• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN PRODUK PERBANKAN SYARIAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGEMBANGAN PRODUK PERBANKAN SYARIAH"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN PRODUK PENGEMBANGAN PRODUK

PERBANKAN SYARIAH PERBANKAN SYARIAH

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Divisi Usaha Syariah

Disampaikan pada Seminar Bulanan

Masyarakat Ekonomi Syariah

Gedung BNI Lt-25

25 Maret 2009

(2)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa Hal 2

1. Persepsi Terhadap Produk Syariah

2. Pengembangan Produk & Product Life Cycle 3. Produk BNI Syariah

4. Hasanah Card

M A T E R I

M A T E R I - - 1 1

(3)

SURVEY KEPUASAN NASABAH ATAS SURVEY KEPUASAN NASABAH ATAS KUALITAS LAYANAN BANK SYARIAH KUALITAS LAYANAN BANK SYARIAH

& BANK KONVENSIONAL

& BANK KONVENSIONAL

63.6 62.0

63.3 66.3 65.2

65.5

65.7 64.4 58.2

66.2 67.7

62.4 64.5

71.4 68.3 64.1

65.3 64.1 63.6

65.0 65.4 61.7

61.9 61.6 61.0

61.3 61.7 55.2

57.9 58.6

66.2

54.8

63.2 65.2 64.1 62.4 57.4

59.7 59.1 Jumlah/ ketersediaan mesin ATM 58.7

Ketersediaan channel transaksi elektronik Ketersediaan beragam fasilitas trk pd e-channel Jumlah kantor cabangnya Kedekatan dengan rumah/ kantor/ kampus Pengetahuan staf thd produk & jasa keuangan Pelayanan staf Gedung kantornya megah/ bersih/ modern Jumlah produk yang ditawarkan Hadiah yang ditawarkan Tingkat suku bunga Biaya transaksi Kesesuaian dengan syariah/ kehalalan Keamanan/ tingkat resiko Return-nya dibandingkan tingkat inflasi Transparansi thd portofolio penempatan dana Variasi skema return yg ditawarkan Kemudahan pmahamn thd cara pnentuan return Transparansi bank dlm semua aspek keuangan Slg menguntungkan dlm kondisi bisnis apapun

50 60 70 80

Konvensional Syariah Source :

Grand Strategy - BI

Kepuasan nasabah terhadap jumlah produk yang

ditawarkan oleh perbankan

syariah lebih rendah dibanding

dengan konvensional

(4)

Page 4 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

INISIATIF STRATEGIS INISIATIF STRATEGIS

AKSELERASI PERBANKAN SYARIAH AKSELERASI PERBANKAN SYARIAH

Agar optimal dalam memanfaatkan fenomena global, perbankan syariah Indonesia harus melakukan inisiatif akselerasi luar biasa pengembangan pasar, termasuk

pengembangan produk.

Adopsi & harmonisasi standar akuntansi Standarisasi akuntansi

Pelengkap Utama Perbankan

Syariah

Menunjukkan bahwa perbankan syariah lebih variatif

Membantu penyebaran perbankan syariah

Menunjukkan bahwa perbankan syariah adalah trend global yang atraktif

Menjadikan perbankan syariah lebih universal

Pendukung Pengembangan

Perbankan Syariah

Internal marketing, peningkatan SDM berkualitas, jaringan & modal

Peningkatan kapasitas pengembangan

Target Islamic Scholar berkualitas internasional

Peningkatan kualitas Islamic Scholar

Akomodasi & harmonisasi prinsip & standar syariah

Prinsip & standar syariah yang berbeda

Harmonisasi ketentuan produk Perizinan produk

Mempercepat ketentuan khusus perpajakan Ketentuan khusus perpajakan

Mempercepat penerbitan UUPbS Penerbitan UUPbS

Regulator (BI, DSN, IAI)

Pendekatan baru branding & komunikasi Inovasi branding & komunikasi

Aktif berinovasi & mengadopsi produk &

layanan syariah Inovasi produk & layanan

INISIATIF ISU

DOMAIN

Adopsi & harmonisasi standar akuntansi Standarisasi akuntansi

Pelengkap Utama Perbankan

Syariah

Menunjukkan bahwa perbankan syariah lebih variatif

Membantu penyebaran perbankan syariah

Menunjukkan bahwa perbankan syariah adalah trend global yang atraktif

Menjadikan perbankan syariah lebih universal

Pendukung Pengembangan

Perbankan Syariah

Internal marketing, peningkatan SDM berkualitas, jaringan & modal

Peningkatan kapasitas pengembangan

Target Islamic Scholar berkualitas internasional

Peningkatan kualitas Islamic Scholar

Akomodasi & harmonisasi prinsip & standar syariah

Prinsip & standar syariah yang berbeda

Harmonisasi ketentuan produk Perizinan produk

Mempercepat ketentuan khusus perpajakan Ketentuan khusus perpajakan

Mempercepat penerbitan UUPbS Penerbitan UUPbS

Regulator (BI, DSN, IAI)

Pendekatan baru branding & komunikasi Inovasi branding & komunikasi

Aktif berinovasi & mengadopsi produk &

layanan syariah Inovasi produk & layanan

INISIATIF ISU

DOMAIN

Area Grand Strategy Pengem- bangan pasar.

Source :

Grand Strategy - BI

(5)

PENCITRAAN BARU PENCITRAAN BARU

BANK SYARIAH BANK SYARIAH

• Content: Beragam produk dengan skema variatif

• Context: Transparan agar adil bagi kedua belah pihak

• People: Kompeten dalam keuangan &

beretika

• Technology: IT system yg update &

user friendly

• Facility: Ahli investasi, keuangan dan syariah

Perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak

LEBIH DARI SEKEDAR BANK (BEYOND BANKING)

POSITIONING DIFFERENTIATION

BRAND

(6)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa Hal 6

1. Persepsi Terhadap Produk Syariah

2. Pengembangan Produk & Product Life Cycle 3. Produk BNI Syariah

4. Hasanah Card

M A T E R I

M A T E R I - - 2 2

(7)

Kerangka

Kerangka Dasar Dasar Pengembangan

Pengembangan Produk Produk

Stage-1 :Eksploitasi ide baru

Stage-2 : Pengembangan Konsep

• Tujuan Bank dalam mengembangkan produk baru.

• Kondisi pasar dan kebutuhan nasabah.

• Analisis kelayakan produk.

• Kriteria produk.

• Pengujian konsep.

Konsep Produk baru dapat diterima

?

revisi Tidak dilanjutkan

Stage-3 : Penyusunan estimasi secara ekonomis

YA!

TIDAK

• Memperkirakan anggaran / biaya dan jadual waktu

• Menghitung cost / benefit

• Memperkirakan pasar

• Menyusun strategi pemasaran

• Menentukan tenaga pemasaran

• Memperkirakan pendapatan yang bisa diperoleh Estimasi

secara ekonomis bisa

diterima ? Tidak dilanjutkan

Stage-4 : Melakukan Tes Pasar YA!

TIDAK revisi

• Melakukan tes pasar secara terbatas (pilot)

• Mengkaji sistem pemasaran, promosi, distribusi dan harga

Produk dapat diterima ? Tidak dilanjutkan

YA!

TIDAK

Stage-5 : Mass product / komersialisasi

revisi

• Mengkaji informasi hasi tes pasar

• Memperkenalkan produk kepada pasar (launching)

• Mass Product (melaksanakan seluruh strategi dan memantau kemajuannya)

(8)

Page 8 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

Product Management &

Product Management &

Product Development Value Chain Product Development Value Chain

Product Performance Monitoring &

Controlling Implementing

Product Management

& Development Program Product

Development Planning Program Analyzing for Product

Management & Development Program

• Melakukan analisis untuk pengembangan produk :

• Analisis lingkungan (internal & eksternal)

• Analisis perilaku nasabah

• Pemahaman karakter nasabah memilih produk

• Mengkaji pasar :

• Analisis struktur pasar

• Produk yang dibutuhkan

• Produk pesaing

• Segmentasi pasar.

• Product positioning

• Menyusun strategi Product Management & Product Development

• Perencanaan :

• Product Management Program

• Product Planning Program

• Managing product.

• Developing new product

• Launching program

• Product mix

• Monitoring product life cycle

• Feed back

Analisis Pasar VS eksisting • Segmen pasar

• Posisi produk

• Produk pesaing

SWOT

Product Management &

Product Development Planning

Strategi :

•Product Management

•Product Development :

• Product Re-engineering

• New Product

Idea generation

• Product Life Cycle

• Product Profitability

(9)

Product Life Cycle &

Product Life Cycle &

Strategi

Strategi Pemasaran Pemasaran

Marketing objective Marketing

objective Gain Awareness Gain Awareness Stress

differentiation Stress

differentiation Maintain brand loyalty

Maintain brand

loyalty Harvesting, deletion Harvesting, deletion

Competition

Competition None None Growing Growing Many Many Reduced Reduced Product

Product One One More versions More versions Full

product line Full

product line Best sellers Best sellers Price

Price Skimming or

penetration Skimming or

penetration Gain share, deal Gain share, deal Defend share, profit

Defend share,

profit Stay profitable Stay profitable Promotion

Promotion Inform, educate Inform, educate Stress competitive differences

Stress competitive

differences Reminder oriented Reminder

oriented Minimal

promotion Minimal promotion Place

(distribution) Place

(distribution) Limited Limited More outlets More outlets Maximum outlets Maximum outlets Fewer outlets Fewer outlets

Stage of the product life cycle

Sales revenue or profit

Introduction Growth Maturity Decline

+ 0

Total industry sales revenue

Total industry profit

(10)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa Hal 10

M A T E R I

M A T E R I - - 3 3

1. Persepsi Terhadap Produk Syariah

2. Pengembangan Produk & Product Life Cycle 3. Produk BNI Syariah

4. Hasanah Card

(11)

Berdiri tahun 2000 berdasarkan ketentuan UU No 10/1998

Berdiri tahun 2000 berdasarkan ketentuan UU No 10/1998

UUS terbesar dengan Assets 4,0 T dan didukung oleh 55 KCS, 655 SCO dan 2.325 ATM

UUS terbesar dengan Assets 4,0 T dan didukung oleh 55 KCS, 655 SCO dan 2.325 ATM

Mekanisme dual banking system memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati

layanan perbankan syariah dengan jaringan yang luas

Mekanisme dual banking system memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati

layanan perbankan syariah dengan jaringan yang luas

Menerapkan prinsip tata kelolaan perusahaan yang baik (GCG), dan Program Mengenal Nasabah (PMN) Menerapkan prinsip tata kelolaan perusahaan yang baik (GCG), dan Program Mengenal Nasabah (PMN) Menjalankan Fungsi Bisnis

dan Sosial (UPZ)

Menjalankan Fungsi Bisnis dan Sosial (UPZ)

Komitmen untuk

mendukung pertumbuhan dan perkem-bangan Usaha kecil dan Menengah (SME) Komitmen untuk

mendukung pertumbuhan dan perkem-bangan Usaha kecil dan Menengah (SME)

SEKILAS BNI SYARIAH SEKILAS BNI SYARIAH

BANK BNI

(12)

Page 12 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

Fungsi dan Peran BNI Syariah

Mengelola investasi dana nasabah

Mengelola zakat atau dana sosial lainnya

Menginvestasikan dana yang dimilikinya maupun dana nasabah

Investor

Penyedia Jasa Keuangan Kegiatan

Sosial Manajer Investasi

FUNGSI & PERAN BNI SYARIAH

FUNGSI & PERAN BNI SYARIAH

(13)

BNI iB Deposito BNI iB Giro BNI iB THI BNI iB Tabungan BNI iB Tapenas BNI iB Bisnis

BNI iB Tabungan Internasional

IMA Sukuk SBIS

SKBDN

Bank Garantee LC Impor/Expor Remittance

ATM

SMS Banking Internet Banking Phone Banking Point of Sale (EDC)

BNI iB Griya BNI iB Fleksi BNI iB Oto BNI iB Wirausaha BNI iB Tunas Usaha BNI iB Multijasa BNI iB Cerdas

BNI iB Pembiayaan THI Hasanah Card

Cash Management Agency

Tax Management

PRODUK BNI SYARIAH

PRODUK BNI SYARIAH

(14)

Page 14 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

FASILITAS FASILITAS

ATM

SMS & Mobile Banking Phone Banking

Kartu Belanja

Internet Banking

(15)

M A T E R I

M A T E R I - - 4 4

1. Persepsi Terhadap Produk Syariah

2. Pengembangan Produk & Product Life Cycle 3. Produk BNI Syariah

4. Hasanah Card

(16)

Page 16 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

‰ Cost atau biaya menjadi focal point.

‰ Kekhawatiran akan cenderung konsumtif menjadi salah satu barrier utama.

‰ Segmen ‘Pokoknya Syariah' memberi perhatian lebih pada benefit – benefit fungsional.

‰ Kelompok ‘Floating’ dan ‘Konvensional’ cenderung fokus pada biaya.

‰ Kelompok segmen ‘Floating’ yang terdiri dari segmen

“ikut arus” dan “sesuai kebutuhan” menjadi segmen yang memiliki potensi pasar terbesar.

PENELITIAN POTENSI PASAR PENELITIAN POTENSI PASAR

KARTU KREDIT SYARIAH

KARTU KREDIT SYARIAH

(17)

KONSEP PRODUK KONSEP PRODUK

HASANAH CARD HASANAH CARD

Hasanah Card –

Basis Akad Kafalah-Qardh-Ijarah (Fatwa 54/DSN-MUI/X/2006)

(Card Issuer – Mushdir al bithaqah)

(Card Issuer – Mushdir al bithaqah)

Merchants

(tajir/qabil al-bithaqah)

Merchants

(tajir/qabil al-bithaqah) Card Holder –

hamil al-bithaqah

(18)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

Akad Akad Syariah Syariah Card Card

Fatwa DSN No.54/DSN

Fatwa DSN No.54/DSN- -MUI/X/2006 MUI/X/2006

Card Holder (Yang dijamin) Card Issuer

(Penjamin)

Merchants (Penerima Jaminan)

• Penerbit kartu menjamin pemegang kartu terhadap merchant atas semua kewajiban bayar yang timbul dari transaksi menggunakan kartu

• Penerbit kartu juga menjamin penarikan tunai selain bank atau ATM bank Penerbit Kartu.

• Implementasi akad kafalah & ijarah

• Penerbit kartu berhak mendapat monthly membership fee & fee penarikan tunai

ATM Bank lain (Penerima Jaminan)

Akad Kafalah

(19)

Akad Akad Syariah Syariah Card Card

Fatwa DSN No.54/DSN

Fatwa DSN No.54/DSN- -MUI/X/2006 MUI/X/2006

Card Holder (Penerima Pinjaman) Card Issuer

(Pemberi pinjaman )

• Penerbit kartu memberikan pinjaman melalui penarikan tunai dari bank dan atau cash advance melalui ATM milik bank penerbit kartu

• Implementasi : akad qardh & ijarah.

• Penerbit kartu berhak atas fee penarikan tunai yang besarnya tidak dikaitkan dengan jumlah penarikan.

Akad Qard

(20)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

Akad Akad Syariah Syariah Card Card

Fatwa DSN No.54/DSN

Fatwa DSN No.54/DSN- -MUI/X/2006 MUI/X/2006

Card Holder

(Pengguna jasa/ layanan) Card Issuer

(Penyedia jasa/ layanan)

• Penerbit kartu menyediakan jasa pembayaran dan layanan bagi pemegang kartu.

• Implementasinya akad ijarah.

• Penerbit kartu berhak mendapat annual membership fee dan merchant fee.

Akad Ijarah

(21)

Perbedaan

Perbedaan Kartu Kartu Regular Regular dan dan Hasanah Hasanah Card Card

Kartu Kredit Regular Hasanah Card

Dasar Hukum UU Perbankan UU Perbankan, UUPS, Fatwa DSN Penerbit Bank Konvensional BNI Syariah dengan bekerjasama

dengan Div.BSK Provider Master Card & Visa Master card

Ketentuan Penggunaan

Tidak dibatasi Hanya dapat digunakan untuk transaksi yang sesuai syariah

Fitur Cash advance, danaplus, extra dana, smartspending, transfer balance, executive lounge, dsb

Fitur sama dgn kartu kredit regular, yg membedakan cara penetapan fee-nya

Pendapatan bank

Annual fee, bunga atas transaksi, Merchant fee, denda

keterlambatan

Annual fee, monthly fee, merchant fee, biaya penagihan, denda

keterlambatan sbg dana sosial

Cash collateral Tidak diperlukan Diperlukan untuk kartu classic 10% dari limit kartu

Perjanjian Berdasar bunga Berdasar akad kafalah, qard & ijarah

(22)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

1. Membership fee/Annual fee 2. Bunga atas nominal transaksi

3. Merchant fee 4. Cash advance fee 5. Denda keterlambatan

1. Membership fee/Annual fee 2. Bunga atas nominal transaksi

3. Merchant fee 4. Cash advance fee 5. Denda keterlambatan

Pendapatan Kartu Kredit Reguler

Pendapatan Kartu Kredit

Reguler Pendapatan pada Hasanah

Card

Pendapatan pada Hasanah Card

1. Annual Membership Fee/Annual fee (berasal dari akad ijarah) Æ fix

2. Monthly Membership Fee Æ fix

(berasal dari akad kafalah, diberikan discount berdasarkan jumlah

transaksinya dalam bentuk cash rebate

3. Merchant fee (berasal dari akad ijarah) Æ sesuai transaksi

4. Cash advance fee (rusum sahb al- nuqud)

5. Biaya keterlambatan :

Denda keterlambatan menjadi dana sosial

Biaya penagihan boleh diakui sebagai pendapatan ta’widh 1. Annual Membership Fee/Annual fee

(berasal dari akad ijarah) Æ fix 2. Monthly Membership Fee Æ fix

(berasal dari akad kafalah, diberikan discount berdasarkan jumlah

transaksinya dalam bentuk cash rebate

3. Merchant fee (berasal dari akad ijarah) Æ sesuai transaksi

4. Cash advance fee (rusum sahb al- nuqud)

5. Biaya keterlambatan :

Denda keterlambatan menjadi dana sosial

Biaya penagihan boleh diakui sebagai pendapatan ta’widh

Perbedaan

Perbedaan Kartu Kartu Regular Regular

dan dan Hasanah Hasanah Card Card

(23)

BUSINESS FLOW BUSINESS FLOW

BNI

(Card Issuer – Mushdir al bithaqah)

BNI

(Card Issuer – Mushdir al bithaqah) Nasabah

mengajukan

aplikasi Proses scoring,

verifikasi Proses scoring,

verifikasi

Approval Approval Cetak Kartu HC, buka

rekening HC, plafon HC Cetak Kartu HC, buka rekening HC, plafon HC

Rekening Goodwill Investment / Tabungan Mudharabah HC

(Khusus Classic), 10% dari plafon

Rekening Goodwill Investment / Tabungan Mudharabah HC

(Khusus Classic), 10% dari plafon

Aktivasi Nasabah menyetorkan GI

melalui Kantor Cab.BNI &

BNIS

Kirim kartu (blm aktif), no rek Tabungan Hasanah Card

dan petunjuk aktivasi

Billing statement termasuk laporan saldo Tabungan

Hasanah Card

1

2

4 3

5 6

7 8

9

(24)

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

VALUE CHAIN VALUE CHAIN

BISNIS KARTU SYARIAH BISNIS KARTU SYARIAH

Strategy Product

Develop- ment

Marketing

Business

operations Sales Service

BNIS BNIS BNIS BNI BNIS BNI

Produk Sales

Aplikasi

Delivery Service

RMU/

Collection Accounting

(25)

1. Jaringan (Visa, Master, Merchant) 2. Sistem Skoring & Pemantauan

3. SDM yang kompeten Kebutuhan

Kebutuhan Infrastruktur Infrastruktur Bisnis

Bisnis Kartu Kartu Syariah Syariah

(26)

Page 26 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

Fasilitas

Fasilitas Hasanah Hasanah Card Card

z

Diterima di seluruh dunia

z

Kemudahan pembayaran

z

SmartBill

z

Isi ulang pulsa 24 jam & Smart Reload

z

DanaPlus & SmartTransfer DanaPlus

z

Executive airport lounge

(27)

PARTNERSHIP PARTNERSHIP

BNI – BNI ESIA ESIA

Gratis HP ESIA Hidayah dengan komitmen pulsa Rp. 50.000 /bln selama 1 th

BNI Syariah – Shafira Discount dengan

Hasanah Card

BNI Syariah – Mizan Discount dengan

Hasanah Card

(28)

Page 28 Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa

TERIMA KASIH…

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Referensi

Dokumen terkait

Teori yang melandasi inovasi produk sesuai dengan kebutuhan zaman, tempat, situasi dan kondisi kontemporer adalah kaedah fikih yang sangat populer dalam syariah, yaitu

Salah satu bentuk promosi yang dilakukan Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional (KPO) Lampriet, adalah dengan mengadakan Program Saweu Kampus dimana program ini selain

Kalangan ulama Malikiyah mengharamkan multi-akad antara ragam akad yang berbeda ketentuan hukumnya dan/atau akibat hukumnya saling berlawanan atau bertolak belakang.

1) Modal dalam akad mudhârabah harus berupa uang, bukan barang seperti emas atau perak. Kalau modal dalam bentuk barang, maka akan terjadi ketidakpastian dalam

Namun perbankan syariah memiliki diferensiasi produk yang tidak sefleksibel perbankan konvensional karena dibatasi dengan aturan- aturan syariah, dan harus mendapat

Hal ini dikarenakan kurangnya Sumber Daya Insani (SDI) baik dari segi inovasi produk dan pengawasan serta regulasi yang secara spesifik .Sehingga, diperlukan

 Implementasi Syariah Product Inovation Monitoring Mechanism dapat membantu dalam pengembangan produk perbankan syariah yang saat ini cenderung tidak berkembang karena

1) Modal dalam akad mudhârabah harus berupa uang, bukan barang seperti emas atau perak. Kalau modal dalam bentuk barang, maka akan terjadi ketidakpastian dalam