21 Festival anak sholeh 08-09 Mei 2017
22 Pembaruan batas dusun 17-18 Mei 2017
23 Pekan olahraga 19-20 Mei 2017
3. Laporan dan Hasil Evaluasi Program
Tabel 1.5
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Penyusunan buku laporan akhir KKN
26 Mei-08 Juni 2017 2 Penyelesaian buku laporan 08 - 19 Juni 2017 3 Pengesahan dan penerbitan
buku laporan
02 Juli 2017
4 Penyerahan buku laporan akhir KKN ke P2M
14|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
5 Penyerahan buku laporan akhir KKN ke Kepala Desa dan Seluruh Mahasiswa KKN
04 Juli 2017
H. Pendanaandan Sumbangan
Adapun pendanaan dan sumbangan dari setiap program kerja yang dilaksanakan, yaitu
a. Pendanaan
No. Uraian Asal Dana Jumlah
1
Kontribusi Mahasiswa Rp. 350.000,00 per mahasiswa
Rp. 3.500.000,00
2
Dana Penyertaan Program Pengabdian Masyarakat oleh P2M berupa Piala Lomba Keagamaan
Rp. 180.000,-
b. Sumbangan
No. Uraian Asal Dana Jumlah
1 MPM 10 buah Al-Qur’an
Donatur 8 buah Al-Qur’an
2
Donatur 40 buah buku
tuntunan salat dan 50 buah buku doa harian
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 15
4 Donatur Balok, peralatan triplek dan
5 Donatur Rp. 200.000,00
c. Dana kegiatan
No. Kegiatan Jumlah
1 Seminar desa Rp. 250.000,00
2 Perlengkapan Rp. 560.000,00
3
Pelatihan computer dan bimbingan bahasa Inggris untuk staff desa
Rp. 150.000,00
4 Sosialisasi UU
perkawinan
Rp. 450.000,00
5 English Day Rp. 345.000,00
6 Penomoran rumah Rp. 350.000,00
7 Pembuatan papan batas dusun
Rp. 225.000,00
8 Pekan olahraga Rp. 350.000,00
16|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
BAB II
METODE PELAKSANAAN PROGRAM
A. Metode Intervensi Sosial
Intervensi sosial dapat diartikan sebagai cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial. Pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.
Intervensi sosial adalah upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas. Dikatakan perubahan terencana agar upaya bantuan yang diberikan dapat dievaluasi dan diukur keberhasilannya. Intervensi sosial dapat pula diartikan sebagai suatu upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan, dalam hal ini individu, keluarga, dan kelompok. Keberhasilan sosial menunjuk pada kondisi di mana seseorang dapat berperan sebagaimana seharusnya sesuai dengan harapan lingkungan dan peran yang dimilikinya.
KKN UIN Alauddin Angkatan ke-55 menggunakan metode intervensi sosial dalam melakukan pendekatan kepada warga masyarakat di Desa Bolaromang sebagai salah satu metode dalam mengatasi masalah sosial dan sumber daya manusia (SDM) di Desa Bolaromang. Melalui pendekatan inilah bisa diketahui kemampuan dan kebutuhan masyarakat desa.
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 17
dibutuhkan oleh masyarakat dapat dikembangkan. Kemudian direalisasikan dengan membuat program kerja mencakup hal-hal yang dibutuhkan dengan menitikberatkan pada program pendidikan dan keagamaan. Hal ini dilakukan dengan melihat masih kurangnya kesadaran masayarakat terhadap pentinnya pendidikan dan keagamaan baik untuk dirinya maupun generasi mudanya termasuk anak-anaknya. Olehnya itu program-proram seperti mengajar disekolah, mengadakan les bahasa Inggris, try out, mengajar mengaji, pembinaan TPA, festival anak sholeh dsb.
Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan harapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa.
1. Prinsip-prinsip Dasar Intervensi Sosial
Bertitik tolak dari pandangan bahwa seorang kelayan adalah individu yang unik, yang dapat mengambil keputusanbagi dirinya sendiri, dan intervensi sosial itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial masyarakat, intervensisosial itu dilaksanakanberlandaskan pada prinsip-prinsip dasar berikut:
1. Akseptans
Prinsip ini memberikan tuntunan kepada penyantun agar pada pertemuan awal dengan kelayan dia dapat memahami bentukpenampilan kelayan. Penyantun diharapkan dapat menerima kelayan dengan penampilan apa adanya
2. Individualisasi
Seorang individu berbeda dari individu lainnya karena keunikannya. Karena itu pelayanan (bantuan) terhadap seorang kelayan harus disesuaikan dengan keunikannya tersebut
18|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Ada dua macam bentuk komunikasi, yang verbal dan non verbal. Kedua bentuk komunikasiitu bersifat komplementer dan penyantun berkewajiban untuk merekam bentuk non verbal sebaik-baiknya karena informasi yang diperolehnya akan memperlengkapi informasi yang disampaikan secara verbal
4. Partisipasi
Pada akhir dari proses bantuan kelayan diharapkan dapat pulih keberfungsian sosialnya. Untuk mencapai kemampuan itu kelayan dilatih secara bertahap untuk berpartisipasi dalam kegiatan memecahkan masalahnya sendiri;
5. Rahasia jabatan
Sesuai dengan etika profesi yang dianut penyantun berkewajiban untuk tetap merahasiakan segala informasi mengenai identitas kelayan dan permasalahannya, sebagai wujud dariprinsip memegangrahasia jabatan; 6. Self-awareness
Prinsip ini mengingatkan kepada penyantun bahwa ia adalah manusia biasa, yang memiliki kelemahan dan kekuatan. Dalam menjalankan tugasnya penyantun diharapkan tidak menjadi sombong ataupun takabur, tetapi berpegang pada deskripsi tugasnya.
2. Tujuan Intervensi sosial
Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kodisi sejahteraan akan, semakin mudah dicapai. Kondisi sejahtera dapat terwujud manakala jarak antara harapan dan kenyataan tidak terlalu lebar.melalui intervensi sosial hambatan-hambatan sosial yang dihadapi kelompok sasaran perubahan akan diatasi. Dengan kata lain, intervensi sosial berupa memperkecil jarak antara harapan lingkungan dengan kondisi riil klien.
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 19
Fungsi dilakukannya dalam pekerjaan sosial, diantaranya: 1. Mencari penyelesaian dari masalah secara langsung
yang tentunya dengan metode pekerjaan sosial. 2. Menghubungkan kelayan dengan system sumber 3. Membantu kelayan menghadapi masalahnya
4. Menggali potensi dari dalam diri kelayan sehingga bisa membantunya untuk menyelesaikan masalahnya
4. Tahapan dalam intervensi
Menurut pincus dan minahan,intervensial sosial meliputi tahapan sebagai berikut:
1) Penggalian masalah,merupakan tahap di mana pekerja sosial mendalami situasi dan masalah klien atau sasaran perubahan.Tujuan dari tahap penggalian masalah adalah
membantu pekerja sosial dalam
memahami,mengindetifikasi,dan menganalisis factor-faktor relevan terkait situasi dan masalah tersebut,pekerja sosial dapat memutuskan masalah apa yang akan ia selesaikan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.panggilan masalah apa yang akan ia selesaiakan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.penggalian masalah terdiri dari beberapa konten,di antaranya
Identifikasi dan penentuan masalah
Analisis dinamika situasi sosial
Menentukan tujuan dan target
Menentukan tugas dan strategi
Stalibilitasi upaya perubahan
2) Pengumpulan data, merupakan tahap di mana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan. Dalam memalukan pengumpulan data, terdapat tiga cara yang dapat dilakukan yaitu: pertanyaan, observasi, penggunaan data tertulis.
20|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
4) Negosiasi kontrak, merupakan tahap di mana pekerja sosial menyempurnakan tujuan melalui kontrak pelibatan klien atau sasaran perubahan dalam upaya perubahan
5) Membentuk sistem aksi, merupakan tahap dimana pekerja sosial menentukan system aksi apa saja yang akan terlibat dalam upaya perubahan.
6) Menjaga dan menggkordinasiakan sistem aksi, merupakan tahap dimana pekerja sosial melibatkan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan perubahan.
7) Memberikan pengaruh 8) Terminasi
5. Jenis-jenis pelayanan yang diberikan adalah: 1) Pelayanan sosial
Pelayanan sosial diberikan kepada klien dalam rangka menciptakan hubungan sosial dan penyusaian sosial secara serasi dan harmonis diantara lansia, lansia dan keluarganya, lansia dan petugas serta masyarakat sekitar.
B. Pendekatan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Pengertian Problem Solving
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 21
sedangkan langkah-langkah berikutnya sampai dengan penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif dan spesifik.
Jika melihat kondisi masyarakat desa yang berada di desa Bolaromang timbul beberapa permasalahan yang membutuhkan sumbangsih pemikiran dalam pemecahan masalah tersebut. Metode pendekatan pemecahan masalah dipilih karena ada keinginan untuk merangkul semua elemen masyarakat desa yang berada di desa Bolaromang untuk bersama-sama menemukan solusinya. Permasalah yang paling mendasar di desa Bolaromang ini adalah permasalahan pendidikan, sebab rata- rata warga desa yang berada di pelosok-pelosok gunung hanya mengenyam pendidikan sampai SD atau SMP dan hanya sedikit yang merasakan bangku pendidikan sampai SMA apalagi bangku perkuliahan. Hal ini diperparah juga dengan sarana dan perasarana pendidikan yang belum merata dan memadai, sebab masih ada sekolah yang menggunakan ruangan kelas yang tak layak huni serta akses menuju sekolah dengan menempuh jarak yang cukup jauh untuk menuju ke sekolah.
22|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 23
BAB III
KONDISI DESA BOLAROMANG
A.Sejarah Desa Bolaromang
Secara Historis Bolaromang dikenal Sejak Zaman Penjajahan Belanda, yang mana dari kata “BOLAROMANG” Berasal dari Sebuah ungkapan dan semboyang para leluhur dengan istilah “ BALLA`ROMANG’ yang mempunyai Dari nama Desa Bolaromang mempunyai arti RUMAH HUTAN, makna dari Rumah adalah Tempat Berlindung atau bernaung masyarakat Desa Bolaromang dari segala sesuatunya, sementara Hutan, adalah Sumber dari segala penghidupan masyarakat Desa Bolaromang, contohnya air yang mengalir dari hutan tersebut untuk mengairi area Persawahan dan perkebunan serta di jadikan sumber air bersih di Desa Bolaromang dan air itu sendiri adalah urat nadi dari semua unsur kehidupan dan adalah urusan semua orang, jadi Desa Bolaromang adalah TEMPAT serta URAT NADI dari semua UNSUR KEHIDUPAN.
Sejak Terpisahnya Bolaromang dari Desa Kanreapia Yaitu pada tanggal 16 Mei 2006 dipimpin dengan sebutan Kepala Desa yang mana struktur, Nama pejabat dan periode pemerintahannya di susun sebagai berikut:
I. SYAMSUDDIN DG CACO` Tahun 2006
II. ABD.RAHMAN PATTA CORA (hasil Pemilu)Tahun2008-Sekarang.
24|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Sumber : dari hasil Wawancara dan Pengumpulan data dari: 1. P. MAPPI (Ketua Pemangku Adat Desa Bolaromang) 2. A.THAMRIN (mantan Kepala Dusun Bolaromang) 3. Abd.RAHMAN PATTA CORA (Mantan Kepala Desa
Bolaromang)
( bulan Pebruari 2011) Gambaran Umum Desa Bolaromang adalah usaha menggambarkan secara utuh tentang kondisi Desa. Data-data yang disusun diambil dari semua data yang tersedia dan bisa didapatkan. Selain menggunakan data-data yang ada gambaran umum Desa ini, diperkaya dengan data-data yang didapat dari hasil survey Pemetaan sosial, wawancara, Forum Grup Diskusi (FGD) dengan menggunakan metode CLAPP-GSI, maupun pengamatan secara langsung, merupakan bagian dari tahapan Participatory Rular Appraisal (PRA) dan Rapid Rular Appraisal (RRA).
Data yang dipakai untuk menggambarkan situasi atau keadaan kependudukan misalkan, dalam gambaran umum memakai data hasil survey serta melalui Sensus Peringkat Kesejahteraan Masyarakat (PKM). dalam bentuk indept interview dan Forum Grup Diskusi (FGD) kepada masyarakat umum. Hasil data ini memunculkan perbedaan dengan data yang ada di Desa Bolaromang. Setelah ditelusuri dan dicek ulang data yang ada di Desa adalah data yang disusun dari data hasil sensus penduduk. Sementara hasil sekarang ini dilakukan pada Bulan Desember 2010. Sehingga pada penyusunan dokumen Desa Bolaromang ini, memakai data yang aktual yang didapat dari hasil pendataan survey di lapangan.
B.Letak Geografis
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 25
Secara administrasi Desa Bolaromang terletak di Wilayah Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa, yang merupakan salah satu desa dari 8 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan TomboloPao. Wilayah Desa Bolaromang secara administrasi dibatasi oleh wilayah Kabupaten serta Desa tetangga. b. Jarak dari ibu kota Kecamatan 12 km.
dari Ibu Kota Kabupaten 78 km. dari Ibu Kota Propensi 88 km.
c. Luas Wilayah Desa Dalam Tata Guna Lahan
Luas Wilayah Desa Bolaromang 21,00 Km 2 terdiri dari :
1. Hutan Lindung : 100 ha Rukun Warga dan 4 Rukun Tetangga (RT),
1. RK 01 Lappara`na (2) RT 2. RK 02 Lappara`na (2) RT
26|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
1. RK 01 Bolaromang (2) RT 2. RK 02 Bolaromang (2) RT
3. Wilayah Dusun Langkoa terdiri dari 2 (Dua) Rukun Warga dan 4 (Empat) Rukun Tetangga.
1. RK 01 Langkoa (2) RT 2. RK 02 Langkoa (2) RT
C.Demografis
Berdasarkan data administrasi pemerintahan Desa Bolaromang, jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi, jumlah total 1012 Jiwa. Dengan perincian penduduk berjenis kelamin laki-laki berjumlah 499 Jiwa, sedangkan berjenis kelamin perempuan 513 Jiwa
Berkaitan dengan data penduduk pada saat itu terlihat dari laporan hasil sensus Kader pemberdayaan Masyarakat (KPM) Desa Bolaromang dalam rangka penetapan Peringkat Kesejahteraan Masyarakat (PKM) pada akhir Bulan Desember 2010 dengan menggunakan alat kajian dengan system Penjajakan pendataan langsung di masyarakat dan di jadikan sebagai Bank Data Desa, untuk kepentingan pembangunan masyarakat, perkembangan penduduk Desa Bolaromang yang setiap bulan disampaikan pada Pemerintah Kabupaten melalui Kantor Camat Tombolo Pao. Sebagaiman data yang terdapat pada tabel di bawah ini.
Data Penduduk Dusun Lappara`na Desa Bolaromang No Jenis Kelamin Jumlah Presentase
(%)
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 27
Dusun Lappara`na Desa Bolaromang
No Umur L Pendidikan
Anak Usia Dini
Jumlah Presentase %
1 0 – 3
Data Penduduk Dusun Bolaromang Desa Bolaromang
No Jenis Kelamin Jumlah Presentase (%)
1 Laki-laki 142 39,33 %
2 Perempuan 219 60,66 %
T o t a l 361 100 %
28|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Jumlah Penduduk Menurut Golongan Umur Dusun Bolaromang Desa Bolaromang
No Umur L Pendidikan
Anak Usia Dini
Jumlah Presentase %
1 0 – 3
Data Penduduk Dusun Langkoa Desa Bolaromang
No Jenis Kelamin Jumlah Presentase (%)
1 laki-laki 178 59,33 %
2 Perempuan 122 40,66 %
T o t a l 300 100 %
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 29
Jumlah Penduduk Menurut umur Dusun Langkoa Desa Bolaromang
No Umur L Pendidikan
Anak Usia Dini
Jumlah Presentase %
1 0 – 3
Data Penduduk Desa Bolaromang Kecamatan Tombolo Pao
No Jenis Kelamin Jumlah Presentase (%)
1 Laki-laki 468 46,24 %
2 Perempuan 544 53,75 %
T o t a l 1.012 100 %
Sumber data ; Hasil Sensus (KPM) Ds Bolaromang Desember 2010
30|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Seperti dilihat pada Tabel 6 - 11 yang menggambarkan jumlah penduduk setiap Lingkungan dan pada Tabel `12 di atas tercatat jumlah total penduduk Desa Bolaromang 1.012 Jiwa, terdiri dari 499 Jiwa laki-laki (46,24 %), dan 544 Jiwa Perempuan (53,75 %) dari jumlah total tercatat.
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 31
sifatnya permanen maupun yang hanya tinggal sementara. Sebagaimana data tersebut pada Tabel. 13 di bawah ini
Data hasil sinkronisasi pendataan Pemerintah Desa Bolaromang dengan BPS. 2009
No Jenis Kelamin Jumlah Presentase
(%)
1 Laki-laki 481 Jiwa 51,23 %
2 Perempuan 458 Jiwa 48,77 %
T o t a l 939 jiwa 100 %
Sumber ; Data Tombolo Pao dalam angka, Badan Pusat Statistik Kab Gowa 2009
Pendidikan
Pendidikan adalah salah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya keterampilan kewirausahaan dan pada gilirannya akan mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan demikian akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika pikir atau pola pikir individu, selain itu akan mempermudah menerima informasi yang lebih maju.
Di bawah ini tabel yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Bolaromang Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa.
Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenjang Pendidikan
32|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
No Jenjang Pendidikan Jumlah
Presentase dari
Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Dusun Bolaromang Tahun 2010.
No Jenjang Pendidikan Jumlah
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 33
Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenjang
Pendidikan Dusun Lappara`na Tahun 2010.
No Jenjang Pendidikan Jumlah
Presentase
34|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenjang Pendidikan Dusun Langkoa Desa Bolaromang Tahun 2010
No Jenjang Pendidikan Jumlah
Presentase
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 35
yang mampu menyelesaikan sampai pada perguruan tinggi sebanyak 21 orang atau sekitar 02,07 % dari jumlah penduduk Desa Bolaromang.
Mata Pencaharian
Secara umum mata pencaharian masyarakat Desa Bolaromang dapat teridentifikasi kedalam beberapa bidang mata pencaharian,seperti Petani,Buruh tani, Pedagang, Wirausaha/jualan, PNS/TNI/Polri, pensiunan, Pertukangan, sopir, sebagaimana dalam table 12 di bawah ini.
Jumlah penduduk Menurut Mata Pencaharian Desa Bolaromang Tahun 2010
No Macam Pekerjaan Jumlah Presentase dari
jumlah penduduk
1 PNS 5 00,49 %
2 Polri 1 00,09 %
3 TNI 1 00,09 %
4 Pensiunan/LVRI 10 00,98 %
5 Pedagang 25 02,47 %
6 Petani 751 44,56 %
7 Pertukangan 124 12,25 %
8 Wirausaha/jualan 12 01,18 %
9 Peternak. 2 00,18 %
10 Buruh Tani 51 05,03 %
10 Perbengkelan - -
11 Jasa 1 00,09 %
36|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
13 Sopir 5 00,49 %
14 Ojek 2 00,18 %
15 Tenaga honor 22 02,17 %
Jumlah 1.012 100 %
Sumber data: Hasil Sensus (KPM) Ds Bolaromang Desember 2010
Selanjutnya data jumlah penduduk menurut mata pencaharian di tiap Dusun Desa Bolaromnag sesuai tabel di bawah ini :
Jumlah penduduk Menurut Mata Pencaharian Dusun Bolaromang Tahun 2010
No Macam Pekerjaan Jumlah Presentase dari jumlah penduduk
1 PNS 1 00,27 %
2 TNI - -
3 Pensiunan 4 01,10 %
4 Pedagang 10 02,77 %
5 Petani 274 75,90 %
6 Pertukangan 85 23,54 %
7 Wiraswasta/jualan 7 01,93 %
8 Sopir 3 00,83 %
9 Perbengkelan - -
10 Jasa - -
11 Ojek 1 00,27 %
12 Buruh Tani 35 09,69 %
13 Tenaga Honor 12 03,32 %
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 37
Jumlah 361 100 %
Sumber data: Hasil Sensus (KPM) Ds Bolaromang Desember 2010
Jumlah penduduk Menurut Mata Pencaharian Dusun Lappara`na Tahun 2010
No Macam Pekerjaan Jumlah Presentase dari jumlah penduduk
1 PNS 2 00,55 %
2 Polri - -
3 TNI - -
4 Pensiunan 4 01,10 %
5 Pedagang 10 02,77 %
6 Petani 311 88,60 %
7 Pertukangan 12 03,41 %
8 Wiraswasta/jualan 3 00,85 %
9 Peternak. 2 00,56 %
10 Sopir 1 00,28 %
10 Perbengkelan - -
11 Jasa - -
12 Ojek 1 00,28 %
13 Buruh tani 2 00,56 %
14 Karyawan Swasta - -
15 Tenaga Honor 4 01,10 %
Jumlah 351 100 %
Sumber Data : Hasil Sensus (KPMD) Ds Bolaromang Desember 2010
38|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
No Macam Pekerjaan Jumlah Presentase dari jumlah penduduk
1 PNS 2 00,66 %
2 Polri 1 00,33 %
3 TNI 1 00,33 %
4 Pensiunan 2 00,66 %
5 Pedagang 5 01,66 %
6 Petani 166 55,33 %
7 Pertukangan 27 0,09 %
8 Wiraswasta/jualan 2 00,66 %
9 Peternak. - -
10 Sopir 1 00,33 %
11 Jasa 1 00,33 %
12 Ojek - -
13 Buruh tani 14 04,66 %
14 Tenaga Honor 6 0,02 %
Jumlah 300 100 %
Sumber data: Hasil Sensus (KPM) Ds Bolaromang Desember 2010
Berdasarkan tabulasi data tersebut teridentifikasi di Desa Bolaromang jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian 44,56 % dari jumlah penduduk secara keseluruhan.
Kehidupannya tergantung disektor PNS 00,49 % petani 44,56 % dan serta Wiraswasta/Jualan 01,18 % dari total jumlah penduduk.
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 39
Terbanyak kedua adalah sektor Pertukangan dengan 12,25 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 1,24 % dari total jumlah penduduk
Sektor Buru Tani menempati urutan ketiga dari hasil presentase sebanyak 05,03 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan. Sementara urutan ke empat berada pada sector Pedagang dari hasil presentase sebanyak 02,47 % dan yang mempunyai presentase terkecil Polri / TNI Jasa atau 00,09 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan.
Dengan demikian dari data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Bolaromang memiliki secara umum atau sekitar 80 % hidupnya bergantung di sector pertanian, dan dari gambaran diatas menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bolaromang memiliki alternative pekerjaan selain bertani terutama di Dusun Bolaromang,Langkoa masih banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil hutan Rakyat antara lain membuat Gula areng. Selain itu pula masih banyak penduduk yang keluar desa atau kekota mengadu nasib dengan pekerjaan lain. Peringkat Kesejahteraan masyarakat ( PKM) dengan menggunakan 9 Indikator Lokal Desa Yang di susun bersama Masyarakat dengan menggunakan metode CLAPP-GSI (musyawarah pengambilan keputusan dengan mengutamakan peran Perempuan, kaum muda, orang miskin dan yang termarginalkan) berikut hasilnya :
Hasil Peringkat Kesejahteraan masyarakat (PKM) Desa Bolaromang
1. Kaya : 23 kk 2. Sedang :177 kk 3. Miskin : 73 Kk 4. Sangat Miskin : 74 kk
Hasil Peringkat Kesejahteraan masyarakat ( PKM) Dusun Bolaromang.
40|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
4. Sangat Miskin : 25 kk
Hasil Peringkat Kesejahteraan masyarakat ( PKM) Dusun Lappara`na
1 Kaya : 9 kk 2. Sedang : 40 kk 3. Miskin : 22 kk 4. Sangat Miskin : 30 kk
Hasil Peringkat Kesejahteraan masyarakat ( PKM) Dusun Langkoa
1. Kaya : 6 kk 2. Sedang : 49 kk 3. Miskin : 25 kk 4. Sangat Miskin : 19 kk
Kalender Musim Desa Bolaromang
Kegiatan-kegiatan dalam daur kehidupan masyarakat, sangat dipengaruhi oleh siklus musim, seperti musim tanam menjelang musim hujan, musim panen setelah padi menguning, musim paceklik bila musim kemarau terlampau panjang. Juga kegiatan atau peristiwa sosial seringkali berkaitan dengan peristiwa-peristiwa musim itu, seperti pesta adat dan perkawinan setelah panen berhasil, merantau atau imigrasi ke kota ketika musim paceklik.
Dengan mengenali dan mengkaji pola-pola musim ini akan terlihat pola kehidupan masyarakat yang merupakan informasi penting sebagai dasar pengembangan program.
Melalui diskusi kelompok masayarakat yang dilakukan di tiap-tiap dusun di desa Bolaromang maka muncul informasi sebagai berikut :
Analisa Infomasi di Dusun Lappara`na
a. Iklim dan ketersediaan air
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 41
mulai bulan mei hingga oktober . pada bulan September sampai November suplai air menurun malah banyak mata air yang kering
b. Pola Tanam/panen
- padi mulai ditanami pada bulan januari dan panen pada bulan Juni
- jagung : tanam bulan agustus, panen oktober – november
- Kopi dipanen pada bulan juni-juli - Mangga, Panen bulan januari
- Sayuran tanam juni – september dan panen september - desember
c. Harga produksi pertanian
- Beras Rp.4.000 – Rp 4.500 /liter - Kopi Rp. 1.500 /ltr (kopi biji) - Sayuran, harga tidak menentu. d. Peternakan
- Cara beternak pada umumnya sebagai sampingan terutama pada ternak sapi karena dipelihara untuk dijadikan sebagai tenaga untuk membajak sawah, sistem beternak yaitu mengikuti musim tanam, apa bila sawah ditanami maka ternak sapi di kandangkan dan pakannya di antarkan kekandang, dan setelah panen ternak di Ikat diarea persawahan. Untuk persiapan pakan apabila musim tanam padi tiba,maka Petani menanam rumput Gaja di sekitar area Persawahan / Perkebunan.
Analisa informasi di dusun Bolaromang
a. Iklim dan ketersediaan air
42|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
- Kopi dipanen pada bulan juni-juli - Mangga, Panen bulan januari
- Sayuran tanam juni – september dan panen september - desember
c. Harga produksi pertanian
- Beras Rp.4.000 – Rp 4.500 /liter - Kopi Rp. 1.500 /ltr (kopi biji) - Sayuran, harga tidak menentu. d. Peternakan
- Cara beternak pada umumnya sebagai sampingan terutama pada ternak sapi karena dipelihara untuk dijadikan sebagai tenaga untuk membajak sawah, sistem beternak yaitu mengikuti musim tanam, apa bila sawah ditanami maka ternak sapi di kandangkan dan pakannya di antarkan kekandang, dan setelah panen ternak di Ikat diarea persawahan. Untuk persiapan pakan apabila musim tanam padi tiba,maka Petani menanam rumput Gaja di sekitar area Persawahan / Perkebunan.
Analisa infomasi di Dusun Langkoa
a. Iklim dan ketersediaan air
Musim hujan berawal pada bulan November dan berakhir pada bulan april, sedangkan musim kemarau mulai bulan mei hingga oktober . pada bulan September sampai November suplai air menurun malah banyak mata air yang kering
b. Pola Tanam/panen
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 43
- jagung : tanam bulan agustus, panen oktober – november
- Kopi dipanen pada bulan juni-juli - Mangga, Panen bulan januari
- Sayuran tanam juni – september dan panen september - desember
c. Harga produksi pertanian
- Beras Rp.4.000 – Rp 4.500 /liter - Kopi Rp. 1.500 /ltr (kopi biji) - Sayuran, harga tidak menentu.
d. Peternakan
Cara beternak pada umumnya sebagai sampingan terutama pada ternak sapi karena dipelihara untuk dijadikan sebagai tenaga untuk membajak sawah, sistem beternak yaitu mengikuti musim tanam, apa bila sawah ditanami maka ternak sapi di kandangkan dan pakannya di antarkan kekandang, dan setelah panen ternak di Ikat diarea persawahan. Untuk persiapan pakan apabila musim tanam padi tiba,maka Petani menanam rumput Gaja di sekitar area Persawahan / Perkebunan.
D. Kondisi dan Ciri Geologis Wilayah
44|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Dalam wilayah Desa Bolaromang terdapat kawasan hutan lindung dengan luas 100 ha dan hutan rakyat seluas 60 ha,dimana hutan tersebut merupakan sumber mata air dan area perkebunan berupa tanaman keras seperti Cengkeh,kopi,nangka dan lain-lain,
Di Desa Bolaromang secara umum kondisi tanahnya gembur dan subur semua jenis tanaman bisa tumbuh baik berupa palawija maupun tanaman jangka panjang.
1. Aspek Sosial Budaya
Perspektif budaya masyarakat di Desa Bolaromang masih sangat kental dengan budaya Makassar, walaupun budaya-budaya dari suku lain misalnya Bugis dan budaya dari suku lainnya juga ada. Hal ini dapat dimengerti karena hampir semua Desa di Kabupaten Gowa masih kuat pengaruh Kerajaan Gowa.
Dari latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Didalam hubungannya dengan agama yang dianut misalnya, Islam sebagai agama mayoritas dianut masyarakat, dalam menjalankannya sangat kental tradisi budaya Makassar.
Tradisi budaya Makassar sendiri berkembang dan banyak dipengaruhi ritual-ritual atau kepercayaan masyarakat sebelum agama Islam masuk. Hal ini menjelaskan mengapa peringatan – peringatan keagamaan yang ada dimasyarakat terutama Islam,yang mayoritas masyarakat beragama islam dalam menjalankannya muncul kesan nuansa tradisinya. Atau kegiatan-kegiatan budaya yang bercampur dengan nuansa agama Islam. Contoh yang kita biasa lihat adalah peringatan
Maulid, Isra’ Mi’raj, kegiatan Abbarasanji, dan sebagainya..
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 45
Misalnya. Tradisi “Angnganre Pare Beru’’ dilaksanakan pada saat Usai Panen padi.
Tetapi yang perlu diwaspadai adalah muncul dan berkembangnya pemahaman keyakinan terhadap agama ataupun kepercayaan tidak berakar dari pemahaman terhadap tradisi dan budaya masyarakat yang sudah ada. Hal ini mengakibatkan munculnya kerenggangan sosial di masyarakat dan gesekan antara masyarakat.
2. Jumlah Institusi lokal Desa
46|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
BAB IV
DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN DI
DESA BOLAROMANG
A. Kerangka Pemecahan Masalah
Dalam mempermudah analisis terhadap satu per satu permasalahan desa dapat dilakukan dengan menggunakan metode Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats). Metode analisis SWOT adalah metode praktis yang digunakan untuk mencari tahu kekuatan, kelemahan, kesempatan dan hambatan dari setiap permasalahan. Dalam suatu permasalahan, dapat digali kekuatan atau potensi yang sudah dimiliki, kemudian dicari kelemahan yang ada sehingga hal tersebut menjadi suatu permasalahan. Lebih jauh lagi, upaya pemecahan masalah digali melalui kesempatan atau dukungan suportif yang dimiliki serta meluruskan hambatan yang ada. Penjelasan permasalahan desa melalui metode analisis SWOT akan diuraikan per dusun atau perlokasi binaan KKN, yaitu :
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 47 program-program sebagai berikut :
- Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah - Bimbingan Belajar
- Try Out bahas Inggris dan Matematika anak MTs - Les bahasa Inggris anak SD
- English day untuk SD, MI dan MTs
Matrik SWOT Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
48|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar program program sebagai berikut:
- Kerja Bakti - Jumat Bersih - Gotong Royong
- Sosialisasi UU Perkawinan
- Pelatihan komputer dan bahasa Inggris untuk staf desa - Pekan Olahraga
Matrik SWOT Bidang Keagamaan
Strenghts Weakness Opportuniti
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 49 program program sebagai berikut:
- Mengajar Mengaji - Pembinaan TK/TPA - Pengadaan Al-Qur’an
- Isra Mi’raj
- Jumat ibadah
- Festival Anak Sholeh
Matrik SWOT Bidang Pembangunan
Strenghts Weakness Opportuniti
50|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat
Adapun program kerja wajib KKN angkatan 55 Desa Bolaromang Kec. Tombolo Pao Kab. Gowa yaitu :
No. Uraian Kegiatan keterangan
1 Mengajar di Masjid (Tilawah) Terlaksana
2 Les bahasa Inggris Terlaksana
3 Seminar desa Terlaksana
4 Mengajar di sekolah Terlaksana
5 Mengajar TK/TPA Terlaksana
6 Jumat ibadah Terlaksana
7 Pelatihan computer dan bimbingan bahasa Inggris untuk staff desa
Terlaksana fasilitas yang
cukup untuk belajar. 2. masyarakat sangat
mendukung program kerja di bidang pembangunan
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :
- Pengadaan buku tuntunan salat - Pengadaan buku do’a harian
- Pengadaan Papan Nama dan nomor rumah - Pembuatan batas dusun
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 51
8 English Day Terlaksana
9 Masjidku Bersih Terlaksana
10 Try Out bahas Inggris Terlaksana
11 Try Out Matematika Terlaksana
12 Penomoran rumah Terlaksana
13 Sosialisasi UU Perkawinan Terlaksana
14 Isra Mi’raj Terlaksana
15 Penataan halaman kantor desa Terlaksana
16 Festival anak sholeh Terlaksana
17 Pembaruan batas dusun Belum selesai
18 Pekan olahraga Terlaksana
1. Kegiatan belajar mengajar di sekolah
Bidang Pendidikan
Nama Kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah
Tempat SDI Bolaromang dan MI Ma’arif Bolaroamng
Tanggal 5 April- 11 Mei 2017
Lama pelaksanaan 1 bulan 6 hari
Tim Pelaksana Seluruh Anggota Kelompok
Tujuan Membantu tenaga pengajar untuk
mengajar di sekolah
Sasaran Murid SDI Bolaromang dan MI Ma’arif Bolaromang
52|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 53
2. Try Out bahasa Inggris dan Matematika
Bidang Pendidikan
Nama Kegiatan - Try Out bahas Inggris dan Matematika anak MTs
Tempat MTs Ma’arif Bolaromang
Tanggal 27-28 April 2017
Lama pelaksanaan 2 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab: Nurul Ainun Bosra dan Junari
Kontributor : Seluruh Anggota Kelompok
Tujuan Untuk memberikan pelajaran tambahan
kepada siswa MTs Ma’arif Bolaromang
untuk persiapan ujian
54|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Target Diharapkan siswa MTs Ma’arif Bolaromang dapat terbantu mengerjakan soal-soal ujian
Deskripsi kegiatan Melihat siswa kelas 3 MTs yang akan menghadapi ujian nasional tentunya sangat membutuhkan persiapan dan latihan demi untuk mendukung kelancaran proses ujian tersebut. Melihat kondisi ini maka mahasiswa KKN mengadakan kegiatan Try Out untuk memberikan pelajaran dan latihan untuk membantu siswa dalam hal teknik pelaksanaan ujian nasional. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 55
3. Les bahasa Inggris
Bidang Pendidikan
Nama Kegiatan Les bahasa Inggris
Tempat Posko KKN
Tanggal 2 April – 20 Mei 2017
Lama pelaksanaan 1 bulan 18 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab :Nurul Ainun Bosra
Tujuan Memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada anak-anak
Sasaran Anak-anak desa Bolaromang
Target Diharapkan anak-anak mampu mengetahui hal-hal yang mendasar tentang bahasa Inggris
Deskripsi kegiatan Anak-anak di desa Bolaromang masih kurang tahu dan memahami pelajaran bahasa Inggris. Maka dari itu mahasiswa KKN mengadakan kegiatan les Bahasa Inggris untuk mengenalkan kepada anak-anak terkait dengan bahasa inggris mulai dari hal-hal yang mendasar. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam.
Hasil Kegiatan Terlaksana
Keberlanjutan program
Program berlanjutan
4. English Day
Bidang Pendidikan
Nama Kegiatan English day
Tempat MI Ma’arif Bolaromang dan SDI
Bolaromang
56|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Lama pelaksanaan 1 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Nurul Ainun Bosra Kontributor : Seluruh Anggot Kelompok
Tujuan Membantu anak-anak belajar bahasa Inggris dengan metode belajar sambil bermain melalui English Day
Sasaran Siswa MTs Ma’arif Bolaromang, siswa SDI Bolaromang, siswa MI Ma’arif Bolaromang Target Diharapkan peserta bisa lebih mudah belajar
dan memahami bahasa Inggris dengan metode belajar sambil bermain
Deskripsi kegiatan Para siswa memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk belajar bahas Inggris. Maka dari itu mahasisswa KKN mengadakan kegiatan English Day sebagai wadah para siswa untuk belajar. Metode yang digunakan yaitu belajar sambil bermain dan belajar didalam dan diluar ruangan. Metode ini digunakan untuk memudahkan para peserta dalam mengenal dan memahami bahasa Inggris
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 57
5. KerjaBakti
Bidang Sosial dan kemasyarakatan Nama Kegiatan Kerja Bakti
Tempat Jalan desa Bolaromang
Tanggal 09 April 2017
Lama pelaksanaan 1 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Haidir
Kontributor : SeluruhAnggota Kelompok
58|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
bersih
Sasaran Jalan desa Bolaromang
Target Membiasakan masyarakat hidup bersih, dan Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap inprastruktur jalan raya
Deskripsi kegiatan Kebersihan merupakan hal yang sangat penting di sebuah desa. Selain karena bersih itu sehatjuga kebersihan itu mendukung terciptanya pemandangan yang indah. Maka kegiatan kerja bakti ini diadakan untuk membiaskan masyarakat hidup bersih dan juga membangun kebersamaan.
Hasil Kegiatan Terlaksana
6. Jumat bersih
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nama Kegiatan Jumat bersih
Tempat Masjid Muhajirin dan Masjid Al-Mujahidin Bolaromang
Tanggal 27 April,5 Mei, 11 Mei 2017
Lama pelaksanaan 3 Hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab :Andi Muhammad Naufal
Kontributor :Seluruh Anggota Kelompok
Tujuan Mewujudkan Masjid yang bersih Sasaran Masyarakat desa Bolaromang
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 59
Deskripsi kegiatan Masjid merupakan tempat peribadatan bagi umat Islam. Maka kebersihan suatu Masjid harus tetap terjaga. Maka dari itu kegiatan Jumat Bersih ini diadakan untuk mewujudkan suasana Masjid yang bersih. Kegiatan ini dilaksanakan rutin sebanyak 4 kali selama 2 bulan. Diharapkan kegiatan ini dapat membiasakan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan Masjid
Hasil Kegiatan Terlaksana
7. Gotong Royong
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nama Kegiatan Gotong royong
60|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
Tanggal 02 April 2017
Lama pelaksanaan 1 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab :Sally Ramadani Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok Tujuan Untuk membantu masyarakat dalam
pembangunan masjid
Sasaran Masjid Masjid Al-Mujahidin
Target Menumbuhkan rasa kepedulian dan kerja sama
Deskripsi kegiatan Gotong royong merupakan bentuk kepdulian dan membangun kerja sama. Maka mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan gotong royong ini untuk membantu masyarakat dalam perbaikan bangunan Masjid desa dan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya membangun kebersamaan di dalam masyarakat
Hasil Kegiatan Terlaksana
8. Sosialisasi UU Perkawinan
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nama Kegiatan Sosialisasi UU perkawinan
Tempat Kantor desa Bolaromang
Tanggal 02 Mei 2017
Lama pelaksanaan 1 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Jumardi
Kontributor : Seluruh Anggota Kelompok
KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar | 61
Sasaran Masyarakat desa Bolaromang
Target Memberikan pemahaman kepada
masyarakat pentingya pengetahuan terhadap UU Perkawinan
Deskripsi kegitan Permaslahan perkawianan masih menjadi masalah di tengah masyarakat. Oleh karena masyarakat masih cenderung bersikap apatis dan masih mengikuti hukum adat yang ada dan juga kurangnya pemahaman tentang Undang-undang perkawinan. Maka kegiatan sosialisasi ini diadakan untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang undang-undang perkawianan.
62|KKN Angkatan-55 UIN Alauddin Makassar
9. Pelatiham computer dan Bahasa Inggris Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nama Kegiatan Pelatihan komputer dan bahasa Inggris
Tempat Kantor desa Bolaromang
Tanggal 17 April 2017
Lama pelaksanaan 1 hari
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Andi Muhammad Naufal
Kontributor : Seluruh
Anggota
Kelompok
Tujuan Meningkatkan skil staf desa
Sasaran Staf desa Bolaromang
Target Meningkatkan kemampuan staf desa dalam penggunaan computer dan berbahasa Inggris
Deskripsi kegiatan Kemampuan mengoperasikan computer merupkakan hal yang sangat dibutuhkan oleh staff desa dalam kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Begitupun dengan bahasa Inggris. Bahasa inggris diajarkan terkait dengan kegiatan sehari-hari di kantor desa. Kegiatan pelatihan computer dan bahasa Inggris ini diadakan untuk meningkatkan skil dari staff desa. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari.