r'
f .s; i" »
PENGARUH TERAPI TAMBAHAN PROBIOTIK TERHADAP DURASa DIARE PADA BALITA PENDERITA DIARE AKUT
SELAMA PERIODE 1JANUARI-31 DESEMBER 2012
Skripsi
Diaiiton antek memenuhi salah satu syarat guna raemeroieh gelar Saijana Kedokteran (S.Ked)
Oleh:
Rizki Dwiryamsti 04101001©83
if
i ■
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
5: I
T -
i; •f
2013
*-
♦
-
0
PENGARUH TERAPI TAMBAHAN PROBIOTIK TERHADAP DURASI DIARE PADA BALITA PENDERITA DIARE AKUT
SELAMA PERIODE 1 JANUARI-31 DESEMBER 2012
Skripsi
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna memeroleh gelar Saijana Kedokteran (S.Ked)
* t
vV
j -
\■
* vS'"/nv'
-,
\V. / \J?. .
•>
Oleh:
J'Rizki Dwiryanti 04101001083
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2013
t v
; r*
V.-
HALAMAN PENGESAHAN
. •>
PENGARUHTERAPI TAMBAHANPROBIOTIKTERHADAPDURASI
DIAREPADA BALITA PENDERITADIAREAKUTSELAMA PERIODE 1 JANUAR1-31 DESEMBER2012
Oleh:
RizkiDwiryanti 04101001083
SKRIPSI
Diajukanuntukmemenuhi salahsatusyarat gunamemeroleh gelarSarjanaKedokteran Palembang, 9Januari 2014
Fakultas KedokteranUniversitas Sriwijaya
Pembimbing I
MerangkapPengujiI
Prof. Dr. dr.H. M. T. Kamaluddin,M.Sc, Sp.FK
NIP.195209301982011001
PembimbingII
MerangkapPengujiII
Drs.KusumoHarivadi.Apt,M.Kes
NIP.195306131986031002
Penguji111
dr. R.A.Mvrna Alia.SnA.M.Kes NIP. 19800715200010121
^4.0\-vS'^*£n
(#3
getahui, ,m DekanI
*/;
.4- fln Mutiara_______
\ °oK i NIP 195201071983031001
diAzhar,SU,MMedScHALAMAN PERSEMBAHAN
"Makanikmat Tuhanmuyangmanakahyangkamuduslakan?
(Q.S.Ar-Rahman, 13)
SayapersembahkanskripsiiniuntukyangtercintadanterkasihAllahSWT rahmatsertakemudahanyangselaludiberikan-Nya. Salawatdansalam
kepadaNabiMuhammadSAW, keluargadanparasahabatnya.
Teruntukorangtuayangpalingsayahormati, BapakH. HelmyMochtar, SEdan Ibudr. Hj. YusmalaHelmy, SpA(K), terimakasih untuksegalado'a, dukungan dankasihsayangdalamperjalananhidupyangsaya laluisertasemangatyang
takhenti-hentinyadiberikan. Kalianlahpelita dalamhidupsaya.
Terimakasihkepada dr. RizkiFrimeryantiHelmy, dr. AhmadDika Wijayadan AlishaNaylaAssyahadahatasmotivasidansaranjugabantuanyangtidak
pernahputus.
atas
Terimakasihkepadasemuakeluarga besar,Nyai, EyangPapadan Eyang Mamah untukdoayangselalumenyertaikesuksesanlangkahsaya.
Terimakasihkepadaorang-orangkesayangansaya, AbangBara Yudistira Baklaesatasmotivasi, semangatdankasihsayangnyajugakepadasahabatyang
sudahsayaanggapsaudarasendiriRizkyAmelliaAndreasari, KhairunNissa, RonalisaAnriz, NadiaAyu Tiarasari, DeviaMufidaZahara, SoniaPrimaArisa Putri,puntemanseperjuangansatubimbinganFakrocevCharlie Gulo. Kepada semuamahasiswaArsitekturangkatan2009, terima kasihataspengalamanhidup yangsangatberharga. JugakepadasemuamahasiswaPDUReguler2010, terima
kasih untukwaktudankebersamaannya.
Taktinggalucapanterimakasihjugasayaberikankepadayangterhormatsemua dosenFakultasKedokteran UniversitasSriwijayauntukkeikhlasanmengajardan
memberikanilmuagartercapaicita-citamasadepandankepadasemuastaf FakultasKedokteranatasbantuannyaselama ini.
iii
PERNYATAAN
Sayayangbertanda-tangandi bawahini denganini menyatakanbahwa:
1. Karya tulis saya, skripsi ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar akademik (sarjana, magister dan/atau doktor), baik di Universitas Sriwijayamaupundiperguruantinggi lainnya.
2. Karya tulis ini mumi gagasan, rumusan dan penelitian Sayasendiri, tanpa bantuanpihaklain,kecuali arahanverbalTimPembimbing.
3. Dalamkarya tulis ini tidak terdapatkarya ataupendapatyang telah ditulis ataudipublikasikanorang lain,kecuali secaratertulis dengandicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan disebutkkan nama pengarang dan dicantumkandalam daftarpustaka.
Pernyataan ini Saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka Saya bersedia menerima sanksi akademik atau sanksi lainnya sesuai dengan norma yangberlakudiperguruantinggiini.
Palembang, Januari 2014 Yang membuatpernyataan,
RizkiDwiryanti NIM. 04101001083
iv
HALAMAN PERNYATAANPERSETUJUANPUBLIKASI TUGASAKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Sebagai civitasakademikUniversitas Sriwijaya, sayayangbertandatangandibawah ini:
: Rizki Dwiryanti :04101001083
: PendidikanDokterUmum : Kedokteran
: Skripsi Nama
NIM
ProgramStudi Fakultas JenisKarya
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Hak Bebas Royalti Noneksklusif (Non-exclusive Royalty- FreeRight)ataskaryailmiahsayayangberjudul:
PENGARUHTERAPITAMBAHANPROBIOTIKTERHADAP DURASI DIARE PADABALITAPENDERITA DIAREAKUTSELAMAPERIODE
1 JANUARI-31 DESEMBER2012
beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Noneksklusif ini, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya berhak menyimpan, mengalih media/formatkan, mengelola dalam bentukpangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan tugasakhir saya tanpa meminta izin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/penciptadan sebagaipemilikHak Cipta.
Demikianpernyataaninisayabuatdengan sebenarnya.
Dibuatdi : Palembang Padatanggal : 9 Januari2014 YangMenyatakan
(Rizki Dwiryanti)
vi
ABSTRAK
PENGARUH TERAPITAMBAHAN PROBIOTIKTERHADAP DURASI DIARE PADA BALITAPENDERITA DIAREAKUTSELAMA
PERIODE 1 JANUARI-31 DESEMBER2012
Fakultas Kedokteran UniversitasSriwijaya
Latar belakang: sampai saat ini terapi baku diare yang sesuai dengan rekomendasi WHO 2006 adalah rehidrasi, zinc, nutrisi yang cukup, antibiotik selektifdan edukasi kepada orang tua. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pemberian probiotik dapat membantu mengurangi durasi diare. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuipengaruhpemberianterapi tambahan probiotikterhadaplamadiare.
Metode: jenis penelitian ini adalah suatu case control dengan melihat status rekammedikbalitapenderitadiare di Instalasi RawatInapRumah SakitIslam Siti Khadijahselamaperiode 1 Januari-31 Desember2012.
Hasil: dari 138 penderita diare, didapatkan 94 penderitadiareyang terdiri dari 47 penderita sebagai kasus dan dengan jumlah yang sama sebagai kontrol serta dilakukan matching sesuai usia dan berat. Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian probiotik dan diare <7 hari dengannilaichi square=0,031 dan OddRatio=2,94.
Kesimpulan: adahubunganantarapemberianterapitambahanprobiotikdan diare bagi penderita dengan usia >7 bulan lebih peka terhadap pemberian probiotik yang ditandai dengan memendeknya durasi diare tersebut dibandingkan dengan penderitaberusia<7bulan.
Katakunci: diare,probiotik, balita.
vi
ABSTRACT
PROBIOTICEFFECTSON ACUTEDIARRHEA DURATIONIN UNDER FIVE YEAROLD CHILDREN DURINGJANUARY-DECEMBER2012
FacultyofMedicineSriwijaya University
Introduction: Standard therapy for diarrhea according to WHO 2006 reccomendation is rehydration, zinc, adequate nutrition, antibiotic selective and education to parents. Some studies suggest that administration ofprobiotics can help reduce the length ofdiarrhea. This study was conducted to determine the effectofprobioticsas adjunctivetherapyofdiarrhea.
Methods: this studyisacasecontrol bylookingatthemedical recordsofchildren under five year old with diarrhea in the Installation of Inpatient Siti Khadijah Moslem Hospital duringJanuary 1 toDecember31, 2012.
Result: from 138 patients with diarrhea, obtained 94 diarrhea patients consisting of 47 as cases and the same number as control as well as matching is done accordingto age andweight. Statistical analysis showed thatthere isa significant relationship between probiotics and <7 days diarrhea with a chi square value=0,031 andOddRatio=2,94.
Conclusion: there is a relationship between probiotics as adjunctive therapy and diarrheaforpatients aged >7monthsis more sensitive to probiotic administration characterized byshortening the duration ofdiarrhea compared with patients aged
<7 months.
Keywords:diarrhea,probiotics, childrenunderfiveyearold.
vii
oO°
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji dan segenap syukur penulis panjatkan atas selesainya skripsi berjudul“PengaruhTerapi Tambahan ProbiotikterhadapDurasi Diare pada Balita Penderita Diare Akut Selama Periode 1 januari-31 desember 2012” ini. Terima kasih yang pertama terucap pada Allah SWTatas rahmat dan ridho-Nya yang tiada henti diberikan. Salawat dan salam semoga selalu tercurah kepadaNabiMuhammadSAW, keluargadan parasahabatnya.
Ucapan terima kasih yang tulus kepada Prof. Dr. dr. H.M.T. Kamaluddin, M.Sc, SpFK dan Drs. Kusumo Hariyadi, Apt, M.Kes selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan selama proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Terima kasihjugadiberikan kepada dr. R.A. MymaAlia, SpA, M.Kes selaku penguji. Terima kasihkepadapihakDekanatFKUnsri dan pihakRS Islam Siti Khadijah yang telah memberikan izin dan bantuan kepada penulis sehingga penelitian guna penyusunanskripsi ini dapatdilaksanakan denganbaik. Demikian pula pada pihak-pihak lain yang turut membantu penyusunan skripsi ini, penulis mengucapkanbanyakterimakasih.
Penulis menyadari bahwa dalam skripsi ini masih sangat banyak terdapat kekurangan. Oleh karenaitu, kritikdan saranyangmembangun sangat diharapkan untuk perbaikan. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat untuk penelitian selanjutnyadandapatmenjadi sumberinformasi bagi pihakyang membutuhkan. Aminya rabbalalamiin.
Palembang, Januari 2014
Penulis
viii
'UPT PERrUSTA!'AAN
UNiVERfU *• ■ UAYA
, 14C5G5
t
>pp i MiUU'.u
i/
DAFTAR ISI
HALAMANJUDUL... i
LEMBARPENGESAHAN...
HALAMANPERSEMBAHAN...
LEMBARPERNYATAAN...
LEMBARPERNYATAANPERSETUJUANPUBLIKASI...
ABSTRAK...
ABSTRACT...
KATAPENGANTAR...
DAFTARISI...
DAFTARGAMBAR...
DAFTARTABEL...
DAFTARLAMPIRAN...
DAFTARSINGKATAN...
BABI PENDAHULUAN
1.1 LatarBelakang...
1.2 RumusanMasalah...
1.3 Hipotesis...
1.4 TujuanPenelitian...
1.5 ManfaatPenelitian...
BAB II TINJAUANPUSTAKA
2.1 LandasanTeori...
2.1.1 Probiotik...
2.1.1.1 Sejarah danDefinisi Probiotik...
2.1.1.2Jenis-jenis Probiotik...
2.1.1.3 EfekProbiotikterhadapImunitas...
2.1.1.4PeranProbiotikpadaTerapiPenyakitGI....
2.1.1.5 Jenis,DosisdanLamaTerapi...
2.1.1.6 SkemaKerjaProbiotikpadaSaluran Cerna.
2.1.2MikrobaSaluranCema...
li
m
IV
v
vi
Vll
vm
IX XIII XIV
xv
XVI
1 4 4 4 5
6 6 6 7 9 10 11 13 14
IX
2.1.2.1 InteraksiMikrofloradanLingkungannya 15 2.1.3 Diare...
2.1.3.1 DefinisiDiare...
2.1.3.2EpidemiologiDiare...
2.1.3.3 EtiologiDiare...
2.1.3.4FaktorRisikoDiare...
2.1.3.5PatogenesisDiare...
2.1.3.6PatofisiologiDiare...
2.1.3.7ManifestasiKlinisDiare...
2.1.3.8KomplikasiDiare...
2.1.3.9AsupanDietPenderitaDiare...
2.1.3.10 StatusGiziPenderitaDiare...
2.1.3.11 TatalaksanaDiare...
2.2KerangkaKonsepPenelitian...
BAB III METODEPENELITIAN
3.1 JenisPenelitian...
3.2Waktu danTempatPenelitian...
3.2.1 WaktuPenelitian...
3.2.2TempatPenelitian...
3.3 Populasi danSampel...
3.3.1 PopulasidanSampel...
3.3.2SampelPenelitian...
3.3.3Kriteria kasusdan kontrol...
3.4VariabelPenelitian...
3.4.1 VariabelPenelitian...
3.4.2VariabelBebas...
3.5 Definisi OperasionalPenelitian...
3.5.1 DurasiDiare...
3.5.2 JenisTerapiProbiotikyangDigunakan...
3.5.3 DosisProbiotikyangdigunakan...
3.5.4Usia PenderitaDiare SpesifikAkut...
... 19 19 20 20 22 24 26 26 27 27 28 29 31
33 33 33 33 33 33 33 35 35 35 34 35 35 36 36 36
x
3.5.5 JenisKelaminPenderita... 36 3.5.6TerapiLainyangDiberikan...
3.6CaraPengumpulanData...
3.7RencanaCaraPengolahandanAnalisisData...
3.7.1 CaraPengolahanData...
3.7.2Analisis Data...
3.8 KerangkaOperasional...
3.9 RencanaKegiatan...
BAB IV HASILDANPEMBAHASAN
4.1 HasilPenelitian...
4.1.1 DistribusiPenderitaDiareBerdasarkanUsia...
4.1.2DistribusiPenderitaDiareBerdasarkanJenisKelamin...
4.1.3 DistribusiDurasiDiare...
4.1.4DistribusiJenisdanDosisTerapiTambahanProbiotik...
4.1.5 DistribusiTerapiLainyangDiberikan...
.1.6Hasil AnalisisStatistikPengaruhTerapiTambahanProbiotik 4.1.6.1 TerhadapDurasiDiare...
4.1.6.2TerhadapDurasiDiareBerdasarkanUsia...
4.2PembahasanPenelitian...
4.2.1 KarakteristikUsiaPenderitaDiare...
4.2.2KarakteristikJenis KelaminPenderitaDiare...
4.2.3 DurasiDiarePenderita...
4.2.4Jenis danDosis TerapiTambahanProbiotik...
4.2.5 Terapi LainyangDiberikanpadaPenderitaDiare...
4.2.6HubunganTerapiTambahanProbiotik...
4.2.6.1 TerhadapDurasiDiare...
4.2.6.2TerhadapDurasi DiareBerdasarkanUsia...
4.3KeterbatasanPenelitian...
4.4 Summary...
BAB V KESIMPULANDAN SARAN
5.1 Kesimpulan...
37 38 38 38 38 40 41
43 43 43 44 45 46 48 48 49 52 52 52 53 53 54 56 56 57 58 58
59
XI
5.2Saran 59
DAFTARPUSTAKA 63 LAMPIRAN
BIODATA PENULIS
xu
DAFTARGAMBAR
Gambar
1. SkemaKerjaProbiotik padaSaluranCerna...
2. BakteriPenghuni SaluranCerna...
3. BristolStool Chart...
4. SkemaTatalaksanapadaDiare...
5. SkemaKerangkaKonsepPenelitian...
6. SkemaKerangkaOperasional...
7. Diagram Distribusi PenderitaDiareBerdasarkan KarakteristikJenisKelamin 8. Diagram Distribusi PenderitaDiareBerdasarkan DurasiDiare ...
9. Diagram DistribusiPenderitaDiareBerdasarkan DurasiDiare praPerawatan 10. DiagramDistribusi PenderitaDiareBerdasarkanDurasiDiaredi RS ...
11. DiagramDistribusiJenisProbiotikyangDiberikan ...
12.Diagram DistribusiDosisProbiotikyangDiberikan...
13. DiagramDistribusi Terapi LainyangDiberikan ...
13 14 19 29 31 40 43 44 45 45 46 46 47
XIII
DAFTARTABEL
Tabel
1. BakteriPenyebabGastroenteritis...
2. VirusPenyebab Gastroenteritis...
3. ParasitPenyebabGastroenteritis...
4. HasilPengamatanCaseControl...
5. PanduanInterpretasiUjiAnalisis...
6. RencanaKegiatan...
7. DistribusiUsiaPenderitaDiare...
8. HasilPengamatan CaseControl...
9. HasilUjiChiSquareantaraPemberianProbiotikterhadapDurasi Diare 10. Hasil SilangTabelKeberhasilan ProbiotikUsiaPenderita<7bulan....
11 Hasil SilangTabelKeberhasilanProbiotikUsiaPenderita>7bulan...
20 21 21 38 39 42 43 48 49 50 50
XIV
I
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran
1. DataPenderitaDiarediRSIslam SitiKhadijahtahun 2012 2. OutputHasilPengolahanDataSPSS Ver.21
3. JustfikasiEtik 4. Artikel
5. LembarKonsultasi Skripsi
6. SuratIzinPenelitiandari Fakultas KedokteranUniversitas Sriwijaya 7. SuratIzinPengambilandatadariRSIslam SitiKhadijah
8. SuratKeteranganTelahMelakukanPenelitian 9. LembarBiodataPenulis
xv
DAFTARSINGKATAN
:Antibiotic-AssociatedDiarrhea : AirSusu Ibu
: CaseFatalityRate :ColonyForming Unit : CellMedialedImmunily : EnterotoksigenikE. Coli : EnteropatogenikE. Coli
: FoodandDrugAdministration : Fruktooligosakarida
: GutAssociatedLymphoidTissue :Inter-Leukin
: InsidensRate
: KejadianLuarBiasa : Lipopolisakarida :LiphoeichoicAcid : RisetKesehatanDasar : WorldHealthOrganization AAD
ASI CFR CFU CMI ETEC EPEC FDA FOS GALT IL ER KLB LPS LTA Riskesdas WHO
XVI
1
N
’P*??/??'*,:
I S- y' Qi J ~J
V
—'V'-'"r
_/-.*-
■%.•<?//v
u; \
BABI
% ' «j/s:* >
PENDAHULUAN
«/•**
,Wl.,.#I1
1.1 LatarBelakang
klinik/penyakit yang Diare dapat didefinisikan sebagai sindroma
ditandai peningkatan frekuensi buang airbesartiga kali atau lebih dalam satu hari disertai perubahan konsistensi tinja ke arah cair (Santosa, 2007). Diare akut menunjukkan diare yang berlangsung kurang dari 7 hari dengan pengeluaran tinja yang lunak atau cair yang sering dengan atau tanpa darah.
Klasifikasi diare dari Food and Drug Administration (bDA) menyatakan
ii
I
bahwa golongan diare akut adalah pasien dengan defekasi 3 kali atau lebih dalam sehari dengan tinja cair (watery stool) yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi.
Sampai sejauh ini penyakit diare masih menjadi penyebab masalah kesehatan duniakarena tingginyaangka morbiditas sertamortalitas padaanak di negara berkembang dan masih sering timbul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa(KLB). Berdasarkansurveimorbiditasyangdilakukan olehSubditDiare Departemen Kesehatan dari tahun 2000-2010 terlihat kecenderungan insidennya meningkat. Pada tahun 2000 Insidens Rate (1R) penyakit diare 301/1000 penduduk, tahun 2003 naik menjadi 374/1000 penduduk, tahun 2006 naik menjadi 423/1000 penduduk dan tahun 2010 menjadi 411/1000 penduduk. KLB diare juga masih sering terjadi, dengan Case Fatality Rate (CFR) yang masih tinggi. Pada tahun 2008 terjadi KLB di 69 kecamatan dengan jumlah kasus 8133 orang, kematian 239 orang (CFR 2,94%). Tahun 2009 terjadi KLB di 24 Kecamatan denganjumlah kasus 5766 orang, dengan kematian 100 orang(CFR 1,74%), sedangkantahun2010 terjadi KLB diare di 33 kecamatan denganjumlah penderita4204 dengankematian73 orang (CFR
1,74%)(Depkes, 2010).
1
2
Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi diare tersebar di semua kelompok umur dengan prevalensi tertinggi pada anak balita (1-4 tahun)yaitu34,7%(Depkes, 2010).
Penyebab diare bersifat multifaktorial, disamping adanya agen penyebab (bakteri, virus, protozoa, dan parasit), alergi, malabsorbsi, keracunan bahan makanan, obat serta defisiensi imun, unsur kerentanan dan perilakupejamusertafaktor lingkunganjuga sangatberpengaruh. Oleh karena itu program pencegahan dan pemberantasan diare diarahkan untuk perkuatdayatahantubuh pejamu, mengubah lingkungan dan perilaku ke arah yang kondusif untuk kesehatan serta tatalaksana yang tepat agar mengurangi angkamorbiditaspadapenderitadiare.
Terapibaku diareakutpadabayidananaksaatiniadalahrehidrasi,baik oral maupunparenteral sesuaiderajatdehidrasinyasertapemberiannutrisi dan ASI, sedangkan pemberian obat anti diare baik dari golongan adsorben, anti motilitas maupun antibiotik sangat tidak dianjurkan untuk semuajenis diare.
Pemberian antibiotik pada diare akut sangat tidak rasional karena tidak didasarkan pada indikasi dan tidak terbukti memberikan manfaat, kecuali hanya pada kasus disentri akibat Shigella (Prahasto, 2003). Pada terapi diare akut, zincjuga dibutuhkan untuk mengurangi lama dan beratnya diare serta mengurangi kekambuhan diare pada hari-hari mendatang. Diare akut yang tidakditanganidengantepatdapatmemperpanjangdurasi diareyangberakibat penderitajatuhpadakeadaandiarekronik, yaitu durasi diare lebih dari 14 hari (WHO, 2006). Salah satu terapi yang juga dapat ditambahkan untuk membantu mengurangi durasi diare akut yaitu dengan memanipulasi keberadaan mikrobiota probiotik dalam usus dan memelihara mikroekosistem sehingga dapat mencegah terjadinya kolonisasi patogen penyebab diare atau penyakit lain, serta memicu respon imun mukosa yang akan memproduksi slgA yang sangat berperan dalam imunitas humoral lokal mukosa usus (local humoral mucoscil imvnunity) dan mucosal cell mediated immunity (CKil) (Alaisiry, dkk, 2007). Berdasarkan penelitian yang dilakukan Rahmayani (2012), durasi diare pada kelompok yang diberikan suplementasi zinc+
mem
3
probiotiklebihsingkat 3,89jam walaupun tidakmenunjukkan perbedaanyang bermakna secara statistik dibandingkan dengan pemberian kelompok yang hanya mendapatkan suplementasi zinc. Frekuensi BAB penderita diare akut yang mendapatkan zinc+probiotik lebih sedikit dibandingkan dengan penderita yang mendapat zinc+placebo walaupun tidak bermakna secara statistik.
Suplementasi probiotik disebut sebagai suatu bakteri yang tidak patogen, penghuni normal usus manusia. Keberadaan bakteri tersebut memberikan memberikan keuntungan terutama dalam hal proteksi usus terhadap serangan bakteri patogen. Bakteri probiotik yang dapat digunakan untuk memperpendek durasi diare adalah Lactobacillus GG, Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium bifidum dan Enterococcus Faecium (Firmansyah,2001).
Berdasarkan hal-haltersebut, makapeneliti berkeinginan meneliti lebih lanjutmengenai pengaruhprobiotiksebagai terapitambahanterhadaplamanya diareakut. Dengan mengetahuidan menganalisis pengaruh probiotikterhadap lamanya diare akut menggunakan penelitian metode case control, diharapkan dapat membantu melakukan terapi secara tepat agar progresivitas dan durasi diaredapatdiperpendek.
l
4
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimanakahpengaruh probiotik terhadap durasi diare padapasien diare akut selamaperiode 1 Januari 2012-31 Desember2012?
1.3Hipotesis
: Tidak adahubunganantarapenggunaanterapi tambahan probiotikdandurasi diare.
: Terdapathubunganantarapenggunaanterapitambahan probiotikdandurasidiare.
H0
H,
1.4Tujuan Penelitian 1. TujuanUmum
Untuk menganalis pengaruh probiotik sebagai terapi tambahan terhadap durasi diare akut agardapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pasien.
2. TujuanKhusus
a. Memperoleh informasi mengenai terapi probiotik sebagai terapi tambahan yang diberikan pada pasien diare akut di tempat penelitian.
b. Mengetahui secara spesifik pengaruh terapi tambahan probiotik dapatmemendekkandurasidiareberdasarkanusiapenderita.
5
1.5ManfaatPenelitian 1. ManfaatTeoritis
Hasil penelitian diharapkan dapat menambah wawasan serta pemahaman mengenai pengaruh probiotik sebagai salah satu terapi tambahan terhadap pasiendiareakut.
2. ManfaatPraktis
Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan instalasi tempat penelitian sebagai masukan mengenai datajumlah pasien diare akut yang di terapi menggunakan probiotik selama periode satu tahun dan dapat dijadikan parameterpengukuran keberhasilan tindakanpengobatan pasien diare akut sehinggadiharapkan dapatmemperpendekdurasi diaredan lamarawat.
3. ManfaatPenelitian
Memberikan sumbangan dan bahan pemikiran tentang pengaruh probiotik sertajenis-jenis probiotikyangdipakaiterhadap lamanya durasi diare akut sehingga dapat dijadikan referensi ilmiah dan bahan pertimbangan untuk penelitianmengenaiefisiensi tatalaksanadiareakutselanjutnya.
I
J
61
DAFTAR PUSTAKA
Alasiry, Emma, NassirAbbas, Dasril Daud. 2007. KhasiatKlinik Pemberian Probiotik pada Diare Akut Nonspesifik Bayi dan Anak (online), (Sari PediatriVol. 8,No. 3,diakses3Juni 2013)
Arimbawa IM, Supadmi LP, Aryaksa IKN, Sudaryat S. 2005. Peranan probiotik pada keseimbangan flora normal usus. Dalam: Sudaryat S, penyunting. Kapitaselektagastroenterologianak. SagungSeto. Jakarta.
Brooks, Geo. F,dkk. 2005. Medical MicrobiologyTwenty SecondEd. United States: McGraw-HillCompaniesInc.
Casani RB, Cirillo P, Terrin G, Cesarano L, Spagnuolo MI, De Vincenzo A dkk. 2007. Probiotics for treatment of acute diarrhoea in children:
randomizedclinicaltrial offivedifferentpreparations. BMJ
_________ . 2010. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan: Situasi Diare di Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI (online), (http://www.depkes.go.id/downloads/Bulletin%20Diare_Final(l).pdf, diakses26 Mei2013)
Fasano A, Shea-Donohue T. 2008. Basics of GI Physiology and mucosal immunology. Dalam: Michail S, Sherman PM, penyunting. Probiotics in pediatricmedicine. HumanaPress. Totowa.h. 3-16
Firmansyah A. 2001. Terapi probiotik dan prebiotik pada penyakit saluran cernaanak. Sari pediatri:210-14
_________ . 2003. Antidhiarreal drug products for over-the-counter-human- use. Food and Drug Administration: Department of Health and Human Service. Federal Resister2003, 68(74): 18869-82
Gibson, G, R. et al. 2004. Dietary modulation of the human colonic microbiota: Updatingtheconceptofprebiotics. Nutr. Res. Rev 17,25975.
HegarB. 2007. Mikroflorasalurancema padakesehatananak. DexaMedica.
Johnston BC, Supina AL, Vohra S. 2006. Probiotics forpediatric antibiotic- associated diarrhea: a meta-analysis of randomized placebo-controlled trials. CMAJ; 175: 377-383
62
Manoppo, Jeanette I.Ch. 2010. Profil Diare Akut dengan Dehidrasi Berat di
Intensif Anak. 12 (3),
Perawatan Ruang
('http://saripediatri.idai.or.id/pdfile/12-3-4.pdf, Diakses 24 November 2013)
Marckwick KJR, Gill HS. 2004. Probiotics and Immunomodulation in Hughes DA. Darlingtong LG, Bendich A ed. Diet and human immune function. NewJersey;327-39.
Prahasto D. 2003. Penggunaan antidiare ditinjau dari aspek terapi rasional.
Badan Koordinasi Kumpulan masalah Kongres Nasional II
GastroenterologiAnakIndonesia. Bandung: BGKAI; p. 78-90
Prawirohartono EP. 2003. Terapi nutrisi bayi dan anak dengan diare.
Kumpulan makalah kongres nasional II badan koordinasi gastroenterologi anakindonesia(BGKAI). Bandung: BGKAI;p. 291-309.
Putra, I Gusti Ngurah Sanjaya Putra, dkk. 2007. Effect of probiotics supplementation on acute diarrhea in infants: a randomized double blind clinical trial. (http://saripediatri.idai.or.id/pdfile/13-4-6.pdf, diakses 19 Desember2013).
Pumamasari, Hani, dkk. 2011. Pengaruh Suplementasi Seng dan Probiotik Terhadap KejadianDiare Berulang, (http://saripediatri.idai.or.id/pdfile/13- 2-3.pdf.diakses 27Desember2013).
Quigley E. M. M. 2008. The Future of Probiotics. Probiotics in Pediatric Medicine. Dalam: Michail S, Sherman PM, penyunting. Humana Press.
Totowa. h. 323-32
Rahmayani. 2012. Efek Pemberian Kombinasi Zinc dan Probiotik terhadap Lama Diare pada Penderita Diare Akut di Instalasi Rawat Inap Anak RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang. Palembang: Bagian IKA FK Unsri DepartemenKesehatan AnakRSMHPalembang.
Ranuh R, Subianto M.S. Probiotik untuk kesehatan anak. Jurnal Gastrohepatologi Anak IndonesiaVol. 2No. 3Mar2008. Hal 110-7
Roberfroid MB. 2008. General introduction: Probiotics in nutrition.
Handbook ofProbiotics. CRCPress; h. 1-11
63
SantosaB. 2007. Tatalaksana diare akut cairdalam Naskah lengkapKongres Badan Koordinasi Gastroenterologi Anak Indonesia.
Optimal Masalah Saluran Cerna dan Hati Pada Anak.
Nasional II Penanganan
Surabaya: BGKAI; p. 35-45
Sastroasmoro S, Sofyan Ismael. 2008. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Sagung Seto,Jakarta,Indonesia,hal. 312
Sudormo SM. 2003. Peranan probiotik dan prebiotik dalam upaya pencegahan dan pengobatan diare pada anak. Dalam kumpulan makalah kongres nasional II badab koordinasi gastroenterology anak Indonesia (BKGAI). Bandung: BGKAI; p 115-27
Suharyono. 2008. Diare akut: Klinik dan Laboratorik (Edisi Baru). Jakarta:
RinekaCipta
Staf Pengajar IKA UI. 2012. Gastroenterology. Jakarta: Universitas Indonesia.
World Health Organization, UNICEF, USAID, John Hopkins Bloomberg School ofPublic Health. 2006. Implementing the new recommendations the clinicalmanagement ofdiarrhea. Guidelines for policy makers and programmemanagers. WHO.
Yusuf, Sulaiman. 2011. Profil Diare di Ruang Rawat Inap Anak. 13 (4), (http://saripediatri.idai.or.id/pdfile/13-4-6.pdf, Diakses 24 November 2013)
on