PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR
16
TAHUN 2022TENTANG
PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA DAN GAJI KETIGA BELAS KEPADA APARATUR NEGARA, PENSIUNAN, PEN ERIMA PENSIUN,
DAN PENERIMA TUNJANGAN TAHUN 2022
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
a.
bahwa Presiden sclaku Kepala Pemerintahan memegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara sebagai bagiandari
kekuasaan pemerintahan,di
antaranya penetapan gaji dan tunjangan;b.
bahwa Pemerintah berupaya mempertahankan tingkatdaya beli masyarakat, di antaranya
melalui pembelanjaanAparatur
Negara, Pensiunan, penerimaPensiun, dan Penerima Tunjangan di
masyarakatsehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional;
c. bahwa untuk meningkatkan
pembelanjaan Aparatur Negara, Pensiunan, PenerimaPensiun, dan
penerimaTunjangan,
Pemerintahmemberikan T\rnjangan
Hari Raya dan Gaji Ketiga BelasTahun
2022 sebagai wujudpenghargaan atas pengabdian kepada bangsa
dan negara;d. bahwa berdasarkan pertimbangan
sebagaimanadimaksud
dalamhuruf a, huruf b, dan huruf
c, perlu menetapkan Peraturan Pemerintahtentang
pemberianTunjangan Hari
Rayadan Gaji Ketiga Belas
kepadaAparatur
Negara, Pensiunan,penerima pensiun,
danPenerima Tunjangan Tahun 2022;
Mengingat : I
2
Pasal
5
ayat (21 Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun
1945;Undang-Undang Nomor lT Tahun 2OO3
tentang Keuangan Negara(kmbaran
Negara Republik IndonesiaTatrun 2003
Nomor47, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);3. Undang-Undang. . .
SK
No 134825 APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-2-
Menetapkan
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2OO4
tentang Perbendaharaan Negara(Lembaran
Negara Republik IndonesiaTahun
2004 Nomor5,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);4.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun2O2l
tentangAnggaran Pendapatan dan Belanja NegaraTahun
Anggaran 2022(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
202 1Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 6735);MEMUTUSI(AN:
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG
PEMBERIAN TUNJANGANHARI RAYA DAN GAJI KETIGA
BELAS KEPADA APARATUR NEGARA, PENSIUNAN, PENERIMA PENSIUN, DAN PENERIMA TUNJANGAN TAHUN 2022.Pasal 1
Dalam Peraturan Pemerintah
ini
yang dimaksud dengan:i.
Pegawai NegeriSipil yang
selanjutnyadisingkat
PNSadalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat
tertentu, diangkat sebagai
PegawaiAparatur
Sipil Negara secara tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaianuntuk
menduduki jabatan pemerintahan.2.
PegawaiPemerintah dengan Perjanjian Kerja
yangselanjutnya disingkat
PPPKadalah warga
negaraIndonesia yang memenuhi syarat tertentu,
yangdiangkat
berdasarkanperjanjian kerja untuk
jangkawaktu tertentu dalam rangka
melaksanakan tugas pemerintahan.3. Prajurit
Tentara Nasional Indonesia yang seianjutnyadisebut Prajurit TNI adalah warga negara
yang memenuhi persyaratantertentu
sebagaialat
negarabertugas mempertahankan, melindungi,
danmemelihara keutuhan dan kedaulatan negara.
SK
No 134826A4. Anggota. . .
PRES!DEN
REPUBLIK INDONESIA
-3-
4 Anggota Kepolisian Negara
Republik
Indonesia yang selanjutnya disebut Anggota Polri adalah warga negarayang memenuhi persyaratan tertentu
sebagai alatnegara yang menjaga keamanan dan
ketertibanmasyaraka.t bertugas melindungi,
mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.Pejabat Negara adalah pejabat yang
lingkungankerjanya berada pada lembaga negara
yang merupakanalat
kelengkapan negara beserta lembaganegara penunjang fungsi alat
kelengkapan negara, bertugas menjalankanfungsi untuk dan atas
namanegara sesuai dengan ketentuan
peraturanperundang-undangan.
Pensiunan adalah
Aparatur
Negara yang telah purnatugas dan diberi
penghargaanatas
pengabdiannya kepada negara berupa manfaat pensiun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Penerima Pensiun
adalah ahli waris yang sah
dariAparatur Negara atau Pensiunan, dan
diberikan manfaat pensiun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Penerima Tunjangan adalah warga negara
yangmemenuhi persyaratan tertentu untuk
menerima penghargaandan/atau penghormatan dari
negaradalam bentuk
pemberianTunjangan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Hari Raya adalah
hari
rayaIdul Fitri.
Pasal 2
Pemerintah memberikan
T\rnjangan Hari
Rayadan
GajiKetiga Belas Tahun 2022 kepada Aparatur
Negara,Pensiunan,
Penerima Pensiun,dan
Penerima Tunjangansebagai wujud penghargaan atas pengabdian
kepada bangsadan
negara denganmemperhatikan
kemampuan keuangan negara.Pasal 3
(1) Aparatur Negara sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2terdiri
atas:a.
PNS dan Calon PNS;b. PPPK. . . 5
6
8
I
SK
No 134827A(2)
(3)
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-4- b.
PPPK;c.
Prajurit TNI;d.
Anggota Polri; dane.
Pejabat Negara.PNS,
Prajurit TNI, dan Anggota Polri
sebagaimana dimaksud pada ayat (1)huruf
a,huruf
c, danhuruf
d termasuk:a. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri
yangditempatkan atau ditugaskan di
PerwakilanRepublik Indonesia di
luar
negeri;b. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri
yangditugaskan di luar instansi pemerintah baik
di dalam negerimaupun di luar
negeri yang gajinya dibayarkan oleh instansi induknya;c.
PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri penerima uang tunggu; dand. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri
yangdiberhentikan sementara dan
gajinya
masih dibayarkan.Aparatur Negara termasuk:
a.
Wakil Menteri;b.
Staf Khusus di lingkungan kementerian/lembaga;c.
Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi;d.
Pimpinandan
Anggota Dewan Perwakilan Ralryat Daerah;e.
Hakim ad hoc;f. Pimpinan dan Anggota
Lembaga Nonstruktural yangterdiri
atas:1.
Ketua/Kepala atau dengan sebutan lain;2. Wakil Ketua/Wakil Kepala atau
dengansebutan lain;
3.
Sekretaris atau dengan sebutan lain;dan/atau
4.
Anggota,sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang- undangan;g. Pimpinan . .
SK
No 134828 APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-5-
g.
Pimpinan Badan LayananUmum/Badan
Layanan Umum Daerah yangterdiri
atas:1.
Dewan Pengawas; dan2.
Pejabat Pengelola,sesuai
denganketentuan peraturan
perundang- undangan;h.
Pimpinan Lembaga PenyiaranPublik
yangterdiri
atas:
1.
Dewan Pengawas; dan2.
Dewan Direksi,sesuai
denganketentuan peraturan
perundang- undangan;i. Pejabat yang hak keuangan atau
hakadministratifnya disetarakan atau
setingkat dengan:l.
Menteri;2.
Pejabat Pimpinan Tinggi;3.
Administrator; atau4.
Pengawas,sesuai
denganketentuan peraturan
perundang- undangan; danj.
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yangbertugas pada instansi pemerintah,
termasuk Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yangbertugas pada Lembaga Nonstruktural,
instansipemerintah yang menerapkan pola
pengelolaan keuangan Badan LayananUmum/Badan
LayananUmum
Daerah,lembaga
PenyiaranPublik,
danPerguruan Tinggi Negeri Baru
berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Dosendan
Tenaga Kependidikan pada PerguruanTinggi Negeri Baru sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan; dank. Aparatur
Negara lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.(4) Pejabat . . .
SK
No 134829 APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-6-
(41
Pejabat Negara sebagaimanadimaksud
pada ayat (1)huruf
eterdiri
atas:a.
Presiden dan Wakil Presiden;b. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota
Majelis Permusyawaratan Ralryat;c. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota
Dewan Perwakilan Ralryat;d. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota
Dewan Perwakilan Daerah;e. Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda, dan
Hakim Agung pada Mahkamah Agung serta Ketua, Wakil Ketua,dan hakim pada
semuabadan
peradilan, kecuali hakirn ad hogf. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota
Mahkamah Konstitusi;g.
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan;h.
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Komisi Yudisial;i. Ketua dan Wakil Ketua Komisi
Pemberantasan Korupsi;j.
menteri dan pejabat setingkat menteri;k. Kepala Perwakilan Republik Indonesia di luar
negeri yang berkedudukan
sebagaiDuta
Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh;1.
Gubernur dan Wakil Gubernur;m. Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil
Wali Kota; dann.
Pejabat Negara lain yangditentukan
oleh Undang- Undang.(5) Pensiunan
sebagaimanadimaksud dalam Pasai
2terdiri
atas:a.
Pensiunan PNS;b.
Pensiunan Prajurit TNI;c.
Pensiunan Anggota Polri; dand.
Pensiunan Pejabat Negara.(6)
Pensiunan...
SK
No 134830APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
(6)
PensiunanPrajurit TNI
sebagaimana dimaksud pada ayat (5)huruf
b termasuk:a.
Penerima Tunjangan Bersifat Pensiun Prajurit TNI;dan
b.
Penerima Tunjangan Pokok Prajurit TNI,sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang mengatur mengenai
administrasi Prajurit TNI.(71
Pensiunan Anggota Polri sebagaimana dimaksud pada ayat (5)huruf
c termasuk:a.
Penerima Tunjangan Bersifat Pensiun Anggota Polri;dan
b.
Penerima Tunjangan Pokok Anggota Polri,sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang- undangan yang mengatur mengenai hak-hak Anggota Polri.(8) Penerima Pensiun sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2terdiri
atas:a.
Penerima Pensiunjanda/duda
atau anak dari PNS yang meninggal dunia atau tewas;b. Penerima Pensiun janda/duda atau anak
dariPensiunan PNS yang meninggal
dunia sebagaimana dimaksud pada ayat (5)huruf
a;c.
Penerima Pensiun orangtua dari
PNS yang tewas yangtidak
mempunyaiistri/suami
dan anak;d.
PenerimaPensiun warakawuri/duda atau
anakdari Prajurit TNI yang
gugur/tewas/meninggal dunia;e.
PenerimaPensiun
warakawuri /duda atau
anakdari
PensiunanPrajurit
TNI yang meninggal dunia sebagaimana dimaksud pada ayat (5)huruf
b;f.
PenerimaPensiun warakawuri/duda atau
anakdari
AnggotaPolri yang
gugur/tewas/meninggal dunia;C.
PenerimaPensiun warakawuri/duda atau
anak dari Pensiunan Anggota Polri yang meninggal dunia sebagaimana dimaksud pada ayat (5)huruf
c;h. Penerima . . .
SK
No 134831APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-8-
h. Penerima Pensiun janda/duda atau anak
dari Pejabat Negara yang meninggal dunia atau tewas;i. Penerima Pensiun janda/duda atau anak
dari Pensiunan Pejabat Negarayang
meninggal dunia sebagaimana dimaksud pada ayat (5)huruf
d; danj.
Penerima Pensiun orangtua dari
Pejabat Negara yang tewas dantidak
mempunyaiistri/
suami dananak,
sesuai dengan
ketentuan undangan.peraturan
perundang-(9)
PenerimaTunjangan
sebagaimanadimaksud
dalam Pasal 2terdiri
atas:a.
Penerima Tunjangan Veteran;b.
Penerima T\rnjangan Kehormatan Anggota Komite Nasional Indonesia Pusat;c. Penerima T\rnjangan Penghargaan
perintisPergerakan Kebangsaan/ Kemerdekaan;
d.
Penerima T\rnjanganjanda/duda dari
penerimaTunjangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf
a,huruf
b, danhuruf
c;e. Penerima Tunjangan Bekas Tentara
Koninklijk Nederland Indonesisch Leger/ Koninklijk Maine;f. Penerima T\rnjangan Bersifat
Pensiunwarakawuri/duda atau anak dari
penerimaTunjangan Bersifat Pensiun Prajurit TNI;
g.
Penerima Tunjangan Pokokwarakawuri/duda
atau anak dari Penerima T\rnjangan Pokok Prajurit TNI;h.
Penerima T\rnjangan Pokok orangtua Prajurit
TNIyang
gugur/ tewas/meninggal dunia
dalamdan/atau oleh karena dinas dan
tidakmeninggalkan
istri/
suami dan anak;i. Penerima T\rnjangan Bersifat
pensiunwarakawuri/duda atau anak dari
PenerimaTunjangan Bersifat Pensiun Anggota Polri;
j
.
Penerima T\rnjangan Pokok warakawuri/ duda atauanak dari
PenerirnaTunjangan Pokok
Anggota Polri;k.
Penerima . . .SK
No 134832APRES]DEN
REPUBLIK INDONESIA
-9-
k.
Penerima Tunjangan Pokok orang tua Anggota Polriyang
gugur/ tewas/meninggal dunia
dalamdan/atau oleh karena dinas dan tidak
meninggalkanistri/suami
dan anak; danl. Penerima T\rnjangan Cacat bagi PNS,
Pejabat Negara, Prajurit TNI, dan Anggota Polri,sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang- undangan.(10) Penerima
Tunjangan
sebagaimanadimaksud
pada ayat (9) termasuk:a. janda/duda, anak, atau orang tua
PenerimaTunjangan tambahan penghasilan atau
yangdisebut
juga
sebagaigaji terusan dari
PNS atau Pejabat Negara yang meninggaldunia atau
tewassesuai
denganketentuan peraturan
perundang-undangan yang mengatur mengenai
pemberiantunjangan tambahan penghasilan bagi
pensiunjanda/duda
PNS;b. janda/duda atau anak Penerima
Tunjangantambahan penghasilan atau yang disebut
jugasebagai pensiun terusan
dari
Pensiunan PNS atau Pensiunan Pejabat Negarayang
meninggal duniasesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang mengatur mengenai
pemberiantunjangan tambahan penghasilan bagi
pensiunjanda/duda
PNS;c.
warakawuri/ duda, anak, atau orangtua
penerimagaji terusan dari Prajurit TNI atau
Anggota Polriyang gugur/tewas/meninggal dunia atau
yangdinyatakan hilang sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan; dand. warakawuri/duda atau anak
Penerima Pensiunterusan dari Pensiunan Prajurit TNI
atau Pensiunan AnggotaPolri yang
meninggal duniasesuai
denganketentuan peraturan
perundang- undangan.Pasal
4...
SK
No 134833 APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-10-
Pasal 4
(1) Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil
Negarasebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) huruf
j
harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a.
Warga Negara Indonesia;b.
pada saat Peraturan Pemerintahini
diundangkan, telah melaksanakan tugas pokok organisasi secarapenuh dan terus
meneruspaling singkat
selama1 (satu) tahun sejak pengangkatan
atau penandatanganan perjanj ian kerja;c. pendanaan belanja
pegawainyabersumber
dari Anggaran Pendapatandan Belanja
Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah; dand. diangkat
oleh pejabat yangmemiliki
kewenangandan/atau telah
menandatangani perjanjian
kerjasesuai
denganketentuan peraturan
perundang- undangan.(21
Dalam hal Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negarabelum
melaksanakantugas pokok
organisasi secarapenuh dan terus menerus paling singkat
selama1
(satu)tahun
sebagaimanadimaksud
padaayat
(1)huruf b,
TunjanganHari
Rayadan/atau Gaji
KetigaBelas dapat diberikan apabila:
a. telah menandatangani perjanjian kerja
dengan pejabat yangmemiliki
kewenangan sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan
dan dalam perjanjian kerja dimaksud telah dinyatakan berhak menerima T\rnjanganHari
Rayadan/atau
Gaji Ketiga Belas; ataub. telah ditetapkan
menerima TunjanganHari
Rayadan/atau Gaji
Ketiga Belas oleh Pejabat pembinaKepegawaian dalam surat
keputusanpengangkatannya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.(3)
Lembaga Nonstruktural yang Pimpinan, Anggota, danPegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil
Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3)huruf f dan huruf j yang diberikan Tunjangan Hari
Rayadan/atau Gaji
Ketiga Belas,ditetapkan
oleh menteriyang
menyelenggarakanurusan pemerintahan
di bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.Pasal
5...
SK No 134834A
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
- 11-
Pasal 5
Tunjangan Hari
Rayadan Gaji
Ketiga Belas sebagaimanadimaksud dalam Pasal 2 tidak diberikan kepada
PNS,Prajurit TNI, dan
AnggotaPolri
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1)huruf
a,hurufc,
danhuruf
d, dalam hal:a.
sedangcuti di luar
tanggungan negaraatau
dengan sebutan lain; ataub,
sedang ditugaskan diluar
instansi pemerintah baikdi dalam negeri maupun di luar negeri yang
gajinya dibayar oleh instansi tempat penugasan,sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 6
(1) Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
yang anggarannyabersumber dari Anggaran
Pendapatandan Belanja
Negarabagi
PNS, PPPK,Prqiurit
TNI,Anggota Polri, Pejabat Negara, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi, pimpinan Lembaga Penyiaran
Publik, dan Pegawai
Non-PegawaiAparatur
Sipil Negara yang bertugas pada Lembaga Penyiaran Publik,terdiri
atas:a.
gaji pokok;b.
tunjangan keluarga;c.
tunjangan pangan;d.
tunjangan jabatan atau tunjangan umum; dane.
50% (limapuluh
persen) tunjangan kinerja,sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya.
(21 Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
yang anggarannyabersumber dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah bagi PNS dan PPPK,terdiri
atas:a.
gaji pokok;b.
tunjangan keluarga;c.
tunjangan pangan;d.
tunjangan jabatan atau tunjanganumum;
danSK
No 134875 Ae. tambahan . . .
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-12-
e. tambahan
penghasilanpaling banyak 50%
(limapuluh
persen)bagi instansi pemerintah
daerahyang
memberikan tambahan penghasilan denganmemperhatikan kemampuan kapasitas
fiskaldaerah dan
sesuai denganketentuan
peraturan perundang-undangan,sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya.
(3)
Tunj angan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi wakilmenteri, paling
banyak sebesar85%
(delapanpuluh
lima persen) dari Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang diberikan kepada menteri.(4)
Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi:a. Staf Khusus di lingkungan
kementerian/lembaga;dan
b. pejabat yang hak keuangan atau
hakadministratifnya disetarakan atau
setingkat dengan:l)
Menteri;2)
Pejabat Pimpinan Tinggi;3)
Administrator; atau4)
Pengawas,paling banyak sebesar T\rnjangan
Hari
Raya dan GajiKetiga Belas yang diberikan kepada pejabat
yangsetara atau setingkat hak keuangannya atau
hak administratifnya.(5) Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
bagiPimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan
Ralryat Daerah,paling
banyak sebesarakumulasi dari
Uang Representasi,Tunjangan Keluarga, dan
T\rnjanganJabatan pimpinan dan anggota Dewan
PerwakilanRalryat Daerah
sesuai denganketentuan
peraturan perundang-undanganyang mengatur hak
keuangandan administratif pimpinan dan anggota
Dewan Perwakilan Ralryat Daerah.(6)
Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi hakim ad hoc, sebesar tunjangan hakrm ad hoc sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.(7)
Tunjangan.
. .SK
No 134836APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-i3-
(71
Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi:a. Pimpinan dan Anggota
Lembaga Nonstruktural;dan
b.
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yangbertugas pada Lembaga Nonstruktural
atauPerguruan Tinggi Negeri Baru
berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan pada PerguruanTinggi Negeri Baru sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan,sebesar Tunjangan
Hari
Rayadan Gaji
Ketiga Belas yangmeliputi
Penghasilanatau
dengan sebutan lain yangditerima
setiapbulan
sesuai dengan ketentuanperaturan perundang-undangan dengan
besaranpaling banyak sesuai dengan Lampiran
yangmerupakan bagian
tidak terpisahkan dari
Peraturan Pemerintah ini.(8)
Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi:a.
Pimpinan Badan LayananUmum/Badan
Layanan Umum Daerah; danb.
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yangbertugas pada instansi pemerintah
yang menerapkanpola
pengelolaankeuangan
Badan Layanan Umum/Badan Layanan Umum Daerah, paling banyak sebesar T\rnj anganHari
Raya dan Gaji Ketiga Belas yangdiberikan
kepada PNS pada BadanLayanan Umum/Badan Layanan Umum
Daerahtersebut yang jabatan, pangkat, peringkat
jabatan, atau kelas jabatannya setara.Pasal 7
(1) T\rnjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
yang anggarannyabersumber dari Anggaran
Pendapatandan Belanja Negara bagi calon PNS
terdiri
atas:a.
8Oo/o (delapanpuluh
persen) dari gaji pokok PNS;b.
tunjangan keluarga;c.
tunj angan pangan;d.
tunjangan umum; dane.
50% (limapuluh
persen) tunjangan kinerja,sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya.
SK
No 134837A(2)
Tunjangan.
. .PRESlDEN
REPUELIK INDONESIA
-t4-
(21 Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
yang anggarannyabersumber dari
Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah bagi Caion PNS,terdiri
atas:a.
8Oo/o (delapanpuluh
persen) dari gaji pokok pNS;b.
tunjangan keluarga;c.
tunjangan pangan;d.
tunjangan jabatan atau tunjangan umum; dane. tambahan
penghasilanpaling banyak 50%
(limapuluh
persen)bagi instansi pemerintah
daerah yang memberikan tambahan penghasilan denganmemperhatikan kemampuan kapasitas
fiskaIdaerah dan
sesuai denganketentuan
peraturan perundang-undangan,sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya.
Pasal 8
Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi Pensiunan dan Penerima Pensiun
terdiri
atas:a.
pensiun pokok;b.
tunjangan keluarga;c.
tunjangan pangan; dand.
tambahanpenghasilan.Pasal 9
Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi Penerima T\rnjangan sebesar tunjangan yang diterima oleh Penerima T\rnjangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
Pasal 10
Tunjangan
Hari
Rayadan Gaji
Ketiga Belas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, tidak termasuk:a.
insentif kinerja;b.
insentif kerja;c.
tunjangan pengelolaan arsip statis;d. tunjangan bahaya, tunjangan risiko,
tunjangan kompensasi, atau tunjangan lain yang sejenis;e. tunjangan . . .
SK
No 134838 APRESIDEN
REPUELIK INDONESIA
-15-
e.
tunjanganpengamanan;f. tunjangan
profesiatau tunjangan khusus guru
dan dosen atau tunjangan kehormatan;g.
tambahan penghasilan bagi guru PNS;h.
insentif khusus;i.
tunjangan khusus provinsi Papua;j. tunjangan
pengabdianbagi
PNSyang bekerja
dan bertempat tinggal di daerah terpencil;k.
tunjangan operasi pengamanan bagiPrajurit
TNI dan PNS yang bertugas dalam operasi pengamanan padawilayah pulau kecil terluar
dan/atau
wilayah perbatasan;1. tunjangan khusus wilayah pulau kecil terluar
dan/atau wilayah perbatasan bagi PNS
padaKepolisian Negara Republik Indonesia
yang
bertugassecara penuh pada wilayah pulau kecil terluar
dan/ atau wilayah perbatasan;m.
tunjangan selisih penghasilan bagi PNSdi
lingkungan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat, SekretariatJenderal Dewan
PerwakilanRakyat
danBadan Keahlian, dan Sekretariat Jenderal
Dewan Perwakilan Daerah;n.
tunjangan penghidupanluar
negeri bagi PNS, PrajuritTNI, Anggota Polri, dan Pejabat Negara
yang ditempatkanatau
ditugaskandi
Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri;o. tunjangan atau insentif yang ditetapkan
denganperaturan perundang-undangan atau
peraturaninternal instansi pemerintah; dan
p.
tunjangan atau dengan sebutanlain
diluar
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal6
sampai dengan Pasal 9.Pasal 11
(1) Tunjangan Hari
Raya sebagaimanadimaksud
dalam Pasal 2 dibayarkan paling cepat 10 (sepuluh) hari kerja sebelum tanggal Hari Raya.(2) Dalam . . .
SK
No 134839APRESlDEN
REPUBLIK INDONESIA
- 16-
l2l Dalam hal Tunjangan Hari Raya
sebagaimanadimaksud pada ayat (1) belum dapat
dibayarkan, T\rnjangan Hari Raya dapat dibayarkan setelah tanggal Hari Raya.(3)
Besaran TunjanganHari
Raya yang dibayarkan yaknimengikuti ketentuan
sebagaimanadimaksud
dalam Pasal6
sampai dengan Pasal9
dengan didasarkankomponen penghasilan yang
dibayarkan
pada bulanAprilTahun
2022.Pasal 12
(1) Gaji Ketiga Belas
sebagaimanadimaksud
dalam Pasal 2 dibayarkan paling cepat pada bulanJuli.
(21
Dalamhal Gaji
Ketiga Belas sebagaimana dimaksudpada ayat (1) belum dapat dibayarkan, Gaji
Ketiga Belas dapat dibayarkan setelah bulanJuli.
(3) Besaran Gaji Ketiga Belas yang dibayarkan
yaknimengikuti ketentuan
sebagaimanadimaksud
dalam Pasal6
sampai dengan Pasal9
dengan didasarkan komponen penghasilanyang dibayarkan
pada bulanJuni
Tahun 2022.Pasal 13
(1) Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga
Belas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tidak dikenakan potonganiuran dan/atau
potonganlain
berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.(2) Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga
Belas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dikenakan pajakpenghasilan sesuai dengan ketentuan
peraturanperundang-undangan dan ditanggung pemerintah.
Pasal 14
(1) Dalam hal Aparatur
Negara sesuaiketentuan
dapat menerimalebih dari 1
(satu)Tunjangan Hari
Raya,Tunjangan Hari Raya yang dibayarkan
hanya
1 (satu) Tunjangan Hari Raya yang nilainya paling besar.(21 balam hal Aparatur Negara sekaligus
sebagaiPensiunan atau sebaliknya Pensiunan
sekaligussebagai Aparatur Negara sesuai ketentuan
dapat menerimalebih dari l
(satu)Tunjangan Hari
Raya, TunjanganHari
Raya yang dibayarkanhanya
1 (satu) Tunjangan Hari Raya yang nilainya paling besar.(3) Dalam . . .
SK
No 134840APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-t7-
(3) Dalam hal Aparatur Negara dan
Pensiunan sebagaimanadimaksud pada ayat (1) dan ayat
(21 menerimalebih dari 1
(satu)Tunjangan Hari
Raya, kelebihan pembayaran TunjanganHari
Raya tersebut merupakanutang dan wajib
mengembalikan kepadanegara sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.(41 Dalam hal Aparatur Negara sekaligus
sebagaiPenerima Pensiun dan/atau sebagai
PenerimaTunjangan, Tunjangan Hari Raya yang dibayarkan:
a.
Tunjangan Hari Raya sebagai Aparatur Negara; danb. Tunjangan Flari
Raya sebagai Penerima Pensiundan/atau
TunjanganHari
Raya sebagai Penerima Tunjangan.(5) Dalam hal Pensiunan sekaligus
sebagai PenerimaPensiun dan/atau sebagai Penerima
T\rnj angan, Tunjangan Hari Raya yang dibayarkan:a.
Tunjangan Hari Raya sebagai Pensiunan; danb.
TrrnjanganHari
Raya sebagai Penerima Pensiundan/atau
TunjanganHari
Raya sebagai Penerima Tunjangan.(6) Dalam hal Penerima Pensiun sekaligus
sebagaiPenerima Tunjangan, T\rnjangan Hari Raya
yang dibayarkan:a. Tunjangan Hari
Raya sebagai Penerima Pensiun;dan
b.
Tunjangan Hari Raya sebagai Penerima Tunjangan.Pasal 15
(1) Dalam hal Aparatur
Negara sesuaiketentuan
dapat menerimalebih dari I
(satu)Gaji
Ketiga Belas, GajiKetiga
Belasyang dibayarkan hanya 1
(satu) yang nilainya paling besar.(2\ Dalam hal Aparatur Negara sekaligus
sebagaiPensiunan atau sebaliknya Pensiunan
sekaligussebagai Aparatur Negara sesuai ketentuan
dapat menerimalebih dari 1
(satu)Gaji
Ketiga Belas, Gaji Ketiga Belasyang dibayarkan hanya 1
(satu) yang nilainya paling besar.SK
No 134841 A(3) Dalam . . .
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-18-
(3) Dalam hal Aparatur Negara dan
Pensiunansebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dan ayat
(2)menerima lebih dari 1 (satu) Gaji Ketiga
Belas,kelebihan pembayaran Gaji Ketiga Belas
tersebut merupakanutang dan wajib
mengembalikan kepadanegara sesuai dengan ketentuan
peraturanperundang-undangan.
(41 Dalam hal Aparatur Negara sekaligus
sebagaiPenerima Pensiun
dan/atau sebagai
PenerimaT\rnj angan, Gaji Ketiga Belas yang dibayarkan:
a.
Gaji Ketiga Belas sebagai Aparatur Negara; danb. Gaji Ketiga Belas sebagai Penerima
Pensiundan/atau Gaji Ketiga Belas sebagai
Penerima Tunjangan.(5) Dalam hal Pensiunan sekaligus
sebagai Penerima Pensiundan/atau
sebagai Penerima T\rnj angan, Gaji Ketiga Belas yang dibayarkan:a.
Gaji Ketiga Belas sebagai Pensiunan; danb. Gaji Ketiga Belas sebagai Penerima
Pensiundan/atau Gaji Ketiga Belas sebagai
Penerima Tfinjangan.(6) Dalam hal Penerima Pensiun sekaligus
sebagaiPenerima Tunjangan, Gaji Ketiga Belas
yangdibayarkan:
a.
Gaji Ketiga Belas sebagai Penerima Pensiun; danb.
Gaji Ketiga Belas sebagai Penerima T\rnj angan.Pasal 16
Anggaran
yang diperlukan untuk
pelaksanaan Peraturan Pemerintahini
bersumber dari:a.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bagi:1.
PNSdan Calon
PNSyang
bekerjapada
instansi pusat;2.
PPPK yang bekeria pada instansi pusat;3.
Pejabat Negara selain Gubernur,Wakil
Gubernur,Bupati, Wali
Kota,Wakil Bupati, dan Wakil
Wali Kota;4.Prajurit...
SK
No 134842APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-79-
b
4.
Prajurit TNI;5.
Anggota Polri;6.
Pensiunan;7.
Penerima Pensiun;8.
Penerima T\rnjangan;9.
Wakil Menteri;10. Staf Khusus di lingkungan kementerian/iembaga;
1 1. Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi;
12. Hakim
adhog
13. Pimpinan dan Anggota Lembaga Nonstruktural;
14. Pimpinan Badan Layanan Umum;
15. Pimpinan Lembaga Penyiaran Publik;
16.
pejabat yang hak keuangan atau
hakadministratifnya disetarakan atau
setingkat dengan:a)
Menteri;b)
Pejabat Pimpinan Tinggi;c)
Administrator; ataud)
Pengawas;17. Pegawai Non-Pegawai
Aparatur Sipil
Negara yang bertugas padainstansi pusat, termasuk
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yang bertugas pada LembagaNonstruktural,
instansi pemerintahyang menerapkan pola pengelolaan
keuangan Badan Layanan Umum, Lembaga Penyiaran Publik,dan
PerguruanTinggi
NegeriBaru
berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Baru; dan18.
Aparatur
Negara lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah bagi:
1.
PNSdan Calon
PNSyang
bekerjapada
instansidaerah;
2. PPPK. . .
SK
No 134843 APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
' -20-
2.
PPPK yang bekerja pada instansi daerah;3.
Gubernur dan Wakil Gubernur;4. Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil
Wali Kota;5.
Pimpinandan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah;6.
Pimpinan Badan Layanan Umum Daerah; dan7.
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yang bertugas padainstansi
daerah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah.Pasal 17
(1) Ketentuan lebih lanjut
mengenaiteknis
pemberianTunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
yangbersumber dari Anggaran
Pendapatandan
BelanjaNegara diatur dengan Peraturan Menteri
yangmenyelenggarakan
urusan pemerintahan di
bidang keuangan.(21 Ketentuan lebih lanjut
mengenaiteknis
pemberianTunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas
yangbersumber dari Anggaran
Pendapatandan
BelanjaDaerah
diatur
dengan Peraturan Kepala Daerah.Pasal 18
Pada saat Peraturan Pemerintah ini mulai
berlaku,Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun
2021
tentangPemberian
Tunjangan Hari
Rayadan Gaji
Ketiga Belas kepadaAparatur
Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun,dan
Penerima T\rnjanganTahun 2027
(Lembaran NegaraRepublik
IndonesiaTahun 2021 Nomor
108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6682), dicabut dan dinyatakantidak
berlaku.Pasal 19
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada
tanggal diundangkan.SK
No 134844AAgar
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-21
-Agar setiap orang mengetahuinya,
memerintahkanpengundangan Peraturan Pemerintah ini
denganpenempatannya
dalam Lembaran Negara
Republik Indonesia.Ditetapkan di Jakarta pada tanggal L3 April2O22
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
JOKO WIDODO Diundangkan di Jakarta
pada tanggal L3 April 2022
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
YASONNA H. LAOLY
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022 NOMOR 98 Salinan sesuai dengan aslinya
KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Perundang-undangan strasi Hukum,
ttd
ttd
SK No 143004 A
Djaman
I
PRESIDEN
PUBLIK INDONESIA
PENJELASAN ATAS
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHVN 2022
TENTANG
PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA DAN GAJI KETIGA BELAS KEPADA APARATUR NEGARA, PENSIUNAN, PENERIMA PENSIUN,
DAN PENERIMA TUNJANGAN TAHUN 2022
UMUM
Bahwa Presiden selaku Kepala Pemerintahan
memegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara sebagai bagian dari kekuasaan pemerintahan di antaranya penetapan gaji dan tunjangan. Dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah berupayauntuk mempertahankan tingkat daya beli masyarakat di
antaranya melalui pembelanjaanAparatur
Negara, Pensiunan, Penerima pensiun,dan Penerima Tunjangan di masyarakat, sehingga
berkontribusi terhadappertumbuhan
ekonomi nasional. Oleh karenaitu,
pemerintahmemandang perlu untuk memberikan stimulus finansial
berupa pemberianT\rnjangan Hari
Rayadan Gaji
Ketiga Belas, dengan tetapmemperhatikan kebijakan
Pemerintahberkaitan dengan
penangananPandemi Covid-19.
Pemberian Tunjangan Hari Raya dan G4ji Ketiga Belas merupakan
kebijakan Pemerintah
sebagaiwujud
penghargaanatas
pengabdianAparatur Negara, Pensiunan, Penerima pensiun, dan
penerimaTunjangan dalam mencapai
tujuan
pembangunan nasional. TunjanganHari Raya dan Gaji
Ketiga Belasyang
anggarannya bersumber dariAnggaran Pendapatan dan Belanja Negara diberikan
sebesargaji/pensiun pokok dan tunjangan yang melekat pada
gaji/pensiun pokok atau dengan sebutan lain, dan 50% (limapuluh
persen) tunjangan kinerja atau sebutan lain dengan memperhatikan kemampuan keuangan negara. Tunj anganHari
Raya danGaji
Ketiga Belas yang anggarannya bersumberdari
Anggaran Pendapatandan Belanja
Daerah diberikansebesar gaji/pensiun pokok dan tunjangan yang melekat
padagaji/pensiun pokok atau dengan sebutan lain, dan
tambahanpenghasilan paling banyak 50% (lima puluh persen) bagi
instansipemerintah daerah yang
memberikantambahan
penghasilan dengan memperhatikan kemampuan kapasitasfiskal
dacrah dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Namun . . .
SK
No 134847 APRESIDEN REPUBLIK INDONES
-2
Namun demikian, di antara Aparatur Negara dan Pensiunan yang sesuai ketentuan dapat menerima lebih
dari
1 (satu) T\rnjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas, diberikan T'unjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang nilainya paling besar.Bagi
Aparatur
Negara yang karena status/ kedudukannya, sebagai Pensiunan, Penerima Pensiun,atau
Penerima T\rnjangan maka kepada yang bersangkutan tetap diberikan Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas sebagaiAparatur
Negara sekaligus Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas sebagai Penerima Pensiundan/atau
Penerima Tunjangan.Pemberian T\rnj
angan Hari Raya dan Gaji Ketiga
Belasjuga diberikan kepada
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negara yangbertugas pada instansi pemerintah termasuk
Pegawai Non-PegawaiAparatur Sipil
Negarayang bertugas pada lembaga nonstrukturai,
instansi pemerintah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan LayananUmum/Badan
LayananUmum Daerah,
Lembaga PenyiaranPublik, dan Perguruan Tinggi Negeri Baru berdasarkan
Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 20 16 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Baru, atas jasanya dalam mencapaitujuan
pembangunan nasional. Pemberian T\rnjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas tersebut memperhatikan kesetaraan dengan T\rnjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang diberikan kepada Aparatur Negara khususnya PNS,Prajurit TNI, dan
AnggotaPolri serta dengan
memperhatikan kemampuan keuangan negara termasuk kemampuan keuangan daerah.Kebijakan besaran Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas tersebut diberikan secara proporsional mengacu pada jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya.
Penetapan Peraturan Pemerintah ini dimaksudkan untuk
memberikan landasanhukum
bagi pelaksanaan pemberian TunjanganHari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi Aparatur
Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima TunjanganTahun
Anggaran 2022.II.
PASAL DEMI PASAL Pasal 1Cukup jelas.
Pasal 2
Cukup jelas.
Pasal 3 Ayat (1)
Cukup jelas.
SK
No 134848 AAyat(2)
...
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-3-
Ayat (2)
Huruf
aHuruf
bHuruf
cCukup jelas.
Huruf
dCukup jelas.
Ayat (3)
Cukup je1as.
Ayat (4)
Cukup jelas.
Yang dimaksud dengan "PNS,
Prajurit
TNI,dan
AnggotaPolri yang ditempatkan atau ditugaskan di
PerwakilanRepublik
Indonesiadi luar negeri' adalah
PNS, PrajuritTNI, dan Anggota Polri karena
status/kedudukannyaditempatkan untuk
melaksanakantugas di
PerwakilanRepublik Indonesia di luar negeri, termasuk
yang melaksanakankeputusan
penugasanuntuk bekerja
diPerwakilan Republik Indonesia di luar negeri
sesuaidengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Yang dimaksud dengan "PNS,
Prajurit
TNI,dan
Anggota Polri yang ditugaskan diluar
instansi pemerintah" adalahPNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri
karenastatus/kedudukannya ditugaskan agar
melaksanakankeputusan
penugasanuntuk bekerja di luar
instansipemerintah sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.Yang dimaksud dengan "instansi pemerintah"
terdiri
atasinstansi pusat dan instansi daerah sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk alat negara sesuai denganketentuan peraturan
perundang- unciangan.Yang dimaksud dengan
"instansi induk"
adalah instansipemerintah yang Pejabat Pembina
Kepegawaian ataudengan sebutan lainnya menetapkan
keputusan penugasan kepada PNS,Prajurit TNI, dan
Anggota Poiriuntuk
bekerja padainstansi di luar instansi
pemerintahsesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Ayat(s) ...
SK
No 134849APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-4-
Ayat (5)
Cukup jelas.
Ayat (6)
Cukup jelas.
Ayat (7)
Cukup jelas.
Ayat (8)
Cukup jelas.
Ayat (9)
Cukup jelas.
Ayat (10)
Cukup jeias.
Pasal 4
Pasal 5
Cukup jelas.
Huruf
aCukup jelas.
Huruf
bYang dimaksud dengan uditugaskan di luar
instansi pemerintah" adalah PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri karenastatus/kedudukannya ditugaskan agar
melaksanakankeputusan penugasan untuk bekerja di luar
instansipemerintah
sesuai denganketentuan peraturan
perundang- undangan.Yang dimaksud dengan "instansi pemerintah" terdiri
atasinstansi pusat dan instansi
daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasukalat
negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Yang
dimaksud
dengan"instansi tempat
penugasan" adalahinstansi di luar instansi pemerintah
sebagaitempat
PNS,Prajurit TNI, dan Anggota Polri melaksanakan
tugasberdasarkan keputusan penugasan yang ditetapkan
oleh Pejabat Pembina Kepegawaian atau dengan sebutanlain
pada instansi induk.Pasal
6...
SK
No 134850APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-5-
Pasal 6 Ayat (1)
Yang
dimaksud
dengan "Pegawai Non-PegawaiAparatur
Sipil Negara yang bertugas pada Lembaga Penyiaran Publik" adalah pegawaidengan sebutan
sebagai "PegawaiBukan
PegawaiNegeri Sipil" yang diangkat oleh pejabat yang
memilikikewenangan di Lembaga Penyiaran Publik dan
telahmenandatangani
perjanjian kerja sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.Huruf
aYang dimaksud
dengan"gaji pokok" adalah gaji
pokoksebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan mengenai gaji/hak keuangan atau
dengan sebutan lain.Huruf
bYang dimaksud dengan "tunjangan keluarga"
adalah tunjangan keluarga sebagaimanadiatur
dalam peraturan perundang-undangan mengenaigaji/hak
keuangan atau dengan sebutan lain.Huruf
cYang dimaksud dengan "tunjangan pangani'
adalahtunjangan pangan atau yang disebut juga
sebagaitunjangan beras
sebagaimanadiatur dalam
peraturan perundang-undangan mengenaigaji/hak
keuangan atau dengan sebutan lain.Huruf
dYang dimaksud dengan "tunjangan jabatan"
adalah tunjanganjabatan
sebagaimanadiatur
dalam peraturan perundang-undangan mengenaigaji/hak
keuangan atau dengan sebutan lain.Tunjangan jabatan meliputi tunjangan jabatan
struktural, tunjangan jabatan fungsional, dan tunjangan
yang dipersamakan dengan tunjanganjabatan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Yang dimaksud
dengan"tunjangan jabatan struktural'
adalah tunjanganjabatan struktural
sebagaimanadiatur
dalam peraturan perundang-undangan
mengenai tunjangan jabatanstruktural.
Yang . . .
SK
No 134851APRESIDEN
REPUELIK INDONESIA
-6-
Yang dimaksud
dengan"tunjangan jabatan
fungsional"adalah tunjangan
jabatan
fungsional sebagaimanadiatur
dalam peraturan perundang-undangan
mengenai tunjangan jabatan fungsional.Bagi PNS, tunjangan yang dipersamakan
dengan tunjangan jabatan antara lain:a.
Tunjangan Tenaga Kependidikan;b.
T\rnjangan Panitera;c.
TunjanganJurusita
danJurusita
Pengganti;d.
T\.rnjangan Pengamat Gunung Api bagi PNS Golongan I dan II;e.
Tunjangan Petugas Pemasyarakatan; danf. Tunjangan Jabatan bagi Pejabat Tertentu
yangditugaskan pada Badan Pemeriksa Keuangan.
Bagi Pejabat Negara tunjangan yang dipersamakan dengan tunjangan jabatan antara
lain
tunjangan hakim.Yang dimaksud dengan "tunjangan umum"
adalahtunjangan umum
sebagaimanadiatur dalam
PeraturanPresiden Nomor 12 Tahun 2006 tentang Tunjangan Umum bagi Pegawai Negeri Sipil.
Aparatur
Negara yangmemiliki
tunjanganjabatan
lebihdari 1 (satu), maka tunjangan jabatan
yangdiperhitungkan dalam Tunjangan Hari Raya dan
GajiKetiga Belas
halya
salah satu dari tunjangan jabatan yang nilainya paling besar.Huruf
eYang dimaksud dengan "tunjangan kinerja"
adalahtunjangan yang diberikan berdasarkan kelas
jabatandengan
mempertimbangkancapaian kinerja
organisasidan capaian kinerja individu yang ditetapkan
dalam peraturan perundang-undangan.Ayat(2|...
SK No 134876 A
PRESIDEN REPUBLIK INDONES
-7
-Ayat (2)
Hurufa
Lihat penjelasan ayat (1)
huruf
a.Huruf
bLihat penjelasan ayat (1)
huruf
b.Huruf
cLihat penjelasan ayat (1)
huruf
c.Huruf
dLihat penjelasan ayat (1)
huruf
d.Huruf
eCukup jelas.
Ayat (3)
Cukup jelas.
Ayat (4)
Huruf
aCukup jelas.
Huruf
bYang dimaksud dengan "pejabat yang hak keuangan atau
hak administratifnya
disetarakanatau
setingkat denganmenteri,
pejabatpimpinan tinggi,
pejabat administrator,atau pejabat pengawas' adalah pejabat tertentu
yangdiberikan T\rnjangan Hari
Rayadan Gaji
Ketiga Belas sebesar TunjanganHari
Raya dan Gaji Ketiga Belas yangditerima
oleh pejabat yang sesuai dengan kesetaraannyaatau tingkatnya yaitu menteri,
pejabatpimpinan
tinggi, pejabat administrator, atau pejabat pengawas.Contoh:
Pejabat
yang hak
keuanganatau hak
administratifnya disetarakan atau setingkat dengan pejabat pimpinan tinggi madya, maka T\rnjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belasyang diberikan kepadanya paling banyak
sebesar Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang diterima oleh pejabat pimpinan tinggi madya.Ayat(5)...
SK
No 143010APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-8-
Ayat (s)
Cukup jelas.
Ayat (6)
Cukup jelas.
Ayat (7)
Cukup jelas.
Ayat (8)
Cukup jelas.
Pasal 7
Cukup jelas.
Pasal 8
Huruf
aYang dimaksud dengan "pensiun pokok' adalah pensiun pokok sebagaimana
diatur dalam peraturan
perundang-undangan mengenai pensiun pokok.Huruf
bYang dimaksud dengan 'tunjangan keluarga" adalah tunjangan
keluarga
sebagaimanadiatur dalam peraturan
perundang- undangan mengenai pensiun pokok.Huruf
cYang dimaksud dengan "tunjangan pangan" adalah tunjangan
pangan atau yang disebut juga
sebagaitunjangan
beras sebagaimanadiatur dalam peraturan
perundang-undangan mengenai pensiun pokok.Huruf
dYang dimaksud dengan "tambahan penghasilan"
adalahtambahan
penghasilanbagi
Penerima Pensiunyang
karenaperubahan pensiun pokok baru tidak
mengalami kenaikanpenghasilan, mengalami penurunan penghasilan,
atau mengalami kenaikan penghasilan tetapikurang dari
5% (limapersen) sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang- undangan.SK
No 134854APasal
9...
PRESIDEN
REPUBLIK TNDONESIA
-9
Pasal 9
Pasal 10
Huruf
aCukup jelas.
Huruf
bCukup jelas.
Huruf
cYang
dimaksud
dengan"tunjangan yang diterima oleh
penerimaT\rnjangan" adalah tunjangan yang diberikan kepada
penerimaT\rnjangan sebagai
penghargaandan/atau penghormatan
dari negara sesuai dengan ketentuanperaturan
perundang-undangan, yangterdiri
atas:a.
T\rnjangan Veteran;b. Tunjangan
Kehormatan AnggotaKomite
Nasional Indonesia Pusat;c. Tunjangan Penghargaan Perintis
PergerakanKebangsaan/ Kemerdekaan;
d.
Tunjangan Janda/Duda;e. Tunjangan Bekas Tentara Koninklijk Nederland
IndonesischLe g e r / K oninklij k M arine;
f.
Tunj angan Bersifat Pensiun;g.
Tunj angan Pokok;h. Tunjangan Tambahan
Penghasilanatau yang disebut
jugasebagai gaji terusan; dan
i. tunjangan tambahan penghasilan atau yang disebut
jugasebagai pensiun terusan.
Yang
dimaksud
dengan"tunjangan
pengelolaanarsip
statis"adalah tunjangan pengelolaan arsip statis bagi
PNSdi lingkungan Arsip Nasional Republik Indonesia.
Huruf
dYang dimaksud dengan "tunjangan bahaya, tunjangan risiko,
tunjangan
kompensasi,atau tunjangan lain yang
sejenis"antara lain:
a. Tunjangan Bahaya Radiasi bagi PNS yang bekerja
diinstansi yang
melaksanakantugas di bidang
pengawas tenaganuklir;
b. Tunjangan . . .
SK
No 134855 APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-10-
b. T\:njangan Bahaya Nuklir bagi PNS di instansi
yangmelaksanakan tugas di bidang tenaga
nuklir;
c.
T\rnjangan Bahaya Radiasi bagi pekerja radiasi;d. Tfrnjangan Risiko Bahaya
Keselamatandan
Kesehatandalam
Penyelenggaraan Pencariandan
Pertolongan bagi pegawaidi instansi yang
melaksanakantugas di
bidang pencarian dan pertolongan;e. T\rnjangan Risiko Bahaya
Keselamatandan
Kesehatandalam Penyelenggaraan Persandian.
Huruf
eYang dimaksud dengan "tunjangan pengamanan"
adalah tunjangan pengamanan persandian.Huruf f
Cukup jelas.
Huruf
gCukup jelas.
Huruf
hYang dimaksud dengan
'insentif khusus" antara lain insentif
khusus penanganan Covid- 19.Huruf
iCukup jelas.
Huruf
j
Yang dimaksud dengan "tunjangan pengabdian"
adalah T\rnjangan Pengabdian bagi PNS yang bekerjadan
bertempat tinggal di daerah terpencil.Huruf k
Yang dimaksud dengan "tunjangan operasi
pengamanan"adalah Tunjangan Operasi Pengamanan bagi
Prajurit
TNI dan PNS yang bertugas dalam operasi pengamanan pada wilayahpulau
kecil teriuardan/atau
wilayah perbatasan.Huruf
ICukup jelas.
Hurufm
. . .SK
No 134856APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
- 11- Huruf
mYang dimaksud dengan "tunjangan selisih penghasilan" antara
lain T\rnjangan Selisih
Penghasilanbagi
PNSdi
lingkunganSekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan
Rakyat,Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat dan
Badan Keahlian, dan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah.Huruf
nCukup je1as.
Huruf
oYang dimaksud dengan "instansi pemerintah" adalah instansi pusat dan instansi daerah, termasuk lembaga negara dan alat
negara sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang- undangan.Huruf
pYang dimaksud dengan "tunjangan atau dengan sebutan
lain'
adalah tunjangan atau dengan sebutanlain di luar
ketentuantentang gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan
pangan,tunjangan jabatan,
tunjanganjabatan struktural,
tunjanganjabatan fungsional, tunjangan yang dipersamakan
dengan tunjangan jabatan bagi PNS, tunjangan jabatan pejabat negara, tunjangan yang dipersamakan dengan tunjanganjabatan
bagipejabat negara, tunjangan hakim, tunjangan umum,
uang representasi, tunjangan jabatan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Ralryat Daerah, tunjanganhakim
ad hoc, pensiunpokok, tambahan
penghasilanbagi penerima pensiun,
dan tunjangan yang diterima oleh Penerima Tunjangan.Pasal 11
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Yang dimaksud
dengan"didasarkan
komponen penghasilan yang dibayarkan pada bulanApril
Tahun 2022" adalah bukan sebagaidasar perhitungan
pembayarandan hanya
sebagaipenentu kepastian komponen
pembayaranTunjangan
Hari Raya.Contoh . . .
SK
No 134857APRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-t2-
Contoh:
PNS
A menerima
penghasilandi bulan April Tahun
2022sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)
dengan komponen gaji pokok sebesar Rp3.000.000,00 (tigajuta
rupiah)dan tunjangan kinerja atau sebutan lain
sebesar Rp7.000.000,00(tujuh juta rupiah) (100%
(seratus persen) tunjangan kinerja atau sebutan lain). Tunjangan Hari Raya bagiPNS A berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah ini, dibayarkan sebesar gaji pokok Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah)
dan tunjangan kinerjaatau
sebutanlain
sebesar 507o(lima puluh
persen)dari
yangditerima di buian April
Tahun 2022.PNS
A menerima
penghasilandi bulan April Tahun
2022sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)
dengan komponen gaji pokok sebesar Rp3.000.000,00 (tigajuta
rupiah) dan tambahan penghasilan sebesar Rp7.000.000,00 (tujuhjuta
rupiah) (100% (seratus persen) tambahan penghasiian).T\rnjangan Hari Raya bagi
PNSA berdasarkan
ketentuanPeraturan Pemerintah ini, dibayarkan
sebesargaji
pokok Rp3.000.000,00 (tigajuta rupiah) dan
tambahan penghasilanpaling
banyak 50% (limapuluh
persen)dari
yang diterima di bulanApril Tahun2022.
Pasal 12
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (21
Ayat (3)
Cukup jelas.
PNS
A menerima
penghasilandi bulan Juni Tahun
2022sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)
dengankomponen gaji pokok sebesar Rp3.000.000,00 (tiga
juta
rupiah)dan tunjangan kinerja atau sebutan lain
sebesarRp7.000.000,00 (tujuh juta rupiah) 100% (seratus
persen)tunjangan kinerja atau
sebutanlain). Gaji
Ketiga Belas bagiPNS A berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah
ini,dibayarkan
sebesargaji pokok Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah)
dan tunjangan kinerjaatau
sebutanlain
sebesar 50o/o(lima puluh
persen)dari
yangditerima di bulan Juni
Tahun 2022.PNS. . .