• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR PENDANAAN DAN PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "STANDAR PENDANAAN DAN PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

STANDAR

PENDANAAN DAN PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIT PENJAMINAN MUTU

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

2020

(3)

SPMI FTI UNISSULA SPMI FTI UNISSULA

LEMBAR PENGESAHAN

STANDAR PENDANAAN DAN PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNISSULA

PROSES NAMA JABATAN TANDA TANGAN

1. Perumusan Ir. Sri Mulyono, M.Eng. Tim Penyusun Dokumen SPMI 2. Pemeriksaan Dr. Ir. Novi Marlyana, ST.,

MT., IPU

Ketua Unit Penjaminan Mutu

3. Persetujuan Ir. Agus Adhi Nugroho, MT. Ketua Senat FTI Unissula

4. Penetapan Dr. Sri Arttini Dwi Prasetyowati, M.Si.

Dekan FTI UNISSULA

5. Pengendalian Dr. Ir. Novi Marlyana, ST., MT., IPU

Ketua Unit Penjaminan Mutu FAKULTAS TEKNOLOGI

INDUSTRI UNISSULA

Kode/No : P8/SA-FTI/UPJM/IX/2020 Tanggal : 30 September 2020

STANDAR PENDANAAN DAN

PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN

Revisi : 00

Tanggal : 30 September 2020

(4)

SPMI FTI UNISSULA SPMI FTI UNISSULA

Visi Misi Fakultas Teknologi Industri UNISSULA

1. Visi Fakultas Teknologi Industri UNISSULA

Menjadi Fakultas yang berkontribusi internasional pada tahun 2024 dalam penyelenggaraan pendidikan untuk membangun generasi khaira ummah, penelitian dan penerapan ilmu pengetahuan di bidang teknologi industri kepada masyarakat atas dasar nilai-nilai Islam.

2. Misi Fakultas Teknologi Industri UNISSULA

Menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang teknologi industri yang berorientasi pada kualitas dan kesetaraan universal dengan :

1. Merekonstruksi dan mengembangkan iptek bidang teknologi industri atas dasar nilai-nilai Islam untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

2. Mendidik dan mengembangkan sumber daya insani pada semua program pendidikan tinggi dalam bidang teknologi industri dalam rangka membangun generasi khaira ummah tafaqquh fiddin, berakhlak mulia, dengan kualitas kecendekiawanan dan kepakaran standar tertinggi dan kesetaraan universal, siap melaksanakan tugas kepemimpinan dan dakwah.

3. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat dalam membangun peradaban Islam melalui upaya memajukan bidang teknologi industri menuju masyarakat sejahtera yang dirahmati Allah SWT.

4. Mengembangkan gagasan dan kegiatan agar secara dinamik senantiasa siap melakukan perbaikan kelembagaan sesuai dengan hasil rekonstruksi dan pengembangan iptek bidang teknologi industri atas dasar nilai-nilai Islam, dan perkembangan masyarakat.

(5)

6 Daftar Istilah

Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran

1. Standar Nasional Pendidikan Tinggi adalah kriteria minimal tentang pembelajaran pada jenjang pendidikan tinggi di perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Standar pembiayaan pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang komponen dan besaran biaya investasi dan biaya operasional yang disusun dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan

3. Pembelajaran adalah serangkaian kegiatan proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

4. Biaya investasi pendidikan tinggi merupakan bagian dari biaya pendidikan tinggi untuk pengadaan sarana dan prasarana, pengembangan dosen, dan tenaga kependidikan pada pendidikan tinggi.

5. Biaya operasional pendidikan tinggi merupakan bagian dari biaya pendidikan tinggi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pendidikan yang mencakup biaya dosen, biaya tenaga kependidikan, biaya bahan operasional pembelajaran, dan biaya operasional tidak langsung

6. Biaya operasional pendidikan tinggi per mahasiswa per tahun yang disebut dengan standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi.

7. Standar Pendidikan Fakultas Teknologi Industri UNISSULA, adalah kriteria minimal tentang pembelajaran pendidikan tinggi yang berlaku di Fakultas Teknologi Industri UNISSULA yangMmelampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Rasional Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran

Berdasarkan Permendikbud No. 3 tahun 2020 tentang SNPT menjelaskan bahwa salah satu standar dalam pendidikan adalah pembiayaan pembelajaran. Selain itu, salah satu misi yang telah ditetapkan oleh Fakultas Teknologi Industri UNISSULA sebagai institusi pendidikan tinggi yaitu menghasilkan lulusan yang unggul

(6)

7 dan dapat diterima di pasar kerja nasional maupun internasional sebagai bagian dari generasi khaira ummah. Untuk mewujudkan kinerja akademik yang berkualitas, profesional serta kompetitif, diperlukan ketersediaan standar pembiayaan pembelajaran yang mampu menunjang proses belajar mengajar. Standar pembiayaan pembelajaran Fakultas Teknologi Industri UNISSULA yang disusun harus memenuhi atau bahkan melebihi Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan dalam perundang- undangan serta memasukkan unsur keislaman.

Isi Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran

1. Dekan harus menyusun kebijakan, mekanisme, dan prosedur dalam menggalang sumber dana lain secara akuntabel dan transparan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan.

2. Ketua YBWSA harus mengupayakan pendanaan pendidikan tinggi dari berbagai sumber di luar biaya pendidikan yang diperoleh dari mahasiswa.

3. Dekan Wajib :

a. mempunyai sistem pencatatan biaya dan melaksanakan pencatatan biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sampai pada satuan program studi;

b. melakukan analisis biaya operasional pendidikan tinggi sebagai bagian dari penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan perguruan tinggi yang bersangkutan; dan

c. melakukan evaluasi tingkat ketercapaian standar satuan biaya pendidikan tinggi pada setiap akhir tahun anggaran.

4. Dekan harus melakukan investasi untuk pengadaan sarana dan prasarana, pengembangan dosen, dan tenaga kependidikan pendidikan tinggi.

5. Dekan harus malakukan pengeluaran operasional untuk melaksanakan kegiatan pendidikan yang mencakup biaya dosen, biaya tenaga kependidikan, biaya bahan operasional pembelajaran, dan biaya operasional tidak langsung.

6. Dekan dan KaProdi harus menetapkan biaya operasional

(7)

8 pendidikan per mahasiswa per tahun dengan mempertimbangkan jenis program studi; tingkat akreditasi perguruan tinggi dan program studi, indeks kemahalan wilayah;

7. Dekan harus menyusun RAPBT sebagai dasar penentuan biaya satuan pendidikan per tahun.

8. Dekan dan Wakil Dekan II harus mempunyai sistem pencatatan biaya dan melaksanakan pencatatan biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dekan harus melakukan analisis biaya operasional pendidikan tinggi sebagai bagian dari penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan perguruan tinggi yang bersangkutan; dan 10. Dekan harus melakukan evaluasi tingkat ketercapaian standar

satuan biaya pendidikan pada setiap akhir tahun anggaran.

11. Dekan dan Wakil Dekan II memastikan komponen pembiayaan lain di luar biaya pendidikan, antara lain:

a. hibah;

b. jasa layanan profesi dan/atau keahlian;

c. dana lestari dari alumni dan filantropis; dan/atau d. kerja sama kelembagaan pemerintah dan swasta

12. Dekan dan Wakil Dekan II memastikan sumber pendanaan proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian Fakultas Teknologi Industri UNISSULA bersumber dari mahasiswa, YBWSA, pemerintahan, dan sumber lain.

13. Dekan dan Wakil Dekan II harus melakukan monitoring evaluasi keterserapan anggaran Fakultas Teknologi Industri UNISSULA.

Strategi Pencapaian Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran

1. Penyusunan pedoman pendanaan internal dan eksternal

2. Pimpinan universitas berkoordinasi dengan seluruh unit dibawahnya meliputi fakultas, lembaga, Direktorat dan unit-unit yang ada dalam hal perencanaan, pengelolaan dan pertanggung jawaban seluruh penerimaan dan pengeluaran dana yang ada.

3. Dalam rangka pemenuhan standar pembiayaan, diperlukan

(8)

9 langkah efisiensi pengeluaran dan optimalisasi penerimaan.

4. Dekan melalui Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknologi Industri UNISSULA secara periodik dan berkelanjutan melakukan fungsi pengawasan dan audit internal keuangan

Indikator Ketercapaian Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran FTI Indikator Utama Baseline

2020

TA 2021

TA 2022

TA 2023 TA 2024

Ketersediaan pedoman pendanaan internal dan eksternal

100% 100% 100% 100% 100%

Kesesuaian antara rencana anggaran dan realisasi anggaran kegiatan tahunan secara efektif dan efisien

85% 100% 100% 100%

100%

Persentase perolehan dana yang bersumber dari mahasiswa terhadap total perolehan dana UNISSULA

90% 85% 80% 75%

Kurang dari 75%

Persentase perolehan dana UNISSULA yang bersumber selain dari mahasiswa dan kementrian/lembaga terhadap total

perolehan dana UNISSULA

10% 15% 20% 25% Lebih

dari 75%

Rata-rata dana operasional proses pembelajaran per

25 juta 26 juta 27 juta 28 juta 29 juta

(9)

10 mahasiswa per

tahun

Pihak yang terlibat dalam Standar

Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran

1. Penetapan standar melibatkan Dekan, Ketua Senat Fakultas Teknologi UNISSULA, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II dan KaProdi sebagai penyetuju, Dekan sebagai penetap, dan Kaprodi dan Gugus Penjaminan Mutu Prodi sebagai pengendali.

2. Pelaksanaan standar melibatkan Ka.Prodi dan Ketua Tim Tracer Study Fakultas Teknologi UNISSULA

3. Evaluasi pelaksanaan standar dilakukan oleh Kaprodi melalui evaluasi diri, Dekan melakukan monitoring terhadap Kaprodi, kepala SPM menugaskan Auditor internal untuk melakukan Audit Internal

4. Pengendalian pelaksanaan standar dilakukan oleh Dekan.

5. Peningkatan standar dilakukan oleh Rapat Pimpinan Lengkap Dokumen terkait

dalam Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pembelajaran

1. Pedoman penyusunan profil lulusan 2. SOP penyusunan profil lulusan

3. Pedoman penyusunan capaian pembelajaran 4. SOP penyusunan capaian pembelajaran 5. Formulir penyusunan capaian pembelajaran

Daftar Referensi 1. Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

2. Permendikbud No.3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

3. PP Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi

4. Statuta UNISSULA 2019

5. Rencana Induk Pengembangan UNISSULA 6. Rencana Strategis UNISSULA

7. Renstra FTI UNISSULA

(10)

Referensi

Dokumen terkait

(lambung)  fermentasi (caecum: colon)  mekanik (mulut: gizzard) mulut oesophagus rumen om ret abo Usus halus colon caecum mulut oesophagus proventriculus (lambung sejati)

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan untuk memberikan pengalaman dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran sebagai bekal untuk menjadi seorang

Adapun setelah melakukan penelitian di MTs Permata Bener Meriah Aceh, peneliti mendapatkan hasil bahwa Faktor penghambat yang dihadapi kepala madrasah dalam mengembangkan

Cost Ratio ), PBP ( Pay Back Period ) dan analisa kepekaan ( Switching Value ). Analisis kelayakan pada aspek ini sangat penting dilakukan. Tujuan dilakukannya analisis

Berbahasa Santun, adalah bahasa yang sesuai dengan norma dan nilai yang dipegang oleh masyarakat pengguna bahasa tersebut, dalam hal ini adalah bangsa Indonesia. Kendatipun

Disamping memperhatikan hak asasi manusia dalam setiap melaksanakan tugas dan wewenangnya, setiap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesiawajib pula memperhatikan

Dari hasil analisis data masterplan kawasan industri diatas hanya 23 industri yang menghasilkan limbah cair yaitu yang terdapat pada area eksisting dan area future

Al- Qur‟an bagi umat Islam pada umumnya merupakan sumber ajaran yang paling otoritatif, tidak mendiskriminasi perempuan kendatipun kenyataan sejarah yang pahit dan