• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERANGKA KERJA LOGIS KiNERJA DINAS SOSIAL P3A P2KB KAB. KUDUS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KERANGKA KERJA LOGIS KiNERJA DINAS SOSIAL P3A P2KB KAB. KUDUS"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

KERANGKA KERJA LOGIS KiNERJA DINAS SOSIAL P3A P2KB KAB.

KUDUS

(2)

MISI 1 Memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis keunggulan lokal dan membangun iklim usaha yang berdaya saing

Tujuan Bupati

Terwujudnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yg transparan, akuntabel, dan partisipatif

Tujuan OPD

1. Meningkatkan Pengendalian Penduduk

2. Meningkatkan pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak

3. Meningkatnya kesejahteraan sosial Sasaran

OPD

1. Meningkatnya Keluarga Berencana 2. Meningkatnya Pemberdayaan

Perempuan, perlindungan perempuan dan anak

3. Menurunnya angka PMKS

IKU OPD

1. Total Fertility Rate (TFR)

2. Persentase partisipasi perempuan dalam bekerja 3. Strata KLA

4. Persentase PMKS yang mengalami perubahan perilaku 5. Nilai Survey Kepuasan Masyarakat

Indikator Sasaran

OPD

(3)

Program

1. Program Keluarga Berencana

2. Program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

3. Program Pelayanan rehabilitasi sosial, bantuan perlindungan dan jaminan sosial

4. Program Pemberdayaan kelembagaan sosial dan

keluarga miskin

(4)

MISI 2 Mewujudkan pemerintahan yang semakin handal untuk peningkatan pelayanan publik

Tujuan Bupati

Terwujudnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yg transparan, akuntabel, dan partisipatif Tujuan

OPD Meningkatkan kualitas pelayanan mayarakat Sasaran

OPD Meningkatnya kualitas pelayanan masyarakat Indikator

Sasaran OPD

Nilai Survey Kepuasan Masyarakat

Program Program pelayanan administrasi umum

(5)

Kerangka Kerja Logis Kinerja Dinsos P3A P2KB

➢ Jumlah Pembangunan/ Peningkatan Infastruktur

TUJUAN/SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

➢ Tujuan : Terwujudnya Sumber daya manusia yang berkualitas( Indikator : IPM )

➢ Sasaran : Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat ( Indikator : Angka Harapan Hidup)

TUJUAN/SASARAN STRATEGIS SKPD

➢ Tujuan : 1. Meningkatkan Pengendalian Penduduk ( Indikator : Angka Pertumbuhan Penduduk)

2. Meningkatkan pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak (Indikator : IDG) 3. Meningkatnya Kesejahteraan Sosial (Indikator : Rasio PMKS)

➢ Sasaran : 1. Meningkatnya Keluarga Berencana

2. Meningkatnya pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak 3. Menurunnya angka PMKS

SASARAN KEGIATAN

Meningkatnya pengendalian penduduk melalui advokasi informasi

Meningkatnya pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi

Meningkatnya pembinaan tribina KB

OPD

BIDANG

SEKSI

Proses Pencapaian Output

Sumberdaya yang digunakan

SASARAN PROGRAM

1. Meningkatnya Kesehatan Masyarakat (indikator : Total Fertility Rate) 2. Meningkatnya Pemberdayaan Perempuan (Indikator : Tingkat partisipasi

Angkatan Kerja Perempuan dalam bekerja)

3. Meningkatnya Kesejahteraan Masyarakat (Rasio PMKS)

Penjabaran (cascading) harus dilakukan secara jelas, terkait dengan tugas dan fungsi unit, secara logis memiliki keterkaitan sebab akibat (causality), serta memiliki keterkaitan sinergitas (aligment)

SASARAN PROGRAM 1. Meningkatnya peserta KB aktif 2. Meningkatnya penggunaan MKJP

SASARAN PROGRAM

1. Meningkatnya partisipasi perempuan dlm bekerja 2. Terwujudnya penyelesaian kasus perempuan dan anak 3. Menurunnya KDRT

SASARAN PROGRAM 1. Meningkatnya pelayanan PMKS 2. Meningkatnya pemberdayaan kelembagaan sosial

3. Meningkatnya kualitas pemberdayaan keluarga miskin

SASARAN KEGIATAN

Meningkatnya kualitas pemberdayaan perempuan

Meningkatnya perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan

SASARAN KEGIATAN

Meningkatnya fasilitasi bantuan perlindungan dan jaminan sosial

Meningkatnya pelayanan rehabilitasi sosial

Meningkatnya pemberdayaan kelembagaan sosial

Meningkatnya pemeliharaan TMP

Meningkatnya pemberdayaan keluarga miskin

H ub un ga n s e ba b a k iba t

S D M

Sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk

Jumlah akseptor KB terbina

Jumlah pelayanan KB MOP/MOW

Jumlah pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi

Jumlah Tribina KB terbina

D A N A

S A R P R A S

S D M

Jumlah perempuan yang meningkat keterampilanya

Jumlah Petugas pelayanan terpadu terlatih

Jumlah lembaga pengarusutamaan gender

Sosialisasi perarusutamaan gender

Jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak yg terselesaikan

Perlindungan hak anak

D A N A

S A R P R A

S S

D M

Jumlah PMKS yg mendapat pelayanan dasar

Jumlah gelandangan dan pengemis yg medapat jaminan sosial

Jumlah disabilitas yg mendapat jaminan sosial

Jumlah lansia terlantar yg mendapat jaminan sosial

Jumlah lembaga sosial yg dibina

Jumlah perusahaan yg aktif dlm kegiatan sosial

Jumlah TMP terpelihara

Jumlah keluarga miskin yg diberi keterampilan

Jumlah dokumen pendataan PMKS dan PSKS

Jumlah KK penerima manfaat

Jumlah KK miskin tervalidasi

D A N A

S A R P R A S

PEMDA

(6)

Target Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Sosial P3A P2KB

NO IKU OPD Kondisi Awal Kondisi

Akhir Kinerja

2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023

(7)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menggunakan Metode Monte Carlo dan dapat dijadikan dasar keputusan pada pemilihan jumlah supplier optimal untuk dilibatkan dalam pengadaan bahan

terima kasih, permintaan maaf, tolong, dan pemberian pujian, ajakan, pemberitahuan, dan petunjuk kepada orang lain dengan menggunakan bahasa yang santun secara

bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang perizinan yang cepat, mudah, transparan, akuntabel, efektif dan efisien, telah ditetapkan

Berdasarkan berdasarkan penelitian yang dilakukan, Kegiatan ekstrakurikuler karawitan jawa memiliki peran dalam menanamkan nilai cinta budaya pada anak karena dapat

Hal ini didukung oleh pernyataan Jesse (2001) bahwa perbedaan seks di alam dalam hubungan lebar karapas dengan berat tubuh pada kepiting Cancer porteri, lebih disebabkan oleh

Menurut Perry Wariyo (2004) faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas yang dihitung dengan FDR/ LDR dalam suatu bank adalah dengan melihat kondisi CAR (Capital

Penyelenggaraan pemerintahan yang amanah, yaitu pemerintahan yang berpandangan jauh kedepan (visioner), demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif,

Meningkatnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang responsif dan