• Tidak ada hasil yang ditemukan

SASARAN SISTEM OPERASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SASARAN SISTEM OPERASI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Sistem Operasi

SISTEM OPERASI

A. Pengertian Sistem Operasi

Sistem operasi (Operation System) adalah perangkat lunak (software) yang mengatur semua sumber daya dalam komputer. Sumber daya ini dapat berupa perangkat keras (hardware) maupun program aplikasi.

Sistem operasi dapat juga didefenisikan sebagai kumpulan dari beberapa perintah atau instruksi dari program pengendalian komputer yang sudah dibuat oleh pabrik komputer.

Sistem operasi bagaikan nyawa bagi komputer. Tanpa sistem operasi, kinerja komputer akan kacau.

Komputer tidak akan dapat mengerjakan tugas yang diberikan dengan lancar. Sistem operasi terdiri atas perangkat lunak yang berfungsi untuk mengendalikan sistem komputer.

Secara garis besar, tugas sistem operasi yaitu;

1. Sebagai penghubung antara pengguna dan program aplikasi. Sistem operasi juga bertugas sebagai penghubung antara pengguna komputer dan program-program yang ada dalam komputer.Itulah mengapa perintah yang diberikan pengguna dapat dimengerti komputer;

2. Sebagai tempat meletakkan program aplikasi. Sistem operasi juga berperan sebagai tempat “menanamkan”

program aplikasi. Sebagai contoh, suatu komputer menggunakan sistem operasi Microsoft Windows. Agar komputer dapat digunakan membuat gambar, perlu diinstall program aplikasi misalnya Adobe Photoshop.

Adobe Photoshop ini tidak dapat diinstall jika belum ada sistem operasi di dalam komputer;

3. Mengatur sistem kerja dalam komputer. Sistem kerja komputer akan kacau jika tidak ada sistem operasi.Pada saat ini penggunaan komputer bersifat multitasking (digunakan untuk berbagai keperluan dalam satu saat). Misalnya menggunakan komputer untuk membuka internet sekaligus mendengarkan lagu. Jika tidak ada pengaturan atau pembagian sumber daya, kinerja komputer akan kacau.

B. Konsep Dasar Sistem Operasi

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia.

Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.

FUNGSI DASAR

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.

Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan.

Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan mempelajari sistem operasi agar dapat merancang sendiri serta dapat memodifikasi sistem yang telah ada sesuai dengan kebutuhan kita, agar dapat memilih alternatif sistem operasi, memaksimalkan penggunaan sistem operasi dan agar konsep dan teknik sistem operasi dapat diterapkan pada aplikasi-aplikasi lain.

SASARAN SISTEM OPERASI

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan — membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien — penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta

(3)

Sistem Operasi mampu berevolusi — sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.

SEJARAH SISTEM INFORMASI

Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:

• Generasi Pertama (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.

• Generasi Kedua (1955-1965)

Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

• Generasi Ketiga (1965-1980)

Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

• Generasi Keempat (Pasca 1980an)

Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

LAYANAN SISTEM OPERASI

Sebuah sistem operasi yang baik menurut Tanenbaum harus memiliki layanan sebagai berikut:

1. Pembuatan program

sistem operasi menyediakan fasilitas dan layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program 2. Eksekusi program

Instruksi-instruksi dan data-data harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi

3. Pengaksesan I/O Device

Sistem Operasi harus mengambil alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali menjengkelkan agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi

4. Pengaksesan terkendali terhadap berkas.

Disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas 5. Pengaksesan sistem

Menggunakan prinsip shared system (sistem digunakan bersamaan dalam suatu waktu). Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi serta menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber-daya

6. Deteksi dan pemberian tanggapan pada kesalahan.

Jika muncul permasalahan muncul pada sistem komputer maka sistem operasi harus memberikan tanggapan yang menjelaskan kesalahan yang terjadi serta dampaknya terhadap aplikasi yang sedang berjalan

7. Akunting.

Sistem Operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber-daya dan memonitor parameter kinerja.

(4)

Sistem Operasi SISTEM KOMPUTER MULTIGUNA

Dewasa ini sistem komputer multiguna terdiri dari CPU (Central Processing Unit); serta sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display).

CPU dan device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.

BOOTING

Booting adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada proses awal menyalakan komputer dimana semua register prosesor disetting kosong, dan status mikroprosesor/prosesor disetting reset. Kemudian address 0xFFFF diload di segment code (code segment) dan instruksi yang terdapat pada alamat address 0xFFFF tersebut dieksekusi. Secara umum program BIOS (Basic Input Output System), yaitu sebuah software dasar, terpanggil. Sebab memang biasanya BIOS berada pada alamat tersebut.

Kemudian BIOS akan melakukan cek terhadap semua error dalam memory, device-device yang terpasang/tersambung kepada komputer — seperti port-port serial dan lain-lain. Inilah yang disebut dengan POST (Power-On Self Test). Setelah cek terhadap sistem tersebut selesai, maka BIOS akan mencari [Sistem Operasi], memuatnya di memori dan mengeksekusinya. Dengan melakukan perubahan dalam setup BIOS (kita dapat melakukannya dengan menekan tombol tertentu saat proses booting mulai berjalan), kita dapat menentukan agar BIOS mencari Sistem Operasi ke dalam floppy disk, hard disk, CD-ROM, USB dan lain-lain, dengan urutan yang kita inginkan.

BIOS sebenarnya tidak memuat Sistem Operasi secara lengkap. Ia hanya memuat satu bagian dari code yang ada di sektor pertama (first sector, disebut juga boot sector) pada media disk yang kita tentukan tadi.

Bagian/fragmen dari code Sistem Operasi tersebut sebesar 512 byte, dan 2 byte terakhir dari fragmen code tersebut haruslah 0xAA55 (disebut juga sebagai boot signature). Jika boot signature tersebut tidak ada, maka media disk dikatakan tidak bootable, dan BIOS akan mencari Sistem Operasi pada media disk berikutnya.

Fragmen code yang harus berada pada boot sector tadi disebut sebagai boot-strap loader. BIOS akan memuat boot-strap loader tersebut ke dalam memory diawali pada alamat 0x7C00, kemudian menjalankan boot-strap loader tadi. Akhirnya sekarang kekuasaan berpindah kepada boot-strap loader untuk memuat Sistem Operasi dan melakukan setting yang diperlukan agar Sistem Operasi dapat berjalan. Rangkaian proses inilah yang dinamakan dengan booting.

PROSES BOOTING

Secara umum, gambaran yang terjadi pada proses boot adalah sebagai berikut :

1. Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Karena itu, prosesor dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS ROM. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju ke alamat eksekusi awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan power-on-self test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang ada.

2. Sesudah itu, BIOS mencari video card. Secara khusus, dia mencari program BIOS milik video card.

Kemudian system BIOS menjalankan video card BIOS. Barulah setelah itu, video card diinisalisasi.

3. Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS tersendiri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga.

4. BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misal memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk

Berdasarkan keadaan kejadian dari proses booting ini, terdapat beberapa boot, yaitu:

a. Cold boot, boot yang terjadi ketika komputer dari dalam keadaan mati, kebalikan dari warm boot.

b. Warm boot, proses boot yang terjadi ketika komputer diberikan arus listrik kembali, dimana arus listrik dimatikan hanya sejenak, dengan tujuan untuk mengulang kembali proses komputer dari awal, kebalikan dari cold boot. Warm boot ini biasanya terjadi karena software crash atau terjadi pengaturan ulang dari sistem.

c. Soft boot, proses boot yang dikendalikan melalui sistem.

(5)

Sistem Operasi e. Reboot, peristiwa mengulang kembali sistem dari awal, reboot ini terjadi karena beberapa hal, diantaranya

seperti sistem tidak bereaksi dalam beberapa lama, terjadi perubahan setting dari sistem.

C. Macam-macam Sistem Operasi

Sistem operasi biasanya sudah terpasang saat Anda pertama kali membeli komputer. Sebagian besar pengguna komputer langsung menggunakan sistem operasi tersebut, tetapi mereka dapat mengubahnya dengan sistem operasi yang lain. Terdapat tiga sistem operasi komputer yang umum digunakan yaitu Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux.

Saat ini, sistem operasi modern telah menggunakan antarmuka pengguna grafis (disebut GUI).

Melalui GUI, Anda dapat menggunakan mouse untuk klik ikon, tombol, dan menu. Selain itu, GUI menampilkan semua informasi pada komputer menggunakan kombinasi grafis dan teks.

Setiap sistem operasi memiliki GUI yang berbeda-beda, maka mungkin Anda membutuhkan waktu beberapa saat untuk beradaptasi dengan GUI yang baru. Sistem operasi modern telah dirancang untuk dapat digunakan dengan mudah dan mayoritas memiliki fitur-fitur dasar yang sama.

Microsoft Windows

Microsoft menciptakan sistem operasi Windows pada pertengahan tahun 1980-an. Sampai hari ini sudah terdapat banyak versi Windows, tetapi versi-versi yang terbaru adalah Windows 10 (dirilis pada tahun 2015), Windows 8 (dirilis pada tahun 2012), Windows 7 (dirilis pada tahun 2009), dan Windows Vista (dirilis pada tahun 2007). Windows sudah terpasang langsung pada komputer-komputer baru sehingga membuatnya menjadi sistem operasi yang populer.

Mac OS X

Mac OS adalah sistem operasi yang dibuat oleh Apple. Sistem operasi ini sudah terpasang pada semua komputer Macintosh (disebut Mac) baru. Semua versi Mac OS yang terbaru dikenal sebagai OS X (diucapkan OS Ten), termasuk beberapa versi lainnya seperti El Capitan (dirilis pada tahun 2015), Yosemite (dirilis pada tahun 2014), Mavericks (dirilis pada tahun 2013), Mountain Lion (dirilis pada tahun 2012), dan Lion (dirilis pada tahun 2011) .

Berdasarkan StatCounter Global Stats, pangsa pasar pengguna sistem operasi Mac OS kurang dari 10 persen dari pengguna global sistem operasi. Statistik ini jauh lebih rendah dari persentase pengguna sistem operasi Windows (lebih dari 80 persen). Salah satu penyebabnya adalah bahwa harga komputer Apple cenderung lebih mahal. Namun, banyak orang lebih menyukai tampilan sistem operasi Mac OS X daripada Windows.

(6)

Sistem Operasi

Linux

Linux (diucapkan LINN-ux) adalah jenis sistem operasi open-source, yang kode programnya (source code) dapat dimodifikasi dan didistribusikan oleh siapa saja di seluruh dunia. Sistem operasi Linux berbeda dari sistem operasi Windows yang bersifat proprietary (modifikasi kode program hanya dapat dilakukan oleh perusahaan pencipta Windows). Beberapa keuntungan Linux adalah gratis dan tersedia banyak varian Linux yang dapat Anda pilih sesuai keinginan Anda.

Menurut StatCounter Global Stats, pangsa pasar pengguna sistem operasi Linux kurang dari 2 persen dari pengguna global sistem operasi. Namun, sebagian besar komputer server menggunakan Linux karena relatif mudah untuk dimodifikasi.

Sistem operasi untuk perangkat mobile

Sistem operasi yang telah kita pelajari sejauh ini dirancang untuk digunakan pada komputer desktop dan laptop. Perangkat mobile (seperti ponsel, komputer tablet, dan pemutar MP3) berbeda dari komputer desktop dan laptop, sehingga mereka menggunakan sistem operasi yang dirancang khusus untuk perangkat mobile. Contoh-contoh dari sistem operasi pada perangkat mobile adalah Apple iOS dan Google Android.

Gambar di bawah ini merupakan screenshot sistem operasi iOS pada iPad.

Fitur-fitur sistem operasi pada perangkat mobile umumnya tidak sama persis seperti sistem operasi yang dibuat untuk komputer desktop dan laptop, sehingga perangkat mobile tidak mampu menjalankan semua jenis perangkat lunak yang dapat dijalankan pada komputer dekstop atau laptop. Namun, Anda masih bisa melakukan banyak hal melalui perangkat mobile, misalnya menonton film, browsing, mengelola kalender, dan bermain game.

(7)

Sistem Operasi D. Prinsip Kerja Sistem Operasi

Untuk mengenal cara kerja komputer, tentu saja tidak hanya dengan mengenal nama-nama bagian yang terkait dalam kerja sistem komputer seperti yang dijelaskan dalam artikel pendahuluan mengenal cara kerja komputer . Kita harus mengetahui hubungan antara perangkat lunak dan perangkat keras serta dalam kapasitasnya menyimpan data.

Perangkat keras memiliki hubungan dekat dengan sistem operasi. Tanpa adanya sistem operasi, perangkat keras komputer hanyalah seonggok benda mati yang tidak berguna. Sistem operasi adalah

“pengasuh” seluruh perangkat lunak aplikasi yang akan berinteraksi dengan perangkat keras. Tugas sistem operasi dalam rangka cara kerja komputer antara lain sebagai berikut:

1. Melakukan manajemen proses. Sistem operasi menjadwalkan setiap proses seperti membuat file, menghapus file, sinkronisasi antar file, komunikasi antar file dan lain sebagainya.Sistem operasi juga melakukan penundaan proses, melanjutkan proses atau menghentikan proses secara paksa. Hal yang berkaitan dengan menunda dan melanjutkan proses sangat bergantung pada RAM untuk menampung proses sementara waktu dan register prosesor yang menampung proses yang sedang berjalan.

Sedangkan untuk yang berkaitan dengan pengolahan file membutuhkan bantuan dari Control Unit, yakni komponen pemrosesan yang ada dalam CPU.

2. Manajemen memori utama. Sistem operasi harus bisa mengatur dan mengalokasikan jumlah memori yang dibutuhkan serta alamat memori yang diperlukan untuk menampung proses. Jika tidak bisa, maka terjadi proses yang tumpang tindih dan terjadi hang karena memori tidak cukup menampung beban proses.

3. Manajemen file. Ada empat bagian penting dalam manajemen file, yakni membuka file, menulis file (salin, tempel atau tulis data), menyimpan file dan menghapus file.

4. Manajemen sistem input dan output. Sistem operasi harus bisa melakukan hal yang berkaitan dengan masukan dan keluaran data. Data yang diberikan oleh pengguna melalui keyboard, mouse atau perangkat lain harus mampu ditampung. Hal yang berkaitan dengan manajemen sistem input output adalah buffering atau penampungan data, scheduling atau penjadwalan data, spooling atau meletakkan pekerjaan di dalam buffer dan mengalokasikan driver untuk perangkat keras yang terhubung ke CPU.

5. Manajemen penyimpana sekunder. Penyimpanan sekunder erat kaitannya dengan media penyimpanan sekunder seperti harddisk, USB flashdisk, SSD, DVD dan lain sebagainya. Aplikasi komputer pada umumnya akan menyimpan file atau data hasil pemrosesan di media penyimpanan sekunder karena penyimpanan primer bersifat sementara dan terbatas. Oleh karena itu sistem operasi juga melakukan perantaraan file maupun data yang akan disimpan dalam sistem penyimpanan sekunder dengan memperhatikan beberapa aspek, diantaranya adalah efisiensi, optimalisasi dan sekuriti.

Selain lima hal diatas, sistem operasi juga menyediakan sistem keamanan untuk komputer. Hal ini dikarenakan tanpa adanya sistem keamanan maka komputer akan menjadi mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk yang tidak berwenang untuk menggunakannya. Untuk itu maka sistem operasi menyediakan fitur keamanan seperti login user, firewall dan anti malware. Demikian adalah fungsi dari sistem operasi.

Semoga bermanfaat.

E. Instalasi Sistem Operasi GUI

➢ Instalasi Sistem Operasi Windows 7 Spesifikasi perangkat keras

Arsitektur 32-bit 64-bit

Kecepatan

prosesor 1 GHz 32-bit 1 GHz 64-bit

(RAM) 1 GB 2 GB

Unit pengolah grafis

Pengolah grafis dengan dukungan DirectX 9 dan WDDM Driver Model 1.0 (tidak terlalu diperlukan, hanya dibutuhkan untuk Windows Aero) Hard disk

(HDD) Minimal 16 GB Minimal 20 GB

(8)

Sistem Operasi

Siapkan DVD Windows 7 terlebih dahulu, karena kita akan belajar cara menginstall windows 7 dari DVDROM.

Setting BIOS agar booting dari CD/ DVD.

Backup data-data penting terlebih dahulu

Apakah yang anda install adalah laptop ? Jika iya, saya sarankan colokkan charger laptop anda segera. Jangan sampai laptop kehabisan daya pada saat proses instalasi karena akan berdampak buruk pada laptop itu sendiri.

Setting BIOS agar Booting dari CD/ DVD

Umumnya komputer/ laptop biasanya booting pertama kali dari HDD. Maka dari itu, anda perlu mengaturnya terlebih dahulu agar booting pertama kali melalui CD/ DVD.

1. Nyalakan atau restart komputer/ laptop anda, kemudian tekan tombol DEL (Delete). Biasanya untuk masuk ke menu BIOS, tombol yang paling umum digunakan adalah DEL, F1, F2, atau Fn+F2, tergantung manufacturer laptop/ motherboard anda.

2. Akan muncul tampilan menu BIOS seperti gambar di bawah ini. Setelah itu, pindah ke tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.

3. Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut, bahwa device yang berada di urutan teratas adalah HDD. Jadi komputer/ laptop anda akan melakukan booting pertama kali dari HDD.

4. Agar bisa booting dari CD/ DVD, anda perlu menempatkan CD-ROM Drive berada di urutan teratas. Caranya dengan memilih CD-ROM Drive, kemudian geser menggunakan tombol +/- sampai berada di urutan teratas seperti gambar berikut.

(9)

Sistem Operasi 5. Jangan lupa untuk memasukkan DVD Windows 7 nya pada DVDROM. Kemudian tekan

tombol F10 untuk menyimpan hasil setting sekaligus keluar dari menu BIOS.

Tidak semua komputer/ laptop memiliki jenis BIOS yang sama. Bisa jadi BIOS yang anda gunakan juga tidak sama dengan yang saya gunakan pada tutorial kali ini.

Langkah-langkah Cara Menginstall Windows 7

Setelah setting BIOS agar booting dari CD/ DVD selesai. Sekarang waktunya instalasi windows 7.

Menginstall windows 7 tidaklah sulit, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini dengan seksama . 1. Langkah pertama, tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.

2. Silakan pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Language to install dan Keyboard or input method biarkan default. Kemudian pilih Next.

3. Untuk memulai instalasi windows 7. Pilih Install now.

4. Centang I accepted the license terms, kemudian pilih Next.

(10)

Sistem Operasi 5. Saya anggap anda saat ini sedang belajar menginstall sistem operasi windows 7 untuk pertama

kalinya. Jadi, silakan pilih Custom (advanced).

6. Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, cukup delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, nanti otomatis kedua partisi yang anda delete tadi menjadi Unallocated Space.

Silakan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next. Bingung? Simak gambar gif dibawah ini. (Jika anda menggunakan ponsel saat membaca tutorial ini, disarankan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla agar gambar gif bergerak dengan sempurna)

Bagi yang ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade ke windows 7 sekaligus tidak ingin data-data di partisi lain hilang, silakan lewati langkah nomor 7-10. Dan bagi anda yang pertama kali melakukan instalasi windows 7 sekaligus yang HDDnya masih mulus dan belum terinstall sistem operasi windows sebelumnya, silakan lewati langkah nomor 6 ini.

7. Langkah selanjutnya yaitu mempartisi ruang harddisk. Pilih Drive options (advanced) > New.

Lalu tentukan ukuran partisi/ drive tersebut. Kemudian pilih Apply jika sudah selesai.

8. Pilih OK untuk pembuatan system files windows atau yang biasa disebut system reserved partition saja.

(11)

Sistem Operasi

9. Silakan buat 2 partisi dengan cara yang sama seperti langkah nomor 7. Sebenarnya, berapa banyak partisi tergantung selera masing-masing. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.

10. Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Next.

Sebenarnya, anda bisa memilih lokasi instalasi dimana saja, tapi saya sarankan anda letakkan di Disk 0 Partition 2.

11. Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini memakan waktu kurang lebih 20 menit.

Selama proses berlangsung, komputer akan reboot/ restart dengan sendirinya beberapa kali.

12. Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.

(12)

Sistem Operasi 13. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian

pilih Next.

14. Langkah berikutnya yaitu membuat password untuk akun Windows. Saran saya, buatlah password yang kuat dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda mengingat password anda tersebut. Jika anda tidak ingin menambahkan password, biarkan saja kosong. Kemudian pilih Next.

15. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa lewati langkah berikut ini tanpa memasukkan product key. Tetapi, tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). Selanjutnya pilih Next.

16. Untuk Windows Update, silakan pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. Tetapi jika tidak, saya sangat menyarankan pilih Ask me later.

17. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.

(13)

Sistem Operasi

18. Langkah berikutnya yaitu menentukan lokasi jaringan. Silakan pilih Public Network.

19. Jika anda menambahkan password untuk akun anda seperti pada langkah no. 14. Anda harus memasukkan password terlebih dahulu untuk masuk ke layar dekstop. Kemudian tekan tombol Enter.

Proses instalasi windows 7 selesai.

Selain menginstall melalui DVDROM, anda juga bisa menginstall windows 7 dengan USB flashdisk dengan cara menjadikannya bootable flashdisk terlebih dahulu. Cara menginstallnya pun tidak jauh berbeda dengan menginstall melalui DVDROM.

(14)

Sistem Operasi

➢ Instalasi Windows 10

Langkah-langkag instalasi Windows 10 (Sumber: https://aura-ilmu.com/tutorial/cara-install-windows-10/)

• Aturlah first boot pada BIOS sesuai dengan media instalasi yang digunakan (flashdisk atau DVD)

• Masukan “DVD Windows 10 installer” buat yang memakai “drive-optic” atau “Flashdisk”sebagai medianya.

• Ketika muncul tampilan seperti gambar di bawah, tekan “ENTER” untuk memulai proses instalasinya.

• Pilih Bahasa “English” kemudian klik “Next”

• Klik “Install now” untuk melanjutkan.

(15)

Sistem Operasi

• Klik kotak kecil dibagain bawah “I Accept the license terms”, dan kemudian klik “Next”

• Pilih “Custom: Install Windows only (Advanced)”. Ini adalah prosedur “Clean Install” dan mulai instalasi dari awal agar sistem operasi terbebas dari virus dan bersih.

• Atur Partisi untuk memilih penginstalan sistem sesuai dengan keinginan.

• Yang perlu di ingat Partisi sistem operasi sebelumnya harus dihapus dengan menekan “Delete”

kemudian ganti dengan partisi baru. Pengaturan ini bisa dilakuin memakai kursor mouse yang di atur pada partisi tertentu, nanti tombol pengaturan lengkap akan tersedia.

“New” untuk membuat Partisi baru.

“Delete” untuk menghapus Partisi.

“Format” untuk format Partisi.

Harap diperhatikan, Pastikan Partisi yang berisi data penting tidak terhapus, ini merupakan langkah yang sangat penting dan harus hati-hati, dan jika tidak yakin simpan aja dulu data penting pada tempat lain yang aman dan ulangi lagi prosesnya dari awal.

Atur kursor pada partisi yang diinginkan untuk instalasi windows yang baru, kemudian klik Next seperti gambar di atas untuk melanjutkan.

(16)

Sistem Operasi

• Memulai proses transfer dan instalasi secara otomatis.

Tahap ini berlangsung otomatis, nanti akan “restart” juga secara otomatis selama beberapa kali dan biarkan saja jangan klik apapun sampai pada gambar berikutnya. Jika waktu proses ini ada “error”

(getting files ready for installation), itu artinya memori kurang bagus alias rusak, bisa di coba ulang kembali prosesnya atau ganti memorinya.

Bagi yang memakai Flashdisk, maka Flashdisknya WAJIB dicabut ketika restart, agar tidak terjadi pengulangan.

• Setelah restart otomatis beberapa kali, nanti diminta memasukan data nama dan pengaturan, bisa diisi bebas.

• Jika muncul tampilan desktop seperti contoh gambar di bawah ini, maka proses instalasi telah berhasil dilakukan.

Video pembelajaran yang digunakan adalah video dari channel Youtube Rupa-Rupi yang dapat diakses pada link:

https://www.youtube.com/watch?v=W52Wymp2ojM

(17)

(Sistem Operasi)

Pre-Test

Soal Pilihan Ganda

1. Sistem operasi adalah….

A. penghubung antara brainware, hardware dan software B. penghubung antara user dan software

C. penghubung user dengan user

D. penghubung software dengan hardware E. penghubung antara hardware dan brainware 2. Fungsi dari sistem operasi adalah….

A. Mengatur perangkat lunak dengan perangkat keras komputer B. Mengatur semua operasi dari seluruh perangkat keras komputer C. Mengatur operasi perangkat lunak komputer

D. Mengatur penggunaan komputer E. Mengatur perintah komputer

3. Dalam melakukan upaya pencegahan agar perangkat lunak dapat terlindungi hak ciptanya dari pembajakan, maka perusahaan pembuat perangkat lunak melengkapi produknya dengan kode tertentu yang biasa disebut ….

A. Code number B. Dial number C. Passing number D. Serial number E. Certificate number

4. Dualboot dalam sistem operasi berarti….

A. dapat dijalankan bersama system operasi yang lain B. dapat dijalankan oleh lebih dari satu pengguna C. dapat dijalankan di lebih dari satu komputer D. dapat melakukan tugas secara bersamaan E. memiliki lebih dari satu versi

5. Mampu menjalankan beberapa proses atau beberapa program dalam satu waktu merupakan pengertian dari ….

A. Multi use B. Multi player C. Multi core D. Multi tasking E. Multi platform Essay:

1. Jelaskan pengaturan awal yang perlu dilakukan sebelum langkah instalasi sistem operasi dilakukan!

2. Tuliskan media instalasi yang dapat digunakan untuk melakukan instalasi sistem operasi!

Post-test

Soal Pilihan Ganda

1. Mampu menjalankan beberapa proses atau beberapa program dalam satu waktu merupakan pengertian dari….

A. Multi use B. Multi player C. Multi core D. Multi tasking E. Multi platform

2. Menyalin file-file dari program yang bersangkutan ke media penyimpan dan menjalankan program tersebut8. Untuk menginstal OS dengan menggunakan CD maka pengaturan First Boot di BIOS di set menjadi….

(18)

B. Seting 2nd boot sequence CD room C. Setting 2nd boot sequence hardisk 0 D. Seting 1st boot sequence DVD room E. Setting 1st boot sequence USB Drive 3. Yang termasuk dalam perangkat keras adalah….

A. Operating System B. Programming Language C. DVD RW drive

D. Utility E. Driver

4. Microsoft Windows merupakan sistem operasi komputer yang berbasis ….

A. Graphical Universal Interface B. Picture User Interface

C. Text User Interface

D. Graphical and Picture Interface E. Graphic User Interface

5. Komponen non fisik untuk menjalankan, mengendalikan dan mengatur proses oleh perangkat keras komputer adalah ....

A. Brainware B. Mailware C. Hardware D. Software E. Malware Essay:

1. Tuliskan spesifikasi minimal untuk instalasi Windows 10!

2. Sebuah perangkat komputer memiliki processor Dual Core dengan RAM 2GB. Berikan pendapat anda, bagaimana kinerja komputer tersebut jika diinstal sistem operasi Windows 10?

Kunci Jawaban:

Pilihan Ganda Pre-Test 1. A

2. A 3. D

4. C 5. D Essay Pre-Test:

1. Pengaturan yang perlu dilakukan sebelum masuk ke langkah instalasi sistem operasi adalah:

a. Menentukan media yang akan digunakan untuk instalasi

b. Mengatur first boot sesuai dengan media installer yang bootable yang akan digunakan, melalui pengaturan BIOS, dan pastikan media sudah dimasukkan/ dihubungkan ke komputer.

2. Media instalasi yang dapat digunakan untuk melakukan instalasi sistem operasi adalah: CD/DVD bootable, flashdisk bootable, harddisk bootable, dan melalui jaringan.

Pilihan Ganda Post-Test 1. D

2. D 3. C

4. E 5. D Essay Post-Test:

1. Spesifikasi minimal perangkat komputer untuk instalasi Windows 10 adalah:

 Prosesor : 1 gigahertz (GHz) atau diatasnya

 RAM : 1 gigabyte (GB) for 32-bit atau 2 GB for 64-bit

 Hard disk : 32 GB untuk 64-bit dan 32-bit

 Graphics card : DirectX 9 atau diatasnya

 Display resolution : 800 x 600.

(19)

dapat dilakukan, dengan catatatn spesifikasi harddisk memiliki 32 GB ruang kosong dan graphics card, dan display resolution nya juga mendukung. Namun dengan spesifikasi standar tersebut, dan ketika komputer diinstal aplikasi lain seperti MS Office, tentunya kinerja komputer akan lambat. jadi spesifikasi minimal yang diberikan merupakan spesifikasi paling minim hanya agar sistem oeprasi bisa terinstal. Untuk cepat atau lambatnya kinerja komputer tetap membutuhkan spesifikasi yang lebih dari yang ada, dan juga tidak untuk aplikasi yang berat.

Bobot soal:

Pilihan Ganda : setiap soal memiliki bobot jawaban 12 untuk jawaban yang benar dan 0 untuk jawaban yang salah.

Essay: nilai 20, jika jawaban sangat mirip/sama dengan kunci jawaban nilai 15, jika jawaban 75% sesuai kunci jawaban

nilai 10, jika jawaban 50% sesuai kunci jawaban nilai 5, jika jawaban 25% sesuai kunci jawaban

nilai 0 jika tidak dijawab atau tidak sesuai kunci jawaban Skor maksimal adala 100 dan minimal adalah 0.

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN

Formatif I

Kompetensi : Pengetahuan

Bentuk Penilaian : Soal Pilihan Ganda dan Essay Satuan Pendidikan : SMK Negeri 2 Blitar

Kelas/Semester : X TKJ/Ganjil

Mata Pelajaran : Komputer dan Jaringan Dasar Materi Pokok : Sistem Operasi

Alokasi waktu : 20 menit

No. Nama Siswa Pilihan Ganda Essay Skor

AKhir

1 2 3 4 5 1 2

1.

2.

3.

dst

Prosentasi Ketuntasan (%)

Keterangan:

1) Skor maksimal = 100

2) Nilai Akhir = Jumlah nilai setiap nomor soal

3) Ketuntasan = jumlah nilai siswa di kelas untuk nomor soal / jumlah siswa x 100%

(20)

1 Kompetensi : Keterampilan

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 2 Blitar Kelas/Semester : X TKJ/Ganjil

Mata Pelajaran : Komputer dan Jaringan Dasar Materi Pokok : Sistem Operasi

Berilah tanda cawang pada kolom skor ketrampilan yang dinilai

No Nama Siswa Ketrampilan yang dinilai Jml

Skor

Nilai Ketram

pilan

Predikat

1 2 3

1.

2.

3.

dst

Keterangan:

Tuliskan ketrampilan yang akan dinilai sesuai dengan kompetensi dasar yang dipelajari kurang lebih 3 jenis ketrampilan kerja.

Contoh Rubrik Penilaian Ketrampilan:

No. Ketrampilan yang

dinilai Skor Rubrik

1. 1) Menentukan jenis sistem operasi 2) Menentukan

antarmuka sistem operasi

3) Menentukan spesifikasi hardware untuk sistem operasi

81-100

Siswa mampu menentukan jenis sistem yang akan digunakan, menentukan antarmuka sistem operasi yang akan diinstal, dan menentukan spesifikasi hardware minimal untuk sistem operasi yang dipilih dengan benar.

61-80

Siswa mampu menentukan jenis sistem yang akan digunakan, menentukan antarmuka sistem operasi yang akan diinstal, namun tidak dapat menentukan spesifikasi hardware minimal untuk sistem operasi yang dipilih dengan benar.

0 - 60

Siswa mampu menentukan jenis sistem yang akan digunakan, namun tidak dapat menentukan antarmuka sistem operasi yang akan diinstal, dan spesifikasi hardware minimal untuk sistem operasi yang dipilih dengan benar.

2. 1) Menentukan media instalasi yang digunakan

2) Instalasi sistem operasi berbasis GUI

3) Instalasi sistem operasi berbasis CLI

81-100

Siswa dapat menentukan media instalasi yang digunakan untuk sistem operasi yang dipilih, melakukan instalasi sistem operasi berbasis GUI, dan melakukan instalasi sistem operasi berbasis CLI sesuai prosedur dengan benar.

61-80

Siswa dapat menentukan media instalasi yang digunakan untuk sistem operasi yang dipilih, melakukan instalasi sistem operasi berbasis GUI, namun tidak dapat melakukan instalasi sistem operasi berbasis CLI sesuai prosedur dengan benar.

0 - 60

Siswa dapat menentukan media instalasi yang digunakan untuk sistem operasi yang dipilih, namun tidak dapat melakukan instalasi sistem operasi berbasis GUI, dan tidak dapat melakukan instalasi sistem operasi berbasis CLI sesuai prosedur dengan benar.

3. 1) Menjalankan dan menutup sistem operasi

2) menerapkan pengoperasian sistem operasi GUI 3) Menerapkan

perintah dasar sistem operasi CLI

81-100

Siswa dapat menjalankan dan menutup sistem operasi tanpa trouble, menerapkan prosedur pengoperasian sistem operasi berbasis GUI,dan menerapkan perintah dasar sistem operasi berbasis CLI dengan benar.

61-80

Siswa dapat menjalankan dan menutup sistem operasi tanpa trouble, memahami prosedur pengoperasian sistem operasi berbasis GUI,namun tidak dapat menerapkan perintah dasar sistem operasi berbasis CLI dengan benar.

0 - 60

Siswa dapat menjalankan dan menutup sistem operasi tanpa trouble, namun tidak dapat menerapkan prosedur pengoperasian sistem operasi berbasis GUI, dan tidak dapat menerapkan perintah dasar sistem operasi berbasis CLI dengan benar.

Keterangan:

1) Skor maksimal = 100

2) Jumlah skor = jumlah nilai keseluruhan aspek ketrampilan 3) Nilai ketrampilan = jumlah skor / jumlah aspek yang dinilai

Nilai ketrampilan dituliskan dengan bilangan desimal puluhan dengan rentang 0 - 100

(21)

2 A = 86 – 100

B = 76 – 85 C = 66 – 75

D = kurang atau sama dengan 65

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN (PRESENTASI HASIL PENGAMATAN) Instrumen

No. Aspek Nilai

Kemampuan Presentasi 1 Kualitas vokal

2 Bahasa tubuh yang mendukung

3 Penyaji menanggapi pertanyaan dari audien 4 Membuka dan menutup presentasi

5 Materi Yang Dipresentasikan Kebenaran konsep

6 Penjelasan pendukung konsep

7 Memuat gambar,diagram, dan lain-lain. Yang mendukung presentasi.

Jumlah Skor Nilai Presentasi Rubrik Penilaian

No. Aspek Nilai

3 2 1

Kemampuan Presentasi

1 Kualitas vocal Volume suara,

artikulasi, antusiasme dalam menyampaikan sangat baik

Volume dan artikulasi baik, namun kurang antusias dalam menyampaikan presentasi

Volume bagus, artikulasi dan antusiasme kurang.

2 Bahasa tubuh yang mendukung

Menggunakan isyarat mata, tangan dan gerakan tubuh/ kaki

Menggunakan dua dari tiga jenis gerakan (mata, tangan, tubuh/kaki)

Menggunakan salah satu gerakan (mata, tangan, tubuh/kaki) 3 Penyaji

menanggapi pertanyaan dari audien

Penyaji menanggapi semua pertanyaan audien

Sesuai konteks

Penyaji menanggapi pertanyaan audien Namun hanya sebagian yang sesuai konteks

Penyaji tidak menanggapi pertanyaan audien 4 Membuka dan

menutup presentasi

mampu membuka dan menutup presentasi dengan baik

mampu membuka atau menutup presentasi saja dengan baik

Tidak mampu membuka dan menutup presentasi dengan baik

Materi Yang Dipresentasikan

5 Kebenaran konsep Materi yang

disampaikan sesuai konsep awal

Materi yang disampaikan sedikit menyimpang dari konsep

Materi yang disampaikan menyimpang dari konsep

6 Penjelasan

pendukung konsep

Penjelasan sesuai konsep dan menjelaskan isi konsep dengan jelas

Penjelasan yang diberikan sesuai konsep namun sulit dipahami

Penjelasan yang disampaikan membuat pengertian ganda Atau salah konsep

7 Memuat

gambar,diagram, dll. Yang

mendukung presentasi.

Konten presentasi memuat gambar, grafik, diagram atau sketsa yang

mendukung

Konten presentasi hanya memuat sebagian gambar atau grafik yang mendukung

Konten tidak memuat gambar ataupun grafik yag mendukung

Keterangan:

1. Skor maksimal = 100

2. Jumlah Skor = jumlah nilai seluruh aspek yang dinilai 3. Nilai Presentasi = jumlah skor / jumlah aspek yang dinilai

4. Nilai presentasi dituliskan dengan bilangan desimal puluhan dengan rentang 0 - 100

Gambar

Gambar di bawah ini merupakan screenshot sistem operasi iOS pada iPad.

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum melakukan BACKUP dan RESTORE pastikan KOMPUTER anda dalam keadaan sangat baik agar proses RESTORE dapat mengembalikan sistem operasi anda seperti dahulu.. CARA

Pada model sistem terdistribusi, dimana sistem operasi mengatur mekanisme penjadualan penggunaan resource komputer dalam jaringan, maka sekumpulan prosesor yang tidak berbagi

• Mengatur operasi dalam sistem komputer Chapter 1 Pengenalan Sistem Operasi Sistem Operasi.. Sejarah Singkat Hardware

Mungkin Windows dapat di install pada hardware yang kurang standard (sesuai spek yang dibutuhkan) tetapi bisa pastikan komputer dan aplikasi didalamnya tidak dapat berjalan

Sistem Operasi adalah kumpulan-kumpulan perintah untuk mengatur dan mengontrol semua kegiatan kerja sebuah komputer itu sendiri,sedangkan untuk BIOS sendiri adalah sarana

pengguna tidak lagi mengakses komputer secara langsung, pekerjaan dimasukkan melalui operator. Kebutuhan fitur-fitur pada perangkat keras. Mode kernel dan pengguna.. ●

Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputerkomputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi

Client: – Proses akses data – Melakukan operasi pada komputer yang lain Server: – Proses mengatur data – Proses mengatur resources – dan Proses komputasi Interaksi: – Invocation