• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Sensoris Mi Instan Tersubstitusi Tepung Ganyong Termodifikasi Secara Fisik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Karakteristik Sensoris Mi Instan Tersubstitusi Tepung Ganyong Termodifikasi Secara Fisik"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 4. Hasil Uji Deskriptif Mi Instan Ganyong

Referensi

Dokumen terkait

Formulasi biskuit tersubstitusi yang paling disukai adalah penambahan 40% tepung millet berdasarkan rasa, aroma, warna dan tekstur biskuit. UCAPAN

Penambahan tepung kedelai dan tepung ganyong juga berpengaruh nyata terhadap kadar abu, protein, serat kasar, karbohidrat, amilosa, zat besi dan kalsium dalam mie instan..

Hasil penilaian sensoris para panelis disimpulkan sebagai berikut : (a) Penambahan 10% tepung komposit pada adonan menghasilkan warna remah, aroma, citarasa yang

Uji deskripsi yang dilakukan terhadap warna, tekstur, aroma dan rasa mi basah dengan penambahan tepung kedelai menunjukan bahwa panelis masih menyukai dan dapat menerima mi basah

Penggunaan mosas dan daging ikan patin dalam pembuatan mi instan memberikan pengaruh nyata pada uji sensori terhadap warna, tekstur dan aroma ikan patin sebelum

Gambar 1 menunjukkan ada perbedaan tingkat kesukaan panelis terhadap parameter warna sup labu jagung instan dengan penambahan tepung cangkang telur bebek (p- value

Pengaruh formulasi tepung pisang tongka langit dan tepung beras terhadap aroma bubur instan Tekstur Pada Gambar 4 terlihat bahwa dari 25 panelis yang memberikan penilaian terhadap

Tingkat kesukaan terhadap aroma, rasa dan warna pempek ikan gabus dengan perbandingan tepung pati ganyong dan tapioka pada skala 1-5 mendapat skor tertinggi yang terdapat pada perlakuan