• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK, POTENSI, DAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAH ULTISOL UNTUK PENGEMBANGAN PERTANIAN LAHAN KERING DI INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KARAKTERISTIK, POTENSI, DAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAH ULTISOL UNTUK PENGEMBANGAN PERTANIAN LAHAN KERING DI INDONESIA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Informasi potensi air tanah merupakan salah satu acuan yang sangat penting dalam pengelolaan air pada lahan kering baik untuk pemanfaatan aktivitas rumah tangga maupun untuk

Kemasaman tanah dan kadar Al yang tinggi merupakan masalah utama, sedangkan hara N-total, P-tersedia dan K- dd yang rendah merupakan masalah berikutnya yang menjadi

Nilai kejenuhan Al yang tinggi terdapat pada tanah Ultisol dari bahan.. sedimen dan granit (> 60%), dan nilai yang rendah pada tanah Ultisol

Pengembangan kedelai pada lahan kering masam akan dihadapkan kepada kondisi tanah yang kurang subur karena rendah pH (4,3-5,5), kandungan Al tinggi, kandungan bahan

Status kesuburan tanah didasarkan pada PPT yang mengacu pada KTK tanah, nilai kejenuhan basa, kandungan bahan organik, P tersedia dan K tersedia, hasil analisis

Syahputra dkk., (2015) menyatakan bahwa ultisol memiliki kejenuhan Al yang tinggi, pH rendah, dan kadar organik dalam tanah yang rendah sehingga unsur hara tersedia

Sedangkan sifat kimia pada tanah Ultisol yang berperan dalam menentukan sifat, ciri dan kesuburan tanah yakni kemasaman kurang dari 5,5, kandungan bahan organik rendah sampai

1) Tanaman sampingan/semusim yang digunakan harus tidak lebih tinggi dari tanaman pokok (kehutanan) serta dalam pengambilan zat hara pada tempat yang sama di dalam horizon tanah.